Minggu, 16 Agustus 2026

Bupati Asmar Pimpin Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan Kemerdekaan

Bupati Asmar Pimpin Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan Kemerdekaan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar aksi simpatik pembagian bendera Merah Putih secara massal kepada masyarakat, Sabtu (16/8/2026).


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, turun langsung memimpin aksi tersebut dengan membagikan bendera Merah Putih kepada para pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Banglas, Selatpanjang.


Kegiatan itu menjadi bagian dari gerakan untuk membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus menyemarakkan momentum bulan kemerdekaan di tengah masyarakat Kepulauan Meranti.


Pembagian bendera juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah titik strategis. Wakil Bupati Kepulauan Meranti memimpin aksi di kawasan Simpang Pramuka, Jalan Dorak, sedangkan Sekretaris Daerah memimpin kegiatan serupa di Jalan Merdeka, Selatpanjang.


Secara keseluruhan, Pemkab Kepulauan Meranti membagikan sebanyak 1.000 helai bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asmar didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, di antaranya para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Bupati Asmar mengatakan, pembagian bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk bersama-sama menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha, kantor, sekolah, dan lingkungan masing-masing,” ujar Asmar.


Menurutnya, pengibaran bendera Merah Putih menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


“Bendera Merah Putih adalah simbol perjuangan dan persatuan bangsa. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini untuk memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak memandang perbedaan sebagai penghalang dalam membangun daerah. Semangat kemerdekaan, lanjutnya, harus diwujudkan melalui kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.


“Semangat kemerdekaan harus kita teruskan dengan menjaga persatuan, menciptakan suasana yang aman dan kondusif, serta bersama-sama membangun Kepulauan Meranti agar semakin maju dan sejahtera,” kata Asmar.


Melalui gerakan pembagian bendera tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap antusiasme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI semakin meningkat.


Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih secara serentak di lingkungan masing-masing sebagai wujud cinta tanah air sekaligus penghormatan terhadap jasa para pahlawan."****





LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
CAMAT PULAU MERBAU MEMBUKA PIALA BERGILIR TURNAMEN MINISOCER CUP I DI HALAMAN KANTOR CAMAT

CAMAT PULAU MERBAU MEMBUKA PIALA BERGILIR TURNAMEN MINISOCER CUP I DI HALAMAN KANTOR CAMAT






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Lapangan di halaman Kantor Camat Pulau Merbau, Sabtu (15/8/2026), menjadi tempat anak-anak sekolah dasar (SD) dari berbagai desa menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Turnamen Minisoccer Cup I Tingkat Kecamatan Pulau Merbau Tahun 2026 resmi dimulai dengan memperebutkan Piala Bergilir Camat Pulau Merbau.


Kompetisi yang digelar Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H. Turnamen ini tidak hanya diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat olahraga, membangun kepercayaan diri dan belajar bekerja sama dalam sebuah tim.


Suasana pertandingan sejak awal diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda. Mereka dituntut untuk mampu mengendalikan emosi, menghormati lawan dan bermain sesuai aturan, sehingga kompetisi tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga membentuk karakter positif.


Camat Pulau Merbau Hermansyah mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan terhadap perkembangan olahraga dan potensi anak-anak di wilayahnya.


"Turnamen ini kita laksanakan sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga. Kita ingin mereka punya kesempatan untuk bermain, berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sejak usia dini," ujar Hermansyah.


Ia berharap para peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, pengalaman bertanding, membangun kekompakan dan menghormati sesama pemain merupakan bagian penting yang harus dibawa pulang oleh setiap peserta.


"Saya berharap seluruh anak-anak dapat menikmati pertandingan ini. Bertandinglah dengan semangat, tetapi tetap junjung tinggi sportivitas dan fair play. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa belajar dan menjadi lebih baik," katanya.


Hermansyah juga mengajak para orang tua, pelatih dan masyarakat untuk memberikan dukungan secara positif kepada anak-anak selama kompetisi berlangsung. Dukungan tersebut dinilai penting agar pertandingan tetap menjadi ruang yang aman, sehat dan menyenangkan bagi para pemain usia sekolah dasar.


"Kita ingin kegiatan ini menjadi awal untuk menemukan bibit-bibit olahraga dari Pulau Merbau. Kalau dibina dengan baik dan diberikan kesempatan, bukan tidak mungkin nantinya ada anak-anak kita yang bisa membawa nama Pulau Merbau dan Kepulauan Meranti di tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.


Turnamen ini diikuti klub perwakilan desa dengan ketentuan satu desa satu klub. Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan 10 pemain, yang terdiri dari tujuh pemain inti dan tiga pemain cadangan.


Yang menarik, pendaftaran peserta tidak dipungut biaya. Panitia juga menetapkan sejumlah aturan untuk memastikan pertandingan berlangsung tertib, termasuk kewajiban seluruh tim menjunjung tinggi sportivitas dan prinsip fair play.


Ketua Pelaksana yang juga Kasi Trantib Kantor Camat Pulau Merbau, Sahrol, S.Si., mengatakan seluruh ketentuan telah disiapkan agar kompetisi berjalan lancar sekaligus memberikan kesempatan yang sama kepada klub-klub desa untuk menunjukkan kemampuan.


"Peserta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, yaitu satu desa satu klub dengan jumlah 10 pemain, terdiri dari tujuh pemain inti dan tiga cadangan. Kami berharap seluruh tim dapat menjaga sportivitas, mengikuti aturan dan menciptakan pertandingan yang tertib," kata Sahrol.


Ia menambahkan, keputusan panitia terkait pelaksanaan pertandingan bersifat mutlak dan wajib dihormati seluruh peserta.


Turnamen tersebut memperebutkan Piala Bergilir Camat Pulau Merbau, selain hadiah berupa trofi, uang pembinaan dan sertifikat. Hadiah tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk memberikan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.


Pembukaan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kepulauan Meranti Dapil IV Suzami, perwakilan Kapolsek Tebing Tinggi Barat melalui Kanit Binmas Suharyadi, para kepala desa se-Kecamatan Pulau Merbau, jajaran UPT Kecamatan Pulau Merbau, serta masyarakat.


Kehadiran masyarakat dan para orang tua diharapkan dapat menambah semangat anak-anak yang bertanding. Dukungan dari pinggir lapangan juga menjadi bagian dari atmosfer kompetisi yang diharapkan tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan."****






EDITOR        :     REDAKSI 


Polsek Tebingtinggi lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Budidaya Ikan Nila di Desa Kepau Baru

Polsek Tebingtinggi lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Budidaya Ikan Nila di Desa Kepau Baru






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru, Brigadir Hendri Sudrajat, melaksanakan pengecekan program ketahanan pangan melalui kegiatan P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) berupa budidaya ikan nila milik warga Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.


Pengecekan dilaksanakan di lahan milik Azhari yang berada di Jalan Utama Desa Kepau Baru. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 20 x 30 meter dan dimanfaatkan sebagai kolam budidaya ikan nila.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama pemilik lahan melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi kolam, kebersihan lingkungan, ketersediaan air, serta ketersediaan pakan ikan. Dari hasil pemantauan, terdapat sekitar 5.000 ekor ikan nila yang dibudidayakan.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan masyarakat.


“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kegiatan budidaya pangan masyarakat berjalan dengan baik sekaligus memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan program ketahanan pangan,” ujar pihak kepolisian.


Selain memantau perkembangan budidaya ikan nila, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara petugas kepolisian dengan masyarakat. Pendampingan diharapkan dapat mendorong warga untuk mengembangkan usaha budidaya pangan yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus perekonomian keluarga.


Kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman dan lancar. Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia melalui kegiatan produktif sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan."****





LIPUTAN         :      ALD
EDITOR            :      REDAKSI 
Viral! Berkat Beasiswa Kapolri, Mahasiswa USU Ahli Gizi dan Pengobatan Gratis Raih Puncak, Jelang 17 Agustus Publik Kepo

Viral! Berkat Beasiswa Kapolri, Mahasiswa USU Ahli Gizi dan Pengobatan Gratis Raih Puncak, Jelang 17 Agustus Publik Kepo





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     –
 Sebuah tonggak penting dalam pengembangan literasi akademik dan inovasi berbasis pengalaman empiris tercatat di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), pada Sabtu lalu dengan diadakannya Seminar dan Talkshow Peluncuran serta Bedah Buku Skala Internasional bertajuk “Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia” menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu.


Kisah inspiratif Muhammad Ja’far Hasibuan, mahasiswa S2 Gizi Kesehatan Masyarakat FKM USU, kini semakin viral dan terus diberitakan tiap hari menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Buku berjudul "Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia" yang lahir dari perjuangan anak desa bermodal Rp70.000, dibedah secara internasional di Universitas Indonesia dan kini resmi menjadi referensi akademik dunia. Kabar baiknya, apresiasi pun mulai mengalir dari luar negeri, salah satunya komentar dari pembaca mancanegara yang menyampaikan:
 

"Your book looks interesting! I'd love to introduce it to my reading community."
(Buku Anda tampak sangat menarik! Saya ingin sekali memperkenalkannya kepada komunitas pembaca saya.)
 

Apresiasi hangat dari luar negeri ini semakin membuktikan: kisah perjuangan anak desa kini telah menyentuh hati pembaca hingga ke mancanegara. Semakin mendekati hari kemerdekaan, namanya pun semakin dikenal dan menjadi kebanggaan bersama.


Muhammad Ja’far Hasibuan menyampaikan kepada awak media pada Sabtu (15-08-2026) terkait agenda acara yang dilaksanakan beberapa hari lalu tersebut


“Kegiatan yang diselenggarakan Mega Press Nusantara, Perpurnas, IKAPI, Kemenpora RI tersebut diikuti sekitar 500 peserta secara luring dan 1.500 peserta secara daring. Acara mendapat dukungan resmi dari Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta FKM UI. Pada Launching dan Bedah Buku saya (Muhammad Ja’far Hasibuan), yang seorang berlatarbelakang mahasiswa Semester I Program Studi Magister Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) dengan NIM 257032012, diresmikan atas nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui perwakilan pimpinan Polri,” ungkapnya


“Peluncuran ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sosial dan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” tambah Ja’far


Dalam buku tersebut, Ja’far mengangkat perjalanan hidupnya sebagai anak yatim yang berasal dari desa terpencil di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Ia merantau hanya dengan bekal Rp70.000 dan membiayai pendidikan melalui usaha berjualan roti sambil menempuh kuliah.


Berbagai keterbatasan akses informasi, sumber daya, dan tantangan sosial-ekonomi justru menjadi pijakan dalam melakukan riset lapangan, pengujian laboratorium, uji coba di masyarakat, hingga melahirkan inovasi Biofar SS, yang formulanya tetap dirahasiakan dia bahkan sudah bahak menyembuhkan orang secara gratis dia ahli gizi dan ahli pengobatan gratis sudah ditekuni puluhan tahun. 


Menurut Ja’far, kepercayaan negara melalui Program Beasiswa Kapolri menjadi amanah yang mendorongnya untuk mengembangkan penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Seluruh kompetensi dan wawasan yang saya peroleh selama pendidikan saya arahkan menjadi karya terapan dan inovasi yang teruji secara ilmiah agar dapat diakses oleh masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki keterbatasan pelayanan kesehatan. Dukungan pimpinan institusi dan para dosen menjadi landasan metodologis dan etis dalam setiap proses penelitian,” ujarnya.


Keunggulan utama buku setebal lebih dari 400 halaman ini terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pengalaman hidup penulis dengan berbagai teori ilmiah yang diakui secara internasional. Penyusunannya didukung lebih dari 200 referensi ilmiah lintas disiplin sehingga tidak hanya menjadi buku motivasi, tetapi juga referensi akademik.


“Kerangka teorinya mencakup teori tingkat tinggi (grand range theories) seperti Teori Modal Sosial dan Kapabilitas Manusia, Teori Aksi Terencana, hingga Teori Keadilan Kesehatan dan Determinan Sosial Kesehatan,” ulasnya


Pada tingkat teori menengah (mid-range theories), buku ini mengulas Psikologi Perkembangan, Teori Sistem Ekologi, Post-Traumatic Growth, Resiliensi (Ordinary Magic), Growth Mindset, hingga Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR).


Sementara pada aspek manajemen diterapkan Prinsip Pareto 80/20, Matriks Eisenhower, serta metode RACI dan Work Breakdown Structure (WBS) untuk menjelaskan proses pengembangan inovasi secara sistematis.


Melalui pendekatan tersebut, perjalanan hidup penulis dianalisis secara ilmiah sebagai contoh bagaimana keterbatasan dapat diubah menjadi modal pembangunan karakter, inovasi, dan kontribusi sosial.


Acara dibuka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang diwakili Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Sambutan Kapolri dibacakan oleh Irjen Pol Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.


Dalam sambutannya disampaikan bahwa karya Muhammad Ja’far Hasibuan membuktikan potensi anak bangsa tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh kejujuran, disiplin, ketekunan, serta kepedulian sosial.


Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., menilai buku tersebut memiliki nilai akademik tinggi karena berhasil menghubungkan pengalaman hidup autentik dengan teori-teori mutakhir yang relevan dalam bidang kesehatan masyarakat, inovasi, dan kepemimpinan.


Ia bahkan menyebut karya tersebut telah menjadi bahan diskusi di kalangan profesor serta membuka peluang dan merekomendasikan bagi Muhammad Ja’far Hasibuan untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Harvard University.


Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, menjelaskan bahwa kisah hidup Ja’far dapat dipahami melalui perspektif psikologi perkembangan, resiliensi, dan aktualisasi diri. Menurutnya, kemiskinan, kehilangan ayah, hingga pengalaman berjualan roti bukan sekadar kesulitan hidup, tetapi menjadi proses pembentukan karakter dan ketangguhan.


Guru Besar FKM USU, Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes., menyebut karya tersebut sebagai kebanggaan keluarga, almamater, sekaligus bangsa karena menunjukkan bahwa kerja keras, integritas, dan doa mampu melahirkan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.


Apresiasi juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui perwakilan resminya, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng., yang menetapkan Muhammad Ja’far Hasibuan sebagai Ikon Pemuda Terdaftar Resmi Kemenpora RI.


Selain itu, Perpustakaan Nasional RI menetapkan buku tersebut sebagai salah satu koleksi referensi nasional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi ilmiah, penyerahan buku, dan penandatanganan dokumen referensi.


Melalui pendekatan multidisiplin yang memadukan pengalaman empiris dengan teori ilmiah, buku “Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia” diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.


Muhammad Ja’far Hasibuan adalah penerima Beasiswa Kapolri yang tak henti bersyukur. Ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Ayahanda Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang telah mempercayainya mengenyam pendidikan di Universitas Sumatera Utara. Kepercayaan besar yang diberikan negara ini tidak pernah ia sia-siakan. Segala ilmu yang dipelajari kini ia wujudkan dalam karya dan inovasi, guna dibagikan dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat banyak tersebut."****






LIPUTAN JAKARTA     :    MEGY
EDITOR                          :    REDAKSI 
Wabup Muzamil Cek Posko Karhutla, Ingatkan Ancaman Terbesar Datang dari Manusia

Wabup Muzamil Cek Posko Karhutla, Ingatkan Ancaman Terbesar Datang dari Manusia






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, meninjau Pos Jaga Penanggulangan Bencana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat malam (14/8/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.


Di hadapan petugas, Muzamil mengapresiasi kerja keras seluruh personel dalam menjaga kondisi Kepulauan Meranti tetap terkendali dari ancaman titik api.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih. Sampai hari ini kondisi daerah kita masih dapat dikendalikan. Ini hasil kerja keras seluruh petugas,” ujarnya.


Menurut Muzamil, musim kemarau tidak secara langsung menyebabkan kebakaran. Faktor manusia justru menjadi salah satu ancaman terbesar, terutama melalui aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.


Kondisi tersebut menjadi semakin berisiko di Meranti yang didominasi lahan gambut. Api yang tampak padam di permukaan, kata Muzamil, masih dapat menyala di lapisan bawah tanah sehingga proses pemadaman menjadi lebih sulit.


“Yang perlu kita waspadai adalah faktor manusianya. Jangan sampai ada masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.


Muzamil menyebut Provinsi Riau termasuk enam provinsi prioritas nasional dalam penanganan karhutla karena memiliki kawasan gambut yang rentan terbakar. Lima provinsi lainnya yakni Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.


Ia juga mengingatkan bahwa modifikasi cuaca tidak selalu dapat dilakukan pada musim kemarau karena membutuhkan keberadaan awan yang dapat disemai. Karena itu, pencegahan dan kesadaran masyarakat menjadi langkah utama dalam mengantisipasi karhutla.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjutnya, telah melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Upaya pencegahan juga melibatkan TNI-Polri, lembaga adat, Majelis Ulama Indonesia, sekolah, serta berbagai elemen masyarakat.


“Pencegahan harus kita lakukan bersama. Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” katanya.


Menutup arahannya, Muzamil meminta seluruh personel tetap bekerja maksimal meski menghadapi keterbatasan anggaran.


“Jangan jadikan keterbatasan anggaran mengurangi dedikasi kita. Menyelamatkan kampung dan lahan dari kebakaran adalah amal besar bagi kita semua,” tutur Wabup Kepulauan Meranti itu."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat







KabarPesisirNews.Com
KATEMAN INHIL RIAU,    -
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau digelar di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (15/8/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di kawasan pesisir tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung.


Hadir pula perwakilan Pelaksana Tugas Gubernur Riau Job Kurniawan, A.P., M.Si., Deputi Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc., Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau Supartono, S.Hut., M.P., serta Sekretaris Pribadi Menteri Lingkungan Hidup Sri Ambar Kusumawati.


Dari jajaran Polda Riau, hadir Kepala Biro Operasi Kombes Pol Ino Harianto, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Kombes Pol Harissandi, Komandan Satuan Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Pol Akmadi, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan.


Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Inhil juga hadir. Di antaranya Bupati Inhil H. Herman, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna, S.T., M.Si., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Inhil Sugito, dan Kepala Desa Kuala Selat Nurjaya, S.Pd.


Kegiatan tersebut turut diikuti para pejabat terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Kuala Selat.


Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan penanaman mangrove di kawasan seluas 1.500 hektare merupakan bagian dari gagasan besar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Gagasan itu kemudian diterjemahkan dan ditindaklanjuti melalui program pemulihan lingkungan oleh kementerian terkait.


“Saya berkomitmen agar nantinya dapat ditambah lagi sebagai upaya pemulihan lingkungan di wilayah Kuala Selat,” ujar Jumhur.


Menurut Jumhur, program pemulihan lingkungan tersebut juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan hijau atau green jobs bagi masyarakat setempat.


“Dalam pemulihan ini akan tersedia pekerjaan bagi para pekerja hijau, mulai dari menanam bibit hingga merawatnya, dan itu dianggarkan. Setidaknya membutuhkan waktu tiga tahun sampai bibit mangrove tersebut tumbuh kokoh,” katanya.


Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


“Melalui kegiatan ekspedisi ini, Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan perhatian terhadap lingkungan, khususnya kawasan yang terdampak kerusakan,” kata Herry.


Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam menjaga dan memulihkan lingkungan. Menurutnya, perempuan harus mendapat kesempatan untuk terlibat langsung sebagai pekerja hijau.


“Perempuan bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku. Kita perlu memikirkan bersama status dan perlindungan mereka karena bukan tidak mungkin pekerja hijaunya adalah perempuan yang juga menjadi tulang punggung keluarga,” ujar Veronica.


Rocky Gerung turut mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi di wilayah pulau-pulau terluar. Menurutnya, pemulihan kawasan pesisir merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keberlanjutan wilayah Indonesia.


“Alam telah menyediakan tentaranya sendiri, namanya mangrove. Kaki-kaki mangrove lebih kuat daripada kaki-kaki tentara. Kita ingin keamanan dijaga oleh tentara sekaligus diperkuat oleh pulau-pulau terluar,” tutur Rocky.


Kepala Desa Kuala Selat Nurjaya menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan Polda Riau terhadap kondisi lingkungan serta kehidupan masyarakat pesisir. Perhatian tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak abrasi dan kerusakan kebun milik warga.


Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau diisi dengan sejumlah kegiatan, antara lain penanaman 3.600 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Kuala Selat, penyerahan 750 paket sembako dan 10 unit mesin ketinting kepada nelayan, dialog bersama masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial dan lingkungan lainnya.


Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Polri, TNI, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ekosistem pesisir serta melindungi Desa Kuala Selat dari ancaman abrasi."****





LIPUTAN INHIL       :     SANDI 
EDITOR                     :     REDAKSI 
Bupati Asmar Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Forum Keadilan: Ini Bentuk Nyata Mengingat Jasa Pahlawan

Bupati Asmar Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Forum Keadilan: Ini Bentuk Nyata Mengingat Jasa Pahlawan

Ketua Harian Forum Keadilan Meranti, Herman yang akrab disapa Amang





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,     - 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar turun langsung ke jalan menyapa pengendara dan membagikan bendera Merah Putih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu 15/8/2026.


Sebanyak 1.000 bendera Merah Putih dibagikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kepada masyarakat dan pengguna jalan, Aksi simpatik ini sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI ke-81. Selain membagikan bendera, Bupati Asmar juga terlihat menyapa masyarakat, berfoto bersama, dan mengajak warga untuk mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kantor, dan kendaraan masing-masing.


Aksi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Harian Forum Keadilan Meranti, Herman yang akrab disapa Amang.


Tentu langkah ini patut kita acungi jempol. Pembagian 1.000 bendera Merah Putih ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi membangkitkan semangat dan semarak menyambut HUT ke-81 RI. Ini juga mengingatkan kita kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang dan gugur demi kemerdekaan. Semoga semangat Merah Putih ini terus hidup di dada masyarakat Meranti*,” ujar Amang.


Lebih lanjut, Amang berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan Pemkab Meranti. Menurutnya, pengibaran dan pembagian bendera adalah cara sederhana namun efektif untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.


Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, kita jangan hanya euforia. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, jaga persatuan, Bendera Merah Putih ini adalah simbol perjuangan. Kalau semangatnya hidup, Insya Allah Meranti akan maju*,” tutupnya."****







LIPUTAN        :     SANUSI 
EDITOR           :     REDAKSI 

Sabtu, 15 Agustus 2026

Dilepas Sekcam Merbau: Sekolah MTs Darul Ihsan Teluk Belitung Geral Jalan Santai, Lima SDN Ambil Bagian.

Dilepas Sekcam Merbau: Sekolah MTs Darul Ihsan Teluk Belitung Geral Jalan Santai, Lima SDN Ambil Bagian.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,      -
Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-81, mulai terasa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau. Ratusan peserta terlihat memadati jalan Sudirman Kelurahan Teluk Belitung, untuk mengikuti kegiatan jalan santai atau jalan sehat yang digelar pihak Sekolah MTs Darul Ihsan pada Sabtu (15/8/2026) pagi.


Acara jalan santai ini dilepas secara resmi oleh Sekcam Merbau Idrus SE tepatnya sekira pukul 08.00 Wib. Ratusan siswa siswi dari SDN 01, SDN 15, SDN 7, SDN 8 Teluk Belitung, mengikuti jalan santai yang di gelar oleh MTs Darul Ihsan Teluk Belitung, dan guru juga ikut ambil bagian dalam jalan santai tersebut.


Antusias para siswa siswi dan guru yang ambil bagian mengikuti melewati rute jalan A.Yani, jalan Rambutan, masuk jalan Bintan, langsung berakhir ke jalan Sudirman, menuju titik awal MTs Darul Ihsan Teluk Belitung..


Sekcam Merbau Idrus SE saat pelepasan jalan santai tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah yang turut serta memeriahkan jalan santai dalam rangka menyambut dan memperingati HUT RI Ke-81 tahun 2026.


Kami dari pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tinggi nya kepada masing masing sekolah yang mengirimkan siswa siswi untuk berpartisipasi mengikuti jalan santai pada hari ini, mari kita tanam semangat kita, bangun rasa kebersamaan kita, melalui kegiatan ini kita dapat meningkatkan hubungan silaturrahmi, ucap Sekcam Merbau Idrus


Selama berlangsung kegiatan ini, kepada peserta anak anak kami berharap dapat menjaga tertip lalu lintas, jaga keselamatan diri, dan jaga nama baik sekolah, imbuh Idrus.


Diakhir acara, kemeriahan makin terasa lengkap setelah panitia mengumumkan undian berhadiah, berbagai jenis hadiah telah di sediakan pihak MTs Darul Ihsan Teluk Belitung.


Hadir pada saat itu selain dihadiri Sekcam Merbau Idrus SE, juga hadir Sekretaris Lurah (Seklur) Teluk Belitung Yesi Sumarti S.Pd didampingi Kasi Trantib, Ketua LPMK Teluk Belitung Epolizan, ketua Yayasan, Syafruddin S.Hum, beserta seluruh majlis guru MTs Darul Ihsan Teluk Belitung, dan beberapa guru SDN Teluk Belitung yang terdekat."****






LIPUTAN          :       ALI SANIP
EDITOR             :      REDAKSI
Diacara Puncak HUT Gerakan Pramuka Ke-65 Tahun 2026, Dilakukan Penyerahan Hadiah Berbagai Perlombaan.

Diacara Puncak HUT Gerakan Pramuka Ke-65 Tahun 2026, Dilakukan Penyerahan Hadiah Berbagai Perlombaan.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka Ke-65 tahun 2026, yang berlangsung di SMA Negeri 1 Merbau Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, dimeriahkan dengan berbagai perlombaan.


Seperti disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Merbau Solikin S.Pdi melalui pesan WhatsApp pribadinya kepada Media KabarPesisirNews.Com pada Jum'at (14/8/2026) memaparkan, Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT. Dihari puncak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-65 Tahun 2026, kita telah menyerahkan hadiah buat pemenang berbagai perlombaan, ucapnya.


Dikatakannya, 65 tahun Gerakan Pramuka adalah bukti bahwa Pramuka tetap eksis dan solid  membentuk karakter. Ia mengakui, lomba yang sudah kita laksanakan beberapa hari lalu bukan untuk mencari siapa yang paling hebat. Tapi untuk mengukur, Kedisiplinan lewat Lomba PBB,
Kreativitas dan Semangat lewat Lomba Yel-Yel, 
Kekompakan dan Sportivitas lewat semua mata lomba, jelas Solikin.


Kepada adik-adik yang mendapat juara, saya ucapkan selamat. Ini adalah hasil dari latihan, kerja keras, dan kekompakan regu kalian. Jadikan piala ini sebagai motivasi untuk berprestasi lebih tinggi lagi di tingkat Kecamatan dan Kabupaten, harapnya.


Kepada adik-adik yang belum mendapat juara, jangan berkecil hati. Kalian semua adalah pemenang. Karena kalian sudah berani tampil, sudah belajar disiplin, dan sudah mengharumkan nama Gugus Depan SMAN 1 Merbau, imbuh Solikin.
Tidak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada dewan juri. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dewan juri yang sudah bekerja  memberi penilaian yang adil dan profesional.


Kepada panitia, yang sudah bekerja siang malam,
Bapak/Ibu Pembina, yang sudah membimbing dengan sabar. Tanpa kalian semua, kegiatan HUT Pramuka Ke-65 tahun ini tidak akan semeriah ini, ujarnya lagi.


Sekarang tibalah saatnya kita memberikan apresiasi, kepada para pemenang. Dengan ini hadiah Lomba HUT Pramuka ke-65, yang dipusatkan di  SMA Negeri 1 Merbau Tahun 2026 saya serahkan secara simbolis.


Dirinya berpesan, saya berharap piala, piagam, dan hadiah ini tidak hanya jadi pajangan. Tapi jadi lah penyemangat bahwa Pramuka SMA Negeri 1 Merbau Tangguh, Berprestasi, Berkarakter. Sekali lagi selamat kepada para juara. Teruslah berkarya dan mengabdi.Jayalah Pramuka! Jayalah SMAN 1 Merbau!, pungkas Solikin."****






PERS RILIS     :     KEPSEK SMAN 1 MERBAU 
LIPUTAN         :    ALI SANIP 
EDITOR            :    REDAKSI
Khidmat Menjelang HUT RI ke-81: Pemdes dan Masyarakat Desa Pasir Intan Gelar Ziarah Bersama, Kenang Jasa Para Pendahulu

Khidmat Menjelang HUT RI ke-81: Pemdes dan Masyarakat Desa Pasir Intan Gelar Ziarah Bersama, Kenang Jasa Para Pendahulu





KabarPesisirNews.Com
PASIR INTAN ROHUL RIAU,    -
Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pasir Intan Kecamatan Bangun Purba 
pada Jumat sore (14/8/2026). Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, seluruh elemen masyarakat berkumpul untuk melangsungkan kegiatan Ziarah dan Doa Bersama demi mengenang serta mendoakan para pejuang dan perintis desa.


Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 16.00 WIB ini menjadi cermin eratnya tali silaturahmi dan rasa kebersamaan warga. Tampak hadir membaur dalam barisan peziarah, jajaran aparatur pemerintah desa, tokoh masyarakat, alim ulama, para pemuda-pemudi, hingga masyarakat umum dari berbagai lapisan.


"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Di Desa Pasir Intan, penghormatan itu diwujudkan dengan merawat ingatan dan memanjatkan doa terbaik bagi para pendahulu yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan desa."


Merawat Nilai Sejarah dan Perjuangan
Ziarah bersama ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sebuah momentum spiritual dan historis. 


Melalui untaian doa dan tabur bunga yang dilakukan secara bersama-sama, warga diajak untuk sejenak menundukkan kepala, merenungi perjuangan, serta mengambil teladan dari ketulusan para leluhur yang telah meletakkan pondasi bagi Desa Pasir Intan.


Keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan ini juga membawa harapan besar. Hadirnya pemuda-pemudi di tengah para tokoh tua menjadi simbol estafet nilai kejuangan, agar semangat membangun desa dan cinta tanah air tidak pernah padam.


Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohonkan kedamaian bagi para almarhum dan almarhumah, sekaligus memanjatkan harapan agar Desa Pasir Intan senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan kemajuan dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Narasumber: Kades SURAHMAT SH








LIPUTAN         :    IWANTO 
EDITOR            :    REDAKSI 

Jumat, 14 Agustus 2026

Memperingati HUT Pramuka Ke-65 Tahun 2026: Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.

Memperingati HUT Pramuka Ke-65 Tahun 2026: Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke-65 Tahun 2026, Gerakan Pramuka Ranting Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, menggelar apel bersama. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Merbau pada Jum'at (14 Agustus 2026) berlangsung khidmat.


Apel bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke-65 kali ini mengangkat tema:" Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045". Apel bersama ini diikuti OPD Se- Kecamatan Merbau, para siswa siswi, dan komponen lainnya.


Ketua panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Merbau  Priyani S.Pd. SD dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak, terutama kepada pengurus Kwaran Merbau yang telah menyukseskan kegiatan upacara HUT Pramuka ke 65, ucapnya.


Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SMA Negeri 1 Merbau yang senantiasa siap menjadi tuan rumah, sekaligus turut serta mensukseskan upacara HUT Pramuka Ke-65 tahun 2026, ujar Priyani.


Diharapkan, semoga organisasi Pramuka Merbau semakin solid untuk membawa generasi disiplin cerdas berkarakter. Mudah mudahan kita semua dalam membangun organisasi Pramuka ini kedepan lebih solid, cerdas dan berkarakter, sesuai harapan kita bersama, pungkas Priyani.


Sementara Camat Merbau Hj.Wan Jumiati SE.MSi dalam sambutan menyampaikan ucapan selamat, juga terimakasih, dan apresiasi kepada Kwaran Merbau yang selamat mensukseskan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke-65 tahun 2026.


Kami atas nama pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke- 65 tahun 2026, dan mengapresiasi setinggi tinggi kepada Kwartir Ranting Merbau, dan panitia sehingga upacara ini berlangsung sukses, ucap Wan Jumiati.


Harapan kami semoga Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Merbau lebih solid mengembangkan organisasi Pramuka ini kedepan lebih baik lagi, seraya membaca tek Kwatir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Pum) Drs Budi Waseso oleh Camat Merbau Wan Jumiati SE.MSi menyampaikan pesan, Gerakan Pramuka bukan organisasi yang statis, tetapi terus bergerak maju, beradaptasi, dan relevan dengan perkembangan zaman.


Pramuka terhadap nilai-nilai luhur selama lebih dari enam dekade, terus membina generasi muda tanpa henti. Semangat pantang menyerah, dan jiwa patriotisme setiap anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia untuk menghadapi tantangan zaman, berkarya nyata, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;


Pramuka sebagai kekuatan Nasional dengan hati yang bersih dan jiwa yang berani, bersama berjuang mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.Pramuka Tetap Menyatu sebagaimana tradisi, lambang Tunas Kelapa dan Fleur de Lys—simbol Gerakan Pramuka Indonesia dan keanggotaan dalam WOSM (World Organization of the Scout Movement)—dimasukkan ke dalam desain logo Hari Pramuka.


Gerakan Pramuka yang kuat di tengah arus modernisasi. Tulisan “PRAMUKA” ditampilkan dengan huruf yang tegas dan kuat, sejajar dengan lambang Tunas Kelapa dan menopang angka “65” sebagai visual utama.


Tema: "Memantapkan langkah organisasi mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini menegaskan fokus Gerakan Pramuka pada kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun lingkungan, mencerminkan peran Pramuka sebagai agen perubahan positif dan pilar kekuatan bangsa yang terus relevan selama 65 tahun perjalanannya.


Hari Pramuka ke-65 diperingati secara nasional pada 14 Agustus 2025. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di seluruh daerah sebagai bentuk refleksi sekaligus selebrasi terhadap kontribusi Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, tutup Camat Merbau membaca tek Ketua Kwatir Nasional Gerakan Pramuka Drs Budi Waseso."****





LIPUTAN         :       ALI  SANIP 
EDITOR            :       REDAKSI