Selasa, 28 Juli 2026

Hari Mangrove Sedunia 2026Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Hari Mangrove Sedunia 2026Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Upaya Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., memimpin kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (28/7/2026).


Selain itu, Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., Danramil 06 Merbau Kapten Arh. Rikman Sinaga, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Roly Irvan, S.H., M.H., Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti IPTU Abdul Roni, S.H., jajaran manajemen PT ITA, Kepala Desa Lukit Jumilan, Ketua Pelaksana Kegiatan Syakirin, Forum Kelompok Mangrove se-Kecamatan Merbau, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Merbau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Ketua Pelaksana, sambutan Kapolres Kepulauan Meranti, sambutan Camat Merbau, dilanjutkan penanaman bibit mangrove secara simbolis, foto bersama, dan penutupan.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menegaskan bahwa pelestarian mangrove merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus menjadi benteng alami terhadap ancaman abrasi, gelombang tinggi, dan dampak perubahan iklim.


"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi menjadi komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. Mangrove memiliki manfaat besar, mulai dari melindungi garis pantai, menjadi habitat berbagai biota laut, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama," ujar Kapolres.


Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan, kelompok pemerhati mangrove, dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung kegiatan penghijauan tersebut.


Menurut Kapolres, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.


" Tentunya Kegiatan penanaman mangrove di Desa Lukit ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir Kecamatan Merbau yang selama ini berpotensi mengalami abrasi akibat gelombang laut. Dengan semakin banyaknya kawasan yang ditanami mangrove, diharapkan perlindungan terhadap garis pantai dapat semakin optimal," Jelas Kapolres Ke Sepuluh Di Meranti.


Sekedar Informasi, Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Aksi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui langkah-langkah nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan."****






SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :     REDAKSI 
Polres Karimun Apresiasi Langkah LMB, Kapolres Siap Mediasi Kasus Dugaan Penghinaan Bupati di Medsos

Polres Karimun Apresiasi Langkah LMB, Kapolres Siap Mediasi Kasus Dugaan Penghinaan Bupati di Medsos






KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,     – 
Polres Karimun menerima secara resmi Surat Pernyataan Sikap dari Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri Karimun terkait beredarnya unggahan di media sosial yang diduga menghina Bupati Karimun. Penyerahan dilakukan di Kantor Polres Karimun, Selasa (28/7/2026).


Surat tersebut diterima langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K, M.Si. Turut mendampingi, Wakapolres Kompol Heri Sujati, S.H., M.H, Kabagops AKP Andri Yusri, S.H, Kasatintel AKP Andri Warman, S.H, dan Kasipropam AKP Rizal, S.H.


Ketua DPW LMB Kepri Karimun, Dato' Panglima Sulung Khaidir, yang menyerahkan surat didampingi Sekretaris Bambang Sugianto, S.H, Timbalan Kanan Abd. Sahab, Timbalan Kiri Didang Syarifudin, serta jajaran pengurus LMB lainnya.


Dalam audiensi tersebut, LMB menyampaikan tuntutan agar pemilik akun yang diduga "Fajar" tidak hanya meminta maaf secara pribadi, tetapi juga melalui media sosial.


Kami meminta kepada yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka lewat media sosial juga. Jangan hanya pribadi. Karena penghinaan itu terjadi di ruang publik, maka permintaan maafnya juga harus di ruang publik,”_ tegas Khaidir.


Menanggapi hal itu, Kapolres Karimun *AKBP Yunita Stevani* mengapresiasi langkah konstitusional yang ditempuh LMB. 


_“Kami mengapresiasi langkah LMB yang menempuh jalur konstitusional dalam menyikapi persoalan ini. Untuk menindaklanjutinya, kami akan memediasi pihak-pihak terkait agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,”_ ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan surat pernyataan sikap tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


LMB berharap proses mediasi dan penegakan hukum ini dapat memberikan efek jera, serta menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial."****






EDITOR          :      REDAKSI 

Perempuan Bangsa Kepri Siap Jadi Pelopor Relawan Kebajikan Pancasila

Perempuan Bangsa Kepri Siap Jadi Pelopor Relawan Kebajikan Pancasila




KabarPesisirNnews.Com
BATAM KEPRI,     - 
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan siap menjadi pelopor Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Diskusi Relawan Kebajikan Pancasila yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia di Kota Batam, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan tersebut dibuka oleh Auditor Ahli Utama BPIP RI Agus Salim, S.E., M.M.Si., dan diikuti kader Perempuan Bangsa serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Batam.



Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PKB H. Mafirion, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Ibnu Sina Dr. Mulyadi, S.E., M.M., serta Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Hj. Helmiaty Basri, S.Sos., M.A.P.


Dalam kesempatan itu, Helmiaty Basri menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, khususnya melalui lingkungan keluarga.


Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai penjaga keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.


"Perempuan bukan hanya penjaga keluarga, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebangsaan. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang belajar tentang kejujuran, kasih sayang, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air. Karena itu, Perempuan Bangsa siap menjadi garda terdepan dalam Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila di Kepulauan Riau," ujar Helmiaty.


Ia mengatakan Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila harus mampu hadir sebagai contoh nyata di tengah masyarakat dengan mengedepankan persatuan, toleransi, musyawarah, kepedulian sosial, serta menangkal berbagai ancaman yang dapat memecah belah bangsa seperti hoaks dan ujaran kebencian.


Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PKB H. Mafirion menyebut penguatan nilai-nilai Pancasila bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Ketika perempuan bergerak, keluarga akan kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat akan kokoh. Karena itu, saya meyakini Perempuan Bangsa dapat menjadi motor penggerak Relawan Kebajikan Pancasila yang mampu menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Mafirion.


Ia mengajak kader Perempuan Bangsa untuk terus menjadi agen perubahan yang menghadirkan nilai kemanusiaan, persatuan, keadilan, dan gotong royong melalui berbagai aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.


Diskusi tersebut berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Sejumlah gagasan dibahas, mulai dari penguatan karakter kebangsaan sejak keluarga, peningkatan literasi digital, hingga upaya membangun masyarakat yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.


Melalui kegiatan ini, DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPIP dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila.


Perempuan Bangsa Kepri meyakini penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari keluarga, diperkuat melalui lingkungan masyarakat, dan diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan persatuan, kepedulian, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."****





LIPUTAN         :      SANDI 
EDITOR            :      REDAKSI 
Bupati Asmar Dorong Kemudahan Layanan Pensiun ASN melalui Sinergi dengan BRK Syariah

Bupati Asmar Dorong Kemudahan Layanan Pensiun ASN melalui Sinergi dengan BRK Syariah




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada aparatur sipil negara (ASN), termasuk saat memasuki masa purnatugas. Komitmen itu ditegaskan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar saat menghadiri ramah tamah BRK Syariah Selatpanjang bersama nasabah ASN pra pensiun dan purnabakti di Halaman RTH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti para ASN pra pensiun, purnabakti, jajaran BRK Syariah, serta pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.


Bupati Asmar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para ASN yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat dan pembangunan daerah.


"Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah bentuk perhatian dan penghargaan kepada para ASN yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, waktu, bahkan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan membangun daerah," ujarnya.


Menurut Asmar, pengabdian seorang ASN tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun. Pengalaman, keteladanan, dan pemikiran para purnabakti tetap menjadi aset berharga bagi daerah.


Ia juga mengapresiasi komitmen BRK Syariah yang memberikan kemudahan bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun, termasuk membantu proses pengurusan ketaspenan.


"Ini merupakan kemudahan yang sangat berarti bagi ASN yang akan memasuki masa purnatugas," katanya.


Asmar berharap BRK Syariah terus menghadirkan inovasi layanan bagi pensiunan, mulai dari pembayaran pensiun, pembiayaan yang sehat, hingga edukasi pengelolaan keuangan agar masa pensiun dapat dijalani dengan lebih tenang dan sejahtera.


Lebih lanjut, ia menegaskan Pemkab Kepulauan Meranti akan terus memperkuat sinergi dengan BRK Syariah sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati juga mengimbau ASN yang memasuki masa pensiun agar tetap memanfaatkan layanan BRK Syariah, termasuk menyalurkan gaji pensiun melalui bank daerah tersebut.


"Saya berharap ke depan gaji pensiun para ASN di Kabupaten Kepulauan Meranti tetap disalurkan melalui BRK Syariah. Hal ini akan semakin memperkuat peran bank daerah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian daerah," ungkapnya.


Di akhir sambutan, Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah menyelesaikan masa baktinya serta berharap silaturahmi antara pemerintah daerah, BRK Syariah, ASN, dan para purnabakti terus terjalin dengan baik.


Turut hadir mewakili Direksi BRK Syariah Pusat Pimpinan Divisi Konsumer Isyadi Syukri, Sekretaris Daerah Sudandri Jauzah, Staf Ahli Bupati Suardi, Kepala BKPSDM Bakharudin, Sekretaris BKPSDM Rodiah, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Direktur BRK Syariah Selatpanjang, serta para nasabah ASN pra pensiun dan PNS purnabakti."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Senin, 27 Juli 2026

Wabup Muzamil Bahas Penegasan Batas Wilayah Kepulauan Meranti, Kemendagri Beri Arahan Pengusulan Hak DBH

Wabup Muzamil Bahas Penegasan Batas Wilayah Kepulauan Meranti, Kemendagri Beri Arahan Pengusulan Hak DBH






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI guna membahas penegasan batas wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang berdampak terhadap hak daerah atas Dana Bagi Hasil (DBH).


Audiensi yang berlangsung di Kantor Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Jakarta, pada Senin (27/7/2026) tersebut, diterima langsung oleh Direktur Toponimi dan Batas Daerah, Raziras Rahmadillah, S.STP., M.A., serta Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama, Dr. Elfin Elyas, S.Sos., M.Si.


Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperjuangkan kepastian batas wilayah sebagai daerah kepulauan yang secara geografis berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Pelalawan melalui wilayah laut.


Hingga saat ini, belum adanya penegasan batas wilayah yang mengakomodasi karakteristik Kepulauan Meranti menyebabkan daerah belum memperoleh hak Dana Bagi Hasil sebagaimana daerah lain yang berbatasan secara administratif.


Muzamil menjelaskan, penegasan batas wilayah menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan hak fiskal daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, penghitungan batas wilayah laut antardaerah dapat dilakukan sejauh 4 mil laut dari garis pantai dengan prinsip garis tengah (median line) apabila terdapat daerah yang saling berbatasan.


Sementara itu, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mengatur pembagian Dana Bagi Hasil kepada daerah penghasil maupun daerah yang berbatasan.


Namun, sebagai daerah kepulauan yang tidak memiliki batas darat dengan kabupaten lain, Kabupaten Kepulauan Meranti belum memperoleh manfaat Dana Bagi Hasil sebagaimana yang diamanatkan dalam regulasi tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti meminta arahan dan dukungan Kemendagri agar karakteristik daerah kepulauan dapat menjadi pertimbangan dalam penegasan batas wilayah administrasi.


“Kami hadir untuk meminta arahan dari Kemendagri terkait penegasan batas wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang berdampak terhadap hak daerah atas Dana Bagi Hasil. Kepulauan Meranti merupakan daerah kepulauan yang seluruh batas wilayahnya berada di laut. Tentunya kami berharap daerah kami memperoleh perlakuan yang sama dalam mendapatkan hak-hak fiskal daerah sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Muzamil.


Dalam audiensi tersebut, Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elfin Elyas, menjelaskan bahwa frasa “berbatasan laut” dalam regulasi masih dapat menjadi ruang pengkajian lebih lanjut.


Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki peluang untuk mengusulkan penegasan batas wilayah melalui Gubernur Riau kepada pemerintah pusat dengan melengkapi argumentasi hukum serta kajian yang komprehensif.


Selain itu, pemerintah daerah juga perlu menyiapkan kajian dampak yang ditimbulkan apabila Kabupaten Kepulauan Meranti tidak memperoleh hak Dana Bagi Hasil, baik terhadap kapasitas fiskal daerah, pembangunan wilayah kepulauan, maupun kesejahteraan masyarakat.


“Frasa ‘berbatasan laut’ dapat menjadi dasar pengkajian lebih lanjut. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menyampaikan usulan melalui Gubernur Riau dengan dilengkapi argumentasi yang kuat serta kajian dampak yang komprehensif sehingga menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam melakukan pembahasan lebih lanjut,” jelas Elfin.


Sementara itu, Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri, Raziras Rahmadillah, menegaskan bahwa Kemendagri siap memberikan pendampingan dan memfasilitasi usulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sepanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Menurutnya, karakteristik daerah kepulauan menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam proses penegasan batas wilayah.


Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri yang telah memberikan solusi dan langkah konkret yang dapat ditempuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan arahan yang sangat jelas dari Kemendagri. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti siap menindaklanjuti seluruh masukan yang diberikan, mulai dari pengusulan melalui Pemerintah Provinsi Riau hingga penyusunan kajian dampak yang menjadi dasar penguatan usulan tersebut,” kata Muzamil.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk segera menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar proses pengusulan dapat segera dilakukan.


Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan tersebut, diharapkan pembahasan mengenai hak Dana Bagi Hasil Kabupaten Kepulauan Meranti dapat dilanjutkan bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri.


“Kami optimistis, dengan dukungan dan arahan dari Kemendagri, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki peluang yang besar untuk memperoleh haknya atas Dana Bagi Hasil. Ini merupakan perjuangan untuk kepentingan masyarakat Kepulauan Meranti dan demi percepatan pembangunan daerah ke depan,” tutup Muzamil.


Turut mendampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti dalam audiensi tersebut, Kepala Bagian Perbatasan Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Gilang Wana Wijaya Cendickia, S.STP., M.Si., serta pejabat fungsional Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Kepulauan Meranti, Robert Saputra.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap langkah ini menjadi awal yang baik dalam mewujudkan kepastian batas wilayah sekaligus pemenuhan hak daerah atas Dana Bagi Hasil, sehingga mampu meningkatkan kapasitas fiskal daerah dan mendukung percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti."****






EDITOR          :      REDAKSI 
PD IWO INHIL Silaturahmi ke Polres Inhil, Bahas Tangkal Hoaks, Jaga Kamtibmas, dan Gaungkan Green Policing

PD IWO INHIL Silaturahmi ke Polres Inhil, Bahas Tangkal Hoaks, Jaga Kamtibmas, dan Gaungkan Green Policing







KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,     - 
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Inhil, Senin (27/7/2026) sore.


Rombongan IWO Inhil diterima langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Intelkam Polres Inhil AKP Jamaluddin, S.H., M.H., di ruang kerja Kapolres Inhil, Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan.


Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB tersebut turut dihadiri Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Riau Muridi Susandi bersama sejumlah pengurus IWO lainnya.


Silaturahmi tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergi antara insan pers dan kepolisian, khususnya dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu atau hoaks di ruang digital, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mendukung penyampaian informasi terkait program kepolisian.


Salah satu hal yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut yakni peran media dalam menyosialisasikan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebagai langkah kepolisian dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengajak masyarakat menjaga kelestarian alam.


Ketua PD IWO Inhil menyampaikan, wartawan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat, termasuk mendukung program-program positif pemerintah dan kepolisian.


"Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami siap bersinergi dalam menyampaikan informasi yang positif, termasuk program Green Policing agar semakin dikenal masyarakat," ujarnya.


Ia mengatakan, perkembangan teknologi informasi membuat arus informasi semakin cepat sehingga wartawan dituntut mengedepankan verifikasi, profesionalitas, serta kode etik jurnalistik.


"Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, kami ingin ikut menciptakan ruang informasi yang sehat serta membantu menangkal penyebaran berita hoaks yang dapat mengganggu Kamtibmas," tambahnya.


Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menyambut baik kunjungan silaturahmi jajaran IWO Inhil tersebut.


Kapolres mengatakan, media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, memberikan edukasi publik, serta mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


"Kami mengapresiasi silaturahmi dari rekan-rekan IWO Inhil. Media memiliki peran penting dalam membantu Polri menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," kata AKBP Donny.


Ia mengajak insan pers untuk bersama-sama menangkal penyebaran berita hoaks serta menyampaikan informasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.


"Kami berharap kerja sama dan komunikasi yang baik ini terus ditingkatkan. Mari bersama-sama memberikan informasi yang positif, berimbang, dan bertanggung jawab demi menjaga Kamtibmas di Kabupaten Indragiri Hilir," ungkapnya.


Kapolres juga menyampaikan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menyosialisasikan program Green Policing yang menjadi salah satu upaya kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam.


"Program-program positif seperti Green Policing perlu diketahui masyarakat luas. Peran media sangat penting dalam membantu menyampaikan pesan-pesan tersebut," tuturnya.


Kapolres turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dengan memastikan kebenaran setiap informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya.


Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara IWO Inhil dan Polres Inhil dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, menjaga Kamtibmas, serta mendukung program kepolisian di Kabupaten Indragiri Hilir."****






SUMBER     :      PD IWO INHIL 
EDITOR       :      REDAKSI 
IWKM Silaturahmi Dengan Kapolsek Merbau Jalin Sinergi Antara Polri Dan Insan Pers.

IWKM Silaturahmi Dengan Kapolsek Merbau Jalin Sinergi Antara Polri Dan Insan Pers.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,-
Ikatan Wartawan Kecamatan Merbau (IWKM) menggelar silaturahmi dengan Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd  kegiatan tersebut berlangsung di salah satu kedai kopi yang terletak di Jalan Ahmad Yani, kelurahan Teluk Belitung, Senin 27 Juli 2026.


Dalam pertemuan yang berlangsung akrab saat itu, Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara,S.Pd didampingi beberapa personilnya berharap agar sinergi antara Polri dan insan pers dapat terus terjaga, dan terjalin dengan baik.


Silaturahmi ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan insan Pers dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Merbau.


Dalam pertemuan tersebut dibahas terkait sinergi media dan kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta berharap bagai mana kondusifitas di wilayah Kecamatan Merbau, harap orang nomor satu yang memimpin satuan Polsek Merbau itu.


"Menurutnya, Wartawan adalah ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat bisa memperoleh informasi yang benar dan akurat," ujar Kapolsek Merbau.


Sementara, Ketua ikatan  wartawan Kecamatan Merbau (IWKM) Ali Sanip dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan dan mengapresiasi kepada  Kapolsek Merbau, karena sudi meruang kan waktu dan menyambut baik silaturahmi dari kami.


Ia menyebut pertemuan ini penting buat kami, untuk membangun komunikasi yang baik antara Polri dan media di Kecamatan Merbau, paparnya.


"Kami dari IWKM siap mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat," ujarnya.


Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama ramah tamah, antara Kapolsek Merbau dengan pengurus dan anggota IWKM."****







PENULIS      :        ALI SANIP 
EDITOR         :       REDAKSI
LMB Kepri Karimun Akan Serahkan Naskah Pernyataan Sikap kepada Kapolres Terkait Unggahan di Medsos yang Menghina Bupati Karimun

LMB Kepri Karimun Akan Serahkan Naskah Pernyataan Sikap kepada Kapolres Terkait Unggahan di Medsos yang Menghina Bupati Karimun






KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,     – 
Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri Karimun mendatangi Polres Karimun, Senin (27/7/2026), untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait beredarnya unggahan di media sosial yang dinilai menghina Bupati Karimun.


Rombongan dipimpin langsung Ketua DPW LMB Kepri Karimun, Dato' Panglima Sulung Khaidir, dan didampingi Sekretaris Bambang Sugianto, S.H., Timbalan Kanan Abd. Sahab, Timbalan Kiri Didang Syarifudin, serta sejumlah pengurus lainnya.


Sebelum menuju Mapolres, rombongan terlebih dahulu minum kopi dan sarapan di Kedai Kopi Kongsi,  sambil berkoordinasi dengan Kasat Intelkam Polres Karimun, AKP Andri Warman, S.H. 


Dalam koordinasi itu, pengurus LMB menyampaikan maksud untuk bertemu Kapolres, yakni menyerahkan pernyataan sikap terkait beredarnya unggahan di media sosial yang dinilai menghina Bupati Karimun.


Mendapat informasi tersebut, AKP Andri Warman, S.H. yang dikenal low profile ini menjambangi  rombongan LMB di Kedai Kopi Kongsi
 Dalam suasana santai, pengurus LMB menyampaikan maksud untuk bertemu Kapolres guna menyerahkan naskah pernyataan sikap resmi organisasi.


Pada kesempatan itu, AKP Andri Warman mengapresiasi langkah LMB yang menempuh jalur konstitusional dalam menyikapi persoalan tersebut.


"Dikarenakan surat pernyataan sikap akan disampaikan langsung kepada Kapolres, maka kami akan menyampaikan terlebih dahulu maksud dan tujuan dari LMB Kepri Karimun. Terkait jadwal pertemuan dengan Kapolres akan kami konfirmasikan lebih lanjut kepada LMB," ujar AKP Andri.


Dalam koordinasi tersebut, Dato' Panglima Sulung Khaidir menyampaikan bahwa kehadiran LMB adalah untuk menjaga marwah pemimpin daerah serta ketertiban di ruang publik, termasuk media sosial.


Kami datang untuk menyampaikan sikap resmi LMB. Kami mengecam segala bentuk penghinaan, ujaran kebencian, dan pencemaran nama baik terhadap Bupati Karimun di media sosial. Ini bukan soal pribadi, tapi soal marwah lembaga dan masyarakat Karimun," imbuhnya."****


Ia menambahkan, "Boleh kritik, tapi kritik yang membangun. Jangan sampai karena emosi di medsos, akhirnya merusak persatuan. Mari kita jaga Karimun ini tetap sejuk, aman dan bermartabat."


"Pernyataan sikap yang akan kami sampaikan kepada Kapolres adalah bentuk kepedulian LMB terhadap daerah," tutup Dato' Panglima Sulung Khaidir."****






EDITOR         :      REDAKSI 
Memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT. BEP Kembali Berkomitmen Tanan 500 Bibit Mangrove

Memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT. BEP Kembali Berkomitmen Tanan 500 Bibit Mangrove




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      -
Memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, PT Bintang Energi Pratama (BEP) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 500 bibit mangrove di kawasan Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Haji, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin 27 Juli 2026


Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Bintang Energi Pratama, bersama Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Haji Desa Mayang Sari, dan Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Merambai, Kelurahan Teluk Belitung. Penanaman mangrove ini menjadi bagian dari program pelestarian lingkungan yang secara konsisten dijalankan perusahaan.


Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) PT Bintang Energi Pratama, Zaitul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.


"Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian PT Bintang Energi Pratama dalam menjaga serta melestarikan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam mencegah abrasi pantai, menjaga habitat biota pesisir, maupun meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove," ujar Zaitul.


Ia menjelaskan, program penanaman mangrove telah menjadi agenda tahunan perusahaan sejak 2024. Hingga 2026, PT BEP telah menanam sekitar 1.500 bibit mangrove di sejumlah kawasan pesisir yang berada di wilayah operasional perusahaan.


Sementara itu, Ketua Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Haji, Hendri Awang, mengapresiasi dukungan dan kepedulian PT Bintang Energi Pratama yang secara konsisten berkolaborasi dalam upaya pelestarian mangrove.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bintang Energi Pratama yang terus mendukung kegiatan konservasi mangrove. Kolaborasi seperti ini sangat berarti dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjadi contoh bahwa pelestarian alam membutuhkan peran bersama antara perusahaan dan masyarakat," ungkap Hendri.


Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Merambai Teluk Belitung, Zulfahren SIP, beserta anggota Kelompok Konservasi Mangrove Sungai Haji dan perwakilan PT Bintang Energi Pratama yang bergotong royong menanam bibit mangrove di kawasan konservasi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perusahaan, kelompok konservasi, dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir, penyerap emisi karbon, serta habitat berbagai jenis biota yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bagi masyarakat Kepulauan Meranti."****






PENULIS        :      ALI SANIP 
EDITOR          :      REDAKSI
Respons Cepat Aspirasi Warga, Bupati Asmar Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia Demi Tekan Biaya Perjalanan

Respons Cepat Aspirasi Warga, Bupati Asmar Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia Demi Tekan Biaya Perjalanan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kemudahan akses keberangkatan ke Malaysia. Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin rapat koordinasi bersama Kantor Imigrasi, KSOP, Pelindo, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mencari solusi atas tingginya biaya perjalanan yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya masyarakat Kecamatan Rangsang.


Rapat koordinasi berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Meranti, Senin (27/7/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang Dendi Surya Agung Nugraha, Kepala KSOP Selatpanjang Derita Di Prasetyo, Manager Operasional Pelindo Selatpanjang Bruri Sumantri, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Kominfotik Sukri, Kepala Dinas Perhubungan Fahri, Kabag Hukum Setda, serta sejumlah pejabat terkait.


Pertemuan itu difokuskan untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat Meranti yang bekerja maupun bepergian ke Malaysia, terutama persoalan akses transportasi dan tingginya biaya keberangkatan.


Bupati Asmar menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan solusi yang berpihak kepada masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan hukum dan aspek keselamatan.


«"Kita ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat Meranti yang ingin berangkat ke Malaysia, namun tetap sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Asmar.»


Selama ini, masyarakat dari Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, harus terlebih dahulu menuju Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia. Kondisi tersebut menyebabkan biaya perjalanan membengkak karena sebagian warga harus menginap satu malam sebelum keberangkatan.


Menjawab persoalan itu, rapat membahas sejumlah alternatif solusi. Salah satunya adalah mendorong kapal internasional yang berangkat dari Selatpanjang menuju Malaysia agar dapat singgah di Tanjung Samak untuk mengangkut penumpang. Selain itu, pemerintah juga mengusulkan penambahan armada serta pengaturan jadwal keberangkatan agar masyarakat dari Rangsang dan wilayah sekitarnya memiliki akses transportasi yang lebih efisien.


Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang, Dendi Surya Agung Nugraha, menyatakan pihaknya siap mendukung upaya pemerintah daerah dengan memberikan pelayanan keimigrasian yang optimal demi kemudahan masyarakat.


Senada dengan itu, Kepala KSOP Selatpanjang, Derita Di Prasetyo, mengatakan pihaknya akan mengkaji berbagai kemungkinan agar masyarakat Tanjung Samak dapat berangkat langsung ke Malaysia tanpa harus melalui Pelabuhan Tanjung Harapan. Menurutnya, skema tersebut masih memerlukan koordinasi lintas instansi sebelum dapat direalisasikan.


Selain solusi jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga terus memperjuangkan peningkatan status dan pelayanan pelabuhan di wilayah Rangsang. Usulan pengembangan pelabuhan internasional di kawasan tersebut telah diajukan dan saat ini masih menunggu proses perizinan dari pemerintah pusat.


Apabila terealisasi, keberadaan pelabuhan internasional di Rangsang diyakini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat menuju Malaysia, tetapi juga memperkuat konektivitas transportasi laut, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.


Dalam rapat tersebut juga dibahas peningkatan fasilitas Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. Manager Operasional Pelindo Selatpanjang, Bruri Sumantri, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan fasilitas, termasuk ruang tunggu penumpang, guna meningkatkan kenyamanan pelayanan.


Peningkatan kualitas pelayanan pelabuhan diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan arus penumpang, serta menghidupkan kembali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di kawasan pelabuhan.


Bupati Asmar menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat mendapat perhatian dan solusi yang konkret.


«"Yang paling penting, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang mudah, aman, dan sesuai aturan," pungkasnya."****








LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan Program Jagung Pipil, Dukung Asta Cita Pemerintah

Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan Program Jagung Pipil, Dukung Asta Cita Pemerintah







KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,     -
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh melakukan pemantauan dan pengecekan lahan pertanian yang disiapkan untuk program penanaman jagung pipil sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah melalui Asta Cita, Senin (26/7/2026).


Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon, S.E., bersama personel Polsek Sabak Auh. Pemeriksaan dilakukan terhadap lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh yang akan digunakan untuk pengembangan tanaman jagung pipil.


Kapolsek Sabak Auh mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses penanaman dimulai. Saat ini, lahan tersebut masih dalam tahap persiapan berupa pembersihan area dengan kondisi kontur tanah mineral.


"Lahan yang akan digunakan untuk penanaman jagung pipil ini menjadi salah satu bagian dari program ketahanan pangan yang mendukung Asta Cita pemerintah," ujar Kapolsek.


Berdasarkan hasil pemantauan, lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan jenis tanaman jagung pipil. Sistem penanaman yang akan diterapkan menggunakan metode semai pada lubang tanam.


Lokasi lahan berada di wilayah Kecamatan Sabak Auh dengan titik koordinat 1°06'51" N 102°06'39.9" E. Estimasi waktu panen masih menunggu perkembangan tanaman setelah proses penanaman dilaksanakan.


Polsek Sabak Auh memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan tersebut agar berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat."****






LIPUTAN        :    SANDI 
EDITOR           :    REDAKSI