Kamis, 21 Mei 2026

Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Giat Berbagi Manfaat yang dilakukan Yayasan Cahaya Bintang Abadi dan Mitra SPPG Sungai Tohor dengan Anak Anak TK Pelita Hati Nipah Sendanu

Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Giat Berbagi Manfaat yang dilakukan Yayasan Cahaya Bintang Abadi dan Mitra SPPG Sungai Tohor dengan Anak Anak TK Pelita Hati Nipah Sendanu





KabarPesisirNews.Com
TEBING TINGGI TIMUR RIAU,   -
Menempuh perjalanan darat dari Selatpanjang menuju Nipah Sendanu dengan mengunakan sepeda motor Korwil BGN Suryani M.Han didampingi Mitra Yayasan Sungai Tohor dan Rekan rekan, perjalanan menuju lokasi acara, perjalanan ini menghadiri giat yang di lakukan mitra yayasan sppg sungai Tohor memberikan bantuan peralatan sekolah pada anak anak di TK Pelita Hati desa Nipah Sendanu, 


Kegiatan yang di inisiasi oleh Yayasan Cahaya Bintang Abadi bersama Mitra Yayasan yanb dikoordinir Korwil BGN Kepulauan Meranti murni menyisihkan sebagian pendapatan yang di peroleh dari beroperasionalnya MBG program dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena bentuk rasa syukur, dengan melakukan giat berbagi manfaat keberadaan Dapur MBG SPPG Sungai Tohor


Bertempat di TK Pelita Hati desa Nipah Sendanu, rombongan Korwil BGN Kepulauan Meranti, ibu Suryani M, Han, Camat Tebing Tinggi Timur Marzlin Jamal SKM. Kades Sungai Tohor Efendi, Babinsa Sungai Tohor, Bhabinkamtibmas Sungai Tohor, Kepala Korcam SPPG Tebing Tinggi Timur Aan, Kepala SPPG Sungai Tohor Muhammad Suryadi, Kepala SPPG Sungai Tohor Barat Randa, Kepala SPPG Alah Air Raihan, Ketua Karang Taruna Kepulauan Meranti Een Marfizas, Yayasan dan Mitra Yayasan di sambut ramah Majelis guru dan Para Orang tua anak anak, 


Diiringi rintik gerimis pemberian bantuan peralatan sekolah berupa Tas, Buku, Alat Tulis dan alat peraga anak TK ini berjalan tertib, acara di mulai dengan kata sambutan dari Mitra yayasan SPPG Sungai Tohor Hery Saputra, Kegiatan ini adalah Bentuk rasa syukur dan Tanggung jawab bersama sama dalam membantu dunia pendidikan, selanjutnya pria yang akrab di sapa erry gading ini juga menyampaikan sebagian dari rejeki kita yang di titipkan oleh Allah SWT ada hak hak orang lain yang harus di keluarkan, Mengeluarkannya bukan mengurangi harta, melainkan membersihkan rezeki, menyempurnakan berkah, dan melipat gandakannya 


Pada kesempatan yang sama camat Tebing Tinggi Timur Marzlin SKM menyambut baik dan memberikan apresiasi atas giat ini, karena giat ini sangat membantu orang tua dan anak anak dalam melengkapi peralatan sekolah, 


Atas nama pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi Timur kami memberikan Apresiasi kepada Yayasan dan Mitra  SPPG Sungai Tohor yang di koordinir Korwil BGN Kepulauan Meranti Ibu Suryani M.Han yang telah berbagi Manfaat kepada anak anak kami, mudah-mudahan pada program lain juga dapat berpartisipasi terutama progran pendidikan, kesehatan dan sosial, 


Kami sangat bersyukur terhadap program ini, karena ada rasa peduli dan sosial dari pihak Yayasan dan Mitra Yayasan pada anak anak Tebing Tinggi Timur ujar Camat yang juga putra asli desa Sungai Tohor.


Selanjutnya Korwil BGN Kepulauan Meranti Ibu Suryani M.Han memberikan Apresiasi kepada Yayasan dan Mitra yang telah melaksanakan giat ini, karena ini ada bentuk peduli dan aksi nyata bahwa keberadaan Dapur SPPG di daerah mampu memberikan kontribusi pada masyarakat di daerah lokasi keberadaannya 


Selanjutnya Korwil juga menyampaikan pesan yang seperti disampaikan Ibu Nanik Sudaryati Deyang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dalam dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG, Mitra dan Yayasan SPPG juga diimbau memiliki kesadaran sosial dan tanggap akan kekurangan sekolah-sekolah itu, sebagaimana niat awal pelaksanaan program MBG.


Alhamdulillah pada hari ini, diKabupaten Kepulauan Meranti, Yayasan dan Mitra pada SPPG Sungai Tohor ini perdana kegiatan ini di laksana, dan harapan kita semua bisa di ikuti Yayasan dan Mitra Yayasan pada SPPG yang beroperasional di kabupaten meranti ujar Korwil dengan penuh harap.


Kegiatan ini di akhiri dengan penyerahan Peralatan sekolah dan di tutup dengan poto bersama."****







LIPUTAN         :     RED
EDITOR            :     REDAKSI 
Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan

Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan






KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,    – 
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kampung Belading, Bripka Rinaldo, melaksanakan kegiatan sambang warga binaan di Dusun II RT 03 RW 04 Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Kamis (21/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar warga yang berprofesi sebagai peternak sapi di wilayah Kampung Belading. Sambang warga ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung situasi keamanan di lingkungan warga binaan.


Kapolsek Sabak Auh, Ipda Masri Nalzon, SE, melalui Bhabinkamtibmas Bripka Rinaldo mengatakan bahwa kegiatan sambang rutin dilakukan guna menciptakan kedekatan antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mendengarkan langsung informasi maupun keluhan masyarakat,” ujar Bripka Rinaldo di sela kegiatan.


Dalam kesempatan tersebut, Bripka Rinaldo juga menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Di antaranya mengimbau warga agar selalu waspada terhadap penyebaran berita hoaks, mengantisipasi tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), serta mewaspadai masuknya paham radikalisme di lingkungan masyarakat.


Selain itu, warga juga diberikan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan petugas Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan maupun informasi terkait keamanan di lingkungan sekitar.


“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat tidak sungkan untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tambahnya.


Selain itu, dalam kegiatan tersebut Bripka Rinaldo juga melakukan pengecekan terhadap ternak sapi milik warga.


Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi hewan ternak yang sewaktu-waktu dapat dibutuhkan masyarakat, termasuk untuk kebutuhan kurban pada perayaan Idul Adha."****






LIPUTAN        :    RED
EDITOR          :    REDAKSI 
Meranti Dapat Alokasi 200 Rumah BSPS, Program Bedah Rumah Kementerian PKP dan BNPP Mulai Berjalan

Meranti Dapat Alokasi 200 Rumah BSPS, Program Bedah Rumah Kementerian PKP dan BNPP Mulai Berjalan





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi memperoleh alokasi rehabilitasi sebanyak 200 rumah tidak layak huni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia yang bekerja sama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia.


Program tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang sebelumnya digelar antara Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala BNPP RI Tito Karnavian serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait melalui zoom meeting beberapa waktu lalu.


Rapat koordinasi itu turut diikuti sekitar 40 kepala daerah dari wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dan kawasan perbatasan di Indonesia.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, mengatakan Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat alokasi tahap pertama sebanyak 200 unit rumah untuk program BSPS.


“Alhamdulillah, pada tahap pertama bantuan stimulan rumah swadaya (BSPS) dari Kementerian PKP, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan alokasi sebanyak 200 rumah,” ujar Agustiono, Rabu (20/5/2026).


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mendagri sekaligus Kepala BNPP RI Tito Karnavian dan Kementerian PKP atas dukungan besar yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Meranti.


Menurutnya, bantuan tersebut sangat penting untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) agar menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.


“Bantuan ini akan memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian yang sehat, aman, dan layak sehingga dapat mendorong pengentasan kemiskinan di Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.


Selain meningkatkan kualitas hunian masyarakat, program BSPS juga dinilai mampu mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem, mengurangi jumlah RTLH, serta menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pelibatan masyarakat dan distribusi material bangunan.


Agustiono menjelaskan, program rehabilitasi rumah tersebut tersebar di enam desa, yakni Desa Renak Dungun, Desa Mekong, Desa Alai, Desa Tenan, Desa Lukun, dan Desa Sungai Tohor.


Ia menambahkan, seluruh lokasi penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh tenaga fasilitator yang ditetapkan Kementerian PKP RI.


“Verifikasi sudah selesai dilaksanakan. Saat ini program sudah masuk progres pelaksanaan fisik dan material juga mulai didistribusikan. Kita berharap program ini berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.


Dalam rapat koordinasi sebelumnya, Tito Karnavian menegaskan program BSPS merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menghadirkan keadilan pembangunan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.


“Salah satu tugas BNPP dan pemerintah adalah menghadirkan keadilan bagi masyarakat perbatasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan agar masyarakat bangga terhadap negara dan nasionalisme semakin kuat,” kata Tito.


Sementara itu, Menteri PKP RI Maruarar Sirait menegaskan renovasi rumah rakyat menjadi salah satu prioritas nasional sesuai arahan Presiden RI.


BNPP RI juga berharap program bedah rumah tersebut dapat menjadi pemantik bagi kementerian dan lembaga lainnya untuk menghadirkan berbagai program pembangunan tematik di kawasan perbatasan, mulai dari pembangunan pasar rakyat, dermaga, hingga fasilitas pendidikan.


Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan data yang akurat, pembangunan kawasan perbatasan diharapkan semakin inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan."****






LIPUTAN      :     NUR
EDITOR         :     REDAKSI 
Kegiatan lanjutan pembinaan kelompok Tani Mantiasa, Polsek Tebing Tinggi Barat wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Kegiatan lanjutan pembinaan kelompok Tani Mantiasa, Polsek Tebing Tinggi Barat wujudkan Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
TEBING TINGGI BARAT RIAU,    -
Polsek Tebing Tinggi Barat Polres Kep. Meranti melakukan kegiatan lanjutan berupa pembinaan serta monitoring langsung di lahan pertanian kelompok Tani Desa Mantiasa Kec. Tebing Tinggi Baratsesama Bhabinkamtibmas Desa Mantiasa Briptu Wahyu Sudrajad


Lahan ini ditanami dengan tanaman Jagung Pipil yang merupakan binaan Polsek Tebing Tinggi Barat milik Kelompok Tani Mantiasa Maju Desa Mantiasa Kec. Tebing Tinggi Barat.


Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda D.Turnip, SE  menyampaikan melalui para personil Bhabinkamtibmas, bahwa Kami hadir memberikan dukungan dan pembinaan kepada kelompok petani guna memastikan bahwa tanaman Jagung Pipil ini dapat mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional. 


"Kami akan terus hadir untuk memberi kan binaan kepada kelompok Tani Mantiasa Maju serta terus mwmberikan dukungan dan semangat kepada mereka. Hal ini adalah bentuk kami sebagai anggota Polri mendukung penuh Ketahanan Pangan Nasional yang merupakan program bapak Presiden," ujarnya.


Selanjutnya sebagai penutup, Kapolsek Tebing Tinggi Barat berharap dengan adanya kolaborasi antara Kepolisian dan petani diharapkan produksi pangan dapat terus meningkat. 


"Dengan kolaborasi ini kami berharap tanaman Jagung Pipil ini dapat membantu dan mewujudkan ketahanan pangan Nasional, serta dapat memberikan kemakmuran kepada petani," terangnya."****






EDITOR         :    REDAKSI 
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BENGKALIS GANDENG PEMDES KELEBUK DORONG BUDIDAYA JAGUNG PIPIL

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BENGKALIS GANDENG PEMDES KELEBUK DORONG BUDIDAYA JAGUNG PIPIL






KabarPesisirNews.Com
BENGKALIS RIAU, – 
Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi strategis antara Kapolsek Bengkalis bersama Pemerintah Desa Kelebuk, Kecamatan Bengkalis, guna mendorong pengembangan budidaya jagung pipil di wilayah tersebut.


Program budidaya jagung pipil itu direncanakan mulai berjalan secara masif pada Juli 2026 mendatang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan akan dikelola melalui kelompok tani binaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Jaya Desa Kelebuk.


Kapolsek Bengkalis, Iptu Hendro Wahyudi, S.H., M.H., mengatakan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan lembaga ekonomi desa menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Kami dari Polsek Bengkalis siap memberikan dukungan penuh, baik dalam hal pengawasan keamanan maupun motivasi kepada masyarakat agar lebih optimis memanfaatkan lahan produktif yang dimiliki. Jagung pipil memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan, terutama untuk kebutuhan pakan ternak dan industri,” ujar Hendro.


Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh unsur di desa akan menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut. Selain memperkuat ketahanan pangan, budidaya jagung pipil juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.


Sementara itu, Pemerintah Desa Kelebuk menyambut positif dukungan yang diberikan pihak kepolisian. Kehadiran Kapolsek Bengkalis dinilai mampu meningkatkan semangat dan rasa percaya diri para petani yang tergabung dalam kelompok tani binaan BUMDes Amanah Jaya.


Saat ini, Pemdes Kelebuk tengah mempersiapkan sejumlah kebutuhan pendukung, mulai dari pengolahan lahan hingga distribusi bibit agar proses tanam dapat berjalan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.


Melalui kolaborasi ini, Desa Kelebuk diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi jagung pipil percontohan di Kecamatan Bengkalis. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui penguatan unit usaha BUMDes Amanah Jaya yang mandiri dan berdaya saing."****






LIPUTAN : MP
EDITOR : REDAKSI 
DPRD Karimun Belajar ke Meranti, Disdukcapil Sehari Jadi Jadi Sorotan

DPRD Karimun Belajar ke Meranti, Disdukcapil Sehari Jadi Jadi Sorotan







KanarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Komisi I DPRD Kabupaten Karimun melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mempelajari strategi optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan yang diterapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Meranti, Kamis (21/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas PUPR Kepulauan Meranti itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri SH, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Disdukcapil Meranti Agustia Widodo beserta jajaran.


Rombongan Komisi I DPRD Karimun dipimpin Wakil Ketua Sulfanow Putra. Dalam kesempatan tersebut, Sulfanow menyampaikan bahwa kondisi geografis Kabupaten Karimun memiliki kemiripan dengan Kepulauan Meranti, yakni sama-sama wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses internet di sejumlah daerah.


Meski menghadapi tantangan geografis, Sulfanow menilai Disdukcapil Meranti mampu menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan optimal kepada masyarakat, termasuk penyelesaian dokumen kependudukan dalam satu hari.


“Kami ingin mendengarkan bagaimana strategi dari Disdukcapil Meranti dalam mengoptimalkan layanan administrasi kependudukan secara digital untuk kami bawa ke Karimun,” ujar Sulfanow Putra.


Ia mengatakan, kunjungan tersebut difokuskan untuk mempelajari sistem pelayanan digital administrasi kependudukan, sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik bagi masyarakat di wilayah kepulauan.


Menanggapi hal itu, Kepala Disdukcapil Kepulauan Meranti Agustia Widodo menjelaskan bahwa keberhasilan pelayanan administrasi kependudukan di daerahnya tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurut Widodo, komitmen tersebut sejalan dengan instruksi Bupati Kepulauan Meranti yang menekankan pelayanan publik cepat, mudah, dan tanpa biaya.


Untuk mendukung pelayanan tersebut, Disdukcapil Meranti menghadirkan berbagai inovasi berbasis pelayanan langsung dan digital. Beberapa di antaranya yakni program “TINGKAP” yang memungkinkan pasangan pengantin langsung memperoleh KK dan KTP usai menikah, “LEPAK” untuk edukasi administrasi kependudukan di lingkungan pendidikan, “MEMBARA” untuk pelayanan dokumen bagi warga terdampak musibah, “SAKTI” penyerahan langsung akta kematian, hingga “JEBOL PALAPA” berupa pelayanan jemput bola dengan pencetakan dokumen di lokasi.


Selain inovasi pelayanan, Disdukcapil Meranti juga memperkuat koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah pulau-pulau guna mempercepat proses pengiriman data administrasi kependudukan secara daring.


Widodo juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjaga komunikasi intensif dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri guna memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik tetap aman.


“Karena Disdukcapil sifatnya pelayanan, maka semangat memberikan pelayanan terbaik secara sukarela kepada masyarakat harus lebih dahulu ditumbuhkan,” kata Widodo.


Ia menegaskan seluruh pengurusan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kepulauan Meranti dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan jasa perantara atau calo dalam pengurusan administrasi kependudukan.


Usai mendengarkan pemaparan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Disdukcapil, jajaran Komisi I DPRD Karimun menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi pelayanan yang telah diterapkan.


Mereka menilai strategi pelayanan yang dijalankan Disdukcapil Meranti dapat menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Karimun."****






LIPUTAN         :    NUR
EDITOR            :    REDAKSI 
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB

Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB






KabarPesisirNews.Com
INHIL RIAU,    – 
Kodim 0314/Inhil berhasil meraih juara pertama pada lomba simulasi pemadam kebakaran dalam rangka optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar dukungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun Anggaran 2026.


Kegiatan yang digelar oleh Korem 031/Wira Bima tersebut berlangsung di Makorem 031/WB, Rabu (20/5/2026), dan diikuti seluruh Kodim jajaran Korem 031/WB.


Pelatihan optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar itu dibuka langsung oleh Kasrem 031/WB, Kolonel Inf Tri Aji Sartono.


Dalam sambutannya, Kasrem 031/WB menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel jajaran Korem 031/WB dalam menghadapi situasi kebakaran, sekaligus mendukung tugas penanggulangan bencana di wilayah.


“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam pengoperasian kendaraan damkar dan penanganan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada peserta terkait teknik dasar pemadaman api, prosedur penggunaan kendaraan pemadam kebakaran, hingga langkah-langkah penanganan keadaan darurat.


Melalui pelatihan dan simulasi itu, para personel diharapkan semakin profesional dan siap mendukung tugas perbantuan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat dalam penanganan kebakaran serta bencana lainnya."****







LIPUTAN INHIL         :      SAD
EDITOR                       :      REDAKSI 
DANKODAERAL I KUNJUNGI LANAL DUMAI, TEKANKAN PROFESIONALISME DAN PENGUATAN SINERGITAS MARITIM

DANKODAERAL I KUNJUNGI LANAL DUMAI, TEKANKAN PROFESIONALISME DAN PENGUATAN SINERGITAS MARITIM






KabarPesisirNews.Com
KOTA DUMAI RIAU,    -
Tuah Sakti Negeri — Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., melaksanakan kunjungan kerja dan tatap muka dengan prajurit Pangkalan TNI AL Dumai di Mako Lanal Dumai, Jln. Yos Soedarso No. 01 kota Dumai, Rabu (20/05/2026).


Kedatangan Dankodaeral I beserta Ketua Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Lia Deny Septiana disambut langsung oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., didampingi Ibu Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Dewi Abdul Haris.


Prosesi penyambutan Dankodaeral I, berlangsung khidmat dengan nuansa budaya Melayu yang kental. Selain penghormatan militer dan pengalungan bunga oleh siswa-siswi TK Hang Tuah Dumai, Dankodaeral I juga menerima pemasangan tanjak dan prosesi tepuk tepung tawar dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai sebagai simbol penghormatan adat kepada tamu kehormatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai, pejabat TNI-Polri, serta sejumlah instansi maritim di wilayah setempat.


Dalam kunjungan tersebut, Komandan Lanal Dumai memaparkan secara menyeluruh kondisi wilayah kerja Lanal Dumai yang berada di kawasan strategis perairan Selat Malaka, termasuk kesiapan operasional satuan dalam mendukung tugas pengamanan wilayah maritim. Paparan juga mencakup perkembangan situasi keamanan laut, kesiapan personel dan alutsista, serta berbagai program strategis yang tengah dijalankan, mulai dari pembinaan potensi maritim, penguatan sinergitas dengan instansi terkait, hingga program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari pemberdayaan wilayah pertahanan laut.


Saat memberikan arahan kepada prajurit dan keluarga besar Lanal Dumai pada saat acara tatap muka, Laksamana Muda TNI Deny Septiana menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan soliditas prajurit dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut, khususnya di kawasan strategis Selat Malaka.


Menurutnya, tantangan tugas di bidang keamanan maritim semakin kompleks sehingga seluruh prajurit dituntut terus meningkatkan kesiapan operasional dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Selain tatap muka dengan prajurit, Dankodaeral I juga menyerahkan tali asih kepada warakawuri sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga besar TNI AL.


Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Dankodaeral I di Mako Lanal Dumai, ditutup dengan peninjauan program ketahanan pangan Potmar Lanal Dumai melalui penebaran benih ikan nila di kolam budidaya.


Kunjungan kerja Dankodaeral I merupakan momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergitas antara jajaran TNI AL dengan Forkopimda serta instansi terkait dalam mendukung stabilitas keamanan maritim dan pembinaan teritorial di wilayah Kota Dumai."****






LIPUTAN          :      ALD
EDITOR             :     REDAKSI 
LSM - KPK Sorot Oknum  Pengusaha Membangun  Pelabuhan Khusus di  Bengkalis

LSM - KPK Sorot Oknum Pengusaha Membangun Pelabuhan Khusus di Bengkalis





KabarPesisirNews.Com
BENGKALIS RIAU,    -
Waw, ada oknum pengusaha secara pribadi  telah membangun pelabuhan khusus di Desa Kelapapati Laut Kecamatan Bengkalis untuk kepentingan bisnis yang diduga ekspor impor, yang mendapat sorotan tajam dari Ketua Devisi LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM - KPK ), Muhamad Rafi.


Sorotan tajam itu ia katakan, " luar biasa sekali, ternyata ada oknum pengusaha yang telah membangun pelabuhan khusus di lokasi/lahan milik negara untuk kepentingan bisnis yang diduga bisnis  ekspor impor yang berada di Desa Kelapapati Laut Kecamatan Bengkalis Provinsi Riau ", ungkap Rafi.


Muhamad Rafi memaparkan, " Perorangan atau badan hukum dapat membangun Pelabuhan Khusus (Tersus) atau Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Tetapi harus memenuhi  syarat penggunaan lahan dan tata cara pelaksanaannya sesuai peraturan yang berlaku. Tentunya persoalan hukumnya inilah yang sangat kita sorot, karena negara kita adalah negara hukum, bukan negara pengusaha ", ucap Ketua Devisi Investigasi LSM Pemberantas Korupsi itu.


Berdasarkan aturan yang ada Muhamad Rafi menjelaskan, " Perorangan atau badan hukum dapat membangun Pelabuhan Khusus (Tersus) atau Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) harus memenuhi syarat penggunaan lahan dan tata cara pelaksanaannya diantaranya,


"Pertama : Hak Atas Lahan Milik Negara
Membangun pelabuhan di atas lahan milik negara (termasuk wilayah pesisir dan perairan) mewajibkan perorangan untuk mengantongi hak legal pemanfaatan ruang dan aset, yang meliputi diantaranya , Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Jika lahan berupa Barang Milik Negara (BMN), 
Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) atau Izin Lokasi yang diberikan oleh pemerintah sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) kemudian Hak Pakai/Hak Guna Bangunan (HGB) dimana status lahan yang diterbitkan oleh instansi pertanahan".


"Kedua : Prosedur Pembangunan Pelabuhan Khusus, jika pelabuhan digunakan  untuk kepentingan usaha sendiri, misalnya pelabuhan bongkar muat barang atau pertambangan, harus memenuhi langkah perizinan dasar diantaranya, Izin Prinsip, yang pengajuan awal kepada Kementerian Perhubungan atau otoritas pelabuhan setempat".


"Kemudian Studi Kelayakan, Meliputi kelayakan teknis, lingkungan, dan ekonomi.


Dan tak kalah pentingnya Izin Lingkungan (AMDAL) yang wajib dilakukan karena pembangunan di wilayah pesisir berdampak langsung pada ekosistem, termasuk harus ada Izin Pembangunan & Izin Operasional yang  dikeluarkan setelah konstruksi memenuhi standar teknis kepelabuhanan ", terang Rafi kepada media KabarPesisirNews.Com, Kamis Pagi (21/5/2026) dengan sorotan hukum seputar oknum pengusaha yang diduga telah membangun pelabuhan khusus untuk aktivitas ekspor impornya yang sudah sejak lama berjalan sampai saat ini dan tidak asing lagi ditelinga masyarakat Bengkalis.


Menanggapi hasil temuan investigasi Ketua  Devisi Investigasi LSM Pemberantas Korupsi
(LSM-KPK) bersama tim terkait hal tersebut, Tm media KabarPesisirNews.Com mencoba untuk mengkonfirmasi langsung oknum  pengusaha  berinisial A di rumah kediamannya di Jl. Diponegoro Kota Bengkalis Kecamatan Bengkalis tersebut namun sangat disayangkan belum berhasil, karena rumah dalam kondisi dikelilingi pagar yang tertutup rapat dan tidak ada yang memberikan keterangan."****







LIPUTAN         :        TIM REDAKSI
EDITOR            :        REDAKSI
Bupati Asmar Gandeng Bea Cukai Bengkalis, Dorong Ekspor Sagu Meranti dan Solusi Panglong Arang

Bupati Asmar Gandeng Bea Cukai Bengkalis, Dorong Ekspor Sagu Meranti dan Solusi Panglong Arang







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    — 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat sinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis guna meningkatkan pengawasan lalu lintas barang sekaligus mendukung pertumbuhan industri lokal dan ekspor daerah.


Audiensi dan silaturahmi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar bersama Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis, Novryansyah, di Aula Kantor PUPR Meranti, Rabu (20/5/2026).


Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai dalam pengawasan ekspor-impor, pencegahan peredaran barang ilegal, hingga optimalisasi penerimaan negara dan daerah.


“Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi pengawasan lalu lintas barang, mendukung industri lokal, serta membuka peluang ekspor bagi pelaku UMKM di Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.


Bupati juga menyoroti posisi strategis Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat selama bertahun-tahun bergantung pada kebutuhan pokok dan bahan makanan dari luar negeri karena dinilai lebih murah dan berkualitas.


Namun demikian, Meranti menghadapi kendala regulasi karena tidak termasuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti di Provinsi Kepulauan Riau.


Karena itu, Asmar berharap Bea dan Cukai Bengkalis dapat menyampaikan aspirasi daerah ke pemerintah pusat agar Kepulauan Meranti memperoleh kebijakan khusus terkait masuknya sembako dan bahan makanan dari luar negeri.


Selain persoalan kebutuhan pokok, Pemkab Meranti juga meminta dukungan Bea Cukai untuk memfasilitasi ekspor sagu langsung dari Meranti ke luar negeri tanpa harus melalui daerah lain seperti Cirebon.


“Kami ingin sagu Meranti bisa diekspor langsung sehingga retribusinya dapat meningkatkan PAD daerah,” kata Asmar.


Tak hanya itu, Bupati juga menyinggung persoalan penutupan panglong arang yang berdampak pada ribuan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari usaha kayu bakau dan arang.


Ia berharap Bea dan Cukai dapat membantu mengomunikasikan persoalan tersebut ke pemerintah pusat agar ada solusi terkait perizinan sehingga masyarakat tetap bisa bekerja.


Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Bengkalis, Novryansyah, menjelaskan pihaknya memiliki sejumlah fungsi strategis, mulai dari pelindung masyarakat melalui pengawasan penyelundupan barang ilegal dan narkoba, pengumpul penerimaan negara, fasilitator perdagangan, hingga pendukung industri lokal melalui berbagai fasilitas fiskal.


Menanggapi aspirasi Pemkab Meranti, Novryansyah menegaskan pihaknya tetap mengedepankan local wisdom atau kearifan lokal dalam menjalankan tugas pengawasan di daerah.


Menurutnya, persoalan masuknya sembako dari luar negeri maupun ekspor arang bakau bukan semata urusan kepabeanan, melainkan juga berkaitan dengan regulasi kementerian dan lembaga lain, termasuk aturan kehutanan.


“Kalau persoalan bisa diselesaikan di daerah akan kami bantu tuntaskan. Jika membutuhkan keputusan lebih lanjut, tentu akan kami koordinasikan ke pusat,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Bea dan Cukai Bengkalis juga menawarkan pendampingan ekspor langsung dari Meranti melalui pelatihan bagi pelaku usaha dan UMKM, termasuk membangun koneksi pasar antara eksportir dan importir.


“Penawaran sudah ada, tinggal bagaimana menciptakan permintaannya agar aktivitas ekspor-impor dapat berjalan lebih baik,” jelas Novryansyah.


Pemkab Kepulauan Meranti berharap sinergi yang terjalin dengan Bea dan Cukai Bengkalis semakin kuat demi mendukung pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan."****







LIPUTAN          :       NUR
EDITOR             :      REDAKSI 

Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang Pantau Pertumbuhan Jagung, Pastikan Tanaman Tumbuh Optimal

Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang Pantau Pertumbuhan Jagung, Pastikan Tanaman Tumbuh Optimal





KabarPesisirNews.Com
PELANGIRAN INHIL RIAU,     -
Polsek Pelangiran melalui Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang melaksanakan kegiatan pemantauan progres perkembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (21/5/2025). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan pendampingan kepada masyarakat desa dalam sektor pertanian.


Pemantauan dilakukan oleh AIPDA Antonius Hiras S di kebun jagung Desa Tanjung Simpang mulai pukul 09.50 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia delapan minggu pasca penanaman.


Kapolsek Pelangiran dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal serta memantau kemungkinan adanya gangguan pada tanaman. Selain itu, pengecekan dilakukan guna mengetahui perkembangan tinggi tanaman, kondisi daun, hingga potensi serangan hama yang dapat memengaruhi hasil panen nantinya.


Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik. Kondisi daun tanaman dominan berwarna hijau dan sehat, serta tinggi tanaman mengalami peningkatan sesuai usia tanam. Namun demikian, petugas juga menemukan beberapa tanaman yang mulai terserang hama sehingga diperlukan pengawasan dan penanganan lebih lanjut agar perkembangan tanaman tetap maksimal.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa juga mengimbau agar pengawasan rutin terus dilakukan oleh masyarakat maupun pihak terkait guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman jagung hingga masa panen tiba.


Kapolsek Pelangiran menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan sinergi dengan masyarakat desa dalam bidang pertanian.


Laporan kegiatan ini turut ditembuskan kepada Wakapolres Indragiri Hilir, Kabag SDM Polres Inhil, Kasat Samapta Polres Inhil, dan Kasat Binmas Polres Inhil."****







LIPUTAN INHIL         :       SAD
EDITOR                       :       REDAKSI