Minggu, 03 Mei 2026

Polisi Ungkap Jejak Pelarian 4 Pembunuh Lansia Pekanbaru hingga Ditangkap

Polisi Ungkap Jejak Pelarian 4 Pembunuh Lansia Pekanbaru hingga Ditangkap





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,      - 
Empat pembunuh wanita di Pekanbaru bernama Dumaris Boru Sitio (60) ditangkap polisi. Para pelaku sempat kabur ke Aceh hingga Sumatera Utara (Sumut).


Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026), mengatakan pelaku bisa dibekuk pada Sabtu (2/4). Pandra mengakui pengejaran para pelaku ini tidak mudah.


"Tanggal 2 April 2026, pelaku dapat ditangkap dan dibawa ke Polresta Pekanbaru, pengejaran ini tidaklah mudah," jelas Pandra.


Ia menyebut para pelaku melarikan diri ke luar Provinsi Riau. Ada yang kabur ke Sumut, ada pula yang ke Aceh.


"Pelaku begitu melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di luar wilayah hukum provinsi Polda Riau, ini sudah sampai ke wilayah Sumatera Utara dan sudah sampai ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam," ujar Pandra.


Diberitakan sebelumnya, Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.


Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF, yang merupakan menantu korban.


Detik-detik aksi pembunuhan itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam.


Seorang wanita berkaus hitam yang diduga adalah menantu korban berinisial AF masuk ke halaman rumah disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie warna biru. Tak lama kemudian, dua orang pria menyusul keduanya.


Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut 'tamu' tersebut. Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban.


Entah apa yang mereka bicarakan. Namun, situasi saat itu terlihat normal-normal saja.


Hingga kemudian seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok. Seketika itu ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau







SUMBER         :
BIDHUMAS POLDA RIAU
EDITOR           :    REDAKSI

Polres Kepulauan Meranti Monitoring BBM : Antrean Normal, Stok Aman

Polres Kepulauan Meranti Monitoring BBM : Antrean Normal, Stok Aman





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran Polsek melaksanakan patroli dan monitoring intensif guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi oleh pemerintah dan Pertamina, minggu (3/5/2026) pukul 08.00 WIB.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi secara umum terpantau aman dan kondusif. Aktivitas di sejumlah SPBU menunjukkan adanya antrean kendaraan, namun masih dalam batas normal dan tidak mengindikasikan lonjakan signifikan.


Kapolres Kepulauan Meranti dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya gejolak sosial, rencana aksi unjuk rasa, maupun penyebaran provokasi terkait kebijakan penyesuaian harga BBM tersebut. Selain itu, distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti terpantau lancar tanpa adanya kelangkaan.


“Stok BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Distribusi berjalan normal sesuai kuota dan jadwal yang telah ditetapkan,” demikian disampaikan dalam laporan tersebut.


Hasil pengecekan di sejumlah SPBU dan APMS, khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi dan Merbau, menunjukkan tidak adanya peningkatan signifikan terhadap permintaan BBM jenis Pertalite maupun Bio Solar. Penyaluran masih berada dalam kondisi normal dan tidak ditemukan indikasi panic buying di masyarakat.


Sementara itu, sektor industri dan usaha juga belum terdampak signifikan akibat penyesuaian harga BBM non-subsidi. Tidak terdapat reaksi dari tokoh masyarakat maupun elit politik yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.


Dalam analisisnya, Polres Kepulauan Meranti menilai bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi seperti Dexlite, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex belum memberikan dampak langsung terhadap stabilitas daerah. Hal ini disebabkan mayoritas masyarakat masih menggunakan BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar.


Meski demikian, potensi dampak lanjutan tetap diwaspadai, terutama pada sektor usaha dan distribusi logistik seiring dinamika harga energi global.


Sebagai langkah antisipatif, Polres Kepulauan Meranti terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, serta meningkatkan kegiatan monitoring guna memastikan situasi tetap terkendali. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110."****






SUMBER        :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR          :     REDAKSI

Masyarakat Benayah Menjerit Harga Bensin 16 Ribu Per Liter, DISPERINDAGKOPUMKM Harus Turun Lapangan

Masyarakat Benayah Menjerit Harga Bensin 16 Ribu Per Liter, DISPERINDAGKOPUMKM Harus Turun Lapangan






KabarPesisirNews.Com
PUSAKO SIAK RIAU,    -
Warga Kampung Benayah Kecamatan Pusako Keluhkan kelangkaan BBM bensin  mulai hari ini. Warga mengeluh  sulit untuk mendapatkan BBM Bensin ini.


Kelangkaan BBM Bensin bagi masyarakat Kampung Benayah Kecamatan Pusako Kabupaten Siak  ini dialami hari ini, lantaran pengecer yang selama ini ada menjual BBM Bensin  di Kampung Benayah seperti hari - hari  biasanya tidak lagi menjual BBM bensin, hanya ada satu dua tempat yang menjual BBM Bensin sampai malam hari ini.


Akibatnya warga masyarakat Kampung Benayah Kecamatan Pusako dan sekitarnya menjerit karena naiknya harga BBM Bensin yang begitu fantastis malam ini.  


Buktinya ada pengecer yang menjual bensin malam ini yang dikerumuni warga masyarakat pembeli dengan harga 16 ribu rupiah per liternya, dengan alasan minyak mahal (naik), sebagaimana pantauan awak media Kabarpesisirnews.com Minggu malam (2/5/2026)


Tentunya kenaikkan harga BBM Bensin seharga 16 ribu rupiah per liter ini, makin menambah susah warga masyarakat, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah. Tetapi karena BBM Bensin sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, ya mau tidak mau harus membelinya walau harganya terkesan makan darah.


Keluhan salah seorang warga masyarakat Kampung Benayah Kecamatan Pusako ini disampaikan kepada awak media Kabarpesisirnews.com sekitar pukul 21.00 WIB. " Memang makan darah penjual BBM Bensin malam ini satu liter 16 ribu (Rp. 16.000/liter). Kita butuh, ya mahalpun harus beli  demi untuk kerja besok agar dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari - hari ", papar warga Benayah yang tidak mau disebutkan namanya.


Tentunya hal ini harus segera ditindaklanjuti Bupati Siak,  terutama  Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DISPERINDAGKOPUMKM) Kabupaten Siak beserta OPD lainnya yang berwenang, agar keluhan warga masyarakat Kampung Benayah Pusako Kabupaten Siak terkait kelangkaan BBM Bensin ini dapat kembali normal seperti biasanya. Agar kesusahan ekonomi bagi masyarakat kecil tidak menjadi makin parah dan memprihatinkan."****








LIPUTAN          :        RUSTAM
EDITOR             :       REDAKSI
LAMR Apresiasi Polres Kepulauan Meranti yang Mengagalkan Peredaran 60 kg Narkoba dalam Waktu Enam Bulan

LAMR Apresiasi Polres Kepulauan Meranti yang Mengagalkan Peredaran 60 kg Narkoba dalam Waktu Enam Bulan







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR)  Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi, terima kasih,  dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap kinerja cepat dan tegas Kapolres  Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.IK., M.H., dan jajarannya yang telah berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu  dengan berat sekitar 57 kg dan jenis lainnya hampir 3 kg. Yang total semuanya hampir 60 kg dalam kurun waktu selama enam bulan sejak September  2025 lalu. 


Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketum DPH LAMR Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, saat menghadiri Konfrensi Pers Ungkap Kasus Narkoba, Sabtu (2/5/2026).


Datuk Seri Afrizal Cik menilai langkah tegas dan serius Kapolres  tersebut sebagai bukti nyata kesungguhan dalam menangani kejahatan narkoba.


“Saya mewakili lisan masyarakat adat Melayu dan seluruh jajaran kepengurusan LAMR Kepulauan Meranti memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.IK., S.H.,  M.H.,  bersama jajarannya yang telah menunjukkan integritas dan profesionalisme luar biasa dan telah berhasil menangkap pelaku pengedar narkoba beserta barang bukti sabu berkisar seberat 57 kg dan jenis lainnya sekitar 3 kg dalam kurun waktu sekitar enam bulan," ucap Datuk Seri Afrizal Cik. 


"Dua kali penangkapan pelaku kejahatan pengedaran narkoba dalam jumlah besar yang dilakukan oleh Polres Kepulauan Meranti, bukan sekedar penegakan hukum saja.  Tapi sebagai upaya nyata menyelamatkan jiwa ratusan ribu orang,” lanjut Datuk Seri Afrizal Cik.


Dengan ekspresi wajah  penuh suka cita,  haru dan ikhlas,  Datuk Seri Afrizal Cik masih menyampaikan isi hatinya sebagai pemangku adat. "Andainya kami memiliki segudang bongkahan emas,  maka bongkahan emas itu akan kami hadiahkan kepada Kapolres  Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi,  S.IK., S.H., M.H, dan jajarannya atas keberhasilannya menggagalkan peredaran narkoba yang banyak itu. Hal ini kami lakukan karena pemberantasan narkoba dengan sendirinya ikut mencegah berbagai tindakan kriminal lainnya dan dampak buruk yang merusak tatanan adab di masyarakat. Karena kami tak punya emas,  kami hanya bisa mengucapkan ribuan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Yang pastinya LAMR Kepulauan Meranti mendukung upaya pemberantan narkoba yang dilakukan oleh Polri, dan lembaga lainnya", ungkap Datuk Seri Afrizal Cik.


Terlihat hadir saat Konfrensi Pers Ungkap Narkoba ini,  Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Hariadi,  S.IK., M. H.,  bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Riau,  Wakil Bupati Kepulauan Meranti,  Muzamil Baharudin, S.M., M.M., Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi,  S.H., S.IK., M.H., beserta  seluruh PJU Polres Kepulauan Meranti, Forkompimda Kepulauan Meranti,  Pabung Kodim 03/03 Mayor Inf Rusli D, para Insan Pers,  dan sejumlah undangan."****






SUMBER         :
HUMAS LAMR KEP.MERANTI
EDITOR          :     REDAKSI


Wakapolda Riau dan Wabup Meranti Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Tegaskan “Zero Tolerance”

Wakapolda Riau dan Wabup Meranti Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Tegaskan “Zero Tolerance”




KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigadir Jenderal Polisi Hengki Haryadi, bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, meresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Banglas Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).


Program berbasis masyarakat yang diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Riau ini turut didukung pemerintah daerah. Kegiatan peresmian juga dirangkai dengan pelantikan kader anti narkoba dan duta narkoba sebagai ujung tombak edukasi di tingkat desa.


Peresmian ditandai dengan deklarasi bersama dan penandatanganan komitmen oleh unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya,  Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba bertujuan menciptakan lingkungan desa yang bersih, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.


“Melalui program ini, kita ingin mencegah peredaran narkoba sejak dari akar rumput. Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungannya,” ujarnya.


Ia juga menyoroti posisi strategis Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga berpotensi menjadi jalur masuk peredaran narkoba internasional.


Menurutnya, sebagian besar narkotika yang masuk ke Indonesia berasal dari negara tetangga, sehingga wilayah perbatasan seperti Meranti harus menjadi perhatian serius semua pihak.


Hengki mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkoba di Riau masih tergolong tinggi. Rata-rata, sekitar 300 tersangka diamankan setiap bulan, sementara di wilayah Polres Kepulauan Meranti tercatat 33 tersangka dalam satu bulan terakhir.


Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga memicu tindak kriminal. “Pengguna narkoba bisa kehilangan empati, rasa malu, hingga mengalami halusinasi yang berujung pada tindakan kejahatan seperti perampokan dan pembunuhan,” jelasnya.


Karena itu, pihaknya menegaskan sikap zero tolerance terhadap narkoba. Masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya, sementara bagi pengguna diarahkan untuk menjalani rehabilitasi.


Sementara itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar, termasuk 27 kilogram sabu dan ratusan cartridge mengandung zat terlarang.


“Ini bukti kerja nyata aparat bersama pemerintah daerah. Untuk narkoba, tidak ada toleransi,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa peredaran narkoba dapat mengancam masa depan generasi muda, khususnya di Kepulauan Meranti. Karena itu, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting.


Muzamil berharap Desa Banglas Barat dapat menjadi percontohan atau ikon kampung bersih narkoba yang dapat diikuti desa-desa lain di wilayah tersebut.


“Kita semua bertanggung jawab. Narkoba bukan hanya urusan polisi, tapi urusan bersama,” ujarnya.


Ia juga berpesan kepada kader dan duta anti narkoba yang telah dilantik agar aktif memberikan edukasi, penyuluhan, serta pengawasan di tengah masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Polda Riau, Polres Kepulauan Meranti, unsur DPRD, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat."****







LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :    REDAKSI
Kapolresta Pekanbaru Lantik AKP Noki Loviko Jadi Kasatnarkoba”Siap Berantas Narkoba di kota Pekanbaru!

Kapolresta Pekanbaru Lantik AKP Noki Loviko Jadi Kasatnarkoba”Siap Berantas Narkoba di kota Pekanbaru!





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   -
Semangat baru dan komitmen kuat dalam perang melawan narkoba kembali ditunjukkan oleh Polresta Pekanbaru. Pada Sabtu pagi, 
2 Mei 2026, secara resmi dilantik sosok baru untuk memimpin satuan tugas pemberantasan obat terlarang di kota ini.


Acara pelantikan berlangsung khidmat dan tertib di Aula Zapin Polresta Pekanbaru. Sosok yang dipercaya memegang amanah strategis sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) yang baru adalah AKP Noki Loviko, S.H., M.H.


Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Polresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara. Prosesi dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan berjalan lancar hingga selesai sekitar pukul 09.15 WIB.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kasat, Kasi, seluruh Kapolsek jajaran, hingga perwakilan personel Bintara dan Pama.


Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pekanbaru beserta pengurus juga turut memeriahkan suasana kekeluargaan dan memberikan dukungan moral.


Usai prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan, suasana berubah menjadi hangat dengan sesi salam-salaman dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H.”Hari ini kita melantik saudara AKP Noki Loviko sebagai Kasat Resnarkoba yang baru.

Pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan upaya penyegaran yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja institusi.”


“Satuan Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam pertempuran melawan musuh negara. Oleh karena itu, saya berharap dengan kepemimpinan yang baru, semangat dan profesionalisme dalam memberantas peredaran gelap narkoba semakin meningkat tajam.


Kita tidak boleh lengah, kita harus terus bekerja maksimal melindungi generasi muda dan masyarakat dari bahaya narkoba yang semakin nyata,” tegas Kapolresta dengan penuh wibawah.


“Usai resmi menjabat, pejabat baru Kasatnarkoba AKP Noki Loviko, S.H., M.H menyampaikan rasa syukur dan komitmen yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan pimpinan.


“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolresta dan seluruh jajaran atas kepercayaan yang luar biasa ini. Amanah besar ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kerja keras tanpa kenal lelah.”


“Saya siap bekerja sama dengan seluruh personel Satresnarkoba untuk memburu pengedar dan bandar narkoba, serta memutus mata rantai peredaran obat terlarang di Kota Pekanbaru.


Mohon doa restu, bimbingan, dan dukungan dari semua pihak agar tugas kita dapat berjalan lancar dan berhasil maksimal,” ujar AKP Noki dengan penuh keyakinan dan semangat juang yang tinggi.


Pelantikan ini menjadi bukti komitmen kuat Polresta Pekanbaru untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


Dengan figur baru di pucuk pimpinan Satresnarkoba, diharapkan strategi, taktik, dan gebrakan baru akan lahir untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.


“Selamat bertugas! Semoga dapat membawa prestasi gemilang dan menjadikan Pekanbaru semakin bersih dari narkoba!.”****





LIPUTAN       :   OJA
EDITOR         :    REDAKSI

 


Sabtu, 02 Mei 2026

Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Wabup Muzamil membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Dalam amanat itu, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.


“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Intinya adalah memuliakan manusia,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Muzamil.


Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan), sebagai fondasi utama dalam dunia pendidikan.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta membangun peradaban yang unggul sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Sejalan dengan visi pembangunan nasional, pendidikan juga menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.


Dalam pidato tersebut, turut dipaparkan kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas proses belajar dari dalam kelas sebagai kunci kemajuan pendidikan.


Adapun lima kebijakan utama yang tengah dijalankan pemerintah meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.


“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, termasuk melalui beasiswa pendidikan dan pelatihan,” lanjutnya.


Selain itu, penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian utama melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, serta berbagai program pembiasaan nilai-nilai positif, kegiatan kepramukaan, hingga pembelajaran berbasis pengalaman.


Pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan mereka yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.


Mengakhiri amanat tersebut, Wabup Muzamil menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.


“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh pola pikir, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa itu, semua kebijakan hanya akan menjadi formalitas,” tegasnya.


Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.


“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bergandeng tangan membangun masa depan bangsa melalui pendidikan,” tutupnya."****







SUMBER         :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR           :    REDAKSI
IWO Sulsel Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan di Momentum Hardiknas 2026

IWO Sulsel Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan di Momentum Hardiknas 2026





KabarPesisirNews.Com
MAKASSAR SULSEL,    -
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis pers dalam memajukan pendidikan nasional. 


Selain sebagai penyampai informasi, pers dinilai memiliki tanggung jawab besar sebagai agen edukasi publik yang turut mencerdaskan kehidupan bangsa.


Gagasan Ki Hadjar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai proses “menuntun” manusia menuju kemerdekaan berpikir dinilai relevan dengan fungsi pers saat ini.


 Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mendalam, media mampu memperluas akses pengetahuan serta mendorong lahirnya sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas.


Namun, di tengah derasnya arus informasi digital, pers juga dituntut untuk terus berbenah. Profesionalisme menjadi kunci utama agar media tidak terjebak pada praktik sensasionalisme maupun penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.


Penguatan kapasitas insan pers dinilai tidak lepas dari peran organisasi profesi. Lembaga seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), serta Ikatan Wartawan Online (IWO) terus mendorong peningkatan kualitas jurnalis melalui pelatihan, uji kompetensi, serta pendidikan berkelanjutan.


Pendidikan bagi wartawan tidak hanya mencakup keterampilan jurnalistik, tetapi juga pemahaman hukum, etika, dan literasi digital. 


Dengan kompetensi yang memadai, insan pers diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif.


Selain itu, pers juga memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pendidikan melalui fungsi kontrol sosial. 


Media dapat mengangkat berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan akses pendidikan, kualitas tenaga pengajar, hingga transparansi anggaran pendidikan.


Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir, menegaskan bahwa momentum Hardiknas harus dimaknai sebagai panggilan bagi insan pers untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan.


“Pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai pendidik publik. Karena itu, profesionalisme dan integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap produk jurnalistik,” ujarnya, Sabtu (2/5/26).


Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi pers dalam membina anggotanya agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman.


“IWO terus mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan dan pendidikan jurnalistik yang berkelanjutan. Ini penting agar insan pers mampu menghadirkan informasi yang berkualitas, mencerahkan, dan mendidik masyarakat,” tambahnya.


Menurutnya, pers yang kuat dan profesional akan menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan nasional.


“Kalau persnya baik, maka informasi yang sampai ke masyarakat juga berkualitas. Dari situlah lahir kesadaran kolektif untuk memajukan pendidikan,” tegas Zulkifli.


Di era digital, pers bahkan berkembang menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat. Berbagai konten edukatif yang disajikan media menjadi sumber pengetahuan yang mudah diakses lintas kalangan.


Momentum Hardiknas 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa tanggung jawab mencerdaskan bangsa tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pers.


Dengan menjaga integritas, independensi, dan profesionalisme, pers diyakini mampu berkontribusi besar dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan di Indonesia."****






SUMBER       :     PW IWO SULSEL
EDITOR         :     REDAKSI
Pemkab Meranti Apresiasi Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Perbatasan Riau

Pemkab Meranti Apresiasi Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Perbatasan Riau





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan aparat penegak hukum dalam menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional melalui wilayah perairan perbatasan Indonesia–Malaysia.


Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkotika dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning (LK) 2026 di Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).


Kegiatan itu dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., dan dihadiri sejumlah pejabat
bat penting, di antaranya Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol. Putu Yudha Prawira, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, unsur Kejaksaan, Bea Cukai Selatpanjang, serta instansi terkait lainnya.


Dalam keterangannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa, khususnya di wilayah Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.


“Riau memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk peredaran narkotika internasional melalui jalur laut. Karena itu, kami menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” tegasnya.


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengungkapkan, keberhasilan tersebut berawal dari informasi intelijen terkait penyelundupan narkoba dari Malaysia melalui Perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh.


Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua minggu, tim Satresnarkoba berhasil mencegat sebuah speedboat mencurigakan pada 27 April 2026. Dua tersangka berinisial K (26) dan S (38), warga Bengkalis, berhasil diamankan.


Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 27 paket sabu dengan total berat mencapai 27 kilogram, yang terdiri dari 17 paket merek Chinese Pin Wei dan 10 paket merek Gold Leaf. Selain itu, turut diamankan 260 cartridge yang diduga mengandung zat etomidate.


Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan ini memiliki dampak besar bagi keselamatan masyarakat. “Kami memperkirakan lebih dari 6.600 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau juga menambahkan bahwa kawasan Pantai Timur Sumatera, termasuk Riau, masih menjadi jalur rawan peredaran narkotika internasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor dalam pengawasan wilayah perbatasan.


Di sisi lain, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pemberantasan narkoba. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa aparat mampu menembus jaringan besar lintas negara.


“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja keras Polri, Bea Cukai, dan seluruh pihak terkait. Ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba,” ungkapnya.


Konferensi pers ditutup dengan sesi tanya jawab bersama media, serta penegasan bahwa kasus tersebut masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk aktor utama di balik penyelundupan lintas negara tersebut.


Pengungkapan 27 kilogram sabu ini menjadi salah satu capaian terbesar Polres Kepulauan Meranti dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa wilayah perbatasan Riau bukan tempat aman bagi jaringan narkotika internasional."****






LIPUTAN         :      NUR
EDITOR           :      REDAKSI
Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti

Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,      – 
Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026), menjadi pusat perhatian publik saat jajaran Polda Riau dan Polres Kepulauan Meranti menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana narkotika jaringan internasional dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning (LK) 2026.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., dan dihadiri Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H., Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., unsur Kejaksaan, Bea Cukai Selatpanjang, Satpolairud, serta insan pers.


Konferensi pers ini digelar sebagai bentuk transparansi kepada publik atas keberhasilan aparat menggagalkan penyelundupan narkotika skala besar asal Malaysia yang masuk melalui jalur perairan perbatasan Indonesia–Malaysia.


Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. melalui Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa narkoba merupakan extraordinary crime yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa, terutama di wilayah Riau yang memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk peredaran narkotika internasional melalui jalur laut.


“Riau berada di wilayah strategis perbatasan. Karena itu kami menerapkan zero tolerance terhadap narkoba. Tidak ada ruang bagi sindikat, pengguna, maupun pihak internal yang terlibat,” tegas Wakapolda.


Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan press release resmi Kapolres Kepulauan Meranti yang memaparkan kronologis pengungkapan kasus besar tersebut. Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi intelijen terkait penyelundupan narkoba dari Malaysia menuju pesisir timur Sumatera melalui Perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh.


Setelah penyelidikan tertutup selama kurang lebih dua minggu, tim Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil mencegat sebuah speedboat mencurigakan pada 27 April 2026. Dua pelaku berinisial K (26) dan S (38), warga Bengkalis, berhasil diamankan setelah sempat berupaya kabur.


Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 27 paket sabu seberat total 27.000 gram, terdiri dari 17 paket merek Chinese Pin Wei dan 10 paket merek Gold Leaf, serta 260 cartridge diduga mengandung etomidate.


Di hadapan awak media, AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar pengungkapan kasus, tetapi juga bentuk penyelamatan besar bagi masyarakat.


“Dari total 27.000 gram sabu yang berhasil diamankan, Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran telah menyelamatkan lebih dari 6.600 ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami menjaga generasi bangsa,” tegas Kapolres.


Pernyataan tersebut disambut apresiasi para tamu undangan karena menunjukkan dampak besar dari keberhasilan aparat dalam memutus rantai peredaran narkoba lintas negara.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira dalam paparannya menambahkan bahwa kawasan Pantai Timur Sumatera, khususnya Riau, Aceh, dan Sumatera Utara, masih menjadi jalur rawan masuknya narkotika internasional, sehingga diperlukan pengawasan terpadu secara nasional.


Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin memberikan apresiasi tinggi kepada Polri, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai pengungkapan ini membuktikan bahwa aparat tidak hanya menyasar pelaku kecil, tetapi mampu menembus jaringan besar internasional.


Konferensi pers ditutup dengan sesi tanya jawab bersama media dan penegasan bahwa kasus masih terus dikembangkan untuk memburu pengendali utama jaringan Malaysia–Meranti–Indonesia.


Pengungkapan 27 kilogram sabu ini sekaligus menjadi tangkapan terbesar kedua Polres Kepulauan Meranti dalam tujuh bulan terakhir, serta menjadi pesan kuat bahwa wilayah perbatasan Riau bukan tempat aman bagi sindikat narkotika internasional."****






EDITOR         :      REDAKSI
KAPOLSEK TUALANG UCAPKAN SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL, TEKANKAN PENTINGNYA PENDIDIKAN BERMUTU

KAPOLSEK TUALANG UCAPKAN SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL, TEKANKAN PENTINGNYA PENDIDIKAN BERMUTU






KabarPesisirNews.Com
SIAK TUALANG RIAU,    -
Kapolsek Tualang, Kompol Teguh W, beserta seluruh staf mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026.
 

Dalam poster ucapan yang dirilis, disampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Ditegaskan bahwa "Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua".
 

Pesan ini mengandung makna bahwa kualitas pendidikan yang baik tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah atau pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran serta dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Pendidikan yang bermutu diharapkan dapat mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing.
 

Kapolsek Tualang dan jajaran juga berharap semangat Hari Pendidikan Nasional dapat terus membakar semangat belajar bagi seluruh siswa, guru, dan masyarakat umum. Pendidikan dipandang sebagai investasi masa depan yang sangat berharga untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.
 

Semoga peringatan hari besar ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Tualang khususnya, dan Kabupaten Siak pada umumnya."****







LIPUTAN            :    ANGGA
EDITOR               :   REDAKSI