Minggu, 21 Juni 2026

Bintang Cilik Inhil 2026! Alesha Mikayla Hadid Tampil Memukau dan Raih Mahkota Juara 1 Dara Anak

Bintang Cilik Inhil 2026! Alesha Mikayla Hadid Tampil Memukau dan Raih Mahkota Juara 1 Dara Anak






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN INHIL RIAU,   -
Alesha Mikayla Hadid berhasil meraih gelar Juara 1 Dara Anak pada ajang Pemilihan Bujang & Dara Indragiri Hilir (Inhil) 2026. Prestasi tersebut diumumkan pada malam puncak pemilihan yang berlangsung meriah di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, Jumat (19/6/2026).


Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir itu diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari anak, remaja hingga dewasa. Setelah melalui serangkaian tahapan penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan Alesha Mikayla Hadid sebagai Dara Anak terbaik tahun 2026.


Alesha Mikayla Hadid merupakan siswi Sekolah Kasih Lestari yang lahir pada 10 April 2018. Putri dari pasangan Abyadh Nadhiifun, ST dan Werie Irma Pamasih, SE ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara.


Keberhasilan Alesha tidak diraih secara instan. Selama masa karantina, seluruh finalis mendapatkan pembekalan terkait wawasan budaya, kepariwisataan, etika, serta kemampuan komunikasi sebagai calon duta daerah. Para peserta juga mengikuti sesi advokasi dan tanya jawab di hadapan dewan juri.


Malam final tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dijalani para finalis. Dewan juri yang terdiri dari Ketua Dekranasda Inhil Katerina Susanti Herman, tokoh budaya Riau Ahmadi, Dara Keisya Aurellia, perwakilan Ikatan Bujang Dara Riau Bujang Muhajir Arif, serta profesional tata rias Bang Rijak, melakukan penilaian berdasarkan kemampuan, wawasan, karakter, dan penampilan peserta.


Bupati Indragiri Hilir melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Ghaddafi, dalam sambutan yang dibacakannya menegaskan bahwa gelar Bujang dan Dara bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


"Sebagai Duta Daerah, Ananda sekalian memiliki tanggung jawab untuk menambah kecintaan terhadap warisan budaya, mendukung pariwisata berkelanjutan, dan ikut serta mengembangkan ekonomi kreatif daerah," ujar Muammar Ghaddafi.


Pada kategori Bujang Dara Anak, gelar Bujang diraih oleh Abizar Mauldan, sementara gelar Dara disandang oleh Alesha Mikayla Hadid. Kemenangan tersebut menjadikan Alesha sebagai salah satu duta muda Kabupaten Indragiri Hilir yang diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi seusianya.


Dengan prestasi yang diraihnya, Alesha Mikayla Hadid diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkenalkan budaya daerah, menumbuhkan kecintaan terhadap pariwisata lokal, serta menginspirasi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi sejak usia dini.


Keberhasilan Alesha menjadi Juara 1 Dara Anak Pemilihan Bujang & Dara Inhil 2026 sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Indragiri Hilir. Prestasi tersebut membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk berkembang dan membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir di masa mendatang."****






LIPUTAN INHIL       :    SAD
EDITOR                     :    REDAKSI 
1.000 Peserta Padati Fun Run Road To RBR 2026, Polres Kep. Meranti Peringati Hari Bhayangkara Ke-80

1.000 Peserta Padati Fun Run Road To RBR 2026, Polres Kep. Meranti Peringati Hari Bhayangkara Ke-80





KabarPesisirNews.Cpm
SELATPANJANG RIAU,     -
21    Juni    2026.
Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan Fun Run Road To Riau Bhayangkara Run 2026 dan Olahraga Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan berlangsung Minggu (21/6/2026) pukul 06.00 WIB di Jl. Pramuka, Kel. Selatpanjang Timur, Kec. Tebing Tinggi, dan diikuti lebih kurang 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat.


Fun Run menempuh jarak 8 kilometer. Angka 8 dipilih sebagai simbol Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini diperingati seluruh jajaran Polri. Rute lari ini menjadi representasi perjalanan panjang pengabdian Polri selama 8 dekade dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.


Hadir dalam Kegiatan  :
Wakil Bupati Kep. Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M. mewakili Bupati  
 Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H.  
Wakil Ketua I DPRD Kab. Kep. Meranti Ardiansyah, S.H.,M.Si. mewakili Ketua DPRD,  Kasubsi II Bidang Intelejen Kejari Kep. Meranti Hermawan Agung Widianto, S.H. mewakili Kajari  
Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dangoran,  Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Saiful Basri, S.T.  
Para PJU, Perwira, dan personel Polres Kep. Meranti,  Komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, ASN, TNI, pelaku usaha, dan masyarakat umum


Pembukaan dan apel persiapan peserta  
Pelepasan peserta Fun Run oleh Forkopimda Kab. Kep. Meranti sebagai tanda dimulainya lari 8K  
Sambutan Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H.
   

  Kapolres menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kep. Meranti, Forkopimda, instansi vertikal, perusahaan, komunitas, dan seluruh masyarakat yang hadir. Ia menegaskan Hari Bhayangkara ke-80 adalah momentum refleksi sekaligus mendekatkan Polri kepada masyarakat melalui kegiatan positif dan edukatif.  
   


  “8 kilometer ini simbol perjalanan panjang Polri 8 dekade. Kegiatan ini juga pemanasan menuju Riau Bhayangkara Run 2026 pada 19 Juli 2026 di Pekanbaru. Saya ajak seluruh masyarakat Kep. Meranti ikut berpartisipasi agar semangat olahraga dan jiwa sehat masyarakat pulau kita tunjukkan di tingkat provinsi,” ujarnya.  
   

   Kapolres juga mengajak masyarakat menjaga kamtibmas, menjauhi narkoba, menolak radikalisme dan intoleransi, serta mendukung pembangunan daerah demi masa depan generasi lebih baik.  
Sambutan Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M.
   

    Wabupmengapresiasi Polres Kep. Meranti atas inisiasi kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat masyarakat mencintai olahraga sekaligus memperkuat hubungan harmonis Polri dan masyarakat. 


Menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tapi tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi kita wujudkan Kep. Meranti aman, tertib, dan kondusif untuk pembangunan,” katanya. Wabup menutup sambutan dengan ucapan Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat.


Pembagian Doorprize untuk peserta beruntung  Foto bersama Forkopimda, peserta, dan panitia  Kegiatan selesai pukul 08.00 WIB dilanjutkan kurve gotong royong bersama masyarakat


Road to Riau Bhayangkara Run 2026 Polres Kep. Meranti mengusung tagline _“Run With Purpose, Move Forward With Riau”_. Tujuannya mempromosikan gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta mengampanyekan pelestarian alam dan perlawanan terhadap karhutla. Puncak Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar 19 Juli 2026 di Mapolda Riau, Pekanbaru, dengan kategori 5K, 10K, dan 21K Half Marathon.


Tingginya partisipasi 1.000 peserta menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polres Kep. Meranti dan citra Polri yang humanis, promotif, serta hadir di tengah masyarakat. Fun Run menjadi cooling system efektif untuk memperkuat kedekatan emosional.  
Kehadiran Wakil Bupati, Forkopimda, TNI, dan masyarakat dalam satu kegiatan mencerminkan sinergitas lintas sektoral yang solid. Modal sosial ini strategis bagi Polri menjaga kamtibmas menjelang puncak Hari Bhayangkara dan agenda daerah.  
Pesan kamtibmas Kapolres yang disampaikan lewat olahraga lebih mudah diterima masyarakat. Pendekatan persuasif ini membangun kesadaran kolektif untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung tugas Kepolisian.  


 Antusiasme masyarakat hingga kegiatan selesai menjadi indikator keberhasilan strategi community policing Polres Kep. Meranti, sekaligus momentum meningkatkan partisipasi pada Riau Bhayangkara Run 2026.yang akan di gelar di Mapolda Riau Nantinya."****







LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolsek Sabak Auh Tinjau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita di Siak, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Optimal

Kapolsek Sabak Auh Tinjau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita di Siak, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Optimal






KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh terus mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan melalui pemantauan lahan pertanian jagung pipil yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan baik serta tepat sasaran.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E, memimpin langsung pelaporan kegiatan pemantauan lahan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.


Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh yang ditanami jagung pipil dengan luas kurang lebih 1 hektare. Pemantauan dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas, Aiptu Syarif Adli, S.H., yang turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi tanaman.


Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung diketahui telah berusia sekitar 90 hari dengan sistem tanam semai lubang tanam. Secara umum, pertumbuhan tanaman dinilai cukup baik, namun masih terdapat ketidakteraturan pada sebagian area akibat kontur tanah mineral berpasir yang memengaruhi keseragaman pertumbuhan batang jagung.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E, menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani.


“Polsek Sabak Auh terus berupaya hadir dalam setiap program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Pemantauan ini penting agar kita dapat memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan kendala di lapangan bisa segera diantisipasi,” ujar IPDA Masri Nalzon.


Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan, termasuk berkoordinasi dengan UPTD Pertanian untuk mengatasi kendala teknis di lapangan, seperti kondisi tanah dan pola pertumbuhan tanaman yang tidak merata.


Berdasarkan laporan di lapangan, tanaman jagung pipil saat ini masih dalam tahap perawatan berkala. Pihak pengelola lahan terus melakukan pemeliharaan agar hasil panen nantinya dapat optimal sesuai target program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.


Meski terdapat beberapa kendala pada pertumbuhan tanaman, secara umum kondisi lahan dinilai masih dalam kategori baik dan berpotensi menghasilkan panen yang maksimal apabila perawatan dilakukan secara konsisten.


Kegiatan pemantauan lahan jagung pipil ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Polsek Sabak Auh terhadap program Asta Cita di bidang ketahanan pangan. Dengan adanya keterlibatan langsung aparat kepolisian di lapangan, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan."****






LIPUTAN       :      SAD
EDITOR          :      REDAKSI 
Road to RBR 2026: Kapolda Riau Ajak Berlari Lawan Karhutla dan Jaga Ekosistem

Road to RBR 2026: Kapolda Riau Ajak Berlari Lawan Karhutla dan Jaga Ekosistem





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80 akan segera digelar. Event lari terbesar se-Sumatera ini bukan hanya sekadar berlari, tetapi momentum untuk melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga alam dan ekosistem di Bumi Lancang Kuning.


Dalam agenda Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa setiap derap langkah dalam ajang ini membawa misi besar: menyatukan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi melawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta melestarikan satwa endemik Riau.


Tahun 2026 ini diprediksi menjadi tantangan berat bagi sektor lingkungan. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Riau tengah memasuki siklus cuaca ekstrem 30 tahunan, yang mana fenomena serupa terakhir kali melanda Indonesia pada tahun 1997 silam.


Menyikapi ancaman nyata tersebut, Kapolda Riau mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam menjaga kelestarian alam melalui kampanye positif di Riau Bhayangkara Run.


"Dengan berlari, kita ingin menggaungkan pesan bahwa menjaga alam dan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita satukan langkah dan rapatkan barisan untuk menanamkan upaya kolaboratif. 


Ini adalah langkah untuk mengubah mindset seluruh masyarakat Provinsi Riau agar selalu melindungi alam, menjaga ekosistem, termasuk melindungi satwa liar kita seperti gajah dan harimau Sumatera," kata Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Minggu (21/6/2026).


Ada tiga poin penting yang menjadi fous Polda Riau dalam ajang Road To Riau Bhayangkara Run 2026 ini, Yang pertama adalah mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi melawan karhuta dengan menjadikan ajang olahraga sebagai wadah edukasi agar seluruh lapisan masyarakat, swasta, dan instansi pemerintah siap bergerak bersama melakukan pencegahan dan penanganan dini jika titik api muncul.


Kegiatan ini juga sekaligus menjadi edukasi untuk konservasi satwa di Riau. Pada kesempatan ini, Kapolda turut mengkampanyekan perlindungan terhadap habitat gajah, harimau, dan fauna lainnya di Riau agar terhindar dari dampak kerusakan hutan akibat kebakaran atau perburuan.


Yang menarik, perhelatan Riau Bhayangkara Run tahun ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa dari teman-teman difabel yang ikut bergabung menyemarakkan rute lari. Menanggapi aspirasi mengenai pembuatan kategori khusus difabel, Kapolda Riau memberikan penjelasan sekaligus komitmennya untuk masa depan.


Mengingat keterbatasan waktu persiapan dan perlunya standardisasi jalur atau sarana khusus yang aman bagi pelari disabilitas, kategori khusus tersebut belum bisa diresmikan sepenuhnya pada RBR 2026.


"Bagi rekan-rekan difabel yang sudah mendaftar, silakan ikut berlari bersama-sama kita di rute umum. Nanti akan ada pengawasan saling menjaga dari panitia dan peserta lain karena mereka adalah prioritas. Insya Allah, sarana dan jalur khusus difabel akan kita siapkan matang-matang untuk tahun depan," jelas Kapolda Riau.


Di akhir penyampaiannya, Kapolda Riau mengapresiasi kerja keras tim panitia, termasuk Kombes Pol Manang Soebeti selaku Ketua Panitia RBR 2026, serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Diharapkan, melalui langkah nyata dan doa bersama, Provinsi Riau dapat melewati tahun 2026 ini dengan aman dan bebas dari bencana kabut asap.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi dan seluruh pejabat utama (PJU) Polda Riau. Turut hadir juga Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Nasdem, Cindy Monica Salsabila Setiawan.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke *Layanan Kepolisian 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau."****







SUMBER   :   PRESS RELEASE BIDHUMAS POLDA RIAU 
EDITOR     :   REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun, Dukung Ketahanan Pangan Desa Sungai Simbar

Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun, Dukung Ketahanan Pangan Desa Sungai Simbar





KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    -
Personel Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau melaksanakan langsung proses pemeliharaan tanaman sayur sawi milik Bhabinkamtibmas sendiri di Desa Sungai Simbar, Sabtu, 20 Juni 2026.


Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di samping Pos Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simbar, Kec. Kateman. Pemeliharaan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Sungai Simbar, Aipda Zulham Efendi, bersama warga Sdra. Andik.


Kapolsek Kateman, KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas perintah langsung sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan daerah.


“Langkah ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat desa,” ujar KOMPOL Bachtiar.


Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zulham Efendi dan Sdra. Andik melakukan perawatan tanaman sawi mulai dari penyiangan, penyiraman, hingga pemupukan. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang turun langsung diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi warga untuk mengembangkan pertanian mandiri di pekarangan.


Warga menyambut baik kegiatan ini dan menilai kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan semangat serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.


Polsek Kateman berkomitmen untuk terus mendorong program ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di wilayah hukumnya."****






LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Wabup Muzamil Hadiri Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Ribuan Peserta Semarakkan HUT Bhayangkara ke-80 di Meranti

Wabup Muzamil Hadiri Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Ribuan Peserta Semarakkan HUT Bhayangkara ke-80 di Meranti







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     –
 Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., menghadiri secara langsung kegiatan Road to Riau Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Kepulauan Meranti di Jalan Pramuka, Selatpanjang, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan insan olahraga. Turut hadir Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, para sponsor, panitia pelaksana, komunitas lari, serta masyarakat umum.


Selain menjadi ajang olahraga bersama, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta, dengan hadiah utama berupa sepeda dan kulkas, serta sejumlah hadiah hiburan lainnya.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.


"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Forkopimda, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta seluruh masyarakat yang telah hadir dan memeriahkan kegiatan ini," ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.


Menurutnya, Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan positif, edukatif, dan membangun kebersamaan.


Ia menjelaskan, para peserta menempuh jarak sekitar 8 kilometer yang memiliki makna khusus sebagai simbol peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026.

"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan menuju Riau Bhayangkara Run 2026 yang akan dilaksanakan pada 19 Juli 2026 di Kota Pekanbaru dan akan mempertemukan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau," jelasnya.


Kapolres pun mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti, termasuk ASN, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta komunitas olahraga untuk turut ambil bagian dalam ajang tersebut.


Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Kepulauan Meranti, atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polres Kepulauan Meranti yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini," kata Muzamil.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.


"Dengan sinergi yang kuat, kita dapat bersama-sama menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif sehingga pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan dengan baik," ujarnya.


Menurut Muzamil, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi dan dukungan masyarakat terhadap Polri perlu terus diperkuat demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.


Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi arahan panitia, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lintasan yang telah ditentukan.


"Selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dicintai masyarakat. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini," tutupnya.


Kegiatan Road to Riau Bhayangkara Run 2026 berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026."****







LIPUTAN       :      RED/NUR
EDITOR          :      REDAKSI 



Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak

Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak






KanarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,      -
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mengajak insan pers, pengelola media online, serta masyarakat untuk semakin mengedepankan prinsip perlindungan anak dalam setiap pemberitaan maupun unggahan di media sosial.


Imbauan tersebut disampaikan Muridi Susandi sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak anak di tengah perkembangan teknologi informasi yang memungkinkan penyebaran foto dan video secara cepat di ruang digital ujar Muridi.Jumat (19-06-2026).


Menurut Muridi, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, termasuk ketika mereka sedang menghadapi persoalan sosial atau melakukan tindakan yang memerlukan pembinaan dan pendampingan dari lingkungan sekitar.


“Dalam situasi apa pun, anak tetap memiliki hak untuk dilindungi. Karena itu, kita perlu bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang melibatkan anak agar tidak menimbulkan dampak yang dapat memengaruhi masa depan mereka,” ujar Muridi.


Ia mengaku baru-baru ini melihat sebuah video yang viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah anak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diduga sedang mengonsumsi lem kambing. Menurutnya, persoalan tersebut memang perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak, namun penyebaran video yang menampilkan anak-anak secara terbuka bukanlah langkah yang tepat.


“Yang perlu menjadi fokus adalah bagaimana anak-anak tersebut mendapatkan pendampingan, pembinaan, dan penanganan yang tepat. Bukan justru identitas mereka disebarluaskan dan menjadi konsumsi publik. Anak-anak tersebut tetap harus dilindungi karena mereka memiliki masa depan yang panjang,” katanya.


Ia menjelaskan bahwa Dewan Pers telah menetapkan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak yang menjadi acuan bagi media dalam menyajikan informasi, termasuk kewajiban menjaga kerahasiaan identitas anak yang berhadapan dengan hukum maupun anak yang berada dalam kondisi rentan.


Menurutnya, publikasi yang menampilkan wajah, nama, alamat, sekolah, atau identitas lain yang dapat mengarah pada pengenalan seorang anak sebaiknya dihindari. Apabila informasi tersebut memiliki nilai edukasi dan kepentingan publik, identitas anak tetap perlu disamarkan sesuai ketentuan yang berlaku.


Muridi menambahkan, perlindungan identitas anak juga telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), serta sejumlah ketentuan lain yang berkaitan dengan hak privasi dan perlindungan anak.


“Tujuan kita tentu bukan untuk menutupi persoalan yang terjadi, melainkan memastikan bahwa penanganan terhadap anak dilakukan dengan pendekatan yang tepat, sehingga mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan memperbaiki diri tanpa harus menghadapi stigma yang berkepanjangan,” ujarnya.


Ia menilai penyebaran identitas anak secara luas dapat menimbulkan berbagai konsekuensi sosial dan psikologis, mulai dari perundungan di lingkungan sekitar maupun di dunia digital, hingga terganggunya proses pendidikan dan perkembangan mental anak.


Karena itu, Muridi mengimbau masyarakat agar mengutamakan langkah-langkah yang lebih konstruktif ketika menemukan anak yang terlibat dalam perilaku berisiko atau membutuhkan perhatian khusus.


“Jika menemukan anak yang terlibat dalam penyalahgunaan zat adiktif atau persoalan sosial lainnya, alangkah baiknya tidak langsung mendokumentasikan dan menyebarkannya ke media sosial. Akan lebih bermanfaat jika informasi tersebut disampaikan kepada orang tua, perangkat lingkungan, tokoh masyarakat, Dinas Sosial, lembaga perlindungan anak, atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan dan pendampingan yang tepat,” tuturnya.


PW-IWO Riau berharap seluruh media online di Provinsi Riau senantiasa berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak, sehingga fungsi pers sebagai sarana informasi dan edukasi dapat berjalan secara profesional sekaligus tetap menghormati hak-hak anak.


“Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Dengan mengedepankan empati, kehati-hatian, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, kita dapat menciptakan ruang digital yang lebih aman dan ramah bagi anak-anak,” tutup Muridi."****







LIPUTAN         :     SAD
EDITOR            :     REDAKSI 
Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG - 
Jajaran Polsek Tebing Tinggi berhasil mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua terduga pelaku, masing-masing seorang pria dewasa berinisial S (21) dan seorang anak yang berhadapan dengan hukum berinisial A (15).


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP JA Lubis, SH, mengatakan perkara tersebut terungkap setelah pihak keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana yang dialami anak mereka ke Polsek Tebing Tinggi.


Saat ini kasus tersebut ditangani berdasarkan ketentuan Pasal 414 ayat (2) dan Pasal 473 ayat (2) huruf b KUHP juncto Pasal 20 huruf c serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.


"Begitu laporan diterima, kami langsung melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, dan melakukan pencarian terhadap para terduga pelaku. Dalam waktu singkat, keduanya berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata AKP JA Lubis kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026).


Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan tindak pidana tersebut terjadi pada 16 dan 17 Juni 2026 di dua lokasi berbeda yang berada di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Korban yang masih berusia 14 tahun diduga mengalami perbuatan asusila yang dilakukan oleh para terduga pelaku.


Polisi menjelaskan, peristiwa pertama diduga terjadi pada malam hari di kawasan Desa Tanjung Gadai. Kemudian sehari berselang, salah seorang terduga pelaku kembali diduga melakukan perbuatan serupa di sebuah rumah yang berada di wilayah Desa Teluk Buntal.


Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga korban merasa curiga karena korban pulang hingga larut malam. Setelah dilakukan komunikasi dengan keluarga, korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya. Mendapatkan informasi tersebut, pihak keluarga segera melapor ke kepolisian agar perkara dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Tim yang dipimpin IPDA Sapta Anwar, SH berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Gadai dan perangkat desa setempat untuk melacak keberadaan para terduga pelaku.


Proses pencarian dilakukan dengan cepat meskipun lokasi yang dituju cukup jauh dan harus ditempuh melalui jalur perairan. Berkat kerja sama antara kepolisian dan pemerintah desa, kedua terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.


"Tim berhasil mengamankan kedua terduga pelaku di wilayah Desa Tanjung Gadai. Setelah itu mereka dibawa ke Polsek Tebing Tinggi bersama korban dan sejumlah barang bukti guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," jelas Kapolsek.


Selain memeriksa saksi-saksi, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian dan barang lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang sedang ditangani.


Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), serta menyiapkan pelimpahan berkas perkara sesuai prosedur yang berlaku.


AKP JA Lubis menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap korban selama proses hukum berlangsung. Ia juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


"Korban dalam perkara ini masih berstatus anak sehingga seluruh proses penanganannya dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak. Kami juga memperhatikan ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap salah satu terduga pelaku yang masih di bawah umur," tegasnya.


Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Peran orang tua dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun kejahatan seksual terhadap anak.


Kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyidikan. Kepolisian memastikan seluruh proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan perlindungan hak-hak anak dan asas praduga tak bersalah."****







SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 

Sabtu, 20 Juni 2026

Karimun,GENERASI ANTI NARKOTIKA NASIONAL (GANN)KAB.KARIMUN.

Karimun,GENERASI ANTI NARKOTIKA NASIONAL (GANN)KAB.KARIMUN.





KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,    -
Jumat   19  Juni    2026.
DPC GANN mengelar acara penyuluhan dan Solisiasi bahayanya narkoba dilingkungan SMPN 3 meral kab.karimun.acara tersebut diawali pukul 9.00wib.pertama-tama acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya.


dan selanjutnya langsung dibuka kata Sambutan Oleh Ketua DPC GANN Karimun Bapak Antoni beliau menyampaikan poin penting kepada murid-murid siswa siswi dikalangan SMPN 3 meral.dalam hal penyampai beliau bagi murid2 siswa siswi maunya berhati2 dalam pergaulan sehari-hari baik disekolah mau pun diluar sekolah.


Adanya saat ini narkoba semakin gencarnya diwilayah kab.karimun.jangan sampai kita terjebak dilingkaran narkoba karna pengedar mau pun bandar tidak pandang bulu baik itu orang tua dewasa mau pun anak-anak tegas antoni.


ia berharap dengan adanya acara perdana penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba dilingkungan sekolah SMPN 3 meral ini kedepanya akan terus berkomitmen untuk membuat kegiataan2 yang positif penyuluhan dan Solisiasi kesekolah SMP mau pun SMA.


Kami selaku pengurus DPC GANN Karimun mohon dan dukunganya bapak2 ibuk2 agar dpt dapat mendukung program penyuluhan dan Solisiasi ini kedepanya berjalan dengan lancar .


dan saya berharap kepada pihak masyarakat mau pun pemerintah kab.karimun mari bersama2 jaga kesatuan dan persatuan bangsa terhadap narkoba dan jaga keluarga dan lingkungan jauhi narkoba demi masa depan anak2 dan generasi penerus bangsa.ada penyampaian berikut oleh pihak pemerintahan yang diwakili kepala dinas berberdayaan perempuan perlindungan anak ibuk HJ.YELI S.E.M.M. Sekanjutnya  


Penyampaian LEMBAGA ADAT MELAYU KEPRI.kab.karimun yg diwakili seketaris LAM BPK OKI S.S....turut hadir narasumber dari pihak polres Karimun yang diwakili bapak IPDA.KONGRES TARIGAN,S.H..,M.H. yang mana beliau menerangkan sdetil2nya tentang pencegahan dan penyalahan guna narkoba kepada murid2 siswa siswi smpn 3 meral Karimun.


Kami selaku pengurus GANN Karimun banyak2 mengucapkan ribuan terimakasih atas kehadiran dan dukungan dalam acara penyuluhan dan Solisiasi terhadap bahayanya narkoba dilingkungan SMPN 3 meral kab.karimun.dan tidak lupa juga kepada pihak sekolah yang Sudi mempersiapkan fasiltas sekolah demi kelancaran acara ini."****







LIPUTAN KARIMUN      :    SA
EDITOR                            :    REDAKSI 
Penutupan Lomba Lacak Kamtibmas di Pelabuhan Tembilahan Meriah, Wujud Kedekatan Polri dan Warga

Penutupan Lomba Lacak Kamtibmas di Pelabuhan Tembilahan Meriah, Wujud Kedekatan Polri dan Warga





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN INHIL RIAU,     -
Inhil -Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan menggelar kegiatan penutupan Perlombaan Lacak Kamtibmas dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis samapi Jumat (19/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.


Kegiatan penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan IPDA Parna Simarmata, S.H., Ketua Pelaksana Muhammad Sukirno, Ketua TKBM Gemilang Jaya Pelabuhan Pelindo Tembilahan Syafii, serta jajaran personel Polsek seperti Kanit Binmas AIPTU Antoni Lubis, Kanit Reskrim AIPTU Anggia Susanto, S.H., Kanit Provos AIPDA Riko Nurhidayat, S.H., Banit Intelkam BRIGPOL Maulana Sehvy, serta para peserta lomba lainnya.


Acara penutupan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa, kemudian pertandingan final Lacak Kamtibmas sebagai puncak perlombaan. Setelah itu, panitia menyampaikan laporan kegiatan, disusul sambutan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh panitia pelaksana.


Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan IPDA Parna Simarmata dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Pelabuhan Tembilahan.


Selain itu, lomba ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas, kejujuran, serta persaingan sehat antar peserta dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi Polri yang Presisi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan berharap dapat meningkatkan citra positif dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kemitraan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pelabuhan.


Seluruh rangkaian kegiatan penutupan lomba berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026."****






LIPUTAN INHIL       :    SAD
EDITOR                     :    REDAKSI 
Polsek Merbau Panen Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polsek Merbau Panen Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau bersama Kelompok Tani Desa Bagan Melibur dan personel Polsek Merbau melaksanakan panen jagung pipil sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., yang menegaskan komitmen jajaran Polsek Merbau dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.



"Kami melaksanakan panen jagung pipil ini sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Polsek Merbau siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produksi pangan," ujar AKP Jimmy Andre.


Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong terwujudnya kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia juga berharap kegiatan budidaya jagung yang dilakukan kelompok tani dapat terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan daerah maupun nasional.


"Kami berharap kegiatan panen jagung pipil ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Polsek Merbau akan terus mendukung penuh kegiatan para kelompok tani dalam mewujudkan program ketahanan dan swasembada pangan nasional," tambahnya.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Merbau tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama masyarakat dan kelompok tani setempat."****






SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI