Sabtu, 23 Mei 2026

Dirut PLN Cuma Minta Maaf Tanpa Memberi Jaminan Kapan Listrik Pulih,  Pulau Sumatera Masih Gelap Gulita

Dirut PLN Cuma Minta Maaf Tanpa Memberi Jaminan Kapan Listrik Pulih, Pulau Sumatera Masih Gelap Gulita





KabarPesisirNews.Com
MEDAN SUMUT,    -
Memasuki hari kedua, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Sumatera belum juga pulih secara normal. Karena faktanya, hingga Sabtu malam (23/5/2026), Blackout masih terjadi dari Aceh sampai Lampung. Ironisnya, keresahan masyarakat hanya diganjar sebatas permintaan maaf oleh Dirut PLN Darmawan Prasodjo.


Pantauan di lapangan, salah satu wilayah yang terdampak pemadaman listrik total adalah Kota Medan. Meski sejak pagi hingga siang tadi listrik sempat menyala, namun menjelang malam listrik kembali padam.


"Masyarakat seperti kena prank oleh PLN. Sempat nyala satu dua jam, tapi kembali padam malam ini sampai sekarang," sungut Abdul, warga Jalan Megawati, Medan Area.


Akibat situasi tersebut, masyarakat pun dibuat panik. Alhasil, karena kebingungangan tak bisa beraktivitas atau beristirahat di rumah, banyak masyarakat memilih keluar rumah hingga kondisi lalu lintas menjadi padat.


"Ya saya keluar rumah terpaksa karena panas, mau tidur gak bisa. Gitu juga dengan masyarakat yang keluar malam-malam gini, pasti karena mau cari angin karena kepanasan di rumah akibat listrik padam," sebutnya.


Kata Abdul, situasi di Kota Medan yang gelap gulita semakin diperparah dengan isu kelangkaan BBM. Masyarakat yang panik akhirnya rela mengantre berjam-jam mengisi bahan bakar kendaraannya karena khawatir tidak kebagian.


"Makanya macet dimana-mana. Semua pom bensin yang saya datangi, semua penuh antrean panjang kendaraan. Alasan mereka, karena takut kehabisan BBM," ujarnya.


Sementara itu, listrik di Kota Jambi dan sebagain Pekanbaru, Riau yang sempat pulih, pada Sabtu malam ini dilaporkan kembali padam.


"Iya, padam lagi bang. Parah PLN," ujar Ahmad, warga Kota Jambi. saat dikonfirmasi melalui saluran telepon. 


Namun yang lebih memprihatinkan, kejadian yang telah memicu keresahan masyarakat ini, hanya dibayar Dirut PLN Darmawan Prasodjo dengan kata maaf. Bahkan dia tak bisa memberi jaminan kapan listrik akan kembali pulih secara normal.


"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat imbas pemadaman total atau blackout sistem kelistrikan di wilayah Sumatera. Gangguan tersebut berawal dari masalah pada transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu oleh faktor cuaca ekstrem," ucapnya dalam preskon di Jakarta.


Dirut PLN Didesak Mundur


Merespons peristiwa ini, Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) sekalian Ketua Umum PP IWO Teuku Yudhistira mengatakan, bahwa sangat tidak setimpal peristiwa blackout Sumatera hanya diganjar dengan kata maaf.


"Harusnya Dirut PLN sadar diri. Selain diberi sanksi sosial, dia harusnya punya beban moral atas peristiwa pemadaman total ini. Idealnya Darmawan Prasodjo harus mundur. Apalagi kasus blackout di Sumatera ini sudah berulangkali terjadi," tegas Yudhistira. 


Menurut Yudhis, Darmawan Prasodjo harusnya menunjukkan sikap ksatria dengan memilih mundur dari jabatannya sebagai konsekuensi atas kegagalannya menghadirkan listrik andal bagi masyarakat yang notabene pelanggan.


"Dan kami harap Presiden bisa mengambil langkah taktis, segera memecat Darmo dan menggantinya dengan sosok yang lebih berkompeten dalam mengendalikan PLN. Bukan terus mempercayakan kepada orang yang saya nilai saya untuk memperkaya diri selama menduduki jabatan Dirut," kecamnya.


Lebih jauh, kata Yudhis, tidak berlebihan dia mengomentari hal tersebut. Buktinya, Darmo itu masuk PLN tahun 2020 dengan diawali jadi Wadirut. Kekayaannya masih  14 miliar.


"Tahun 2021 dia diangkat jadi Dirut, kekayaan kemudian naik signifikan. Dan kini setelah hampir 6 tahun menjabat, kekayaannya sudah tembus 110 miliar rupiah. Fantastis kan," bebernya 


Di sisi lain, jebolan Magister Komunikasi ibu berharap Presiden Prabowo jangan diam saja atas peristiwa yang kini membuat rakyatnya di Sumatera resah.


"Harusnya Presiden ikut memberi pernyataan, berempati atas kejadian yang dialami rakyatnya. Sekaligus, Presiden jangan diam saja menyikapi kinerja Dirur PLN. Harusnya atas kejadian ini, Presiden bisa langsung memecat Darmo, ganti dengan yang lebih kompeten. Bukan malah mempertahankannya," pungkasnya."****





LIPUTAN          :     RED
EDITOR             :    REDAKSI 
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan PKH Dikelola Perusahaan Luar Tanpa Libatkan Masyarakat

Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan PKH Dikelola Perusahaan Luar Tanpa Libatkan Masyarakat






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU RIAU,    -
Penetapan kerja sama operasional (KSO) oleh PT Agrinas terhadap kebun kelapa sawit sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) eks PT Pasirmas Giriraya di Desa Pondok Gelugur, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus menuai sorotan masyarakat.


Tokoh muda sekaligus putra daerah Pondok Gelugur, Rudi Wallker Purba, menyayangkan keputusan PT Agrinas yang menunjuk pihak luar, yakni PT Sumber Artareksa Mulya , sebagai pengelola lahan sawit seluas lebih kurang 54 hektare tersebut.


Menurut Rudi, lahan sitaan negara itu seharusnya diprioritaskan untuk dikelola oleh masyarakat atau kelompok desa agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.


“Kami berharap PT Agrinas mempertimbangkan kembali keputusan ini. Lahan tersebut sebaiknya dikelola masyarakat desa demi meningkatkan ekonomi warga sekitar,” ujar Rudi.


Ia menilai kondisi Desa Pondok Gelugur saat ini sudah semakin sempit karena dihimpit perusahaan perkebunan dan kawasan transmigrasi, sehingga masyarakat kesulitan mencari sumber penghasilan.


“Desa kami tidak begitu luas. Sebagian besar wilayah sudah dikelilingi perusahaan dan kawasan transmigrasi. Kalau lahan ini juga dikelola pihak luar, masyarakat mau mencari penghidupan ke mana lagi,” katanya.


Rudi juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada warga sekitar yang dipekerjakan di lokasi tersebut. Ia menyebut tenaga kerja justru didatangkan dari luar daerah.


“Tak satu pun warga setempat bisa bekerja di situ. Bahkan pihak PT Reksa membawa tenaga kerja dari luar,” ungkapnya kepada wartawan.Sabtu (23/05)


Sementara itu, Yogi Tarigan yang mengaku sebagai pihak dari PT Reksa membenarkan bahwa lahan eks sitaan PKH tersebut memang dikelola oleh perusahaan mereka. Ia juga menyebut hasil produksi sawit di lokasi itu mencapai sekitar 40 hingga 50 ton per bulan.


Namun di tengah polemik tersebut, muncul dugaan kejanggalan terkait pihak yang sebenarnya mengelola lahan tersebut. Salah seorang centeng di lokasi sempat menyebut bahwa pengelolaan kebun dikendalikan oleh Arsadi  yang diketahui merupakan anggota DPRD Inhu.


Akan tetapi, saat dikonfirmasi awak media, Arsadi membantah keterlibatannya dalam pengelolaan lahan tersebut.


" itu punya kawan saya di Pekanbaru, cuman Dia minta bantu operasional saja suruh Carikan orang ungkapnya.


Perbedaan keterangan itu memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. 


Warga berharap pemerintah dan aparat terkait dapat membuka secara transparan siapa pihak yang sebenarnya mengelola lahan sitaan negara tersebut agar tidak menimbulkan dugaan adanya kepentingan oknum tertentu.


“Jangan sampai lahan sitaan negara ini justru hanya menguntungkan oknum-oknum nakal, sementara masyarakat desa tidak mendapatkan manfaat apa pun,” kata Rudi


Masyarakat Pondok Gelugur pun berharap Presiden Prabowo Subianto dapat turun tangan dan memperhatikan aspirasi warga agar lahan tersebut diserahkan kepada masyarakat lokal demi menunjang perekonomian desa.


Hingga berita ini diterbitkan, pimpinan dari pihak PT Reksa belum berhasil dikonfirmasi."****







LIPUTAN        :    TIM RED
EDITOR           :    REDAKSI 
Blackout Berulang Sejak 2024 Bentuk Kejahatan Kemanusiaan, Pecat dan Tangkap Dirut PLN Darmawan Prasodjo!

Blackout Berulang Sejak 2024 Bentuk Kejahatan Kemanusiaan, Pecat dan Tangkap Dirut PLN Darmawan Prasodjo!






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     -
Blackout atau pemadaman listrik secara total yang terjadi pada Jumat malam (22/5/2026) mulai pukul 18.44 WIB, terus meluas. Tidak hanya di Pulau Sumatera meliputi Aceh hingga Lampung, berdasarkan informasi, blackout juga melanda sebagian wilayah Jiwa Timur hingga Sulawesi.


Menanggapi hal ini, Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Re-LUN) sekaligus Ketua Umum PP ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudhistira mengatakan, sejak 2024, blackout sepertinya sepertinya sudah menjadi budaya yang dipertontonkan PT PLN (Persero) sejak tahun 2024.


"Karena faktanya, untuk di Pulau Sumatera saja sepertinya sudah berulang kali terjadi. Catatan kami, sudah lebih dari 3 kali pemadaman listrik total atau blackout terjadi," tegas Yudhistira saat dihubungi via telepon malam Jumat malam.


Selain Sumatera, lanjutnya, pada bulan lalu, DKI Jakarta sebagai jantung Nusantara, juga tercatat dua kali mengalami blackout.


"Belum lagi Pulau Bali, juga sudah pernah mengalami blackout. Tapi anehnya, pihak PLN tidak pernah jujur membuka secara transparan apa penyebab peristiwa ini terus berulang," kecamnya.


Padahal, lanjut Yudhistira, dampak dari pemadaman listrik total ini jelas telah melumpuhkan aktivitas masyarakat.


"Kalau saya menilai, (blackout) ini bagian dari kejahatan kemanusiaan, sekaligus bentuk kegagalan manajemen PLN dalam menjalankan amanah rakyat," ujarnya.


"Karena itu, Presiden harus segera memecat Dirut PLN Darmawan Prasodjo yang sudah menjabat hampir 6 tahun. Kami juga mendesak Polri dan Kejaksaan Agung turun tangan untuk menangkap Darmawan Prasodjo, karena kami menilai pemadaman listrik ini juga kejadian luar biasa yang harus diusut tuntas," imbuh Yudhis.


Lebih jauh Yudhistira mengatakan, narasi kondisi PLN yang tidak baik-baik saja yang bocor ke publik beberapa hari lalu, benar adanya.


"Saya meyakini bahwa kondisi PLN memang sedang kritis. Apalagi di dalam narasi juga disebut PLN merugi hingga Rp4,3 Triliun dan ada wacana akan ada pemadaman listrik bergilir karena kondisi keuangan yang memprihatinkan, ditambah lagi dengan lonjakan nilai tukar dollar atas rupiah dan hutang yang terus menggunung," pungkasnya. 


Sementara itu, berdasarkan data yang beredar luas, kawasan yang terdampak paling parah yakni
 

- Sumatera Utara meliputi seluruh Medan, Deli Serdang, Binjai, Tebing Tinggi, Langkat, Karo, Simalungun, Pematang Siantar, Asahan, Labuhan Batu, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan/Tengah/Utara, Sibolga, Nias


- Sumatera Barat meliputi Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pasaman dan sebagian Pesisir Selatan


- Riau: Pekanbaru, Kampar, Bangkinang, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Dumai (sebagian)


- Kepulauan Riau: Batam, Tanjung Pinang, Bintan (sebagian)


- Jambi: Kota Jambi, Muaro Jambi, Bungo, Kerinci, Sarolangun, Merangin yang menjadi sumber gangguan utama.


- Sumatera Selatan: Palembang, Ogan Ilir, Muara Enim, Lahat, Prabumulih, Banyuasin (sebagian)


- Bengkulu: Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, Rejang Lebong


- Lampung: Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Tulang Bawang, Way Kanan (sebagian)


- Aceh: Hanya Aceh Tengah & Bener Meriah (padam terjadwal besok), sisanya nyala normal 
 

Sebagai penyebab diketahui akibat gangguan besar di Jalur Transmisi 275kV Sungai Rumbai – Muara Bungo (Jambi), merembet ke seluruh jaringan Sumatera .


Di samping itu pula, pemadaman juga menjalar hingga ke Gresik, Jawa Timur dan 
toli-toli Utara di Provinsi Sulawesi Tengah."****





LIPUTAN         :    RED
EDITOR            :    REDAKSI 
Kodim 0314/Inhil Tempah Mental dan Disiplin Anggota Pramuka Lewat KKRI 2026

Kodim 0314/Inhil Tempah Mental dan Disiplin Anggota Pramuka Lewat KKRI 2026







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,   -
Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester I Tahun 2026 yang digelar di Makodim 0314/Inhil, Sabtu (23/5/2026).


Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi tingkat SLTA sederajat dari berbagai gugus depan di Kabupaten Inhil. Selama dua hari, para peserta akan menerima materi teori dan praktik yang diberikan langsung oleh para instruktur.


Kegiatan KKRI dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. Turut hadir Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Sekda Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., Kasdim 0314/Inhil, para perwira Kodim 0314/Inhil, serta para pembina dan instruktur Pramuka.


Dalam sambutannya, Dandim 0314/Inhil menyampaikan bahwa kegiatan KKRI bukan sekadar agenda berkumpul atau berkemah biasa, melainkan sarana strategis dalam pemberdayaan wilayah pertahanan sekaligus wadah pembinaan generasi muda agar memiliki karakter tangguh.


“Melalui latihan ini, kita ingin menanamkan jiwa korsa, disiplin tinggi, dan rasa cinta tanah air yang mendalam kepada para peserta,” ujar Dandim.


Ia menegaskan, tantangan bangsa ke depan akan semakin kompleks sehingga generasi muda harus membekali diri dengan mental juang yang kokoh, integritas, serta budi pekerti luhur agar mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.


Dandim juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan momentum kegiatan tersebut untuk belajar bekerja sama, mengembangkan kemampuan diri, serta menyerap seluruh materi kebangsaan dan bela negara yang diberikan instruktur.


“Manfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan disiplin, memperkuat semangat kebersamaan, serta membangun karakter kepemimpinan,” pesannya.


Selain itu, Dandim meminta para instruktur memberikan pembinaan terbaik dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.


Ia berharap para instruktur dapat membimbing peserta dengan penuh dedikasi sehingga tujuan pelaksanaan KKRI dapat tercapai secara maksimal."****






LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Dari Pengamanan ke Pertanian, Polsek Sungai Batang Aktif Dampingi Petani Tanam Jagung

Dari Pengamanan ke Pertanian, Polsek Sungai Batang Aktif Dampingi Petani Tanam Jagung






KabarPesisirNews.Com
SUNGAI BATANG INHIL RIAU,    -
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Sungai Batang terus menunjukkan dukungannya terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung bersama Kelompok Tani Mekar di Parit H. Tilo, Kelurahan Benteng, Kecamatan Sungai Batang, Sabtu (23/5/2026).


Kegiatan penanaman jagung Kuartal II itu dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Mekar. Kelompok tani tersebut diketuai Jamaluddin bersama lima orang anggota yang selama ini aktif mengembangkan lahan pertanian di wilayah Kelurahan Benteng.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sungai Batang turun langsung ke lahan dan ikut melakukan penanaman bersama masyarakat. Hadir memimpin kegiatan, PS Kanit Binmas AIPTU Rudi Johandis, S.H bersama PS Kanit Samapta AIPTU Rio Wisudo serta sejumlah personel Polsek Sungai Batang.


Suasana kebersamaan tampak saat polisi dan para petani bahu-membahu memasukkan bibit jagung ke lubang tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari kelompok tani karena dinilai memberikan motivasi sekaligus semangat dalam meningkatkan produksi pertanian.


AIPTU Rudi Johandis mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.


“Kami ingin petani merasa didampingi. Dari olah lahan sampai tanam, Polsek hadir agar program ketahanan pangan berjalan,” ujar Rudi di sela kegiatan.


Menurutnya, program penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2026.


Penanaman berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan luas lahan mencapai 1,5 hektare, Kelompok Tani Mekar menargetkan hasil panen nantinya dapat membantu meningkatkan ketersediaan jagung lokal di Kecamatan Sungai Batang serta menambah pendapatan para anggota kelompok tani.


Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan “nandur jagung” bersama itu juga menjadi sarana mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Polsek Sungai Batang berharap kolaborasi bersama kelompok tani dapat terus berlanjut sehingga lahan produktif di wilayah Kelurahan Benteng bisa dimanfaatkan secara optimal demi menjaga stabilitas pangan masyarakat."****






LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Polri Hadir untuk Rakyat, Polsek Enok Dorong Warga Tingkatkan Hasil Pertanian Rumahan

Polri Hadir untuk Rakyat, Polsek Enok Dorong Warga Tingkatkan Hasil Pertanian Rumahan






KabarPesisirNews.Com
ENOK INHIL RIAU,    – 
Di tengah upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Enok terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi dan membantu masyarakat hingga ke pelosok desa. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, personel Polri kini hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan lahan pertanian warga tetap produktif demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.


Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, personel Polsek Enok melaksanakan pengecekan tanaman ubi jalar dan serai milik warga di Jalan Gajah Mada, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Senin (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari perjuangan Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai sumber penghasilan tambahan.


Di bawah terik matahari dan medan yang tidak selalu mudah dilalui, Bhabinkamtibmas Desa Suhada, BRIPKA Heru Santoso, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanaman warga. Dengan penuh kepedulian, ia memantau perkembangan tanaman sekaligus berdialog dengan masyarakat mengenai kendala yang dihadapi dalam proses bercocok tanam.


Dari hasil pengecekan, tanaman serai dan ubi jalar milik warga terlihat tumbuh subur dan dalam kondisi baik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa semangat masyarakat, ditambah pendampingan dari personel Polsek Enok, mampu memberikan harapan baru bagi peningkatan ekonomi warga melalui sektor pertanian rumahan.


Tidak hanya melakukan monitoring, BRIPKA Heru Santoso juga memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat agar terus merawat tanaman secara rutin, mulai dari pemupukan, pengairan hingga pengendalian hama. Menurutnya, lahan pekarangan yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus sumber penghasilan bagi keluarga apabila dikelola dengan baik.


“Kami ingin masyarakat semakin semangat memanfaatkan lahan yang ada. Sekecil apa pun hasilnya, jika ditekuni dapat membantu kebutuhan ekonomi keluarga dan mendukung ketahanan pangan,” ujarnya di sela kegiatan.


Kehadiran personel Polsek Enok di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Bagi masyarakat, perhatian dan pendampingan yang diberikan Polri menjadi motivasi tersendiri untuk terus mengembangkan pertanian skala rumah tangga.


Kapolsek Enok, IPTU Parsaulian Simanjuntak, SH, MH, menegaskan bahwa Polri akan terus hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.


“Polri melalui Polsek Enok akan terus berjuang bersama masyarakat. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi penggerak, pendamping, dan penyemangat masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian,” tegas Kapolsek.


Ia berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin kuat sehingga program swasembada pangan nasional dapat tercapai, sekaligus menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera."****







LIPUTAN INHIL         :     SAD
EDITOR                       :     REDAKSI 
Polres Meranti Rangkul Pemuda Desa gogok Lewat Program Jum'at Curhat

Polres Meranti Rangkul Pemuda Desa gogok Lewat Program Jum'at Curhat






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Polres Kepulauan Meranti kembali menggelar program Jum’at Curhat bersama pemuda dan masyarakat Desa Gogok Darussalam di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Kempang Gogok, sekitar Desa Alai, Jumat (22/5/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka, humanis, dan responsif terhadap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kabag Log Polres Kepulauan Meranti, AKP Herry Juana Putra mengatakan, kegiatan Jum’at Curhat menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Meranti mengajak seluruh elemen pemuda untuk berperan aktif sebagai mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Herry.


Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Kepulauan Meranti juga mensosialisasikan layanan pengaduan cepat Polri melalui call center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.


Layanan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melaporkan berbagai kejadian darurat, tindak kriminalitas, maupun gangguan kamtibmas lainnya secara cepat dan tepat.


Selain itu, Polres Kepulauan Meranti turut memperkenalkan program Sabuk Kamtibmas sebagai langkah memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan preventif serta pembinaan wilayah.


Program Sabuk Kamtibmas menitikberatkan pada peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan sambang, edukasi, maupun komunikasi langsung terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan.


AKP Herry berharap, kegiatan Jum’at Curhat dapat terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para pemuda, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


“Kami berharap sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya."****






SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 
LAN Kab Siak Silaturahmi ke Sekda Bersama Ketua Komisi 2 DPRD Siak, Bahas Sinergitas Antar-Dinas dan Instansi dalam P4GN untuk Menciptakan Lingkungan Bersih Narkoba

LAN Kab Siak Silaturahmi ke Sekda Bersama Ketua Komisi 2 DPRD Siak, Bahas Sinergitas Antar-Dinas dan Instansi dalam P4GN untuk Menciptakan Lingkungan Bersih Narkoba






KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,    – 
Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak mempererat hubungan kerja sama melalui pertemuan silaturahmi yang hangat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, H. Mahadar, S.Pd., M.M., serta Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Siak sekaligus Penasehat  LAN Kabupaten Siak, Sujarwo. Pertemuan yang berlangsung santai sambil ngopi dan mengobrol ini menjadi wadah strategis untuk membahas sinergitas antar-dinas dan instansi dalam rangka Pelaksanaan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) demi mewujudkan lingkungan Kabupaten Siak yang bersih dari narkoba.
 

Dalam suasana keakraban, rombongan Satgas LAN Kabupaten Siak diterima langsung oleh H. Mahadar dan Sujarwo. Diskusi berjalan lancar dan mendalam, berfokus pada pentingnya kerja sama yang erat, terpadu, dan berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta seluruh instansi terkait. Meskipun berlangsung santai, setiap poin pembahasan ditujukan untuk merumuskan langkah nyata agar upaya pencegahan, penindakan, dan pemulihan dalam penanganan masalah narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
 

Sekda Kabupaten Siak, H. Mahadar, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif LAN dalam menjaga keamanan dan ketahanan sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa P4GN adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi antar-dinas dan instansi menjadi kunci utama agar setiap program dan kebijakan pemerintah dapat berjalan selaras, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang luas.
 

"Pemerintah daerah sangat mendukung langkah-langkah strategis yang diambil LAN. Kami ingin memastikan bahwa semua pihak, mulai dari dinas terkait, kepolisian, hingga lembaga masyarakat, bergerak dalam satu barisan yang sama. Tujuannya jelas: melindungi generasi muda dan menjaga Siak tetap aman, sehat, serta bebas dari ancaman narkoba," ujar H. Mahadar di tengah perbincangan.
 

Sementara itu, Sujarwo selaku Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Siak dan sekaligus Pendiri LAN Kabupaten Siak menjelaskan bahwa pertemuan ini sengaja dikemas dalam suasana santai agar komunikasi berjalan lebih terbuka dan menyamakan persepsi. Ia menekankan bahwa peran DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga masyarakat seperti LAN harus saling melengkapi dan menguatkan. Komisi 2 DPRD Siak, yang membidangi urusan pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kebutuhan serta program kerja LAN dalam menjalankan tugas mulianya.
 

"Sinergitas antar-dinas dan instansi itu sangat penting. Tidak ada lagi yang bekerja sendiri-sendiri. Mulai dari pencegahan di sekolah, penyuluhan ke masyarakat, hingga penindakan hukum, semuanya harus terhubung satu sama lain. Kami ingin memastikan upaya P4GN di Siak berjalan maksimal, terstruktur, dan berkelanjutan," tegas Sujarwo.
 

Para anggota Satgas LAN Kabupaten Siak yang hadir juga menyampaikan laporan perkembangan kegiatan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Mereka berharap, melalui pertemuan ini, dukungan kebijakan, fasilitas, dan koordinasi antarlembaga semakin kuat, sehingga gerakan menciptakan lingkungan bersih narkoba dapat terwujud di seluruh wilayah Kabupaten Siak.
 

Pertemuan ditutup dengan semangat kerja sama yang semakin kokoh. Seluruh pihak sepakat untuk terus mempererat hubungan, berbagi informasi, dan bergerak bersama dalam rangka menjaga Kabupaten Siak dari bahaya narkotika demi masa depan daerah yang lebih baik."****







LIPUTAN SIAK        :      ANGGA 
EDITOR                     :     REDAKSI 
Sudah 12 Jam Lebih Sumut Blackout, Bukti GM PLN UID Sumut Tidak Bisa Bekerja

Sudah 12 Jam Lebih Sumut Blackout, Bukti GM PLN UID Sumut Tidak Bisa Bekerja







KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Berbagai prestasi terkait sistem kelistrikan yang selalu ditonjolkan PT PLN (Persero) di berbagai media, sepertinya tidak seiring dengan kinerja maksimal. Sebaliknya, listrik andal yang selalu digaungkan, tak lebih hanya karangan bebas demi pencitraan. 


Semua itu terbukti dengan kasus blackout yang melanda Pulau Sumatera sejak Jumat malam (22/5/2026). Meski sudah berlangsung lebih dari 12 jam, pemulihan sistem kelistrikan khususnya di Sumatera Utara hingga Sabtu (23/5/2026), belum juga pulih.


"Ini membuktikan memang General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumut tidak bisa kerja. Buktinya, di tidak mampu menuntaskan krisis listrik yang terjadi," kecam Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira saat dihubungi melalui seluler.


Dengan situasi seperti ini, lanjutnya, pemerintah di bawah Presiden Prabowo harusnya peka dan gercep untuk melakukan penyegaran di tubuh PLN yang sudah terlalu lama dikendalikan Darmawan Prasodjo. 


"Berulang kali saya sudah teriak, pecat Darmawan Prasodjo dan tangkap. Karena kami yakin blackout ini tak terlepas dari banyaknya praktik kotor di PLN. Begitu juga dengan jajarannya, harus segera diganti. Termasuk GM PLN UID Sumut. Ganti, apalagi yang bersangkutan memang jelang purna. Dudukkan pegawai yang berkompeten yang ngerti kerja," tegasnya.


Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) sekaligus Ketua Umum Dewan Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) ini juga menyoroti terkait sosok GM PLN UID Sumut dan pejabat bidang komunikasi yang terkesan alergi dengan media.


"PLN sebagai perusahaan negara, yang memonopoli bisnis sistem kelistrikan dalam negeri, harusnya mampu menempatkan jajarannya yang mampu berinteraksi secara fleksibel kepada masyarakat yang notabene pelanggan mereka. Tapi faktanya kan berbeda, feodalisme memang sangat kental di PLN. Mereka malah seolah memposisikan diri sebagai raja yang tidak sembarangan berinteraksi atau berkomunikasi dengan rakyat. Padahal pelanggan butuh itu, untuk meminta kepastian kapan mereka bisa menikmati listrik secara nyaman, kapan listrik ini menyala normal lagi, bukan pemberitahuan sepihak dan memaksa rakyat menerima begitu saja," tegas Yudhis.


Lebih jauh Yudhistira mengatakan, jika kasus blackout khususnya yang terjadi di Sumut terus dibiarkan dan berulang, Kornas Re-LUN akan mengerahkan massa untuk menggelar aksi besar-besaran ke PLN Pusat dan Sumut.


"Lelah juga rakyat terus menerus dibohongi lewat narasi-narasi palsu. Jika situasi tidak secepatnya pulih, kami akan turun ke jalan menggelar aksi di PLN Pusat dan PLN UID Sumut," pungkasnya."****







LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 

Riau Bhayangkara Run 2026 Makin Pecah! Charly Van Houten hingga Ndarboy Siap Guncang Pekanbaru

Riau Bhayangkara Run 2026 Makin Pecah! Charly Van Houten hingga Ndarboy Siap Guncang Pekanbaru





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Bhayangkara Run (RBR) 2026 dipastikan bakal berlangsung semakin meriah dan penuh kejutan. Tak hanya menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah, event lari terbesar di Sumatera ini juga bakal diramaikan penampilan spesial sederet musisi nasional seperti Charly Van Houten hingga Ndarboy sebagai guest star utama.


Pengumuman kehadiran para bintang tamu tersebut langsung menyita perhatian publik setelah diunggah melalui akun resmi media sosial Riau Bhayangkara Run. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama para pecinta musik yang siap menikmati perpaduan olahraga, hiburan, dan semangat kebersamaan dalam satu panggung besar.


Pelantun lagu-lagu nostalgia Charly Van Houten dipastikan hadir memeriahkan event yang digelar pada 19 Juli 2026 di Lapangan Mapolda Riau, Pekanbaru. Tak hanya itu, penyanyi populer Ndarboy yang dikenal dengan lagu-lagu ambyar dan enerjik juga siap mengguncang suasana dan menghibur ribuan peserta Riau Bhayangkara Run 2026.


Event yang mengusung semangat “Menjaga Alam dan Lawan Karhutla” ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga kampanye besar kepedulian lingkungan dan gerakan bersama melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.


Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi seluruh peserta dengan memadukan sport tourism, hiburan, dan pesan sosial lingkungan.


“Riau Bhayangkara Run 2026 bukan hanya tentang berlari. Kami ingin menghadirkan energi positif, hiburan yang dekat dengan masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak bersama-sama menjaga alam dan melawan karhutla di Provinsi Riau,” ujar Kombes Daniel.


Menurutnya, kehadiran Charly Van Houten dan Ndarboy menjadi daya tarik tambahan yang diyakini mampu meningkatkan antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia.


“Kami ingin peserta datang bukan hanya untuk race, tetapi juga menikmati atmosfer kebersamaan, hiburan, dan pengalaman yang berkesan di Kota Pekanbaru. Ini momentum positif untuk mengangkat sport tourism dan wajah pariwisata Riau,” tambahnya.


Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar disebut telah mendekati 10 ribu pelari. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang hari pelaksanaan. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Riau Bhayangkara Run 2026 diprediksi menjadi salah satu event olahraga terbesar dan paling meriah di Sumatera tahun ini.


Selain menghadirkan kategori 21K Half Marathon, 10K, dan 5K, event ini juga diproyeksikan memberi dampak positif terhadap sektor UMKM, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi masyarakat lokal di Provinsi Riau.


Dengan kombinasi olahraga, hiburan musik nasional, dan kampanye peduli lingkungan, Riau Bhayangkara Run 2026 diyakini bukan sekadar lomba lari biasa. Event ini menjadi panggung kolaborasi besar yang menyatukan semangat hidup sehat, kepedulian terhadap alam, dan hiburan untuk seluruh masyarakat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau."****







SUMBER     :   BIDHUMAS POLDA RIAU
EDITOR       :   REDAKSI 
Bupati Afni Hadir di Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Nelayan Tahun 2026 Yang di Gelar KSOP Tanjung Buton, Satpol Airut dan Puskesmas Mengkapan

Bupati Afni Hadir di Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Nelayan Tahun 2026 Yang di Gelar KSOP Tanjung Buton, Satpol Airut dan Puskesmas Mengkapan




KabarPesisirNews.Com, 
SIAK RIAU,    – 
Bupati Siak, Afni, menghadiri langsung Sosialisasi Keselamatan Pelayaran tahun 2026 yang melibatkan nelayan dan pemilik kapal di Pelabuhan Rakyat Tanjung Pal, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (21/5/2026).


Kegiatan ini merupakan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan otoritas pelabuhan serta pihak kesehatan sebagai wujud nyata langkah strategis dalam memberdayakan dan melindungi masyarakat pesisir yang di inisiatif oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton bersama Satpol Airud Polres Siak, dan Puskesmas Mengkapan. Kegiatan ini di gelar bertujuan untuk memastikan setiap aktivitas pelayaran rakyat sesuai dengan prosedur keselamatan.


Di kegiatan ini, Bupati Siak, Afni didampingi langsung oleh Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo, Camat Sungai Apit, Mukhtasar, dan perwakilan Satpol Airud Polres Siak, Irvan, beserta jajaran TNI.


Bupati Siak Afni mengapresiasi kalaborasi antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjung Buton, Satpol Airud Polres Siak dan Puskesmas Mengkapan dalam memberikan edukasi keselamatan pelayaran bagi masyarakat yang beraktifitas baik di Pelabuhan maupun di laut.


"Alhamdulillah, ditengah kondisi seperti ini banyak keberkahan diberikan kepada masyraakat melalui kerjasama dan kalaborasi berbagai pihak seperti saat ini dimana kita diberi edukasi terkait keselamatan dalam pelayaran kepada masyarakat," Ucap Afni.


Dirinya juga berharap kepada masyarakat untuk bisa mengikuti kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran dengan baik agar baik pemilik kapal maupun pengguna kapal tradisional bisa mendapatakan ilmu terkait pelayaran.


"Kami berharap masyarakat yang mengikuti inu bisa mendengarkan dengan baik arahan-arahan dari komandan yang ada disini, agar menambah ilmu dalam pelayaran kapal tradisional baik untuk pemilik kapal maupun penggunanya dalam hal ini masyarakat. Dan kami berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial saja tetapi terus dilaksanakan agar berdampak baik ditengah masyarakat," Lanjutnya.


Afni menegaskan bahwa rutinitas kegiatan edukasi ini sangat penting agar tidak hanya bersifat seremonial. Edukasi harus berdampak nyata terhadap kebiasaan nelayan dalam melaut.


Sementara itu Coast Guard Kantor Kesyahbandaran Pujo mengatakan, " kegiatan sosialisasi Keselamatan Pelayaran tahun 2026 merupakan komitmen dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjung Buton, Satpol Airud Polres Siak dalam memberikan pengetahuan terkait Pelayaran kepada pemilik kapal dan masyarakat pengguna kapal tradisional ".


"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan edukasi kepada para pemilik kapal bagaimana keselamatan saat pelayaran diperhatikan mulai dari izin, kondisi kapal, muatan yang tidak berlebihan dan selalu mengedepankan keselamatan penumpang, " Ujarnya.


"Keselamatan saat pelayaran diperhatikan mulai dari izin, kondisi kapal, muatan yang tidak berlebihan dan selalu mengedepankan keselamatan penumpang," tambah Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo. 


Pada kegiatan sosialisasi pemberdayaan, perlindungan dan  keselamatan pelayaran dan nelayan ini  Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjung Buton, Satpol Airud Polres Siak juga dilaksanalam pembagian dokumen kapal resmi dan kelengkapan keselamatan berupa baju pelampung serta bantuan sembako untuk membantu kebutuhan harian masyarakat sekitar Pelabuhan Tanjung Pal. Kegiatan ini berlangsung lancar, sangat kondusif dan aman."****







LIPUTAN SIAK         :      RUSTAM
EDITOR                     :      REDAKSI