Selasa, 09 Juni 2026

Dukung Swasembada Pangan, Personel KSKP Polres Inhil Turun Langsung Bina Peternak Sapi

Dukung Swasembada Pangan, Personel KSKP Polres Inhil Turun Langsung Bina Peternak Sapi






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN INHIL RIAU,    -
Jajaran Polsek Kawasan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada para peternak sapi di wilayah hukumnya.


Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek KSKP, Aiptu Anggia Susanto dan Brigpol Andi Efri, pada Selasa (9/6/2026). Dalam kegiatan itu, para peternak diberikan pemahaman mengenai tata kelola peternakan yang baik guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan peternak.


Kapolsek KSKP Tembilahan, Ipda Parna Bonar Tua Simarmata, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.


"Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk mewujudkan swasembada pangan. Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap para peternak semakin memahami teknik beternak yang efektif sehingga hasil produksi dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Ipda Parna.


Sementara itu, Aiptu Anggia Susanto menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pengelolaan peternakan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan asal hewan di daerah.


"Kami ingin memastikan para peternak memiliki bekal pengetahuan yang memadai agar hasil produksi ternak, baik daging maupun anakan sapi (pedet), dapat meningkat secara optimal. Jika peternak semakin maju dan produktif, maka ketahanan pangan daerah juga akan semakin kuat," katanya.


Selain memberikan materi terkait teknik pemeliharaan dan pengelolaan ternak, personel Polsek KSKP juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Para peternak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana pencurian hewan ternak (curnak) yang dapat merugikan masyarakat.


Brigpol Andi Efri mengajak para peternak untuk kembali mengaktifkan kegiatan ronda malam dan memperkuat pengawasan di lingkungan peternakan guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas.


Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peternak sapi. Mereka mengaku terbantu dengan edukasi yang diberikan, terutama dalam upaya meningkatkan produktivitas ternak melalui metode pemeliharaan yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada hasil.


Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya pelaku usaha peternakan rakyat, diharapkan pasokan pangan asal hewan di Kabupaten Indragiri Hilir dapat terus terjaga. Selain itu, upaya bersama tersebut juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan."****






LIPUTAN INHIL       :      SAD
EDITOR                     :      REDAKSI 
Tangis Haru Sambut Jemaah Haji di Tanjung Harapan, Ibu & Anak Warga Selatpanjang Timur Diiringi Kompang Pulang ke Rumah

Tangis Haru Sambut Jemaah Haji di Tanjung Harapan, Ibu & Anak Warga Selatpanjang Timur Diiringi Kompang Pulang ke Rumah






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pelabuhan Tanjung Harapan saat penjemputan jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci. Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan keluarga dengan anggota keluarganya yang telah ditunggu sejak siang hari.


Setelah mengikuti serangkaian acara dari Pemda dan Kementerian Agama, momen yang dinanti tiba. Keluarga menjemput jemaah untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.


Salah satunya Hj  Fatimah binti Tuamin dan putranya H.Bobby Fahriza bin Zahari, warga Selatpanjang Timur.
Dalam perjalanan pulang Hj Fatimah dan H.Bobby Fahriza diarak dengan kompang Mesjid Almujahidin, menambah khidmat suasana,  Sesampai di rumah, keduanya disambut ratusan sanak saudara, handai tolan, dan sahabat.


Keluarga besar Alm. Zahari sengaja membuat kejutan. Acara makan bersama digelar bersama warga setempat sebagai bentuk rasa syukur dan doa agar seluruh ibadah di Tanah Suci diterima Allah SWT serta menjadi haji yang mabrur.


Untuk menghibur tamu, tuan rumah menghadirkan kasidah dengan lantunan sholawat yang religius. Selanjutnya acara  tepung tawar ,
Usai acara tepung tawar, Hj.Fatimah dengan mata berkaca-kaca menyampaikan pesan haru untuk keluarga dan warga. "Alhamdulillah, doa-doa kami di depan Ka’bah sudah sampai. Terima kasih untuk semua yang mendoakan. Rasanya seperti lahir kembali. Semoga Allah memanggil Bapak, Ibu, saudara semua untuk jadi tamu-Nya juga. 


Sementara H.Bobby Fahriza menambahkan, "Berhaji itu bukan akhir, tapi awal untuk jadi pribadi yang lebih baik. Di sana kami belajar sabar, ikhlas, dan menghargai sesama.
Selanjutnya acara ditutup dengan doa, yang dipimpin oleh ustad Khaidir."****







EDITOR          :       REDAKSI 

Polsek Tebing Tinggi Cek Ketahanan Pangan Hidroponik Warga di Selatpanjang Kota

Polsek Tebing Tinggi Cek Ketahanan Pangan Hidroponik Warga di Selatpanjang Kota





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     - 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan masyarakat, personel Polsek Tebing Tinggi melaksanakan pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) hidroponik milik warga di Jalan Pembangunan I, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan atas laporan kepada Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, SH, MH. Pengecekan dilakukan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi AIPTU Djoko Susilo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Kota BRIGADIR Randha Maulana.


Lahan hidroponik yang diperiksa merupakan milik Deby Bayu Setya Putra dengan luas sekitar 15 x 15 meter. Pada lahan tersebut dibudidayakan tanaman selada sebagai salah satu komoditas pendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.


Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas mengetahui kondisi tanaman hidroponik dalam keadaan terawat. Selain itu, kebersihan area budidaya, ketersediaan air, serta kebutuhan pupuk juga terpantau dalam kondisi yang mendukung pertumbuhan tanaman.


Petugas juga mencatat jumlah bibit selada yang sedang disemai mencapai sekitar 1.000 bibit. Kondisi tersebut menunjukkan upaya pemilik lahan dalam mengembangkan budidaya hidroponik secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemilik lahan dengan petugas pendamping. 


Petugas turut memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan program P2B sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus peningkatan perekonomian keluarga.
Kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif."****







LIPUTAN         :     ALD
EDITOR            :     REDAKSI 
Polsek Kateman Dampingi Petani Tagaraja Rawat Tanaman Sawi Dukung Ketahanan Pangan

Polsek Kateman Dampingi Petani Tagaraja Rawat Tanaman Sawi Dukung Ketahanan Pangan







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,   – 
Personel Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Pada Rabu [9/6/2026] pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tagaraja AIPDA Muhammad Agung SP melaksanakan pendampingan langsung proses pemeliharaan tanaman sayur sawi milik Sdr. Herman.


Kegiatan sambang sekaligus monitoring penanaman sawi ini berlangsung di lahan seluas 8 x 15 meter yang berada di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman.


Pendampingan dilakukan untuk memastikan perawatan tanaman berjalan optimal sekaligus memantau perkembangan pertumbuhan sawi di lahan milik warga. Kehadiran Polri di tengah petani bertujuan mengoptimalkan potensi lokal dan menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat kelurahan.


“Melalui kegiatan ini, Polri hadir mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Selain itu, kami juga membangun komunikasi dengan warga agar program pemerintah terkait ketahanan pangan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar AIPDA Muhammad Agung SP di lokasi.


Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri melalui peran aktif dalam mendukung program swasembada pangan.


Pemantauan berlangsung aman, lancar, dan mendapat sambutan positif dari pengelola lahan."****






LIPUTAN INHIL         :     SAD
EDITOR                       :     REDAKSI 

Momen Haru Pelepasan 56 Siswa Siswi SDN 1 Teluk Belitung: Sekcam Merbau Sampaikan Pesan Penuh Haru

Momen Haru Pelepasan 56 Siswa Siswi SDN 1 Teluk Belitung: Sekcam Merbau Sampaikan Pesan Penuh Haru







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Sekretaris Camat (Sekcam) Merbau Idrus SE menghadiri acara perpisahan/pelepasan siswa-siswi Kelas VI (Enam) SD Negeri 1 Teluk Belitung Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru sekaligus menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang lembaga pendidikan.


Perpisahan kali ini dilaksanakan di halaman SD Negeri 1 Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau pada Selasa (9/6/2026). Acara diawali dengan persembahan tarian Sekapur sirih, dan dilanjutkan membaca ayat suci Al Qur'an oleh siswa kelas Empat A, yakni Rizki Rahmadalina.


Kepada para siswa yang dilepas, Sekcam Merbau berpesan agar terus berjuang melanjutkan pendidikan ke jenjang tingkat SMP/MTs, mari meraih cita-cita dan menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan, demi masa depan anak anak. Ia mengingatkan agar anak anak tidak melupakan para guru dan sekolah ini, ucap Sekcam Merbau.


“Teruslah melangkah menggapai cita-cita setinggi langit. Jadilah generasi yang cerdas secara intelektual, kuat akhlak, serta mampu menjaga nama baik orang tua, guru, dan jaga nama baik sekolah, kepada orang tua sekiranya dapat mendidik anak dengan baik, imbuh Sekcam Merbau menutup sambutannya dengan pesan penuh makna, “ harapnya.


Sebelumnya ketua Komite SD Negeri 1 Teluk Belitung Ayatizal S.Pdi dalam laporan penanggung jawabnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh majlis guru yang bersusah payah mendidik anak anak kami, dan kepada orang tua wali murid dapat mendukung program pendidikan, dan diharapkan dapat melanjutkan pendidikan anak anaknya pada jenjang lebih tinggi lagi, ujar Ayatizal sekaligus melaporkan uang masuk dan uang keluar.


Semulanya, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung Wan Sendek S.Pd, dalam arahannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran semua pihak, hari ini merupakan hari yang paling istimewa, suka dan duka dalam rangka pelepasan siswa siswi kelas enam, khusus buat anak kelas enam, ia berpesan tuntutlah ilmu setinggi tingginya, jaga nama baik orang tua, jaga nama baik guru dan jaga nama baik sekolah, pesan Wan Sendek.


Kepada komite sekolah, Wan Sendek berharap sekiranya dapat terjalin kerja sama dengan baik, kepada orang tua wali murid yang mendukung dan mensupport kegiatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan pelepasan siswa siswi kelas enam hari ini, pungkas Wan Sendek.


Acara perpisahan tersebut menjadi momen berkesan bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga semangat belajar dan nilai-nilai keislaman dalam meraih masa depan, yang lebih baik.


Perpisahan siswa siswi kelas VI kali ini berlangsung hidmat, yang dihadiri berbagai unsur, seperti Sekcam Merbau Idrus SE didampingi Kasi Trantib Rino SE, dan Satpol PP Imam Purnama, juga hadir Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH.MH diwakili Brigader Muhlisin, Lurah diwakili Seklurnya Yesi Sumarti S.Pd, UPT Puskesmas Dr H. Suhadi, UPT Dishub Edi Saputra SE, sejumlah Kepala Sekolah terdekat, Ketua komite Ayatizal S.Pdi, Kepala SD Negeri 1 Teluk Belitung Wan Sendek, S.Pd beserta seluruh majlis guru, dan orang tua wali murid kelas VI SD Negeri 1 Teluk Belitung, beserta undangan, dan komponen lainnya.


Disela acara berbagai persembahan dan tarian turut ditampilkan, dengan diakhiri sesi foto bersama."****







LIPUTAN       :       ALI SANIP 
EDITOR.         :      REDAKSI
Ketua PPLHI Desak APH Usut Dugaan Kerusakan DAS dan Ekosistem Sungai Tobe oleh PT Gandahera Hendana

Ketua PPLHI Desak APH Usut Dugaan Kerusakan DAS dan Ekosistem Sungai Tobe oleh PT Gandahera Hendana






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,     -
Ketua Yayasan Peduli Pelestarian Lingkungan Hidup Indonesia (PPLHI), Suswanto, S.Sos, mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan PT Gandahera Hendana di kawasan Sungai Tobe, Desa Banjar Balam, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.Sabtu (6/6/26)


Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan aktivitas perusahaan yang menyebabkan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) serta terganggunya ekosistem Sungai Tobe.


Menurut Suswanto, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap keseimbangan lingkungan dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada keberadaan sungai tersebut.


Dalam keterangannya, Suswanto menegaskan bahwa setiap aktivitas usaha yang berpotensi merusak lingkungan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menilai kerusakan DAS dan ekosistem sungai bukan hanya persoalan administratif, melainkan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana lingkungan apabila terbukti melanggar peraturan perundang-undangan.


"Kami meminta aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan kerusakan DAS dan ekosistem Sungai Tobe. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka harus dilakukan penindakan tegas tanpa pandang bulu," tegas Suswanto.


Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kawasan sungai sebagai bagian dari sumber daya alam yang memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekologis, mencegah banjir, menjaga kualitas air, serta mendukung keberlangsungan kehidupan flora dan fauna di sekitarnya.


Menurutnya, kerusakan yang terjadi di kawasan Sungai Tobe berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan yang tidak sedikit, termasuk hilangnya fungsi ekologis sungai dan menurunnya kualitas lingkungan hidup bagi masyarakat sekitar.


PPLHI berharap instansi terkait, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, dapat segera melakukan investigasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan serta mengambil langkah yang diperlukan untuk pemulihan lingkungan apabila ditemukan adanya kerusakan.


Lebih lanjut Yayasan PPLHI memaparkan dugaan pengrusakan DAS dan lingkungan hidup tersebut berpotensi melanggar ketentuan PP Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, khususnya Pasal 5 yang mengatur fungsi sempadan sungai sebagai ruang penyangga antara ekosistem sungai dan daratan agar fungsi sungai tetap terjaga.


Tak hanya itu, Pasal 10 ayat (1) PP Nomor 38 Tahun 2011 juga mengatur bahwa garis sempadan sungai kecil di luar kawasan perkotaan paling sedikit berjarak 50 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen  PT Gandahera Hendana terkait dugaan yang disampaikan YPPLHI. Redaksi juga membuka ruang dan memberikan kesempatan kepada pihak perusahaan untuk menyampaikan hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku.. umum berfokus menyajikan fakta murni secara objektif dan netral, sedangkan berita opini bertujuan memberikan analisis, sudut pandang, atau argumen subjektif dari penulis mengenai suatu isu."****







LIPUTAN            :       TIM REDAKSI
EDITOR               :       REDAKSI 

Air Mata Haru Nanik S Deyang Usai Dilantik Jadi Kepala BGN

Air Mata Haru Nanik S Deyang Usai Dilantik Jadi Kepala BGN





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Nanik S Deyang tak kuasa menahan haru usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Air mata Nanik terlihat mengalir saat menerima ucapan selamat dari Presiden dan sejumlah pejabat negara usai prosesi pelantikan.


Momen haru itu terjadi setelah Nanik mengucapkan sumpah jabatan bersama para pejabat yang dilantik. Saat Presiden Prabowo menghampirinya untuk memberikan ucapan selamat, Nanik tampak menitikkan air mata dan mengambil tisu dari kantong roknya untuk mengusap wajahnya.


Suasana emosional kembali terlihat ketika Nanik menerima ucapan selamat dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Keduanya sempat berbincang sejenak sebelum Nanik melanjutkan menerima ucapan selamat dari pejabat lainnya.


Nanik juga terlihat berbicara dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi sekaligus berharap mendapat dukungan dalam menjalankan tugas barunya sebagai Kepala BGN.


“Pak Kapolri terima kasih, mohon bantuannya,” ujar Nanik.


Presiden Prabowo Subianto pada hari yang sama melantik tiga pimpinan baru Badan Gizi Nasional untuk menggantikan pejabat sebelumnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Nanik S Deyang dipercaya menjabat Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.


Selain Nanik, Presiden juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Agustina sebelumnya menjabat Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sedangkan Trenggono menjabat Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara."****






LIPUTAN        :      RED
EDITOR           :      REDAKSI 




Senin, 08 Juni 2026

Sumut Krisis Listrik Lagi, Pantaskah Darmawan Prasodjo Dipertahankan Jadi Dirut PLN Pada RUPS 15 Juni Nanti?

Sumut Krisis Listrik Lagi, Pantaskah Darmawan Prasodjo Dipertahankan Jadi Dirut PLN Pada RUPS 15 Juni Nanti?





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Sumatera Utara terkini persis seperti era tahun 2017, dilanda krisis listrik. Faktanya, dalam sepekan terakhir, sistem elektrifikasi di sejumlah wilayah khususnya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, tidak normal. Bahkan pemadaman secara masif terus terjadi hingga hari ini.


Seperti yang dituturkan Ade, warga Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai. Menurutnya, sejak peristiwa ambruknya bslasan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 275 kV pada Kamis (4/6/2026) lalu, sampai saat ini warga Medan terus mengalami pemadaman bergilir.


"Sampai hari ini pemadaman listrik terjadi. Tiap hari minimal 3 jam listrik padam," tuturnya.


Ade juga sangat menyesalkan sejauh ini tindakan nyata kepada masyarakat yang umumnya pelanggan hanya sebatas permintaan maaf. Sedangkan listrik yang menjadi kebutuhan utama, tak kunjung normal.


"Katanya PLN bekerja extra untuk segera memulihkan sistem kelistrikan, tapi sampai sekarang tidak ada jaminan bahwa listrik akan stabil. Sejak tanggal 4 Juni kami merasakan pemadaman, jadi sudah hampir sepekan ini terjadi. Apalagi katanya proses perbaikan jaringan baru selesai tanggal 14 Juni, miris sekali," ujarnya.


"Dampaknya jelas, warga rugi besar. Banyak masyarakat yang mengeluh karena akibat padamannya listrik, peralatan elektronik mereka rusak, bagi peternak ayam ribuan ternaknya mati. Masak cuma minta maaf, harusnya kompensasi yang jelas diberikan PLN," imbuhnya. 


Menimpali hal ini, Koordinator Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira kembali mengatakan, peristiwa ini membuktikan gagalnya manajemen PT PLN (Persero) dalam menjaga keandalan listrik sehingga berdampak pada tidak nyamannya masyarakat pelanggan.


"Sebagai pelanggan yang membayar tagihan listrik setiap bulannya, tentu kita tidak mau tahu dengan kerusakan itu. Intinya kita mau listrik andal. Kan ada hak dan kewajiban. Kewajiban kita membayar tagihan, hak kita mendapat listrik andal," ungkap Yudhistira di Jakarta, Senin (8/6/2026).


Dikatakannya juga, listrik sebagai kebutuhan primer, tentu menjadi perangkat vital dalam menunjang seluruh aktivitas masyarakat.


"Era ini seluruh perangkat di rumah kan menggunakan tenaga listrik. Tapi kalau begini kejadiannya, sudah seperti zaman batu kita. Tidak usahlah PLN menggaungkan menghadirkan listrik andal kalau bolak balik byarpet," kecamnya.


Di sisi lain, Yudhistira mendesak Presiden Prabowo serius memperhatikan masalah pemadaman listrik hingga blackout yang terus berulang ini, termasuk memperhatikan soal kegagalan Direktur PLN Darmawan Prasodjo dalam mengelola BUMN strategis tersebut.


"Kita berharap presiden Prabowo peka terkait kelistrikan ini. Jangan bicara soal pembangunan pembangkit listrik sampai ribuan Mega Watt kalau pengendali PLN tidak beres bekerja. PLN sangat membutuhkan penyegaran. Salah satunya tentu mencopot Dirut Darmawan Prasodjo yang kami nilai gagal mengelola perusahaan. Semoga pada RUPS 15 Juni nanti, perubahan itu terjadi," tegas Yudhis.


Seperti diketahui, sesuai penegasan COO Danantara, Dony Oskaria, PT PLN (Persero) dijadwalkan akan melaksanakan RUPS pada 15 Juni 2026 mendatang."****







LIPUTAN       :     RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Kalapas I Medan Apresiasi Pengawasan Publik, Tapi Jangan Menebar Berita Fitnah

Kalapas I Medan Apresiasi Pengawasan Publik, Tapi Jangan Menebar Berita Fitnah






KabarPesisirNews.Com
MEDAN SUMUT,     - 
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan Fonika Affandi buka suara terkait maraknya pemberitaan miring di media online dan media sosial terkait adanya pelanggaran berupa praktik peredaran narkoba, maupun aktivitas ilegal lainnya di dalam Lapas.


Secara tegas Fonika mengatakan, bahwa selama masa kepemimpinannya, pihak Lapas secara konsisten melaksanakan razia rutin sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran di dalam lingkungan pemasyarakatan. 


"Kegiatan razia tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas internal, tetapi juga melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Tim Satuan Tugas Kantor Wilayah yang secara berkala melakukan pengawasan dan pemeriksaan," tegasnya di Medan, Sabtu (6/6/2026).


Kalapas juga menjelaskan bahwa warga binaan yang dianggap memiliki potensi risiko tertentu, saya ini berada dalam pengawasan khusus, dengan pembatasan ruang gerak serta pengawasan ketat dalam berbagai aktivitas, termasuk saat menerima kunjungan maupun mengikuti program pembinaan. Selain itu, kamar hunian warga binaan juga secara rutin menjadi sasaran pemeriksaan dan razia gabungan. 


Terkait video maupun pengakuan yang beredar di media sosial, Kalapas menyampaikan apresiasi terhadap setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Namun demikian, ia berharap informasi yang mengandung dugaan pelanggaran dapat diteruskan kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku dan berdasarkan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.


“Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan melanggar hukum lainnya. Kami tegak lurus menjalankan arahan Presiden serta program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba dan praktik-praktik ilegal,” tandasnya.


Fonika juga menepis berbagai tudingan yang berkembang tanpa didukung fakta dan laporan resmi. Menurutnya, hingga saat ini belum terdapat pengaduan resmi, laporan korban, maupun koordinasi dari aparat penegak hukum terkait dugaan tindak pidana penipuan atau pengendalian peredaran narkoba oleh warga binaan yang sedang hangat diperbincangkan dan dikaitkan dengan Lapas.


Selain pelaksanaan pengamanan dan pengawasan, lanjutnya, Lapas juga terus menjalankan berbagai program pembinaan bagi warga binaan, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Program tersebut meliputi kegiatan keagamaan, kepramukaan, ketahanan pangan, pelatihan keterampilan kerja, serta berbagai kegiatan pembinaan lainnya yang bertujuan mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.


"Saya juga menegaskan bahwa Lapas terbuka terhadap pengawasan publik. Masyarakat, media, maupun berbagai elemen lainnya dipersilakan untuk melihat secara langsung program-program pembinaan yang berjalan serta berpartisipasi dalam upaya pengawasan dan pembinaan warga binaan. Tapi jangan menebar berita fitnah, kami tidak alergi dikritik selama itu fakta, bulan fitnah," ujarnya.


Terkait pemberitaan yang telah terlanjur beredar, Kalapas berharap media juga memberikan ruang yang proporsional terhadap klarifikasi dan hak jawab atas fakta-fakta yang disampaikan, sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang, objektif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.


Berdasarkan catatan, sejumlah berita dan unggahan media sosial yang dinilai tendensius antara lain


1. https://www.kpkpost.online/2026/06/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html?m=1

2. https://www.kpkpost.online/2026/06/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html?m=1

3. https://www.delitimes.site/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

4. https://www.instagram.com/reel/DZJcGEHxGnr/?igsh=MWhvanI3OXRzamgy

5. https://www.instagram.com/p/DZCijc6zNLC/?igsh=MXZrMjliY3VpdmcwNA==

6. https://www.beritasumatera.online/2026/06/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan_01736459139.html

7. https://www.tribunziro.my.id/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

8. https://www.sentralhukum.biz.id/2026/06/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan_087579758.html?m=1

9. https://nusantarajayanews.id/2026/06/muncul-dugaan-video-call-sel-khusus-berfasilitas-ketua-mpr-sumut-desak-pemeriksaan-total/

10. https://youbenews.com/2026/06/01/muncul-dugaan-video-call-sel-khusus-berfasilitas-ketua-mpr-sumut-desak-pemeriksaan-total/

11. https://www.polriwatchnews.com/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

12. https://www.suaramedanonline.my.id/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

13. https://www.tapanulitimes.my.id/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

14. https://www.mitrapolisinews.my.id/2026/05/ketua-gmrh-desak-lapas-kelas-i-medan.html

15. https://vt.tiktok.com/ZSxvMuuyW/

16. https://vt.tiktok.com/ZSx7RQuVv/

17. https://pers.news/2026/05/31/ada-apa-di-lapas-kelas-i-medan-gmrh-soroti-dugaan-wbp-masih-bisa-berkomunikasi-dengan-pihak-luar/



"Sekali lagi saya tegaskan, kami tetap dan selalu berkomitmen menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik," pungkas Fonika."****







LIPUTAN         :     RED
EDITOR            :     REDAKSI 
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     – 
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan secara serentak mulai 8 Juni 2026 di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Riau.


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho membenarkan adanya penundaan tersebut. Menurutnya, saat ini Polri tengah memfokuskan perhatian pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncak peringatannya akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026.


“Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara,” ujar Kakorlantas Polri saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).


Menindaklanjuti kebijakan tersebut, pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di wilayah Provinsi Riau turut mengalami penyesuaian jadwal sambil menunggu petunjuk dan arahan lebih lanjut dari Korlantas Polri terkait waktu pelaksanaan yang baru.


Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menegaskan bahwa penundaan Operasi Patuh tidak berarti penghentian aktivitas pembinaan maupun penegakan hukum di bidang lalu lintas. Seluruh kegiatan preemtif, preventif, edukatif, serta penegakan hukum tetap berjalan secara berkelanjutan guna menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Provinsi Riau.


Masyarakat diimbau untuk tidak salah memahami penundaan operasi tersebut. Kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus tetap menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat berlangsungnya operasi kepolisian.


Selain itu, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile, tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Setiap pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera ETLE maupun ditemukan petugas di lapangan tetap dapat ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Ditlantas Polda Riau juga terus mengintensifkan berbagai kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, pelajar, komunitas kendaraan bermotor, hingga pengguna jalan lainnya sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


Melalui momentum ini, Ditlantas Polda Riau mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan.


Masyarakat diharapkan selalu:


• Melengkapi surat-surat kendaraan dan identitas diri saat berkendara.
• Menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.
• Menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat.
• Tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi.
• Mematuhi batas kecepatan, rambu-rambu, dan marka jalan.
• Tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi lelah maupun di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.
• Mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan karena takut terhadap penindakan.


Ditlantas Polda Riau meyakini bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kesadaran dan disiplin masyarakat, angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sehingga tercipta Kamseltibcarlantas yang kondusif di seluruh wilayah Provinsi Riau.


“Keselamatan adalah prioritas utama. Tertib berlalu lintas bukan semata karena adanya operasi kepolisian, melainkan bentuk tanggung jawab setiap individu dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Mari bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi Riau yang aman, tertib, dan berkeselamatan.”****







LIPUTAN       :      RED
EDITOR         :      REDAKSI 
Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan sebanyak 110 jamaah haji asal daerah tersebut yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (8/6/2026) sore.


Penyambutan jamaah haji dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, mewakili pemerintah daerah. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya para tamu Allah ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.


Dalam kesempatan itu, Sudandri Jauzah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Arab Saudi. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah menjadi haji yang mabrur," ujarnya.


Acara penyambutan turut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Polres Kepulauan Meranti, Danramil Tebing Tinggi, serta Danposal Selatpanjang.


Suasana haru dan bahagia terlihat saat keluarga menjemput anggota keluarganya yang baru kembali dari Tanah Suci. Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan para jamaah dengan keluarga yang telah menunggu sejak siang hari.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah haji tahun 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, serta unsur keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan dengan baik.


Dengan tibanya 110 jamaah haji tersebut, rangkaian pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi diharapkan dapat membawa keberkahan serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat."****







LIPUTAN         :      NUR
EDITOR            :     REDAKSI