Senin, 03 Agustus 2026

PLN Selat Panjang Minta Maaf, Janji Datangkan Mesin Sewa Atasi Pemadaman di Merbau.

PLN Selat Panjang Minta Maaf, Janji Datangkan Mesin Sewa Atasi Pemadaman di Merbau.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Kekecewaan warga Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti memuncak.Pasalnya, Pelayanan listrik PLN Pulau Padang dinilai semakin buruk karena sering mati mendadak tanpa pemberitahuan dan adanya pemadaman bergilir.


Keluhan tersebut disampaikan Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung bersama sejumlah warga saat mendatangi Kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Melibur, pada Senin (3/8/2026).


Menanggapi keluhan itu, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Selat Panjang, Rony, melalui sambungan telepon dari Site Coordinator PT Bima Golden Powerindo (BGP) Nizar ST, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak.


"Saat ini saya berada di Pekanbaru untuk mengusahakan percepatan terkait BGP. Untuk kondisi sekarang, ada beberapa opsi yang akan segera kami lakukan," ujar Rony.


*Tunggu Kepastian Mesin Sewa Selasa Besok*


Rony menjelaskan, untuk solusi jangka pendek pihaknya masih menunggu kepastian kedatangan mesin sewa.


"Untuk memastikan kapan datangnya mesin sewa, masih menunggu hari Selasa besok kepastiannya," katanya.


Selain itu, PLN juga mengupayakan mendatangkan mesin dari Tanjungpinang. Namun itu masih dalam pembahasan," jelasnya.


*Jangka Panjang: Usul Tambah 2 MW dan KSUB di Teluk Belitung*


Untuk solusi jangka panjang, Rony menyebut PLN akan mengusulkan penambahan mesin berkapasitas 2 Mega Watt untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Teluk Belitung.


Terkait kompensasi atas kerusakan peralatan warga, Rony menyatakan hal itu akan dibahas di tingkat manajemen. "Bagaimana prosedur dan syarat aturan untuk kompensasi," ujarnya.


Ia juga menambahkan telah mengusulkan agar di Teluk Belitung ditempatkan Kepala Sub Unit (KSUB) PLN agar pelayanan lebih cepat. "Namun sampai saat ini belum ada jawabannya," pungkas Rony.****






LIPUTAN         :      ALI SANIP 
EDITOR            :      REDAKSI
Warga Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu Tuntut PLN: Hentikan Pemadaman dan Beri Kompensasi

Warga Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu Tuntut PLN: Hentikan Pemadaman dan Beri Kompensasi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -  
Masyarakat Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu mendesak PT PLN ULP Selatpanjang segera bertanggung jawab atas pemadaman listrik yang terjadi puluhan kali sehari secara tidak terjadwal.


Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat merugikan warga. 


"Setiap hari puluhan kali mati-hidup. Mediasi dengan Pemkab, DPRD dan pihak PLN Meranti sudah dilakukan, tapi malah semakin parah. Kulkas rusak, usaha terhambat, elektronik warga juga banyak yang rusak," menyikapi keluhan masyarakat, Ketua Lembaga Ikatan Pecinta Kedaulatan Rakyat, Ramli Ishak kepada awak media, Senin 3/8/2026.


Menurut Ramli Ishak, pihak PLN tidak mengacu pada *UU Ketenagalistrikan No. 30/2009* dan *UU Perlindungan Konsumen No. 8/1999* yang mewajibkan pelayanan listrik yang andal dan berkelanjutan.


Untuk itu, Ramli Ishak meminta PLN menuntaskan 3 hal:                     
1. PLN segera mengganti mesin tua di Merbau yang sudah digunakan belasan tahun*         
2. Memberikan kepastian kapan listrik normal*                       
3. Memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai Permen ESDM No. 27/2017*, karena mutu pelayanan tidak terpenuhi.


"Hendaknya pihak PLN mulailah berbenah. Berbagai persoalan muncul dari masyarakat. Ada yang mengatakan NCB milik PLN tidak bagus, cepat panas dan sering membanting. Pemadaman bergilir ini semua aspirasi masyarakat dan harus dijadikan bahan evaluasi," ujarnya.


Ramli menilai listrik adalah kebutuhan dasar. Untuk itu pihak PLN wajib sesegera mungkin menormalkan listrik di wilayah Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu.


"Masyarakat berhak tahu dan perlu kejelasan dari pihak PLN. Karena semakin lama pemadaman bergilir disertai sebentar hidup dan mati, semakin besar pula akumulasi kerugian yang ditanggung masyarakat. 


Pertanyaannya bukan sekadar mengapa listrik padam, tetapi apakah seluruh sistem pengamanan, pengawasan dan pemeliharaan telah dijalankan sesuai standar. Itulah yang harus dijawab pihak PLN secara terbuka kepada masyarakat," tutupnya."****






SUMBER    :   PD IWO KEP.MERANTI
EDITOR      :   REDAKSI 

FPMP.TB Bersama OPP Teluk Belitung, Dan Perwakilan Masyarakat Desa  Se- Kecamatan Merbau Datangi PLTG Melibur

FPMP.TB Bersama OPP Teluk Belitung, Dan Perwakilan Masyarakat Desa Se- Kecamatan Merbau Datangi PLTG Melibur





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung (FPMPTB) bersama Organisasi Pemuda Peduli Kelurahan Teluk Belitung, beserta Perwakilan Masyarakat Desa Se- Kecamatan Merbau, mendatangi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Melibur di kawasan Pedas, Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, pada Senin (3/8/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan keresahan atas pemadaman listrik yang terjadi saat ini semakin parah.


Kedatangan para ormas dan masyarakat tersebut diterima langsung oleh Site Koordinator PT Bima Golden Powerindo (BGP), Nizar ST, bersama jajarannya, dengan mendapat pengamanan dari satuan jajaran personil Polsek Merbau. Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman sekaligus mendesak adanya langkah konkret agar gangguan listrik tidak terus berulang parah.


"Ketua Umum Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Syufri SE menyampaikan, pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dalam satu hari puluhan kali dengan cara mendadak sangat mengganggu dan berdampak sehingga menyebabkan kerusakan berbagai peralatan elektronik, ini menjadi membuat tidak nyamannya masyarakat konsumen pelanggan listrik di Pulau Padang,  ucap Syufri.


"Masyarakat sudah cukup bersabar menghadapi kondisi seperti ini. Aktivitas masyarakat terganggu, usaha ikut terdampak, bahkan banyak peralatan elektronik yang rusak. Kedatangan kami hari ini, kami mintak penjelasan sebenarnya apa penyebab terjadinya padam secara mendadak itu, kalau memang ada gangguan di pembangkit, kami berharap masyarakat diberi informasi. Yang kami inginkan adalah solusi nyata agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," ujar Syufri.


Syufri menegaskan, agar pihak PLN dapat respos tanggap cepat atas kondisi yang terjadi saat ini di  Pulau Padang, khususnya Kecamatan Merbau, masyarakat sudah cukup sabar, kami minta perwakilan PLN UP Selat Panjang itu berkantor di Teluk Belitung, jangan dianggap persoalan ini sepele, tegas Syufri.


Syufri menyampaikan, agar pihak PLN dapat bertanggung jawab atas kerusakan elektronik masyarakat yang rusak diduga akibat dari tidak stabilnya hidup mati aliran jaringan listrik saat ini, pungkas Syufri.


Menanggapi hal itu, Site Koordinator PT Bima Golden Powerindo, Nizar, ST menjelaskan bahwa pemadaman terjadi karena keterbatasan kapasitas pembangkit. Diakuinya, dari 12 unit mesin dimiliki, saat ini tiga unit sedang mengalami kerusakan, katanya, masih dalam proses perbaikan, ucap Nizar.


Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan daya pembangkit belum mampu memenuhi kebutuhan listrik, terutama saat beban puncak. Sehingga sesekali terjadi penurunan tekanan gas (gas drop), tutur Nizar menjelaskan.


Nizar menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia mengatakan pihaknya sejak awal telah mengusulkan penambahan unit mesin baru guna meningkatkan kapasitas pembangkit sehingga pasokan daya ke PLN dapat lebih optimal, janji Nizar.


Meski memahami gangguan akibat faktor alam, masyarakat menilai persoalan utama justru terletak pada keterbatasan kapasitas mesin pembangkit yang dinilai sudah tidak lagi layak dipakai, harus diganti.****






PENULIS         :       ALI SANIP 
EDITOR            :      REDAKSI
Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti

Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Selatpanjang, Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (1/8/2026).


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Meski dikemas secara sederhana, pembahasan difokuskan pada penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pos TNI AL Selatpanjang dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah serta percepatan pembangunan daerah.


Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kepulauan Meranti, Sukri serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Afrinal Yusran.


Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang intensif sebagai landasan untuk menciptakan kondisi daerah yang aman, kondusif, dan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.


Danposal Selatpanjang, Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, menyampaikan bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti yang merupakan daerah kepulauan dengan posisi geografis yang strategis.


"Sinergi antara Danposal dan pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


"Alhamdulillah hari ini kita dapat bersilaturahmi dengan Pak Danposal Selatpanjang. Semoga hubungan baik, koordinasi, dan sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Asmar.


Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, terutama dalam menjaga keamanan wilayah, mendukung pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat pelaksanaan program-program prioritas pemerintah daerah.


Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kerja sama dan koordinasi di berbagai bidang. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Danposal Selatpanjang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Minggu, 02 Agustus 2026

44 Tim Berlaga di Banglas Barat Cup II, Pemkab Meranti Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

44 Tim Berlaga di Banglas Barat Cup II, Pemkab Meranti Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter. Hal itu ditandai dengan pembukaan Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II yang berlangsung di Lapangan Bola Voli Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (1/8/2026).


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Saiful Bakhri, ST, secara resmi membuka turnamen yang diikuti sebanyak 44 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Noli Sugiharto, S.Psi., Drs. Jani Pasaribu, MM, Camat Tebing Tinggi, Kepala Desa Banglas Barat Asnawi Nazar, S.Pi., perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia penyelenggara, wasit, official, serta para atlet peserta turnamen.


Ketua Panitia, Ade Irawan, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli di Banglas Barat terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu dibuktikan dengan jumlah peserta yang mencapai 44 tim pada pelaksanaan Banglas Barat Cup II.


Menurutnya, turnamen tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai agenda olahraga yang telah digelar sebelumnya, termasuk kompetisi antar-RW yang menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mendukung program Kampung Tangguh Anti Narkoba.


"Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Desa Banglas Barat, Asnawi Nazar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Banglas Barat Cup II merupakan kelanjutan dari turnamen perdana yang sukses digelar pada 2025.


Ia menjelaskan, sistem pertandingan menerapkan konsep "terbuka tetapi terbatas", di mana setiap tim diperkuat mayoritas pemain dari kecamatannya masing-masing, dengan kesempatan menggunakan satu pemain dari kecamatan lain di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurut Asnawi, konsep tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet lokal untuk berkembang sekaligus menjaga pemerataan pembinaan olahraga di daerah.


Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet, turnamen ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas pelaku usaha kecil selama berlangsungnya pertandingan.


Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Kepala Dispora Saiful Bakhri menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Desa Banglas Barat, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan turnamen.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II dapat terselenggara dengan baik," katanya.


Ia menegaskan bahwa olahraga bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta membentuk karakter generasi muda yang aktif, disiplin, dan produktif.


Saiful juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.


"Bertandinglah dengan penuh semangat, patuhi seluruh aturan pertandingan, hormati keputusan wasit, dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan serta mempererat persaudaraan," pesannya.


Kepada para penonton dan pendukung, ia mengimbau agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman dan lancar.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap melalui Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, hingga Kabupaten Kepulauan Meranti pada berbagai kejuaraan olahraga di tingkat regional maupun nasional.


Turnamen yang diikuti 44 tim tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dan menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat yang paling dinantikan di Kecamatan Tebing Tinggi."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 yang digelar di Aula Gedung Afifa, Selatpanjang, Sabtu (1/8/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua dan jajaran Pengurus IBI Cabang Kepulauan Meranti, Ketua PD IBI Provinsi Riau Bdn. Karmina Dewi, SST., M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para ketua organisasi profesi, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.


"Hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh syukur untuk memperingati Hari Ulang Tahun IBI ke-75. Sebuah perjalanan panjang yang membuktikan dedikasi dan pengabdian para bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kualitas generasi bangsa," ujar Asmar.


Menurutnya, selama 75 tahun IBI telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Peran bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga mendampingi keluarga dalam menjaga kesehatan reproduksi, memberikan edukasi, serta memastikan setiap ibu dan anak memperoleh hak atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.


"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan, meski sering menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Semangat pengabdian ini merupakan wujud nyata komitmen IBI dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa," katanya.


Bupati Asmar juga menyoroti tema HUT IBI ke-75 tahun ini, yakni 'Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045'.


Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa bidan bukan sekadar tenaga kesehatan, melainkan pemimpin dalam pelayanan kebidanan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak perempuan dan anak.


"Bidan hadir untuk memastikan setiap ibu mendapatkan pendampingan yang layak, setiap anak lahir dengan selamat, dan setiap keluarga memperoleh edukasi kesehatan yang berkualitas. Dedikasi para bidan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.


Ia berharap IBI terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi serta memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.


Sementara itu, Ketua PD IBI Provinsi Riau, Bdn. Karmina Dewi, SST., M.Kes., mengatakan usia 75 tahun menjadi momentum penting bagi IBI untuk semakin memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia.


Menurutnya, selama lebih dari tujuh dekade, IBI telah menjadi wadah pemersatu, penggerak, sekaligus pelindung profesi bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat.


"Di setiap perjalanan bangsa, bidan selalu hadir mendampingi perempuan sejak masa remaja, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui hingga pelayanan kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan. Bidan bukan sekadar profesi, tetapi merupakan panggilan pengabdian," ungkapnya.


Karmina juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat hingga menjangkau desa-desa dan pulau-pulau terluar.


Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan kepengurusan baru IBI Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Yurnalita, SST., M.K.M. sebagai Ketua. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin profesional, adaptif, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Peringatan HUT IBI ke-75 berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh bidan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi perempuan, ibu, anak, keluarga, serta masyarakat demi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Kepulauan Meranti Borong Tiga Prestasi di ADUJAK GenRe Riau 2026, Duta Putra Raih Juara Pertama

Kepulauan Meranti Borong Tiga Prestasi di ADUJAK GenRe Riau 2026, Duta Putra Raih Juara Pertama






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana (ADUJAK) GenRe Provinsi Riau Tahun 2026, daerah berjuluk Kota Sagu itu sukses membawa pulang tiga penghargaan bergengsi sekaligus.


Prestasi tersebut meliputi Juara 1 Duta GenRe Putra Provinsi Riau, Juara 3 Duta GenRe Putri Provinsi Riau, serta penghargaan Forum GenRe Kabupaten/Kota Terbaik se-Provinsi Riau Tahun 2026.


Capaian tersebut diraih setelah para peserta melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara, hingga berbagai tantangan dalam rangkaian GenRe Challenge.


Dua wakil Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Haikal dan Suci Amanda Nurhalima, yang merupakan siswa dan alumni MAN 1 Kepulauan Meranti serta anggota PIK-R Bestari, berhasil menembus jajaran Top 3 Duta GenRe Provinsi Riau dan melaju ke babak Grand Final.


Puncak acara yang digelar di Aula Lancang Kuning Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Riau, Pekanbaru, pada Jumat (31/7/2026), diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.


Pada babak Grand Final, Muhammad Haikal berhasil tampil sebagai Juara 1 Duta GenRe Putra Provinsi Riau 2026, sementara Suci Amanda Nurhalima meraih Juara 3 Duta GenRe Putri Provinsi Riau 2026 setelah melalui sesi penilaian dan tanya jawab bersama dewan juri.


Tak hanya itu, Forum GenRe Kabupaten Kepulauan Meranti juga dinobatkan sebagai Forum GenRe Kabupaten/Kota Terbaik se-Provinsi Riau Tahun 2026, sebuah penghargaan yang menjadi bukti konsistensi daerah dalam membina dan mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe).


Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rokhaizal, S.Pd., M.Pd., melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dewi Atmidilla, S.T., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan tersebut.


Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari peserta, sekolah, Forum GenRe Kabupaten Kepulauan Meranti, para pembina, hingga Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


"Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, semangat, serta dukungan berbagai pihak. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi remaja lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar Dewi.


Ia menambahkan, para Duta GenRe diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan yang menginspirasi remaja untuk menerapkan pola hidup berencana, menjauhi pernikahan usia dini, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku berisiko lainnya.


"Melalui berbagai kegiatan positif, kami ingin mendorong remaja mengembangkan potensi diri agar mampu meraih masa depan yang lebih baik dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambahnya.


Acara Grand Final ADUJAK GenRe Provinsi Riau 2026 turut dihadiri perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Riau, Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Ketua IPeKB Provinsi Riau, Forum GenRe Provinsi Riau, organisasi perangkat daerah yang membidangi keluarga berencana dari seluruh kabupaten/kota, serta para pembina dan pengurus PIK Remaja se-Provinsi Riau.


Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan tersebut, Dewi Atmidilla mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera membuka tahapan seleksi Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang dijadwalkan mulai pertengahan Agustus mendatang.


Seleksi itu menjadi bagian dari proses pembinaan calon duta terbaik daerah yang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada ajang Pemilihan Duta GenRe Provinsi Riau Tahun 2027.


Keberhasilan memborong tiga penghargaan pada ADUJAK GenRe Provinsi Riau 2026 semakin memperkuat posisi Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan generasi muda berprestasi sekaligus berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui Program Generasi Berencana."****






LIPUTAN        :      NUR
EDITOR           :      REDAKSI 
Bupati Asmar Buka Peluang Kolaborasi Meranti–Melaka di Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Pariwisata

Bupati Asmar Buka Peluang Kolaborasi Meranti–Melaka di Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Pariwisata






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membuka peluang kerja sama antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka, Malaysia, di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, pendidikan, pariwisata hingga pengembangan sumber daya manusia. Komitmen itu disampaikannya saat menghadiri Ramah Tamah Lawatan Adat dan Budaya Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka di kediaman Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (31/7/2026) malam.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya TNI AL, Danramil, Kejaksaan Negeri, tokoh pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, jajaran Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta sejumlah tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, S.E., mengatakan jamuan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada rombongan Negeri Melaka sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama.


"Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti sebagai kunjungan seremonial semata, tetapi menjadi awal lahirnya komunikasi yang lebih erat dan kolaborasi nyata antara Kepulauan Meranti dengan Negeri Melaka," ujarnya.


Menurut Khalid, banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan kedua belah pihak, terutama di sektor ekonomi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi kampung-kampung di Kepulauan Meranti. Ia menegaskan hubungan masyarakat Meranti dan Melaka memiliki ikatan sejarah, budaya, serta kekerabatan yang kuat sebagai bangsa serumpun Melayu.


"Kami berharap ke depan hubungan ini semakin erat di bawah kepemimpinan Bupati H. Asmar. Semoga akan lahir berbagai bentuk kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat kedua daerah," katanya.


Sementara itu, Wakil Timbalan II DMDI Provinsi Riau, Ir. Fakhrunnas MA Jabar, M.Kom., menjelaskan kunjungan ke Kepulauan Meranti merupakan bagian dari program penutup masa bakti kepengurusan DMDI Provinsi Riau.


Ia mengatakan DMDI akan melaksanakan bakti sosial di Desa Sokop berupa penyaluran bantuan sembako bagi kaum duafa dan mualaf, bantuan perlengkapan pendidikan, serta penyelenggaraan tabligh akbar.


"Kebetulan agenda kami beriringan dengan kunjungan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka, sehingga momentum ini menjadi sangat bermakna dalam mempererat ukhuwah dan hubungan masyarakat Melayu lintas negara," ujar Fakhrunnas.


Ia juga menyampaikan salam serta permohonan maaf dari Ketua Umum DMDI Provinsi Riau, Datuk Masrul Kasmy, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.


Pada kesempatan itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut baik kunjungan rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka dan DMDI sebagai langkah strategis memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat Melayu di kawasan Selat Malaka.


Menurutnya, kedekatan sejarah, budaya, bahasa, dan hubungan kekeluargaan masyarakat Melayu di kedua wilayah menjadi modal besar untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Bupati Asmar berharap hubungan tersebut dapat berkembang melalui kerja sama di bidang pendidikan, pertukaran budaya, pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.


"Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan serumpun Melayu. Semoga hubungan Kepulauan Meranti dengan Negeri Melaka semakin kuat dan mampu melahirkan berbagai program kerja sama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak," ujar Asmar.


Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat jaringan persaudaraan masyarakat Melayu sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka, Malaysia."****





LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
Bencana Terus Mengancam, Pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin Sangat Mendesak

Bencana Terus Mengancam, Pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin Sangat Mendesak





KabarPesisirNews.Com
SUMATERA BARAT,     -
Kota Bukittinggi dan Padang Panjang, di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dikenal sebagai kawasan wisata yang berada di dataran tinggi. Karena itu tak mengherankan, wilayah ini dikelilingi perbukitan dan tebing curam yang mengacam setiap saat.


Selain memiliki karakteristik topografi berupa lereng curam dan tebing yang rawan longsor, jalur nasional tersebut juga kerap mengalami kepadatan lalu lintas sehingga tingkat kerentanannya semakin tinggi. 


Bahkan belum lama ini, persis pada Kamis malam (30/7/2026) sekitar pukul 19.40 WIB, kembali terjadi tanah longsor di ruas Jalan Padang–Bukittinggi, tepatnya di KM 66+700 kawasan Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.


Akibatnya, arus lalu lintas dari Padang menuju Bukitinggi dan sebaliknya, terhambat. Apalagi bila kawasan Lembah Anai yang merupakan akses utama penghubung Padang–Bukittinggi tertimbun longsor, dipastikan semua aktivitas terancam lumpuh. Mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik juga turut terganggu.


Jika terus begini, pentingkah hadirnya jalan tol sebagai solusi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas di Sumatra Barat?. 


Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bahkan menilai pengembangan Jalan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin sebagai kebutuhan strategis, tidak hanya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga menyediakan koridor alternatif yang lebih andal ketika jalur Lembah Anai terdampak bencana. 


Rencana pembangunan ruas ini juga mencakup pembangunan terowongan (tunnel) sebagai solusi terhadap kondisi geografis kawasan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keandalan jaringan transportasi, menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi, serta memperkuat ketahanan infrastruktur di Sumatera Barat terhadap risiko bencana di masa mendatang.


Rino Zulyadi, Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha rental kendraan Indonesia (DPD Aspera) Sumatera Barat yang juga pengusaha penyewaan (rental) mobil di Ranah Minang yang kerap melayani wisatawan mengaku, pembangunan jalan tol tentu sangat penting dan sangat urgent. Apalagi peristiwa serupa terus berulang.


"Harapannya tentu pembangunan tol bisa segera terealisasi. Apalagi kami dengar tahapan pembangunan jalan tol Bukittinggi-Padang Panjang-Sicincin yang dilaksanakan PT Hutama Karya segera dilakukan. Warga Sumbar pastinya akan sangat mendukung," ungkapnya, Sabtu (1/8/2026).


Selain mengurangi kerawanan bencana seperti tanah longsor, lanjut Rino, keberadaan jalan tol pastinya akan memangkas jarak tempuh bagi masyarakat untuk bepergian ke kota wisata seperti Bukittinggi dan Padang Panjang.


"Hadirnya jalan tol juga menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan sekaligus untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Apalagi jika nanti hadirnya tol di Sumbar ini, membuat jalur tol tran Sumatera (JTTS) bisa segera terealisasi sehingga akses dari Sumbar kemana-mana seperti ke Sumatera Utara, Riau, Jambi semakin mudah dan cepat," sebutnya.


Menyinggung soal masih adanya penolakan dari sejumlah masyarakat dengan hadirnya jalan tol ini, Rino berharap semua bisa diselesaikan secara bijak.


"Pastinya tidak ada warga disini yang menolak pembangunan. Sosialisasi dan  _win win solution_, tentu menjadi kunci agar semua masalah bisa teratasi, termasuk meredam ego masyarakat yang menolak hadirnya infrastruktur jalan tol ini," ujar Rino.


Senada juga dikatakan Khadafi, Pengusaha SPBU asal Kota Padang. Menurutnya, salah satu bukti pemerataan pembangunan adalah hadirnya jalan tol yang kini menjadi jalur transportasi utama yang sangat dibutuhkan siapapun.


"Dengan hadirnya jalan tol nantinya, pasti akan membuka akses Sumbar lebih luas sehingga makin banyak wisatawan yang hadir karena jarak yang semakin dekat," ucapnya.


Di samping itu, sebagai pengusaha SPBU, dengan adanya jalan tol, pastinya pendistribusian BBM ke kawasan yang jauh dan daerah-daerah yang selama ini rawan bencana bisa lebih lebih mudah.


"Adanya tol pasti akan menghemat jarak tempuh. Padang-Bukit Tinggi selama ini memakan waktu sampai 3 jam, dengan adanya tol maksimal bisa ditempuh antara 1 sampai 1,5 jam, tentu sangat hemat waktu. Semoga semuanya bisa terealisasi demi kemajuan Sumbar," pungkasnya."****







LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :    REDAKSI 

Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Edukasi Anak TK Selamatkan Mangrove dan Gambut

Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Edukasi Anak TK Selamatkan Mangrove dan Gambut





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Komitmen Polri dalam membangun kesadaran menjaga lingkungan terus diperkuat hingga menyasar generasi usia dini. Melalui program Green Policing Goes to School, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Nyonya Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari di dampingi Oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.,bersama anak-anak TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sejak dini.


Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) itu turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Raja Yusran, personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti, serta para guru dan siswa TK Kemala Bhayangkari 09 Selatpanjang.


Dalam sambutannya,Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, didampingi oleh AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi budaya yang terus tumbuh hingga dewasa.


"Melalui Green Policing, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sekolah, hingga mengenal pentingnya pohon mangrove merupakan langkah awal membentuk karakter generasi yang peduli terhadap alam," ujar Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari.


Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kawasan pesisir, hutan mangrove, dan lahan gambut yang harus dijaga keberlangsungannya karena memiliki peran penting dalam mencegah abrasi, menjaga ekosistem, serta mengurangi dampak perubahan iklim.



Sebagai bagian dari edukasi, Kapolres mengajak para siswa menyaksikan video animasi mengenai upaya penyelamatan hutan mangrove dan lahan gambut melalui program Green Policing. Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak sehingga pesan pelestarian lingkungan dapat diterima secara menyenangkan.


Selain memberikan edukasi, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan bingkisan kepada para siswa serta menggelar sesi tanya jawab interaktif sebagai bentuk motivasi agar anak-anak semakin peduli terhadap lingkungan sekitar.


Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama oleh Kapolres, Ketua Bhayangkari, pengurus yayasan, guru, dan para siswa. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan asri.


Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, juga menilai pendidikan lingkungan tidak cukup hanya melalui teori, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata sehingga anak-anak memiliki pengalaman langsung dalam menjaga alam.


"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak sekarang mereka dibiasakan mencintai lingkungan, maka di masa depan mereka akan menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian alam, termasuk hutan mangrove dan lahan gambut yang menjadi kekayaan Kabupaten Kepulauan Meranti,"ungkapnya 


Melalui kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti juga memperkuat sinergi dengan Yayasan Kemala Bhayangkari, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Green Policing sebagai gerakan bersama membangun budaya peduli lingkungan.


Sekedar Informasi, Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti setiap sesi edukasi hingga penanaman pohon yang Pimpin Oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari."****






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 

Sabtu, 01 Agustus 2026

Kapolres Kep. Meranti Besuk Tokoh Masyarakat H. Katan di RSUD Selatpanjang

Kapolres Kep. Meranti Besuk Tokoh Masyarakat H. Katan di RSUD Selatpanjang





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kep. Meranti melaksanakan kegiatan membesuk tokoh masyarakat Kabupaten Kep. Meranti, Sdr. H. Katan di RSUD Selatpanjang, Jumat (31/7/2026) pukul 16.30 WIB.


Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada tokoh panutan masyarakat yang saat ini sedang menjalani perawatan akibat sakit jantung.


*Pelaksana Kegiatan:*  
1. Kapolres Kep. Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K  
2. Ketua DPH LAMR Kab. Kep. Meranti Datuk Sri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si  
3. Kabag SDM Polres Kep. Meranti Kompol Ali Azhar, S.Sos  
4. Kasat Lantas AKP Sardianto, S.E  
5. Kasat Intelkam AKP Roly Irvan, S.H., M.H  
6. Kasat Narkoba AKP Jimmy Andre, S.H., M.H  
7. Ps. Kasat Polairud Iptu Abdul Roni, S.H  
8. Kasie Propam AKP Daniel Bakara  
9. Kasie Humas Iptu Iskandar Nopianto  
10. Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A Lubis, S.H., M.H  


Kedatangan Kapolres dan rombongan PJU disambut oleh Sdr. Joni selaku anak dari H. Katan yang juga merupakan anggota DPRD Kab. Kep. Meranti. 


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres dan PJU Polres Kep. Meranti menyampaikan dukungan moril serta doa kesembuhan kepada H. Katan yang sedang berjuang melawan sakit. Suasana kekeluargaan dan keakraban terlihat selama kunjungan berlangsung.


Kapolres Kep. Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada para tokoh yang memiliki peran penting dalam menjaga kondusifitas di daerah.


*Tujuan dan Makna Kegiatan:*  
1. *Bentuk Empati*: Menunjukkan rasa peduli dan dukungan moril kepada tokoh masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit.  
2. *Menjaga Silaturahmi*: Mempererat hubungan baik dan komunikasi antara pihak kepolisian dengan warga serta tokoh masyarakat setempat.  
3. *Sinergi Kamtibmas*: Menciptakan suasana aman dan damai melalui kedekatan emosional dengan para tokoh panutan di masyarakat.


Kegiatan membesuk tokoh masyarakat ini menjadi salah satu upaya Polres Kep. Meranti dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran langsung Kapolres dan PJU di tengah masyarakat, khususnya kepada tokoh yang dihormati, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri serta mempererat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi keluarga dan masyarakat terkait kondisi sosial di lingkungan sekitar.


Kegiatan membesuk berakhir pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib, dan kondusif. Laporan kegiatan telah disampaikan kepada pimpinan.






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI