Minggu, 12 April 2026

Wabup Muzamil Apresiasi Konsep Tali Berpilin Tiga pada Halal Bihalal FKMPR

Wabup Muzamil Apresiasi Konsep Tali Berpilin Tiga pada Halal Bihalal FKMPR






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghadiri silaturahmi dan halal bihalal Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKMPR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Minggu (12/4/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua FKMPR Mambang Mit, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri Marjohan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Saleh Djasit dan anggota DPR RI asal Riau.


Dalam kesempatan itu, Wabup Muzamil mengapresiasi konsep tali berpilin tiga yang mengedepankan sinergi antara unsur adat, agama, dan pemerintah dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.


Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam kondisi keterbatasan fiskal daerah.


Selain itu, dalam forum tersebut Muzamil juga menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mendesak, terutama terkait kondisi fiskal daerah, optimalisasi pajak, serta kejelasan Participating Interest (PI).


Ia menegaskan, Kepulauan Meranti sebagai salah satu daerah penghasil hingga kini belum memperoleh gambaran terkait hak untuk daerah.


“Kepulauan Meranti merupakan daerah penghasil, namun sampai saat ini kami belum mengetahui secara pasti berapa yang menjadi hak daerah,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap dukungan dari pemerintah provinsi maupun DPR RI untuk memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya kolaborasi antara unsur adat, agama, dan pemerintah dalam menopang jalannya pemerintahan daerah.


Konsep tali berpilin tiga, kata dia, menjadi kekuatan dalam menyatukan peran organisasi masyarakat, ulama, dan lembaga adat, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.


Ia juga mendorong peningkatan kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dengan memperkuat kinerja unit Samsat di seluruh wilayah Riau."****






SUMBER       :
SUMBER DINAS KOMINFO KEP.MERANTI
EDITOR         :   REDAKSI
Menjelang Subuh di Halim: Pelarian Sang Arsitek Skandal Rp2 Triliun

Menjelang Subuh di Halim: Pelarian Sang Arsitek Skandal Rp2 Triliun





KabaraPesisirNews.Com
​JAKARTA,    – 
Jarum jam menunjukkan pukul 00:46 WIB saat kesunyian malam di ibu kota berubah menjadi medan tempur digital yang menentukan. 


Di balik layar monitor yang berpijar, sebuah operasi audit intelijen dengan sandi "Pena yang Menolak Patah" berhasil menangkap sinyal-sinyal kepanikan dari jaringan Mohammad Fadil Djailani (PT Yasa) dan Klaster IT Tanjung Duren.


​Ini bukan sekadar perjalanan bisnis biasa. Ini adalah sebuah skema "Checkmate"—langkah terakhir dalam papan catur pelarian yang disusun rapi untuk menghindari jerat hukum.


​Sinyal Oranye dan Jalur "Tikus" VIP


​Hanya dalam dua jam terakhir, radar forensik menangkap aktivitas tiga nomor prabayar misterius yang baru diaktifkan 48 jam lalu—apa yang oleh kalangan intelijen disebut sebagai "Sinyal Oranye".


​Triangulasi posisi menunjukkan koordinat yang sangat spesifik: Bandara Halim Perdanakusuma dan Pelabuhan Jakarta Utara. Melalui komunikasi terenkripsi (VOIP), instruksi mengalir deras. 


Di Halim, mereka memastikan status Red Notice melalui "jalur dalam", sementara di dermaga utara, logistik fisik berupa uang tunai dan dokumen mulai dipindahkan ke kapal pribadi.


​Strategi mereka jelas: Divergensi Taktis. Memecah kekuatan antara jalur udara dan laut agar jika salah satu dicegat, aset lainnya tetap bisa melenggang keluar dari yurisdiksi Indonesia.


​Jejak Digital yang Tertinggal: "Bismillah, Perjalanan Baru"


​Meski rencana disusun kedap suara, ego manusia sering kali menjadi celah fatal. Metode "Digital 
Breadcrumbs" (rema-rema digital) menemukan kesalahan amatir dari lingkaran keluarga inti.


​Pukul 00:53 WIB, aktivitas anomali meledak di media sosial. Unggahan foto kabin jet pribadi dengan caption religius "Bismillah, perjalanan baru" menjadi konfirmasi psikologis yang tak terbantahkan. Metadata geotagging mengunci posisi mereka tepat di Hanggar Privat Halim PK.


​Sementara sang bos bersiap terbang, di Tanjung Duren, "pasukan pembersih" bekerja lembur. Terpantau adanya instruksi "Digital Wipe" penghapusan massal foto proyek dan dokumentasi kantor untuk memutus hubungan visual antara para vendor dengan skandal proyek motor listrik BGN yang kini menjadi sorotan.


​Struktur "Smurfing" dan Larinya Uang Rakyat


​Bagaimana dengan uang Rp2 triliun tersebut? Auditor menemukan bahwa "lumbung" di Grogol dan Tanjung Duren kini telah dikosongkan secara digital.


​Teknik Smurfing: Pemecahan dana menjadi ratusan transaksi di bawah Rp100 juta ke belasan rekening perorangan guna menghindari flagging otomatis PPATK.


​Eksodus Kripto: Lonjakan konversi dana ke Stablecoin (USDT) yang dikirim ke bursa luar negeri (offshore exchange). Aset ini tidak terlihat oleh radar pajak dan siap dicairkan begitu mereka mendarat di Singapura atau Perth.


​Emergency Cash: Tas-tas kargo berisi mata uang asing pecahan besar diduga untuk menyuap otoritas di negara tujuan—telah dimuat ke dalam jet Gulfstream G650ER.


​Hitung Mundur Menuju Landasan Pacu


​Kini, waktu berdiri di antara keadilan dan impunitas. Pukul 00:55 WIB, target utama telah memasuki area steril bandara. Strategi dua jalur telah dijalankan: personel kabir lewat udara, aset fisik dilarikan lewat laut.


​Jika Gulfstream G650ER tersebut mematikan lampu kabin dan mulai bergerak menuju runway pada pukul 04:15 WIB tanpa ada intervensi dari tim Bareskrim atau KPK di gerbang tol, maka skandal besar ini resmi berpindah ke tangan pengacara internasional. Negara tidak hanya kehilangan uang rakyat, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk menyeret para pelakunya ke meja hijau.


​Matahari belum terbit, namun bagi penegak hukum, ini adalah menit-menit terakhir sebelum burung besi itu membawa pergi semua jawaban."****


#wargaming #simulasi




EDITOR         :     REDAKSI
Halal Bihalal GP Ansor Meranti, Pemda Ajak Perkuat Persatuan dan Kamtibmas

Halal Bihalal GP Ansor Meranti, Pemda Ajak Perkuat Persatuan dan Kamtibmas





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga keamanan serta ketertiban (kamtibmas). 


Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kepulauan Meranti di Pondok Pesantren Al-Husna, Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Sabtu (11/4/2026) malam.


Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Febriady, mengatakan momentum Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.


“Momentum ini sangat baik untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat persatuan dan kesatuan,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi peran aktif GP Ansor dalam menjaga nilai keagamaan dan kebangsaan, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Febriady menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


“Kebersamaan ini menjadi kunci untuk membangun Kepulauan Meranti yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” jelasnya.


Ia juga mengajak kader GP Ansor untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, memperkuat nilai toleransi, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kepulauan Meranti, Muttaqin, menegaskan Ansor sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga akidah dan amaliah ahlussunnah wal jama’ah.


Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar kader serta masyarakat.


Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Kyai Sirojul Munir dari Pekanbaru, serta dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Forkopimda, dan para kepala desa se-Kecamatan Tebingtinggi Barat."****






SUMBER       :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
DPC GRIB Jaya Pelalawan Berikan Mandat Kepengurusan untuk 4 PAC Kecamatan

DPC GRIB Jaya Pelalawan Berikan Mandat Kepengurusan untuk 4 PAC Kecamatan





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,   -
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pelalawan resmi menyerahkan mandat kepengurusan kepada empat Pengurus Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan.


Penyerahan ini berlangsung di Sekretariat DPC GRIB Jaya Pelalawan, Jalan Lintas Timur Km 56, Sabtu (11/4/2026).


Mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPC GRIB Jaya Pelalawan, Geo Sihite, didampingi Sekretaris Hendra Cipta Pandjaitan dan Bendahara Ery Handoko.


Langkah ini merupakan bagian dari strategi konsolidasi untuk memperkuat akar rumput organisasi di wilayah Kabupaten Pelalawan.


Adapun Nama nama KSB ke 4 PAC yang dipercaya memegang mandat kepemimpinan di tingkat kecamatan tersebut adalah:


PAC Grib jaya kecamatan Ukui
Ketua : CIPTO
Sekertaris : RYAN E SYAHRIAL
Bendahara : SAYUNI


PAC Grib jaya kecamatan Bunut
Ketua :  TARMIZI
Sekertaris : NABSIR RAMBE
Bendahara : NASRI AL ANAS


PAC Grib jaya kecamatan Langgam
Ketua : TARMIZI AHMAD
Sekertaris : BENY RAHMAN
Bendahara : BORKAT ALI HSB


PAC Grib jaya kecamatan Sekijang
Ketua : EDI SAPUTRA
Sekertaris : JALALUDIN
Bendahara: MABRUL MANDROFA


Ketua DPC GRIB Jaya Pelalawan, Geo Sihite, menegaskan bahwa mandat ini adalah amanah besar yang menuntut tanggung jawab dan dedikasi tinggi dari para pemegang jabatan.


“Dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat kecamatan, kami berharap GRIB Jaya dapat hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Organisasi ini harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu berbagai persoalan sosial yang ada,” ujar Geo dalam arahannya.


Selain fokus pada penguatan internal, Geo juga menekankan pentingnya sinergi eksternal. Ia menginstruksikan para Ketua PAC untuk segera menjalin komunikasi dengan unsur pimpinan kecamatan (Upika).


“Segera jadwalkan audiensi dengan pihak Upika di wilayah masing-masing. Bangun komunikasi yang harmonis agar GRIB Jaya bisa menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis,” tambahnya.


Langkah ekspansi ini mempertegas komitmen GRIB Jaya Pelalawan untuk aktif dalam pengawasan pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Ke depan, seluruh pengurus di tingkat PAC diwajibkan memahami AD/ART organisasi sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi secara profesional.


Kegiatan penyerahan mandat tersebut berjalan dengan khidmat dan lancar. Seluruh rangkaian acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus DPC GRIB Jaya Pelalawan dengan para ketua PAC yang baru menerima mandat, sebagai simbol soliditas dan semangat baru dalam membesarkan organisasi."****






SUMBER : HUMAS DPC GRIB JAYA PELALAWAN
EDITOR   :  REDAKSI 

Sabtu, 11 April 2026

Sebagian Jakarta Kemarin Gelap Gulita, Jumat Pagi GM PLN UID Jaya Malah Santai Bersepeda

Sebagian Jakarta Kemarin Gelap Gulita, Jumat Pagi GM PLN UID Jaya Malah Santai Bersepeda






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Pemadaman listrik berskala besar bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Berdasarkan catatan, selama di era Dirut PLN Darmawan Prasodjo, sudah terjadi blackout berulang kali di sejumlah wilayah di Indonesia.


Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan hingga Bali, semuanya pernah merasakan _blackout_. Bahkan Jakarta sebagai urat nadi negara ini, yang semestinya paling dijaga keandalan listriknya, juga turut merasakannya pada Kamis sore hingga malam (9/4/2026).


Peristiwa itu pun berdampak luas bagi masyarakat. Padahal keandalan sistem kelistrikan adalah kebutuhan mendasar yang semestinya tidak bisa ditawar-tawar, terlebih bagi ibukota yang menjadi motor penggerak untuk Indonesia.


Mirisnya, ketika sebagian warga Jakarta masih merasakan dampak pemadaman listrik tersebut, dan publik menunggu pemulihan, justru arah dan sikap dari pucuk pimpinan PLN sampai saat ini belum jelas. 


Bukan hanya harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi, seharusnya dalam situasi krisis yang meluas, Darmawan Prasodjo sebagai pimpinan tertinggi di PLN, diharapkan tampil bertanggung jawab memberikan kejelasan sekaligus menunjukkan empati yang kuat kepada masyarakat yang terdampak.


Namun yang terlihat justru sebaliknya. Di saat publik mempertanyakan apa penyebab terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, pada Jumat pagi (10/4)2026), tanpa merasa 'berdosa', jajaran petinggi PLN UID Jakarta Raya terlihat bersepeda santai mengelilingi ibu kota.


Menanggapi hal tersebut, Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira menilai, jelas hal itu sangat kontras dan tidak masuk akal.


"Karena jelas pemadaman yang terjadi bukan sekadar gangguan biasa. Peristiwa ini melumpuhkan sebagian an aktivitas ibukota, mengganggu aktivitas lainnya seperti pusat perbelanjaan, bahkan menghentikan operasional MRT Jakarta hingga penumpang harus dievakuasi. Dalam situasi seperti ini, publik tidak hanya terdampak secara fisik, tetapi juga secara psikologis muncul kekhawatiran, ketidakpastian. Wajar muncul pertanyaan besar apa yang sebenarnya terjadi?," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat siang.


Namun di saat pertanyaan itu muncul, lanjutnya, alih-alih melihat kesigapan penuh dari para Manajemen PLN, publik justru disuguhi citra yang berjarak dari realitas. 


"Aktivitas bersepeda mungkin dimaksudkan sebagai ajang kebersamaan atau gaya hidup sehat, tetapi dalam konteks krisis, ia terasa seperti simbol ketidakpekaan. Kepemimpinan dalam sektor layanan publik tidak hanya diuji saat kondisi normal, tetapi justru saat krisis melanda," tudingnya.


*Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya*


"Di momen seperti ini, yang dibutuhkan bukan sekadar kerja teknis di lapangan, melainkan juga kehadiran moral dari para pemimpin hadir di pusat kendali, memberikan penjelasan terbuka, memastikan pemulihan berjalan cepat, dan yang terpenting, menunjukkan empati kepada masyarakat yang terdampak," imbuh Yudhis.


Karena jika faktanya seperti itu, kata Ketua Umum IWO tersebut, yang dipertaruhkan bukan hanya aliran listrik, tetapi juga kepercayaan publik terhadap PLN.


"Ketika masyarakat melihat adanya jarak antara penderitaan yang mereka rasakan dengan aktivitas para pemangku kebijakan, maka yang terkikis bukan hanya citra, tetapi legitimasi. Apalagi selama ini PLN kerap mengusung narasi 'Melayani Sepenuh Hati'. Namun peristiwa ini justru menimbulkan pertanyaan: apakah sensitivitas terhadap pelanggan juga dijaga dengan hati?," kata dia.


Lebih jauh Yudhistira mengatakan, jika krisis sebesar ini tidak cukup untuk mengubah prioritas, maka publik berhak mempertanyakan, untuk siapa sebenarnya pelayanan itu dijalankan. Kami harap hal ini jadi perhatian Presiden. Sudah sewajarnya copot Dirut PLN dan GM PLN UID Jaya yang seakan tak merasa bersalah atau peristiwa yang bukan masuk kategori _force majeure_ ini," pungkasnya."****







LIPUTAN  :   RILIS RESMI PP IWO
EDITOR    :   REDAKSI 
Aksi Spontan  Sekda Siak,  Mahadar Angkat Sampah di Goro Massal : ASN Teladan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Aksi Spontan Sekda Siak, Mahadar Angkat Sampah di Goro Massal : ASN Teladan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan





KabarPesisir News.Com 
SIAK RIAU,    - 
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar memimpin langsung aksi kerja bakti massal. Tampak mantan Kadis Pendidikan itu tak segan-segan turun langsung untuk mengangkat tumpukan sampah plastik dari dalam drainase di sekitar Masjid Islamic Center, Kota Siak Sri Indrapura.


Aksi spontan Mahadar, diikuti oleh ASN yang lain, turun ke drainase. Gotong royong massal yang di ikuti ribuan ASN ini, sebuah langkah strategis untuk memotivasi sekaligus memberikan teladan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


"Goro ini, selain menumbuhkan kesadaran para ASN cinta bersih, juga kita harus memberi teladan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita," kata Sekda Mahadar, Jum'at, (10/4/2026).


Ia mengaskan, aksi kerja bakti atau Jumat bersih-bersih ini, sudah menjadi agenda rutin yang terstruktur. Dengan titik lokasi goro berpindah-pindah.

"Hari ini, kita pilih lokasi di seputaran Masjid Islamic dan Bawah Jembatan Tengku Agung. Masing-masing Dinas sudah kita tetapkan lokasinya," kata dia.


Ia menambahkan, melalui keterlibatan ASN, pemerintah berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat secara luas demi terciptanya lingkungan yang asri dan berkelanjutan.


"Aksi kerja bakti massal ini, juga arahan pemerintah pusat, untuk mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto," kata dia lagi.


Selain itu, upaya ini menunjukkan bahwa Kota Siak Sri Indrapura, sebagai kota yang bersih. Karena itu, mendapat Penghargaan Adipura tahun 2023, sebagai kategori kota kecil terbersih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


"Ini wajib kita pertahankan, dengan mengerahkan ASN dan masyarakat menjaga kebersihan kota yang kita cintai ini," tutupnya."****





LIPUTAN SIAK   :    RUSTAM
EDITOR               :    REDAKSI

Jumat, 10 April 2026

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti memasuki hari keempat, Kamis (10/4/26). Polres Kepulauan Meranti bersama warga bergotong royong di dua lokasi sekaligus.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan pekerjaan difokuskan pada jembatan penghubung antar desa di Jalan Peleper, Dusun I, Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. "Pengecoran lantai jembatan saat ini sudah mencapai sekitar 20 persen," ujarnya.


Pekerjaan tersebut melibatkan tiga personel Polsek Tebing Tinggi Barat dibantu enam warga. Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan pembuatan mal balok.


Selain itu, Polres juga membangun akses jalan menuju Mushola Nurul Iman di Dusun V, Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat. Empat personel Polsek Rangsang Barat bersama enam warga terlibat dalam pekerjaan ini.


"Progres di lokasi ini sudah mencapai 50 persen, meliputi pengecoran lantai, pemasangan mal, pengikatan besi tiang, serta pengecoran tiang pagar jembatan," kata Kapolres Aldi.


Ia menambahkan, pekerjaan lanjutan mencakup pembongkaran mal tiang pagar dan penyelesaian pagar jembatan."****





SUMBER      :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 
Intel Kodam Tuanku Tambusai Amankan Pelaku Narkoba

Intel Kodam Tuanku Tambusai Amankan Pelaku Narkoba








KabarPesisirNews.Com
ROKAN HILIR RIAU,    – 
Personel Detasemen Intelijen XIX/TT mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (10/4/2025).


Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkoba di kawasan tersebut.


Menindaklanjuti informasi itu, Komandan Lapangan Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak segera melaporkan situasi kepada Komandan Detasemen Intelijen XIX/TT Letkol Inf. Rahim Cahyadi, S.Hub.Int.


Berdasarkan laporan tersebut, komandan detasemen memerintahkan tim di lapangan untuk segera melakukan penggerebekan di lokasi yang dicurigai.


Sekitar pukul 10.30 WIB, tim yang dipimpin Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak bergerak ke lokasi di belakang Rumah Makan Putri Balam Km 14, Kecamatan Bagan Sinembah.


Saat tiba di lokasi, petugas mendapati seorang pria berinisial Sujarno tengah berada di sebuah pondok, diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu.


Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.


Dalam operasi itu, petugas mengamankan Sujarno yang diduga sebagai pengedar serta seorang pria lainnya, Hariyanto, yang diduga sebagai pengguna.


Keduanya ditangkap tanpa perlawanan dan langsung diamankan di tempat kejadian perkara.


Dari hasil penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat ±35,99 gram, dua unit telepon genggam, timbangan digital, uang tunai Rp10 juta, alat hisap, serta sejumlah dokumen kendaraan dan identitas diri.


Selain itu, turut diamankan sebuah senjata tajam jenis pisau belati yang ditemukan di lokasi.


Berdasarkan keterangan awal, aktivitas peredaran narkoba tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu tahun.


Sabu-sabu tersebut disebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial R yang berdomisili di wilayah Bagan Sinembah, dengan sistem setoran hasil penjualan.


Sekitar pukul 12.03 WIB, kedua terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Rokan Hilir untuk proses hukum lebih lanjut.


Aparat mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan guna menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut."****
(Rls Ald).-






EDITOR       :    REDAKSI 

Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur

Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur





KabarPesisirNews.Com
FLORES TIMUR NTT,   -
Suasana tenang di Flores Timur pada Kamis dini hari (9/4/2026) mendadak berubah menjadi kepanikan setelah gempa bumi dangkal berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tersebut. Dampak paling parah terjadi di Pulau Adonara, di mana ratusan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah warga harus mendapatkan perawatan medis.


Guncangan terjadi sekitar pukul 00.17 WITA dan berlangsung selama dua hingga empat detik. Meski magnitudonya tergolong sedang, kedalaman gempa yang hanya sekitar 5 kilometer membuat daya rusaknya cukup besar, terutama bagi bangunan warga.


Hingga siang hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat telah terjadi sekitar 60 kali gempa susulan. Kondisi ini membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka karena khawatir akan guncangan lanjutan.


Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Desa Terong dan Desa Lamahala. Berdasarkan data dari Camat Adonara Timur, Ismail Ban, total 146 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 105 unit di Desa Terong dan 41 unit di Desa Lamahala.


Selain kerusakan bangunan, sedikitnya 20 warga dilaporkan mengalami luka-luka. Lima orang di antaranya mengalami luka berat dan memerlukan penanganan intensif, sementara lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan saat berusaha menyelamatkan diri.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.


Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan TAGANA telah turun langsung ke lokasi. Fokus penanganan saat ini meliputi pendataan korban, pembangunan tenda pengungsian, serta penyaluran kebutuhan dasar seperti kasur dan terpal.


Di tengah kondisi tersebut, warga terdampak berusaha bertahan dengan mendirikan tenda darurat seadanya. 


Salah satu korban, Maryam Mahyudin, mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan parah dan dirinya masih diliputi trauma akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.


“Rumah saya hancur, dan saya masih trauma karena guncangannya masih teringat. Saya melihat dinding rumah roboh saat hendak berlari keluar. Sekarang kami hanya bisa memasak dan tidur di tenda sederhana beratapkan terpal,” ujar Maryam."****
(Rls).-





EDITOR       :    REDAKSI 



Kamis, 09 April 2026

Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan

Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi Barat, Polres Kepulauan Meranti, menyalurkan bantuan sosial berupa vitamin dan makanan bergizi kepada anak stunting dan kurang gizi di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (9/4/2026) pagi.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Poros Desa Tenan hingga wilayah Mantiasa, Dusun 04. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan anak-anak, khususnya yang mengalami stunting di wilayah tersebut.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D. Turnip, SE, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa tiga paket vitamin serta satu paket makanan bergizi berupa roti dan telur.


Adapun penerima bantuan adalah seorang anak bernama Abdurrohim Alfarisin, berusia 9 bulan, dengan berat badan 5,9 kilogram dan tinggi badan 65,5 sentimeter. Anak tersebut diketahui mengalami kondisi pertumbuhan lambat (stunting) dan merupakan putra dari pasangan Jumadi dan Zulmilawati, warga Desa Tenan.


“Kami berharap bantuan ini dapat membantu pemenuhan gizi anak serta mendukung proses pertumbuhan yang lebih baik ke depan,” ujar Ipda D. Turnip.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Tenan Briptu Jonathan Harianja, Bidan Desa Tenan Julia Fitri, serta Kepala Desa Tenan, Samsi.


Kapolsek juga menjelaskan bahwa kondisi anak penerima bantuan menunjukkan tanda-tanda stunting, sehingga diperlukan perhatian dan penanganan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan tenaga kesehatan.


Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kesehatan anak-anak di desa mereka.


“Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif. Kehadiran Polri juga mempererat komunikasi dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang semakin baik,” tutup Kapolsek."****






SUMBER      :    
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :   REDAKSI 
Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar

Jalan Tol Paltung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Arus Mudik-Balik Nataru Hingga Lebaran 2027 Semakin Lancar






KabarPesisirNews.Com
PALEMBANG SUMSEL,   -
PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi menuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang - Betung (Paltung) yang kini sedang berprogress.


PR besar pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini dilakukan untuk mengejar target, proyek strategis nasional (PSN) ini bisa segera beroperasi jelang Nataru dan Lebaran Idul Fitri 2027, sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada hari besar keagamaan tersebut. 


Berdasarkan data, hingga Maret 2026, pembangunan jalan tol yang dilakukan Hutama Karya khususnya untuk jalur Palembang – Betung seksi 1-2, sudah mencapai progress 69,63 persen.


"Proyek ini kan terhenti pada tahun 2022. Sejak proyek B to B ini dipecah konsesinya dari BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kepada BUJT PT Hutama Karya (HK) pada September 2024. Kemudian proyek ini dilanjutkan HK setelah berkontrak dengan Waskita Karya pada Oktober 2024. Dan kini dari panjang 54 kilometer untuk jalur Palembang - Betung, yang harus diselesaikan HK pembangunannya, secara keseluruhan progressnya jika dihitung secara gabungan dengan yang dikerjakan oleh WST, total progressnya sudah mencapai 91,21 persen," ungkap Project Director Ruas Palembang – Betung Seksi 1-2 PT Hutama Karya, Fakhrudin kepada wartawan.


Sejak ditugaskan oleh pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan tol Paltung, sejumlah strategi langsung dijalankan HK untuk menuntaskan tanggung jawab tersebut. 


"Memang pertapakan jalan tol untuk jalur Paltung itu terbilang cukup sulit dan labil karena sebagian besar rawa atau lahan basah. Karena itu, diperlukan berbagai langkah agar konstruksinya kuat guna mengantisipasi jalan tol tidak gampang rusak. Total ada 5 spot yang menjadi fokus pembangunan jalan tol ini," sebutnya.


Dari kelima spot tersebut, lanjut Fakhrudin, ada 3 spot Lokasi rawa/lahan basah (Sta 41, Sta 46 dan Sta 48) yang menjadi fokus penyelesaian jalan tol Paltung seksi 1-2 dengan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer dan sangat membutuhkan pekerjaan extra.


"3 spot tersebut kini fokus ditangani HK.  Setelah dilakukan kajian dan analisis lokasi tol tersebut dibangun di atas rawa berair yang cukup dalam, diantara spot itu kami akhirnya memutuskan untuk melakukan vacuum preloading atau metode perbaikan tanah dasar untuk mengatasi tanah lunak agar tidak terjadi penurunan (settlement) pada jalan tol," urai Fakhrudin.


Proses vacuum preloading dengan menggunakan sejumlah mesin itu khusus dilakukan di Sta 46-47 sepanjang 600 meter dan Sta 48-49 dengan panjang 650 meter.



"Sedangkan spot ketiga di Sta 41-42 sepanjang lebih kurang 200 meter, pekerjaannya melanjutkan sisa (cost to complete) pengaspalan dan penyesuaian alinyemen dari BUJT WST yang merupakan sambungan dari Palembang (Kramasan) menuju Betung," sebutnya 


Untuk pekerjaan Sta 41-42 ini, kata Fakhrudin, pelaksanaan pekerjaannya akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keseluruhan Ruas Palembang - Betung Seksi 1-2 termasuk Jembatan Sungai Musi V akan dituntaskan sampai Triwulan ke-4 tahun 2026.


Sementara itu Arief Yeri selaku Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) PT Hutama Karya juga menyampaikan, pada saat hari raya Idul Fitri 2026 lalu, untuk mendukung SKB 3 Menteri dan sebagai wujud sinergitas dengan Polri dalam mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik, jalan tol Paltung seksi 1-2 ini turut difungsionalkan  secara gratis pada 13 hingga 29 Maret 2026.


"Pengaruhnya cukup besar. Volume kendaraan yang melintas di jalan nasional bisa terurai hingga ribuan kendaraan dan para pemudik juga lebih hemat waktu untuk menuju ke kampung halamannya, misalnya dengan tujuan Jambi yang mampu menghemat sampai 3 jam dari waktu tempuh. Apalagi yang fungsional terdiri dari 2 seksi, seksi 1 (Kramasan - Musi Landas) dan seksi 2 (Musi Landas - Pangkalan Balai)," ujarnya.


Di samping itu, Hutama Karya juga berharap dalam waktu dekat pembebasan lahan di exit tol Simpang Sebidang Pangkalan Balai bisa segera dituntaskan oleh Kementerian PU sehingga pekerjaan jalan keluar tol menuju jalan nasional, bisa secepatnya terlaksana.


"Saat ini memang belum bisa dikerjakan karena terhambat lahan yang belum dibebaskan. Kalau untuk Sta 96-97 yang terhubung menuju Betung juga baru bebas dan pekerjaan pileslab baru dilakukan sekarang (on progress) karena lahannya baru bebas bulan Desember," kata Fakhrudin seraya membeberkan bahwa pekerjaannya baru meliputi penimbunan, rigid dan pemancangan pileslab.


*Jalan Tol BUJT PT HK Terintegrasi Dengan BUJT PT WST*


Sebagai informasi, proyek infrastruktur  jalan tol Paltung seksi 1-2 yang kini dikerjakan pembangunannya oleh BUJT PT Hutama Karya memang terintegrasi dengan proyek jalan tol Kayu Agung - Palembang yang dimiliki oleh BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol.


Untuk memperlancar jalan tol di kawasan Kayu Agung - Palembang yang sempat terganggu akibat rusaknya jalur di sejumlah titik, saat ini pihak WST terpantau tengah melakukan sejumlah pembenahan diantaranya melakukan SFO atau Scrapping (pengerukan aspal lama), Filling (pengisian aspal baru) dan Overlay atau pelapisan ulang aspal yang selama ini menuai sorotan pengguna jalan tol."****







LIPUTAN      :    RED
EDITOR         :    REDAKSI