Rabu, 19 Agustus 2026

Turnamen Mobile Legends GSM Meranti Sukses Digelar: Khairul Sholeh Resmikan Penutupan dan Gugah Semangat Generasi Muda

Turnamen Mobile Legends GSM Meranti Sukses Digelar: Khairul Sholeh Resmikan Penutupan dan Gugah Semangat Generasi Muda





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    — 
Panggung artikulasi bakat dan rekayasa strategi e-sport di Kabupaten Kepulauan Meranti resmi mencapai puncaknya. Khairul Sholeh, S.Pd., CPLA, Ketua Gerakan Sosial Masyarakat (GSM) Meranti sekaligus Inisiator dan Pelaksana Kegiatan, secara resmi menutup gelaran Mobile Legends Competition sekaligus menyerahkan piala, dana pembinaan, serta sertifikat penghargaan kepada para jawara pada Selasa (18/8/2026).


Rangkaian kompetisi e-sport tingkat kabupaten yang berlangsung sejak 10 Agustus 2026 ini dipusatkan di Kedai Kopi Rojak, Jalan Pelabuhan Camat, Selatpanjang. Selama lebih dari sepekan, puluhan tim e-sport bertalenta saling menguji ketangkasan digital, kedalaman taktik, serta komitmen sportivitas. Perhelatan ini lahir dari sinergi strategis antara GSM Kepulauan Meranti dan Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan Dapika.


Melalui dinamika pertandingan sengit di fase puncak, tim EVOLVE berhasil mengukuhkan dominasinya dan keluar sebagai Juara Utama.


Juara I: EVOLVE

Juara II: VOID

Juara III: SULEK PTIKITIWW



Dalam pidato penutupannya, Khairul Sholeh, S.Pd., CPLA memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mentransformasikan acara ini menjadi momentum konstruktif. Ia menegaskan bahwa industri e-sport era modern bukanlah sekadar arena komparasi ketangkasan virtual atau wahana rekreasi semata, melainkan manifestasi dari pembentukan karakter, kecerdasan kolektif, dan ketahanan mental generasi muda.


"Kami menyaksikan dengan rasa bangga betapa potensi generasi muda di Kepulauan Meranti melampaui ekspektasi. Ajang ini tidak dirancang hanya untuk melahirkan pemenang, melainkan untuk menyemaikan nilai-nilai integritas, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Kami meyakini bahwa dari panggung lokal inilah akan lahir talenta-talenta unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional," tegas Khairul Sholeh.


Selain itu, pemilihan Kedai Kopi Rojak di Jalan Pelabuhan Camat sebagai pusat kegiatan mengandung dimensi ekonomis dan sosial: menghidupkan ekosistem UMKM lokal sekaligus meredefinisi ruang publik menjadi laboratorium kreatif pemuda.


Mengulaskan pesan emosional sekaligus filosofis kepada anak-anak muda yang hadir, Khairul Sholeh membagikan refleksi penting mengenai tantangan dan peluang zaman:


"Kepada anak-anak mudaku, generasi penerus Kepulauan Meranti: kita hidup di era di mana batas antara dunia nyata dan digital kian memudar. Namun ingatlah, layar dan perangkat teknologi hanyalah instrumen. Yang menentukan masa depanmu bukanlah seberapa canggih teknologi yang kau genggam, melainkan seberapa tangguh mentalitas dan kejernihan visi yang kau miliki.


Kemenangan di arena pertandingan adalah refleksi dari ribuan jam latihan, kegagalan yang dipelajari, dan ego yang dikesampingkan demi keberhasilan tim. Menerapkan disiplin, fokus, serta ketahanan mental (resilience) di dalam gim adalah miniatur dari bagaimana kalian harus menaklukkan tantangan kehidupan nyata.


Jangan pernah membiarkan dirimu hanya menjadi penonton atau konsumen zaman. Jadilah penggerak, inovator, dan pemenang yang berintegritas. Jadikan setiap kekalahan sebagai bahan bakar pembelajaran, dan jadikan setiap pencapaian sebagai batu pijakan untuk melompat lebih tinggi. Meranti membutuhkan generasi muda yang cerdas secara intelektual, tangguh secara emosional, dan berani bermimpi besar!"


Prosesi penutupan diakhiri dengan penyerahan trofi, dana pembinaan, dan sertifikat secara simbolis oleh Khairul Sholeh, S.Pd., CPLA bersama Ketua ESI Kepulauan Meranti, Dapika, kepada para juara, disusul dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan dan optimisme masa depan."****






LIPUTAN        :      MP
EDITOR           :      REDAKSI 
Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan






KabarPesisirNews.Com
TELUK KUANTAN RIAU,    – 
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menghadiri pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2026 yang digelar di Taman Jalur Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026) pagi.


Pembukaan festival budaya yang menjadi salah satu ikon pariwisata Riau tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Danrem, Plt Bupati Kuantan Singingi, Forkopimda Kuansing, jajaran pejabat utama Polda Riau, Kapolres Kuansing, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, para atlet pacu jalur serta masyarakat.


Festival Pacu Jalur tahun ini kembali menjadi momentum penting bagi Kuansing. Tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Kuantan Singingi tersebut kini semakin dikenal luas, bahkan mendapat perhatian hingga tingkat internasional.


Dalam arahannya sekaligus membuka Festival Pacu Jalur KEN 2026, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa semakin besarnya popularitas Pacu Jalur harus diikuti dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan serta upaya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.


“Semakin besar nama Pacu Jalur, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjaganya,” ujar SF Hariyanto.


Menurutnya, pemerintah tidak boleh berhenti pada upaya memperkenalkan Pacu Jalur sebagai atraksi budaya. Perhelatan tersebut harus mampu memberikan dampak nyata terhadap masyarakat, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi hingga konektivitas wilayah.


SF Hariyanto mengatakan, dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan jalan nasional menuju kawasan Kuansing menjadi bagian penting dalam mendorong aksesibilitas daerah.


“Kita percaya, ketika konektivitas semakin baik, wisatawan semakin mudah datang, distribusi barang semakin lancar, investasi semakin terbuka, dan pada akhirnya roda perekonomian masyarakat akan semakin tumbuh,” katanya.


Namun, di balik semakin terkenalnya Pacu Jalur, SF Hariyanto menegaskan terdapat hal yang tidak kalah penting untuk dijaga, yakni Sungai Kuantan yang menjadi arena utama tradisi tersebut.


“Sungai Kuantan adalah gelanggang Pacu Jalur. Tetapi lebih dari itu, sungai ini adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Sungai menjadi sumber penghidupan, sumber ekonomi, dan bagian penting dari identitas masyarakat Kuantan Singingi,” tegasnya.


SF Hariyanto juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Wakapolda Riau, Kapolres Kuansing, pemerintah daerah serta seluruh masyarakat yang selama ini bersama-sama melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) dan menjaga kelestarian Sungai Kuantan.


Ia menekankan, menjaga sungai bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah maupun kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


“Jangan sampai Pacu Jalurnya kita banggakan, tetapi sungai yang menjadi tempat berlangsungnya tradisi dan sumber kehidupan masyarakat justru kita biarkan rusak,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, dilanjutkan dengan tari massal dan rangkaian kegiatan pembukaan lainnya.


Kehadiran jajaran Polda Riau dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, pengembangan pariwisata serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Festival Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026.


Festival Pacu Jalur dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026 dan menjadi magnet bagi masyarakat serta wisatawan untuk menyaksikan secara langsung tradisi pacu jalur yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi."****





SUMBER       :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
Kapolres Meranti Sambangi SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda

Kapolres Meranti Sambangi SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus ditunjukkan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. dengan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang, Jalan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (18/8/2026).


Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi hadir langsung untuk melihat aktivitas pembelajaran sekaligus memberikan dukungan kepada para siswa, guru dan pihak sekolah.


Setibanya di lingkungan SLB Negeri Selatpanjang sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolres dan Ketua Bhayangkari disambut pihak sekolah. Keduanya kemudian didampingi Kepala SLB Negeri Selatpanjang Ison Mirza meninjau sejumlah ruang kelas serta berinteraksi dengan guru dan siswa.


Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kapolres tidak hanya melihat proses belajar mengajar dari luar, tetapi juga menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para siswa untuk mengetahui aktivitas mereka di lingkungan sekolah.


"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan kepada anak-anak serta para guru di SLB," kata AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.


Kehadiran rombongan Polres Kepulauan Meranti semakin mencair ketika Kapolres, Ketua Bhayangkari dan sejumlah personel ikut terlibat dalam perlombaan Bocce bersama para siswa. Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh keceriaan, khususnya bagi siswa Down Syndrome yang mengikuti permainan.


Melalui kegiatan itu, pendekatan antara polisi dan lingkungan sekolah dibangun dengan suasana yang lebih dekat, santai dan humanis. Para siswa pun terlihat mendapatkan perhatian serta semangat tambahan dalam mengikuti kegiatan.



Selain berinteraksi dan bermain bersama siswa, Kapolres juga membawa kepedulian dalam bentuk bantuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung.


Sebanyak dua unit alat bantu dengar dan dua unit kursi roda diserahkan kepada siswa SLB Negeri Selatpanjang yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar, mobilitas serta kegiatan sehari-hari para penerima.


"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu anak-anak dalam menjalani aktivitasnya, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kapolres.


Tak hanya siswa, perhatian juga diberikan kepada para guru. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik yang setiap hari mendampingi dan memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.


Bagi lingkungan SLB, dukungan tersebut dinilai memiliki arti penting. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan inklusif dan kelompok berkebutuhan khusus menjadi bagian dari kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti AKP Sardianto, S.E., Kasi Propam AKP Daniel Bakkara, Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Wakapolsek Tebing Tinggi IPDA Yosef Hendrawan, S.H., Kepala Desa Banglas Abdul Zaid, Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi AIPTU Djoko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas BRIGADIR Rozi Fernanda, S.E., serta personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi.


Guru dan siswa SLB Negeri Selatpanjang juga turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga ditutup dengan foto bersama.


Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.


Bagi Kapolres, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Interaksi langsung di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian, tenaga pendidik dan masyarakat.


"Kami berharap silaturahmi dan komunikasi seperti ini terus terjalin. Polri ingin menjadi sahabat bagi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan," tutur AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa yang menerima, sementara kebersamaan yang tercipta menjadi penguat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti."****






SUMBER       :     HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI 
Pabrik Miras di Bogor Didemo ormas Islam Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Sepakat Berhenti Beroperasi 7 Hari

Pabrik Miras di Bogor Didemo ormas Islam Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Sepakat Berhenti Beroperasi 7 Hari






KabarPesisirNews.Com
KABUPATEN BOGOR,     - 
Ratusan massa dari berbagai Ormas Islam diantaranya FPI, BPPKB, serta majelis taklim menggelar unjuk rasa di depan pabrik PT Inti Tirta Sari Makmur, Jalan Lanbau, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (18/8/2026).


Aksi tersebut digelar sebagai buntut skandal penistaan agama di event The Sounds Project di Jakarta berupa tantangan (Challenge) hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman beralkohol. 


Dalam aksi itu, massa menilai penggunaan Al-Qur'an dalam kegiatan tersebut tidak dapat dibenarkan dan meminta produksi minuman beralkohol di pabrik tersebut dihentikan.


Salah satu koordinator aksi, Ustaz Fauzi dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya merasa prihatin karena Al-Qur'an dijadikan bagian dari sebuah tantangan yang hadiahnya berupa minuman beralkohol. Ia juga menyatakan bahwa massa tidak mempersoalkan produksi minuman halal, namun meminta penghentian produksi minuman beralkohol.


Menimpali hal itu, Habib Bahar bin Smith yang turut berorasi menyatakan bahwa minuman beralkohol dapat membawa dampak buruk bagi masyarakat. Ia mengatakan kedatangan massa bukan hanya untuk menyikapi polemik sebelumnya, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda dari bahaya minuman beralkohol.


"Kalau pabrik miras ini tidak tutup, maka insyaallah saya yang akan membatalkan pabrik miras ini. Kalau mereka meminta waktu tujuh hari, oke, tujuh hari kita beri waktu untuk menghentikan produksi dan seluruh produk minuman keras dari OT maupun produk lainnya harus dihentikan," tegas Habib Bahar.


Perwakilan demonstran sempat diterima pihak perusahaan untuk melakukan dialog. Dalam pertemuan itu, Ahmad selaku Direksi PT Inti Tirta Sari Makmur menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan dalam kegiatan tersebut.


Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak dapat ditoleransi dan menyebut proses hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat telah berjalan.


"Empat tersangka sudah ditetapkan di Polda Metro Jaya. Mari kita semua menghormati dan mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung sampai tuntas," kata Ahmad.


Menurut Ahmad, pihak perusahaan juga akan mengawal proses hukum untuk mengetahui secara jelas kejadian dan alasan pihak-pihak yang terlibat melakukan tindakan tersebut.


Hasil musyawarah antara massa dan pihak perusahaan kemudian menyepakati penghentian produksi selama tujuh hari. Dalam masa tersebut, pihak perusahaan akan membahas masukan dari para habaib, kiai, dan tokoh masyarakat sebelum menentukan langkah selanjutnya.


"Selama proses tersebut berlangsung, kita akan menghentikan produksi," janji Ahmad."****






LIPUTAN         :     RED
EDITOR            :     REDAKSI 
Berlangsung Khidmat, Wabup Muzamil Baharudin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Meranti

Berlangsung Khidmat, Wabup Muzamil Baharudin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Meranti






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Di bawah naungan langit petang Selatpanjang, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, bertindak sebagai Pembina Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (17/8/2026) sore.


Laku khidmat yang dikomandani oleh Lettu Laut (P) Hadi Ismanto tersebut berlangsung penuh keheningan yang agung, dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, organisasi masyarakat, hingga jajaran pelajar. Prosesi ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Usai upacara, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menegaskan bahwa rukun tahunan ini bukan sekadar pengulangan seremonial, melainkan panggilan nurani untuk mentransformasikan warisan sejarah menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.


"Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan wujudkan melalui kerja keras, kebersamaan, serta gotong royong. Kemerdekaan yang telah ditebus para pahlawan harus kita isi dengan karya yang memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan simfoni kekuatan untuk membangun Kepulauan Meranti yang lebih unggul, agamis, dan sejahtera," ujar Muzamil.


Lebih lanjut, Beliau mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi pilar utama dalam merawat keberlanjutan pembangunan.


Bagi jajaran aparatur pemerintah, momentum bersejarah ini ditegaskannya sebagai pecut moral untuk mengakselerasi kualitas pelayanan publik, mengukuhkan kedisiplinan, serta mengasah kepedulian sosial di tengah dinamika daerah.


"Jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai energi baru untuk terus memberikan yang terbaik. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan melanjutkan pembangunan demi masa depan Kepulauan Meranti," pungkasnya.


Seluruh rangkaian prosesi penurunan bendera berjalan lancar, tertib, dan sarat makna, meninggalkan asa baru bagi seluruh masyarakat untuk terus melangkah bersama menyongsong Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera."****





LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI di Wilayah Terluar Meranti

Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI di Wilayah Terluar Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung dengan nuansa berbeda. Upacara yang digelar di wilayah 3T tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat di wilayah terluar.


Kegiatan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di halaman Kantor Camat Rangsang Barat, Jalan Olahraga, Desa Bantar. Upacara tersebut melibatkan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau bersama unsur pemerintahan dan masyarakat setempat.


Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, S.H., S.I.K., M.H., yang juga menjabat Kabid TIK Polda Riau, hadir bersama Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon.


Kehadiran jajaran Polda Riau dalam upacara di Desa Bantar menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang menyasar wilayah 3T. Momentum tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa peringatan kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah terluar.


Upacara turut dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat Jefri, S.I.P., Kapolsek Rangsang Barat Ipda Sukardi, S.I.P., Bhayangkari Polsek Rangsang Barat, unsur Upika Kecamatan Rangsang Barat, para kepala seksi dan kasubag kecamatan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Rangsang Barat, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.


Peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Barisan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, ASN hingga pelajar tingkat SD, SMP dan SMA berdiri bersama mengikuti seluruh rangkaian peringatan hari kemerdekaan.


Namun, perhatian tidak berhenti pada jalannya upacara. Setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kapolda Riau dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026.


Sebanyak empat tokoh dari Kecamatan Rangsang Barat menerima penghargaan tersebut. Mereka yakni Iriyanto Abdullah, Kepala Desa Bokor; Noeradi, Kepala Desa Telaga Baru; H. Suardi A.Ma.Pd, Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat; serta H. Dahroji, S.Ag, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat.


Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling. Apresiasi itu menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang dilaksanakan Polda Riau di wilayah tersebut.


Pemberian penghargaan kepada unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat, adat serta agama itu sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan dan membangun daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Peran para tokoh lokal dinilai penting dalam menjaga komunikasi, persatuan serta situasi yang kondusif di tengah masyarakat.


Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan di wilayah 3T memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa semangat kebangsaan harus tumbuh hingga ke daerah terluar.


"Peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme, memperkuat persatuan dan menunjukkan bahwa kehadiran negara harus dirasakan sampai ke wilayah 3T," ujar Andi Yul.


Ia juga menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Sinergitas antara Polri, pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, persatuan serta stabilitas di wilayah Rangsang Barat," tegasnya.


Menurut Andi Yul, kehadiran jajaran Polda Riau bersama pemerintah dan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat di kawasan terluar.


"Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan negara dapat dirasakan masyarakat di wilayah perbatasan," ungkapnya.


Dari sisi keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali. Monitoring dilakukan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh tahapan upacara dan rangkaian acara berjalan sesuai dengan rencana.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Bantar akhirnya bukan sekadar kegiatan tahunan. Di wilayah 3T seperti Rangsang Barat, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan, persatuan dan kehadiran negara harus terus dirawat bersama melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat."****





SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 

Selasa, 18 Agustus 2026

Semarak HUT RI ke-81 di Desa Alahair, Dari Upacara hingga Panggung Kesenian dan Kuda Lumping

Semarak HUT RI ke-81 di Desa Alahair, Dari Upacara hingga Panggung Kesenian dan Kuda Lumping





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (17/8/2026).


Upacara yang dipusatkan di Lapangan Bola Baskot, Jalan Kasmin, Desa Alahair, tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari siswa-siswi TK, SD, SMP, SMA sederajat, aparatur pemerintahan desa, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.


Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Penjabat (Pj) Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.


“Mari kita bersama-sama bergotong royong membangun negeri ini, khususnya Desa Alahair yang kita cintai. Harapan kita ke depan, desa ini bisa menjadi desa yang maju dan makmur,” ujar Tauhid dalam amanatnya.


Menurutnya, kemajuan dan pembangunan desa bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah desa, melainkan membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh masyarakat.


“Kemajuan desa ini bukan hanya berada di tangan kepala desa atau perangkat desa, tetapi ada di tangan kita semua. Untuk itu mari kita jaga kekompakan, keamanan dan kenyamanan bersama, sehingga Desa Alahair bisa menjadi desa yang aman, nyaman, dan bahkan senang dikunjungi oleh orang luar,” tegasnya.


Tauhid juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda, terutama para pelajar yang menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan desa dan bangsa.




Ia berpesan agar para siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat meraih cita-cita, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik mungkin.


“Belajarlah dengan baik. Saya yakin dan percaya, jika anak-anak kita belajar dengan tekun, maka apa yang diharapkan pribadi maupun orang tua dapat tercapai,” tambahnya.


Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Alahair tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara. Semangat kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat.


Setelah upacara selesai, suasana di lapangan berubah menjadi lebih meriah dengan digelarnya berbagai permainan rakyat yang diikuti anak-anak dan ibu-ibu PKK. Kegiatan tersebut menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.


Pj Kepala Desa Alahair Tauhid Yusro mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga, agar momentum HUT Kemerdekaan dapat dirasakan bersama.


Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan dan rasa cinta terhadap desa.


“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin seluruh masyarakat bisa ikut merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan. Anak-anak bisa bermain dan berkarya, ibu-ibu juga ikut berpartisipasi. Yang paling penting, kebersamaan masyarakat terus terjaga,” ujarnya.


Kemeriahan kemudian berlanjut pada malam harinya melalui lomba kesenian antarsekolah yang ada di Desa Alahair. Para pelajar menampilkan berbagai kreativitas dan bakat seni di atas panggung yang disaksikan masyarakat.


Penampilan para siswa mendapat sambutan antusias dari warga. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri.


Tidak hanya penampilan dari para pelajar, malam kesenian tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya Jawa Kuda Lumping. Kesenian tradisional tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan berhasil menghibur masyarakat yang hadir.


Tauhid menilai, pelestarian kesenian dan budaya lokal maupun tradisional perlu terus dilakukan, terutama dengan melibatkan generasi muda.


“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Anak-anak kita harus diberikan ruang untuk berkreativitas, mengenal seni dan budaya, serta berani menunjukkan kemampuan mereka,” katanya.


Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di Desa Alahair dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara pemerintah desa, pelajar, pemuda, ibu-ibu PKK dan seluruh lapisan masyarakat.


“Harapan kita, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Alahair,” pungkasnya.


Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Alahair berlangsung dengan tertib, meriah dan penuh semangat kebersamaan. Dari upacara hingga malam kesenian, seluruh kegiatan menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan sekaligus penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia."****







LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Di Tengah Khidmat HUT ke-81 RI, Kapolda Riau Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Korban Gempa NTT

Di Tengah Khidmat HUT ke-81 RI, Kapolda Riau Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Korban Gempa NTT






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Polda Riau menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turut hadir langsung mengikuti upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru. Upacara tersebut juga dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau.


Sementara itu, upacara peringatan HUT ke-81 RI di Mapolda Riau dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi dan diikuti para pejabat utama (PJU) Polda Riau serta para kapolres jajaran.


Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini, menurut Kapolda Riau, tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang sejarah dan jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan serta solidaritas bangsa.


"Momentum 17 Agustus selalu mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Kini menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya melalui persatuan, kerja nyata, serta pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Irjen Pol Herry Heryawan.


Ia menegaskan semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui langkah nyata, antara lain dengan menjaga kondusivitas, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.


Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, Kapolda Riau juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah gempa bumi yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).


Menurutnya, persatuan bangsa justru harus semakin kuat ketika saudara sebangsa sedang menghadapi musibah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Riau untuk turut mendoakan para korban dan masyarakat yang terdampak.


"Turut berduka cita atas saudara-saudara kita yang berpulang. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, masyarakat yang terdampak mendapatkan perlindungan, dan seluruh proses pencarian, pertolongan, serta pemulihan diberikan kelancaran," ungkapnya.


Menutup pernyataannya, Kapolda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk saling merangkul, membantu dan memperkuat persaudaraan menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.


"Dengan semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, mari jadikan kemerdekaan sebagai kekuatan untuk saling menjaga dan berdiri bersama dalam setiap keadaan. Merdeka!" pungkasnya."****





LIPUTAN        :     SANDI 
EDITOR           :     REDAKSI 
Komitmen lingkungan hidup,Bupati Rohul berikan penghargaan kepada PT EDI.

Komitmen lingkungan hidup,Bupati Rohul berikan penghargaan kepada PT EDI.






Kabarpesisirnews.com
ROKAN HULU RIAU,     -
Komitmen PT Eka Dura Indonesia (EDI) dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Rokan Hulu itu meraih Piagam Penghargaan dengan kategori “Sangat Taat” dalam penilaian kinerja perusahaan bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2026.


Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya EDI dalam menjalankan kegiatan operasional dengan memperhatikan aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Predikat “Sangat Taat” sekaligus mencerminkan konsistensi perusahaan dalam memenuhi ketentuan dan standar pengelolaan lingkungan yang berlaku.


Penghargaan itu diserahkan pada Senin (17/8/2026) di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Piagam yang ditandatangani Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., menjadi bentuk apresiasi atas kinerja PT EDI dalam memenuhi ketentuan sekaligus menjalankan tanggung jawab perlindungan dan pengelolaan lingkungan di wilayah operasionalnya.


Community Development Officer (CDO) PT Eka Dura Indonesia, Tora, mengatakan


“Predikat ‘Sangat Taat’ menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi PT Eka Dura Indonesia. Bagi kami, pengelolaan lingkungan bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi bagian penting dari keberlanjutan perusahaan. Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kepatuhan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Tora.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di sekitar wilayah operasional perusahaan. PT EDI tidak hanya memperkuat kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan, tetapi juga menjalankan program yang diarahkan pada pemeliharaan ekosistem dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Salah satunya melalui penanaman 1.000 pohon di kawasan sempadan Sungai Rokan, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan sungai sekaligus memperkuat fungsi ekologis lingkungan.


Di sisi lain, kesiapsiagaan terhadap karhutla terus diperkuat melalui pemantauan wilayah rawan, kesiapan sarana dan personel pemadam, serta pelibatan masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api (MPA).


Sebagai bagian dari PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Eka Dura Indonesia terus mengedepankan kepatuhan, keberlanjutan, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam menjalankan aktivitas perkebunannya.


Predikat “Sangat Taat” yang diraih pada 2026 pun menjadi momentum bagi PT EDI untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.


Bagi PT Eka Dura Indonesia, keberlanjutan pada akhirnya bukan hanya tentang menjaga produktivitas perusahaan, tetapi juga tentang memastikan lingkungan tetap terpelihara, ketentuan dijalankan dengan baik, dan hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional terus tumbuh secara harmonis."****





LIPUTAN ROHUL       :     AC
EDITOR                        :    REDAKSI 
Bupati Asmar Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT RI ke-81

Bupati Asmar Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT RI ke-81





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (17/8/2026).


Upacara berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang, dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, ASN, TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, serta peserta upacara lainnya.


Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali dipercaya membacakan Teks Proklamasi. Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada AKP Edi Junaidi, SH., sedangkan Komandan Upacara yakni Iptu Rasoki Simatupang.


Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Ipda Dongan Marulita Manalu. Adapun pembawa baki adalah Nur Syafina dari SMAN 1 Rangsang, pengerek bendera Nazmi Khairul Azam dari MAN 1 Tebing Tinggi, dan pembentang bendera Wiki Hidayat dari SMKN 1 Tebing Tinggi.


Dalam amanatnya, Bupati H. Asmar mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat perjuangan sekaligus meneruskan cita-cita para pahlawan.


Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Bupati Asmar mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk menyatukan tekad dan langkah dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.


“Peringatan kemerdekaan ini bukan hanya seremoni atau perayaan tahunan. Kemerdekaan adalah amanah besar yang harus kita isi dengan kerja nyata, pengabdian dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asmar.


Menurutnya, kemerdekaan harus dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pelosok dan pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Pahlawan bangsa telah mewariskan sebuah negara yang merdeka. Tugas kita hari ini adalah memastikan kemerdekaan tersebut benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, melalui pembangunan, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.


Bupati Asmar juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


“Indonesia yang adil adalah Indonesia yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga untuk tumbuh, belajar, bekerja dan mencapai cita-cita. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” katanya.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan, baik di kawasan perkotaan maupun desa-desa. Pembangunan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat.


“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih keras, melayani masyarakat dengan lebih baik dan memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Dari Kepulauan Meranti, kita ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tambahnya.


Berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya, rangkaian upacara HUT ke-81 RI di Kepulauan Meranti juga diisi dengan penyerahan remisi umum secara simbolis kepada narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan Lapas Selatpanjang.


Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati H. Asmar didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., di lapangan upacara.


Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat yang tersebar di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Rangsang Pesisir.


Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap keberadaan masyarakat hukum adat sekaligus menjaga kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas Kepulauan Meranti.


Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berhasil menjalankan tugas dengan baik dan sukses mengibarkan Sang Merah Putih.


Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa 81 tahun kemerdekaan Indonesia bukan sekadar catatan sejarah, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, pelayanan serta kerja nyata.


Bupati Asmar berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi energi bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang semakin maju, sejahtera, mandiri dan berkeadilan.


“Mari kita isi kemerdekaan dengan persatuan, kerja keras dan pengabdian. Bersama-sama kita wujudkan Meranti yang lebih maju, masyarakat yang sejahtera dan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya."****





LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Jalan Sehat BUMDes Alai Selatan Meriahkan Semarak HUT Kemerdekaan RI

Jalan Sehat BUMDes Alai Selatan Meriahkan Semarak HUT Kemerdekaan RI






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Suasana semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Desa Alai Selatan. BUMDes Alai Selatan bersama pemerintah desa menggelar kegiatan jalan sehat yang diikuti antusias oleh berbagai elemen masyarakat, Minggu (16/8/2026).


Warga dari berbagai kalangan tampak berbondong-bondong mengikuti kegiatan tersebut. Jalan sehat dimulai dari Tugu Selamat Datang Alai Selatan, kemudian peserta berjalan melewati kawasan MDA dan melanjutkan perjalanan menuju Balai Kesenian Dusun Kapas.


Kegiatan tersebut mengusung semangat kebersamaan dengan pesan bahwa keberadaan BUMDes tidak hanya berkaitan dengan pengembangan ekonomi desa, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk mendorong pola hidup sehat dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan pemerintah desa.


Direktur BUMDes Alai Selatan, Syamsul Bahari, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Desa Alai Selatan, Masnor, serta Ketua Kios Sasa, Ahmad Munazer. Turut hadir pula Humas ASWIN Kepulauan Meranti, Miswan, MP.


Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam sehat serta kuis dan tanya jawab yang melibatkan anak-anak dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).


Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta. Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut diberikan oleh Pemerintah Desa Alai Selatan, BUMDes, serta pihak sponsor, termasuk Kios Sasa.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI sekaligus mendorong semangat hidup sehat dan kebersamaan di lingkungan desa.


Dengan mengusung semangat “Jalan sehat bersama BUMDes: sehat raganya, kuat ekonomi desanya,” kegiatan diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme positif dari masyarakat Desa Alai Selatan."****





LIPUTAN       :     MP
EDITOR          :     REDAKSI