Minggu, 19 Juli 2026

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Bhayangkara Run 2026 resmi digelar di Kota Pekanbaru, Minggu (19/7/2026), dengan diikuti sebanyak belasan ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. 


Ajang lari terbesar di Sumatera ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mengusung pesan kuat tentang pelestarian lingkungan melalui tema “Run with Purpose, Move Forward with Riau” yang diangkat dalam gerakan Riau Lawan Karhutla.


Ribuan peserta dilepas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana di depan Mapolda Riau. 


Pelepasan dilakukan secara bertahap, dimulai pukul 05.30 WIB untuk kategori Half Marathon (21K), dilanjutkan pukul 06.00 WIB untuk kategori 10K dan 5K.


Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Selain berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 juga diikuti pelari internasional dari Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura, memperkuat posisi event ini sebagai salah satu ajang olahraga lari berskala internasional yang terus berkembang di Indonesia.


Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.511 pelari mengikuti kategori 21K, 5.000 pelari pada kategori 10K, dan 7.569 pelari pada kategori 5K, sehingga total peserta mencapai 15.080 orang.


Tidak sekadar menjadi ajang olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui implementasi Green Policing yang selama ini menjadi program unggulan Polda Riau. 


Sebagai simbol komitmen tersebut, setiap peserta menerima boneka anak gajah Nona Seroja, ikon konservasi satwa liar di Riau, serta bibit pohon Trembesi yang diharapkan ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.


Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 merupakan salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.


“Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari,” kata Herry.


Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum tersebut sebagai awal membangun semangat positif dan mempererat kebersamaan.


“Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini,” ujarnya.


Kapolda juga menyinggung suasana sejuk yang menyelimuti Kota Pekanbaru usai hujan pada malam sebelumnya sebagai pengingat bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga bersama.


“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan,” ungkapnya.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilainya mampu memadukan olahraga dengan kampanye penyelamatan lingkungan.


Menurutnya, tema Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi perhatian di Provinsi Riau.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau,” ujar SF Hariyanto.


Selain menghadirkan kompetisi lari, Riau Bhayangkara Run 2026 juga menjadi pesta rakyat yang dipadati berbagai aktivitas pendukung, termasuk bazar UMKM, hiburan, serta penampilan musisi nasional Ndarboy Genk dan Charlie Van Houten yang memeriahkan suasana bersama ribuan peserta dan masyarakat di lapangan Mapolda Riau.


Melalui penyelenggaraan tahun ini, Riau Bhayangkara Run tidak hanya memperkuat citra Riau sebagai destinasi sport tourism, tetapi juga menjadi media edukasi publik bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif membangun kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, melindungi satwa liar, serta memperkuat komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang lestari.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.



Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke *Layanan Kepolisian 110.


Hormat kami,
A.n Kabid Humas Polda Riau
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Riau 
AKBP Rudi A. Samosir, S.E.,M.Si.


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau."****






SUMBER    :   BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR      :   REDAKSI 
Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla

Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Event lari terbesar se-Sumatra, Riau Bhayangkara Run 2026 resmi dibuka pada Minggu (19/7/2026) pagi ini. Acara dibuka dengan flag off dilakukan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana.


Flag off dilaksanakan pada pukul 05.30 WIB untuk kategori half marathon (21K), dan pukul 06.00 WIB untuk kategori 5K dan 10K dengan garis start dan finish di depan Mapolda Riau. Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjut dengan pembacaan safety driving race direction.


Turut hadir di lokasi, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi serta para pejabat utama Polda Riau, dan juga Karorena Polda Riau Kombes Daniel Widya Mucharam selaku Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026.


Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan juga para runners yang hadir di Riau Bhayangkara Run 2026. Kapolda mengatakan RBR 2026 ini bukan sekadar ajang lari, tetapi gerakan nyata untuk menumbuhkan komitmen dalam upaya pelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.


"Hari ini kita hadir bersama dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-80: Polri bersama Masyarakat, sekaligus mengusung tema 'Riau Melawan Karhutla'. Sekaligus mengusung tema bahwa gajah, harimau, dan ekosistem yang ada di Provinsi Riau ini harus kita jaga dengan baik. Pagi ini kita menumbuhkan komitmen dalam kebersamaan, dalam suasana sehat," jelas Kapolda.


Kapolda mengajak seluruh runners untuk menjaga alam dan lingkungan, termasuk gajah dan harimau Sumatra.

"Jika kita menjaga alam, maka alam menjaga kita. Buktinya tadi malam Kota Pekanbaru dibasahi hujan dan pagi ini kita menghirup 2 yang banyak," imbuhnya.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Riau atas terlaksananya kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026 ini.


"Pada hari ini kita merayakan Riau Bhayangkara Run dengan tema 'Riau Melawan Karhutla', ini bukti nyata kita pada pagi hari ini, kita melawan terhadap kebakaran hutan dan lahan," kata SF Hariyanto


Usai sambutan singkat dari Plt Gubernur Riau, Riau Bhayangkara Run 2026 dimulai flag off yang dilakukan oleh Kapolda Riau, Plt Gubernur Riau, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai.



Riau Bhayangkara Run 2026 ini diikuti oleh 15.000 pelari yang tak hanya datang dari berbagai wilayah Indonesia tetapi juga dari mancanegara.


Ada tiga kategori lari yang dilombakan, yakni half marathon (21) yang diikuti oleh 2.511 peserta, 10K sebanyak 5.000 peserta, dan 5K sebanyak 7.569 peserta.


Penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana tahun ini, para peserta mendapatkan merchandise berupa boneka anak gajah Nona Seroja yang membawa bibit pohon.


Harapannya, bibit pohon itu dibawa pulang para peserta lari untuk ditanam demi kelangsungan generasi muda yang akan datang.


Mengusung tema 'Run with Purpose, Move Forward with Riau', agenda tahunan yang diselenggarakan Polda Riau ini menjadi momentum untuk membangun human solidarity dan environmental ethics di kalangan masyarakat. Di tengah ancaman kemarau panjang, Riau Bhayangkara Run 2026 akan menjadi motor penggerak untuk menyelamatkan Bumi Lancang Kuning dari ancaman karhutla.


Provinsi Riau dan karhutla adalah dua hal yang akrab dengan kabut asap. Melalui RBR 2026, Polda Riau mencoba mendobrak stigma tersebut dengan mengawinkan olahraga massal dan pendekatan Green Policing.


"Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan masa depan generasi penerus bangsa," kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, dalam keterangannya, Kamis (16/7).


Mengubah Budaya Lewat Green Policing
Green Policing yang diusung dalam event ini menekankan bahwa penegakan hukum tidak lagi hanya berfokus pada keadilan antarmanusia, melainkan juga keadilan bagi alam. Polda Riau menyadari bahwa memadamkan api di lahan gambut adalah hilir dari masalah, hulunya adalah mengubah pola pikir (mindset) masyarakat.


Melalui RBR 2026, pesan menjaga ekosistem disuarakan dengan lantang. Edukasi lingkungan ditargetkan secara masif, mulai dari generasi muda, pelajar, hingga para pencinta olahraga dari berbagai penjuru Nusantara dan mancanegara.


Tujuannya satu: membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga hutan dan mencegah karhutla adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas pemadam kebakaran dan aparat.


"Alam ini bukan warisan yang bebas kita habiskan, melainkan titipan yang wajib kita jaga dan rawat untuk generasi mendatang," tegas jenderal lulusan Akpol 96 itu."****






LIPUTAN           :;     SANDI 
EDITOR              :      REDAKSI 
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera

Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera





JAKARTA,     -
Jelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat penyelesaian sejumlah proyek Penanganan Tanggap Darurat sektor Bina Marga di Sumatra guna memastikan konektivitas masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali berfungsi secara optimal. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan tuntasnya Proyek Penanggulangan Bencana Alam Malalak di Sumatera Barat serta progres penyelesaian yang hampir rampung pada Proyek Lembah Anai yang ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Sementara itu, sejumlah proyek penanganan lainnya di Aceh dan Sumatera Utara juga terus berjalan untuk mendukung pemulihan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana. 


Di Provinsi Sumatera Barat, Hutama Karya mencatat capaian signifikan pada Proyek Penanggulangan Bencana Alam Malalak yang telah mencapai progres fisik 100%. Seluruh pekerjaan sementara telah digantikan oleh konstruksi permanen seperti bronjong, shotcrete, soil nailing, box culvert, sistem drainase, hingga realinyemen jalan sehingga seluruh lokasi penanganan telah dinyatakan fungsional permanen dan dapat melayani lalu lintas secara optimal. Dengan selesainya proyek ini, akses masyarakat dan distribusi logistik pada koridor penghubung Padang–Bukittinggi dapat kembali berjalan dengan lebih aman dan andal, sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana serupa di masa mendatang. 


Menyusul capaian tersebut, Proyek Penanganan Mendesak Bencana Alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor Ruas Padang Panjang–Sicincin (Lembah Anai) juga menunjukkan progres yang hampir tuntas dengan capaian fisik sebesar 96,71% hingga awal Juli 2026. Pekerjaan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir berupa pengaspalan, pemasangan guardrail, penerangan jalan umum, rambu lalu lintas, serta marka jalan sebelum ditargetkan selesai pada 26 Juli 2026. Sejumlah pekerjaan utama seperti soldier pile, bronjong, penanganan lereng menggunakan geomate dan shotcrete, serta pengaspalan pada sejumlah titik prioritas juga telah berhasil diselesaikan. 


Sementara itu, penanganan tanggap darurat masih terus berlangsung pada sejumlah ruas strategis terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Di Provinsi Aceh, Hutama Karya tengah melaksanakan sejumlah proyek penanganan tanggap darurat pada Ruas PPK 3.3 Aceh, Ruas PPK 3.4 Batas Gayo Lues–Blangkejeren, serta Ruas PPK 3.5 Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane. Penanganan meliputi pekerjaan dinding penahan tanah, box culvert, buis beton, bored pile, jembatan rangka baja, hingga perlindungan lereng pada sejumlah titik longsoran dan kerusakan jalan. 


Pada Proyek Penanganan Tanggap Darurat Ruas PPK 3.3 Aceh, progres pekerjaan hingga Juni 2026 telah mencapai 30,46% dengan penanganan pada 26 titik longsoran dan dua titik penanganan jembatan. Sejumlah titik prioritas telah selesai dan berfungsi, sementara beberapa titik lainnya ditargetkan fungsional pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Proyek ini diharapkan mampu memulihkan akses masyarakat sekaligus mencegah terjadinya longsoran berulang pada titik-titik terdampak. 


Pada Proyek Penanganan Tanggap Darurat Ruas PPK 3.4 Batas Gayo Lues–Blangkejeren, progres pekerjaan hingga Juni 2026 telah mencapai 22,41% dengan penanganan pada 23 titik yang tersebar di ruas Aceh Tengah–Blangkejeren dan Blangkejeren–Aceh Tenggara. Pekerjaan meliputi pemasangan buis beton, beton siklop, dinding penahan tanah, serta timbunan pilihan untuk memperkuat badan jalan dan lereng pada wilayah rawan longsor. Beberapa titik prioritas seperti Palok dan Ramung ditargetkan dapat difungsikan pada Agustus 2026 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah tersebut. 


Pada Proyek Penanganan Tanggap Darurat Ruas PPK 3.5 Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, progres pekerjaan hingga minggu kedua Juli 2026 telah mencapai 43,00% dengan penanganan pada enam titik yang terdiri atas dua jembatan dan empat titik longsoran, yakni Jembatan Lawe Mengkudu, Bener Berpapah, Lawe Ger-Ger, Jembatan Penanggalan, Ketambe, dan Cafetingir. Salah satu fokus utama proyek ini adalah penyelesaian Jembatan Lawe Mengkudu yang ditargetkan dapat difungsikan pada Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya pemulihan konektivitas wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara dan sekitarnya. Hingga saat ini, sejumlah pekerjaan utama seperti box culvert, soldier pile, bored pile, dinding penahan tanah, serta timbunan telah menunjukkan progres yang positif sesuai tahapan pelaksanaan. 


Selain Aceh, Hutama Karya juga melaksanakan Proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam pada Koridor Tarutung–Sibolga di Provinsi Sumatera Utara. Hingga 10 Juli 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 24,26% dengan fokus pekerjaan pada bored pile, pembesian dinding penahan tanah, serta pengecoran dinding penahan tanah pada sejumlah lokasi prioritas. Sejumlah pekerjaan dinding penahan tanah dan bored pile juga telah berhasil diselesaikan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di koridor tersebut. 


Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa percepatan penanganan infrastruktur pascabencana merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah memulihkan konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur nasional terhadap potensi bencana. 


"Hutama Karya berkomitmen mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana melalui pembangunan infrastruktur yang aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui berbagai proyek penanganan tanggap darurat di Sumatra, kami berharap konektivitas masyarakat dapat segera pulih serta memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap risiko bencana di masa mendatang," ujar Hamdani. 


Selain memulihkan akses transportasi masyarakat, berbagai proyek penanganan tanggap darurat tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi logistik, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat ketahanan jaringan transportasi nasional terhadap risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang. 


Hutama Karya akan terus mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, perusahaan berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, tangguh terhadap bencana, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan."****






LIPUTAN          :     RED
EDITOR             :     REDAKSI 
Ketua DWP Meranti Ajak Anggota Tingkatkan Kreativitas Lewat Pertemuan Rutin

Ketua DWP Meranti Ajak Anggota Tingkatkan Kreativitas Lewat Pertemuan Rutin






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dwi Nofmiyani Sudandri, memimpin pertemuan rutin DWP di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (17/7/2026) sore.


Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus meningkatkan kapasitas dan kreativitas perempuan melalui kegiatan yang edukatif.


Dalam sambutannya, Dwi Nofmiyani mengapresiasi seluruh anggota yang tetap hadir meski cuaca kurang mendukung.


 "Terima kasih kepada seluruh ibu-ibu yang terus konsisten menghadiri pertemuan rutin bulanan ini. Semoga melalui pertemuan ini silaturahmi semakin erat, komunikasi semakin baik, dan membawa keberkahan bagi kita semua," ujarnya.


Ia juga mengapresiasi OPD pelaksana yang menghadirkan tutorial menghias tumpeng dengan narasumber Rahmawati. Menurutnya, keterampilan tersebut dapat menambah wawasan, meningkatkan kreativitas, serta menjadi bekal yang bermanfaat bagi anggota dalam kehidupan sehari-hari.


Selain itu, Dwi Nofmiyani menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DWP yang telah bergerak cepat menyusun dan mengirimkan video Resep Masakan Nusantara ke tingkat Provinsi sebagai bentuk kekompakan dan sinergi dalam menjalankan program organisasi.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Reni Heryani Eko, menjelaskan pertemuan rutin bulan Juli dilaksanakan oleh empat Dharma Wanita Persatuan Perangkat Daerah (DWPD), yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), serta RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurut Reni, tutorial menghias tumpeng dipilih berdasarkan hasil musyawarah anggota dan didanai melalui iuran bersama. Dalam kegiatan tersebut, Rahmawati membagikan teknik dasar menghias tumpeng serta tips penyajian yang menarik.


"Melalui pertemuan rutin ini diharapkan silaturahmi semakin erat, rasa tanggung jawab anggota terhadap organisasi meningkat, serta anggota memperoleh keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," katanya.


Melalui kegiatan rutin tersebut, DWP Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan terus menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kapasitas anggota, serta mendorong lahirnya perempuan yang kreatif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun masyarakat."****





LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 

Penyebab Kendala Mati Lampu Kembali, Berakibat Dua Tiang PLN Tumbang Dan Binatang Nyentuh Jaringan

Penyebab Kendala Mati Lampu Kembali, Berakibat Dua Tiang PLN Tumbang Dan Binatang Nyentuh Jaringan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Masyarakat Kota Selatpanjang, Sanggat Panik Seketika akibat mati lampu secara mendadak, rupanya penyebabnya ada Dua  yakni Tiang Belakang Rumah Dinas PLN Tumbang yang kedua Tiang Dalam PLN Tumbang Di Kantor PlN Rayon Selatpanjang dan Desa Lemang Sedang Rusak dan Sedang di perbaik


" Mohon Maaf, atas Ketidaknyamanan Layanan PLN Saat, ada Dua Tiang  Belakang Rumah Dinas PLN Tumbang dan Tiang Dalam PLN Selatpanjang Tumbang Sehingga mengakibatkan Mati Lampu Sementara, dan Juga ada Kendala Moyet yang silih berganti berkeliyaran di Sekiran Dorak saat sedang ditanggani dengan baik," ujar Kepala PLN Rayon Selatpanjang Roni Kepada Media ini Jumat (17/7/2026) Via Salulernya.


Ia juga berharap, dukungan semua pihak, perkara PLN ini, dapat kita tanggani segara, agar layanan PLN tetap membaik di Kota Selatpanjang juga Desa Lemang Rangsang Barat juga kedala PLN Kepulauan Meranti membaik.


" Adapun Penyebab yang Kedua yakni.monyet nyentrum dilokasi dorak ujung, Kondisi kita tidak ada pemadaman bergilir, hanya saja padam karana gangguan tiang tumbang dan binatang yang nyentuh jaringan dan kita akan segera berupaya memperbaiki, mudah- mudah semua dapat teratasi dengan Baik, dan pelayanan PLN akan tetap membaik, tetap bersabar dan PLN Kembali Normal dan sedang di tanggani," jelas Roni."****






LIPUTAN       :    BOM
EDITOR          :    REDAKSI 
PW-IWO Riau Desak Polres Inhil dan Polda Riau Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Hutan Bukit Condong

PW-IWO Riau Desak Polres Inhil dan Polda Riau Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Hutan Bukit Condong






KabarPesisirNews.Com
KEMUNING INHIL RIAU,   -
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, meminta aparat kepolisian mendalami penyebab kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bukit Condong, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Muridi mendesak Polres Indragiri Hilir (Inhil) dan Polda Riau tidak hanya fokus pada penanganan pemadaman, tetapi juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan faktor penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya aktivitas galian C ilegal yang merambah kawasan hutan.


Menurutnya, aktivitas tambang pasir, batu, maupun tanah ilegal di kawasan hutan merupakan ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan. Praktik tersebut dinilai dapat memicu kerusakan ekosistem secara permanen, membuka kawasan hutan secara sembarangan, serta meninggalkan material dan vegetasi kering yang mudah terbakar.


"Polisi harus mengusut secara tuntas penyebab kebakaran Bukit Condong. Jangan sampai kebakaran hutan hanya dipadamkan tanpa mengungkap siapa atau apa yang menjadi penyebabnya," tegas Muridi.


Ia menilai, dugaan aktivitas galian C ilegal di kawasan hutan harus menjadi perhatian serius karena selain merusak tutupan lahan, kegiatan tersebut juga berpotensi mengganggu daerah aliran sungai (DAS) dan memperparah risiko bencana lingkungan.


"Kerusakan hutan akibat aktivitas ilegal tidak hanya berdampak hari ini, tetapi bisa menjadi masalah besar bagi generasi mendatang. Aparat penegak hukum harus hadir untuk memastikan kawasan hutan tidak menjadi korban kepentingan segelintir pihak," katanya.


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bukit Condong.


Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat BPBD Inhil, Jumat (18/7/2026) pukul 22.40 WIB, Kepala Regu 2 Karhutla yang dipimpin Dantim Hendra telah tiba di lokasi dan langsung melakukan operasi pemadaman.


Petugas membawa sejumlah peralatan, di antaranya satu unit mesin ministriker, satu unit mesin 9 HP, 25 rol selang ukuran 1,5 inci, dua selang induk, empat nozzle, satu unit pompa mesin, tujuh helm, serta kendaraan operasional berupa satu unit mobil L300 dan lima unit motor KLX.


Hingga saat ini, personel BPBD masih bertahan di lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, upaya tersebut menghadapi sejumlah kendala, terutama minimnya sumber air dan medan yang sulit dijangkau akibat kondisi lahan gambut.


Untuk mempercepat penanganan kebakaran, BPBD Inhil telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait pengerahan helikopter water bombing. Bantuan udara tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi titik api.


Kepala BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansyah, mengatakan pihaknya terus memaksimalkan penanganan kebakaran di lapangan.


"Kami sudah perintahkan Regu 2 Karhutla untuk segera bergerak ke Bukit Condong. Tim sudah berada di lokasi dan bekerja maksimal. Dukungan heli water bombing dari Provinsi juga sudah dipastikan dan sedang menuju titik api," ujar R Arliansyah.


Ia mengapresiasi kerja keras petugas yang berjibaku memadamkan api di tengah kondisi medan yang berat. R Arliansyah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.


"Kendala kita memang sumber air dan medan. Namun kami tidak akan mundur. Ini demi keselamatan masyarakat Inhil. Kami meminta masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api," katanya.


Kebakaran hutan dan lahan di Bukit Condong menjadi perhatian serius karena kawasan tersebut memiliki ekosistem yang rentan, terutama dengan kondisi lahan gambut yang sulit dipadamkan apabila api telah menyebar.


Aparat penegak hukum kini didorong untuk mengungkap secara jelas penyebab kebakaran tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aktivitas ilegal yang memperburuk kerusakan kawasan hutan."****







SUMBER      :    PW IWO RIAU
EDITOR        :    REDAKSI 
LAMR Kepulauan Meranti Berikan Dukungan untuk Kapolres  yang Baru dan  Doa untuk Kapolres yang lama

LAMR Kepulauan Meranti Berikan Dukungan untuk Kapolres yang Baru dan Doa untuk Kapolres yang lama






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR)  Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan dukungannya kepada Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita,  S.IK., memimpin Polres Kepulauan Meranti dalam rangka untuk menjaga keamanan,  penegakan hukum dan keadilan,  serta menjalankan fungsi Polri lainnya.  


Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR,  Datuk Seri Afrizal Cik,  S.Sos., M.Si., pada acara Kenal Pamit Kapolres Kepulauan Meranti di Mapolres Kepulauan Meranti,  Sabtu,  (18/7/2026).


Di sela-sela acara Kenal Pamit Kapolres Kepulauan Meranti,  Datuk Seri Afrizal Cik menyatakan, "Secara kelembagaan LAMR mendukung setiap upaya Polres Kepulauan Meranti untuk menjaga keamanan, melaksanakan upaya penegakan hukum dan keadilan,  serta perlindungan masyarakat.  Kami yakin Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, mampu untuk melaksanakan tugasnya sebagai seorang Kapolres sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembannya serta mampu memenuhi harapan masyarakat. 


Untuk itu mari bersama-sama kita dukung AKBP Gede Adi dalam memimpin Polres Kepulauan Meranti", ucap Datuk Seri Afrizal Cik didampingi Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR,  Datuk Seri Asnawi Nazar,  S.Pi.


Dalam sambutan terbukanya, di hadapan ratusan undangan, Datuk Seri Afrizal Cik memberikan semangat   kepada Kapolres yang baru untuk bekerja dan berbuat yang terbaik di Kepulauan Meranti.  


Beliau juga menyampaikan pesan dengan petuah amanah dalam bait-bait pantun yang disambut dengan tepuk tangan para undangan. 


Kemudian,  Datuk Seri Afrizal Cik,  juga memberikan doa dan pesan kepada Kapolres Kepulauan Meranti sebelumnya,  yang kini menjadi Kapolres Rokan Hilir,  AKBP Aldi Alfa Faroqi,  S.H., S.IK., M.H., seorang anak-kemakan adat LAMR Kepulauan Meranti yang mendapat gelar Datuk untuk terus berbuat yang terbaik di tempat tugasnya yang baru.  


"Kami menyertakan  doa  pada setiap gerak langkah Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi dalam memimpin Polres Rokan Hilir. Semoga tetap istiqamah menegakkan hukum,  mampu menjaga keamanan,  tegas  dalam pendirian untuk memberantas kejahatan,  tetap santun dalam berbahasa,  dan mendapat tempat di hati masyarakat Rokan Hilir serta senantiasa dalam lindungan Allah.  


Terima kasih atas jasa dan budi yang telah diberikan di Kepulauan Meranti", tutup Datuk Seri Afrizal Cik yang juga disertai dengan bait-bait pantun yang berisi amanah dan pesan.


Hadir dalam acara Kenal Pamit yang meriah ini,  Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn)  H. Asmar,  Ketua DPRD H. Khalid Ali,  S.E., Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita,  S.IK.,  Kapolres  Kepulauan Meranti terdahulu yang kini Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi,  S.H., S.IK., M.H., Kepala Kejari,  Ricky Makado,  S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama,  Pabung 03/03 Bks Mayor Inf Rusli, Danramil 02 TT Kapten Inf Efri Nasution,  Sekdakab Sudandri Jauzah,  Waka Polres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para PJU Polres,  Para Camat,  Kapolsek dan anggota polri,  para kepala instansi vertikal,  kepala OPD,  Ketua MUI,  Ketua FKUB,  Ketua TP PKK,  Ketua Bhayangkari dan para anggota,  ketua ormas,  Ketua OKP,  tokoh masyarakat,  tokoh agama,  tokoh adat,  insan pers dan sejumlah undangan lainnya."****





LIPUTAN       :   RED
EDITOR          :   REDAKSI 




Sabtu, 18 Juli 2026

Farewell Parade Kapolres Meranti, AKBP Aldi Berpamitan, AKBP Gede Siap Lanjutkan Pengabdian

Farewell Parade Kapolres Meranti, AKBP Aldi Berpamitan, AKBP Gede Siap Lanjutkan Pengabdian





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Polres Kepulauan Meranti menggelar Farewell Parade sebagai bentuk penghormatan kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. sekaligus penyambutan Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., di Mako Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Sabtu (18/7/2026).


Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Khalid Ali, Kajari Ricky Makado, Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dalimunthe, Ketua DPH LAMR Datuk Afrizal Cik, Waka Polres Kompol Detis Mayer Silitonga, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Bhayangkari, serta jajaran personel Polres Kepulauan Meranti.


Prosesi diawali dengan penyambutan AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui iringan kompang, pengalungan bunga, jajar kehormatan dan Pedang Pora, dilanjutkan Tepuk Tepung Tawar, doa bersama, serta foto bersama.


Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengaku Kepulauan Meranti akan selalu menjadi daerah yang memiliki tempat istimewa di hatinya. Selama kurang lebih satu tahun tiga bulan memimpin Polres Kepulauan Meranti, ia merasakan eratnya kebersamaan pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.


"Meranti akan selalu memiliki tempat di hati saya dan keluarga. Banyak kenangan indah yang kami bawa dari daerah ini dan akan selalu kami ingat di mana pun kami bertugas," ujar AKBP Aldi.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan tugas.


"Apabila selama saya memimpin masih ada kekhilafan, baik secara pribadi maupun institusi, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Semua itu menjadi tanggung jawab saya sebagai pimpinan," ucapnya.


Sementara itu, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun pendahulunya sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.


"Saya siap melanjutkan fondasi yang telah dibangun Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi. Kekompakan Forkopimda dan masyarakat Meranti merupakan modal besar untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata AKBP Gede.


Ia juga mengharapkan dukungan dari Bupati H. Asmar, Ketua DPRD Khalid Ali, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat Kepulauan Meranti agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi selama memimpin Polres Kepulauan Meranti sekaligus mengucapkan selamat datang kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta keluarga atas pengabdian yang telah diberikan. Selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Kami siap terus bersinergi demi menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Kepulauan Meranti," ujar Asmar.


Seluruh rangkaian Farewell Parade berlangsung tertib, aman, dan lancar. Tradisi ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Polri sekaligus memperkuat komitmen menjaga sinergi dan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti."****






SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 
Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Palembang-Betung dan Betung-Tempino-Jambi, Dorong Percepatan Penyelesaian JTTS untuk Perkuat Konektivitas Sumatra

Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Palembang-Betung dan Betung-Tempino-Jambi, Dorong Percepatan Penyelesaian JTTS untuk Perkuat Konektivitas Sumatra







KabarPesisirNews.Com
SUMATRA,    -
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pada Kamis (16/7) dengan meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung serta Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong percepatan penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sebagai tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.


Pada peninjauan tersebut, Wakil Presiden turut didampingi Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Musi Banyuasin M. Toha, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan Panji Krisna Wardana, Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi Robert Eduard Sihotang, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, Executive Vice President (EVP) Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji, serta EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya Ni Putu Oki Wirastuti.


Selama kunjungan berlangsung, Wakil Presiden menerima paparan mengenai progres pembangunan kedua ruas jalan tol sekaligus meninjau langsung perkembangan konstruksi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia *Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi percepatan pembangunan yang telah dicapai pada proyek Jalan Tol Trans Sumatra, khususnya Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi. Ia juga mendorong percepatan penyelesaian kedua proyek strategis tersebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.


"Percepatan pembangunan yang telah dilakukan, khususnya pada Jembatan Musi V, menunjukkan perkembangan yang baik. Terakhir saya berkunjung pada September 2025, dan hari ini kembali pada Juli 2026 untuk melihat perkembangan yang telah dicapai," ujar Gibran.


Jalan Tol Palembang–Betung memiliki total panjang 69,19 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi, yakni Seksi 1 Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer. Hingga saat ini, progres konstruksi ruas tersebut telah mencapai 85,54%, sementara progres pengadaan lahannya mencapai 88,43%. Salah satu struktur utama pada ruas ini adalah Jembatan Musi V, yang menjadi perhatian Wakil Presiden dalam kunjungannya.


Sementara itu, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi memiliki panjang total 170,73 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi utama, yakni Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya sepanjang 62,38 kilometer, Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir sepanjang 54,32 kilometer, dan Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness sepanjang 52,59 kilometer. Sebagian ruas telah beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat, sementara pembangunan pada seksi lainnya terus berjalan untuk mewujudkan konektivitas yang berkesinambungan hingga Provinsi Jambi.


Apabila seluruh ruas tersebut telah beroperasi, Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi akan membentuk koridor utama Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi secara lebih efisien. Kehadiran kedua ruas ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan antarprovinsi secara signifikan dibandingkan melalui jalan nasional eksisting sehingga menjadi pilihan utama bagi pengguna jalan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang. Selain meningkatkan mobilitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik, koridor ini juga akan memperkuat akses menuju pusat-pusat produksi, kawasan industri, pelabuhan, serta simpul-simpul ekonomi lainnya sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Pulau Sumatra.


Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menegaskan Hutama Karya akan terus memastikan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi berjalan sesuai target dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik.


"Arahan dan dukungan Bapak Wakil Presiden semakin memperkuat komitmen Hutama Karya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi sesuai target. Dengan beroperasinya kedua ruas tersebut secara penuh, konektivitas antara Sumatra Selatan dan Jambi akan semakin baik, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat, distribusi logistik semakin efisien, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatra," tutup Iwan.


Hutama Karya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelesaian proyek berjalan sesuai target. Melalui kolaborasi yang erat, Hutama Karya optimistis pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi dapat segera dituntaskan sehingga semakin memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung kelancaran arus logistik nasional, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra."****







LIPUTAN        :      RED
EDITOR           :      REDAKSI 
Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi

Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Suasana haru sekaligus penuh optimisme mewarnai acara kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti yang digelar di Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (18/7/2026). Acara tersebut menjadi momentum perpisahan dengan Kapolres lama, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., sekaligus penyambutan Kapolres baru, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta insan pers.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Kepulauan Meranti.


"Hari ini adalah hari yang penuh rasa haru sekaligus optimisme. Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, namun dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan akan selalu dikenang masyarakat," ujar Asmar.


Ia menilai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Polres selama kepemimpinan AKBP Aldi Alfa Faroqi berjalan sangat baik sehingga mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


"Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta istri. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan jangan pernah melupakan Kabupaten Kepulauan Meranti, karena Bapak dan keluarga telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Meranti," katanya.


Pada kesempatan itu, Bupati Asmar juga menyambut hangat kehadiran Kapolres baru AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita beserta istri.


Ia menegaskan Pemerintah Daerah siap membangun sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


"Selamat datang dan selamat bertugas di Selatpanjang, Kota Sagu. Kami percaya dengan pengalaman dan kepemimpinan yang Bapak miliki, Polres Kepulauan Meranti akan semakin profesional, semakin maju, dan semakin dicintai masyarakat," ucapnya.


Sementara itu, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengaku berat meninggalkan Kepulauan Meranti setelah mengabdi selama kurang lebih satu tahun tiga bulan.


Menurutnya, banyak pengalaman dan kenangan yang tidak akan pernah dilupakan selama bertugas di daerah tersebut.


"Hari yang berat saya lalui karena hati saya tertanam di wilayah Meranti. Ini bukan sekadar ucapan, tetapi begitu banyak kenangan dan pengalaman berharga bersama masyarakat dan Forkopimda. Kekompakan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan sehingga situasi Kabupaten Kepulauan Meranti tetap aman dan kondusif," ungkapnya.


Ia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bupati, Forkopimda, seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pihak yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian selama dirinya menjabat.


Di sisi lain, Kapolres baru AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita memperkenalkan diri kepada masyarakat Meranti. Perwira yang lahir di Bali tersebut mengaku siap mengemban amanah sebagai Kapolres Kepulauan Meranti serta berharap dukungan seluruh elemen masyarakat.


"Saya beserta keluarga mohon diterima menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami menyadari sebagai manusia biasa tentu memiliki kekurangan, karena itu kami sangat mengharapkan bimbingan, dukungan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas dengan baik," ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., C.BJ., C.EJ., turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres baru.


Melalui pantun Melayu, ia mengajak Kapolres baru untuk menjadi bagian dari masyarakat Meranti yang dikenal hidup rukun dalam keberagaman.


"Pergi ke ladang membawa Nyiru, untuk menampi beras dan padi. Selamat datang Kapolres yang baru, di tanah jantan Kepulauan Meranti."


Menurutnya, masyarakat Kepulauan Meranti merupakan masyarakat yang majemuk, namun tetap mampu menjaga persatuan dan keharmonisan antarsuku berkat kuatnya nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.


Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momen tersebut ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, serta doa sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolres lama sekaligus harapan agar Kapolres baru dapat mengemban amanah dengan baik serta terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan membangun Kabupaten Kepulauan Meranti."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Silaturahmi Perdana ke Kantor Camat, Kapolsek Tembilahan Hulu Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Bersama

Silaturahmi Perdana ke Kantor Camat, Kapolsek Tembilahan Hulu Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Bersama





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN HULU RIAU,    -
Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Camat Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.


Kedatangan Kapolsek disambut Camat Tembilahan Hulu Denny Sastryanti, S.Sos, didampingi Sekretaris Camat Ibnu Sazii, S.E., M.AP., serta Kasi Trantib Arianto.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas upaya memperkuat sinergi antara Polsek Tembilahan Hulu dan Pemerintah Kecamatan Tembilahan Hulu dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.


Selain itu, pertemuan juga menjadi ajang koordinasi terkait pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas melalui kerja sama lintas sektoral.


Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto mengatakan komunikasi yang baik antara kepolisian dan pemerintah kecamatan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.


"Silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan sekaligus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung program pemerintah serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tembilahan Hulu," ujarnya.


Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keakraban. Melalui pertemuan tersebut diharapkan sinergi antara Polri dan pemerintah kecamatan semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tembilahan Hulu."****






LIPUTAN INHIL     :    SANDI 
EDITOR                   :     REDAKSI