Senin, 13 Juli 2026

Berikan Pemahaman Tentang Narkoba Polres Meranti Gelar Penyuluhan ke sekolah

Berikan Pemahaman Tentang Narkoba Polres Meranti Gelar Penyuluhan ke sekolah






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Upapa dan Tindak Lanjut Dalam Memberantas Bahaya Narkoba Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti Melaksanakan Sosialisasi dan penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba di SMA Swasta Kalam Kudus Jalan Kartini Selatpanjang Senin (13/7/2026) Siang.


Selain itu, Adapun Dalam Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba kepada Siswa dan Siswi SMA Negeri Swasta Kalam Kudus di Kota Selatpanjang tampak para siswa sungguh menghayati dan memahami dalam materi yang dipaparkan Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti.


Kegiatan itu, juga dipimpin langsung oleh KBO Narkoba Iptu Abdul Haris Damanik, SH juga Bripda Tasya Avistania Anggota Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti.


" Kita Menyampaikan Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja dan Peserta sosialisasi dan penyuluhan hukum Kepada siswa dan siswi sungguh memahami Materi yang kami paparkan," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH S.IK MH Melalui Iptu Abdul Haris Damanik, SH.


Menurut KBO Satresnarkoba Iptu Haris Damanik juga membuat sesi tanya jawab dan para siswa serta siswi SMA Swasta Kalam Kudus sanggat Mahir dan Pintar memberikan Pertanyaan.


" Kita juga berupaya menjawab pertanyaan siswa, agar generasi muda tidak terjerumus akan bahaya Narkotika, juga apabila ada menemukan tindak kejahatan segera melaporkan di Call center kami 110 atau Polsek terdekat," jelas KBO Satresnarkoba Polres Meranti."****






SUMBER    :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR      :    REDAKSI 
BREAKING NEWS: Imigrasi Terima Permohonan Pencekalan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri

BREAKING NEWS: Imigrasi Terima Permohonan Pencekalan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri






KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,    -
Baru-baru ini pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenimipas mengumumkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pencegahan ke luar negeri terhadap dua orang, yakni mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto (Swasta). 


Hal ini langsung dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko pada Minggu (12/7/2026).


Kata dia, Imigrasi telah melaksanakan pencegahan atau pencekalan ke luar negeri terhadap dua orang berinisial FA (ASN) dan DR (Swasta). 


"Tindakan tersebut dilakukan berdasarkan permohonan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui surat Nomor B/12730/VII/RES/.3.3/2026/Direskrimsus tertanggal 11 Juli 2026," ucapnya melalui pesan singkat.


Lanjutnya menjelaskan, bahwa pencegahan ke luar negeri tersebut berlaku selama 20 (dua puluh) hari sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 


"Imigrasi berkomitmen mendukung proses penegakan hukum dengan melaksanakan setiap permohonan pencegahan yang diajukan oleh aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan," jelasnya.


Sebelumnya diberitakan, Rudi Margono yang kini menjadi Plt Jampidsus menggantikan Febrie Adriansyah beberkan pesan Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin. Kata Rudi, dirinya diminta menangani perkara secara profesional, termasuk tiga kasus korupsi yang menjerat Febrie Adriansyah.


"(Pesan Jaksa Agung) ditangani secara profesional, dan ini bukan hanya perkara ini (kasus Febrie), semua perkara harus ditangani profesional agar lebih bermanfaat untuk penegakan hukum, tetapi juga harus lebih humanis karena menjunjung asas praduga tak bersalah," ucap Rudi Margono kepada wartawan di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2026).


Selain itu, ia akui dirinya baru menerima penugasan sebagai Plt Jampidsus pada dini hari tadi. 


Bahkan kata dia, penunjukan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan.


"Hari ini tadi (penunjukannya). Dini hari. (Oleh Pak JA langsung) Ya itu kan teknis ya, yang jelas kami ditunjuk, amanah dari Tuhan melalui Pak Jaksa Agung untuk melaksanakan tugas-tugas teknis manajerial di Jampidsus," jelasnya.


Lanjut Rudi menjelaskan, bahwa dirinya akan mengumpulkan jajaran Jampidsus untuk memverifikasi perkara-perkara yang menjadi prioritas. Selain menuntaskan perkara, dia juga menekankan pentingnya pemulihan aset negara.


"Kita verifikasi mana-mana yang prioritas diselesaikan lebih dulu, utamanya kasus yang dugaan ini. Kemudian yang lebih penting adalah asset recovery dalam penanganan tindak pidana korupsi," beber Rudi.


Terkait status mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Rudi membenarkan informasi jika Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipikor Polri. 


Namun, dia mengatakan saat ini belum ada penahanan terhadap Febrie.


"Kan infonya sudah dijadikan tersangka oleh Kakortas. Belum, belum dilakukan penahanan kan informasinya," jelas Rudi.


Rudi mengatakan Febrie telah mengajukan pengunduran diri. Saat ini, proses administrasi masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden (Keppres).


"Kan sudah mengundurkan diri kalau tidak salah. Iya masih diproses kan, masih diproses Keppres-nya. Secara formil masih menunggu Keppres pengunduran resmi dari Presiden. Apakah mengundurkan diri dari Jampidsus atau mengundurkan diri sebagai pegawai negeri, kita kaji lagi nanti," terang Rudi.


Rudi memastikan Kejaksaan Agung akan berkoordinasi dengan Kortas Tipikor Polri dalam menangani perkara yang telah dilimpahkan. Pihaknya akan segera mempelajari alat bukti dan melakukan ekspose perkara bersama.


"Kita akan memastikan profesionalitas kita dalam menangani perkara itu. Dengan pelimpahan (perkara) tidak begitu lepas, tapi kita tetap sinergi untuk memastikan penanganan perkara ini betul-betul profesional," pungkasnya.


Untuk diketahui, adapun tiga kasus yang dilimpahkan adalah kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel. 


Polisi sudah menggeledah money changer dan Cafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), hingga sebuah rumah di kawasan Bogor, Jawa Barat (Jabar).


Dalam penggeledahan itu polisi telah menyita sejumlah barang bukti dalam proses penggeledahan tersebut, mulai emas batangan hingga valuta asing (valas) senilai miliaran rupiah. (Rel)






EDITOR        :     REDAKSI 
Pada HUT Ke-14, Nanti PD IWO Kepulauan Meranti Akan Santuni Anak Yatim

Pada HUT Ke-14, Nanti PD IWO Kepulauan Meranti Akan Santuni Anak Yatim






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Kesibukan sebagai Pemimpin Redaksi media online Kabar Pesisir News.Com dan juga Ketua PD IWO Kabupaten Kepulauan Meranti, tak menyurutkan semangat Rahmat Arifin untuk terus menggerakkan organisasi.


Di sela aktivitasnya di Kantor Sekretariat IWO, Jalan Banglas Selatpanjang Timur, para kuli tinta menyempatkan diri ngopi sambil menikmati goreng pisang hangat. Momen santai itu dimanfaatkan awak media untuk menanyakan rencana PD IWO Kepulauan Meranti dalam menyambut Hari Ulang Tahun IWO ke-14.  


Senin (13/7/2026), Rahmat Arifin menyampaikan bahwa meski peringatan HUT masih beberapa minggu lagi, pihaknya sudah memiliki gagasan besar untuk kegiatan tahun ini.


“Bagi kami, bertambahnya usia organisasi harus diiringi dengan bertambahnya manfaat. 14 tahun IWO itu bukan hanya angka. Ini momentum untuk kita koreksi diri. Pers itu bukan hanya meliput, tapi juga harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.


Karena itu, PD IWO Meranti sepakat tahun ini selain merayakan HUT, juga akan menggelar aksi sosial. Pada malam puncak 8 Agustus 2026 mendatang, sebanyak 30 anak yatim akan diundang untuk menerima santunan.


“Kami memilih berbagi kebahagiaan bersama anak yatim. Ini bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT atas nikmat dan kepercayaan yang diberikan selama ini,” ucapnya haru.


Lebih lanjut, Rahmat juga menekankan pentingnya integritas bagi setiap jurnalis.  


“Kalau benar kita katakan benar. Kalau salah kita katakan salah. Itu prinsip IWO,” ujarnya mantap.


Ia berharap, di bawah kepemimpinannya IWO Meranti ke depan bisa semakin solid, semakin profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat.  


“Karena sejatinya, tugas wartawan itu juga ikut membangun daerah lewat tulisan-tulisan kita,” pungkasnya.


Di akhir perbincangan, Rahmat Arifin memohon doa kepada seluruh rekan wartawan dan masyarakat agar rangkaian peringatan HUT IWO ke-14 nanti dapat berjalan lancar dan sukses."****






SUMBER      :    PD IWO KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Abai Masukkan Meranti di RUU Daerah Kepulauan, Pemuda Penggerak Sosial Desak Pansus DPR RI Bersikap Adil

Abai Masukkan Meranti di RUU Daerah Kepulauan, Pemuda Penggerak Sosial Desak Pansus DPR RI Bersikap Adil







KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    – 
Keputusan Panitia Khusus (Pansus) DPR RI yang tidak memasukkan Kabupaten Kepulauan Meranti ke dalam daftar draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Desakan agar pemerintah pusat dan DPR RI bersikap adil kini disuarakan dengan lantang oleh kalangan muda.


Pemuda Penggerak Sosial Kepulauan Meranti, Khairul Sholeh, S.Pd., mendesak Pansus RUU Daerah Kepulauan untuk segera meninjau ulang draf tersebut. Ia meminta tim Pansus memasukkan Meranti sebagai daerah yang sah dan berhak mendapatkan alokasi anggaran khusus kepulauan.


Menurut Khairul, sangat ironis melihat fakta di lapangan di mana Kepulauan Meranti secara geografis nyata-nyata merupakan wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, namun justru luput dari perhatian regulasi ini.


"Ini bukan sekadar masalah administrasi, ini soal keadilan pembangunan bagi masyarakat Meranti. Kami ini daerah Kepulauan yang nyata, berada di garda terdepan NKRI, tapi mengapa justru luput dari draf RUU? Kami mendesak tim Pansus DPR RI untuk membuka mata dan memasukkan Meranti," tegas Khairul Sholeh kepada media, Senin (13/7/2026).


Khairul menambahkan, sebagai daerah yang menyandang status 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), Meranti sangat bergantung pada intervensi anggaran dari pemerintah pusat melalui RUU ini. Keterbatasan infrastruktur dasar seperti akses jalan, jembatan, listrik, hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan hingga kini masih menjadi momok bagi kesejahteraan masyarakat setempat.


Jika Meranti tetap dicoret dari daftar 85 kabupaten/kota kepulauan tersebut, peluang daerah ini untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dikhawatirkan akan semakin menipis.


Meskipun demikian, Khairul menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah politik yang saat ini tengah diupayakan oleh perwakilan daerah di pusat maupun di tingkat pemda.


"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Anggota Pansus DPR RI dapil Riau, Pak Hendry Munief, serta upaya Pemkab dan DPRD Meranti yang sudah menjemput bola menemui Ketua Pansus. Namun, gerakan ini harus dikawal bersama. Jangan sampai suara dari beranda depan negara ini diabaikan," lanjut Khairul.


Dalam pernyataannya, Khairul Sholeh menggarisbawahi tiga poin krusial yang menjadi tuntutan dan fokus gerakan pemuda saat ini:


Revisi Draf RUU Kepulauan: Mendesak Pansus DPR RI memasukkan Kabupaten Kepulauan Meranti ke dalam daftar daerah kepulauan penerima dana khusus.


Keadilan Anggaran: Menuntut komitmen pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan infrastruktur di wilayah perbatasan.


Pengawalan Ketat: Mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan tokoh daerah untuk bersatu mengawal isu ini hingga disahkan.


Khairul berharap, dengan adanya desakan yang masif dari arus bawah dan kalangan pemuda, DPR RI tidak menutup mata terhadap kondisi riil geografis Kabupaten Kepulauan Meranti.


"RUU Daerah Kepulauan harus menjadi solusi pengentasan kesenjangan, bukan justru menciptakan ketimpangan baru bagi daerah yang benar-benar membutuhkan seperti Meranti," pungkasnya."****






LIPUTAN        :     ALI SANIP
EDITOR           :    REDAKSI 
Jagung Hasil Program Ketahanan Pangan di Sabak Auh Disalurkan ke Bulog, Capai 295 Kg

Jagung Hasil Program Ketahanan Pangan di Sabak Auh Disalurkan ke Bulog, Capai 295 Kg






SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh mengawal pengantaran hasil panen jagung pipil dari lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh ke Gudang Bulog Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Senin (13/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah Asta Cita dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pengantaran dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon SE, mengatakan hasil panen jagung yang telah dipipil kemudian ditimbang di Gudang Bulog untuk selanjutnya menjadi bagian dari stok pangan pemerintah.


"Jagung yang diantar merupakan hasil panen dari lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh," ujar Masri dalam laporan kegiatan.


Pengawalan pengantaran dilakukan oleh Ps Kanit Binmas Polsek Sabak Auh, Aipda Romi Arief Saputra.


Berdasarkan data kegiatan, lahan pertanian yang digunakan memiliki luas sekitar satu hektare dengan sistem tanam semai lubang tanam. Total hasil panen yang telah dipipil mencapai 295 kilogram.


Saat selesai dipanen, kadar air jagung tercatat sekitar 22 persen. Setelah melalui proses penjemuran, kadar air turun menjadi 12,4 persen, sehingga memenuhi syarat untuk diserahkan ke Gudang Bulog Bungaraya.


Lahan ketahanan pangan tersebut berada pada titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39,9" BT.


Polsek Sabak Auh menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan hasil panen petani dapat terserap melalui Bulog sesuai program pemerintah."****






LIPUTAN       :     SAD
EDITOR          :     REDAKSI 
Polda Riau Laksanakan Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Jabat Kapolres Kepulauan Meranti

Polda Riau Laksanakan Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Jabat Kapolres Kepulauan Meranti






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, di Aula Tribrata Mapolda Riau, Pekanbaru, Senin (13/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi, para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta seluruh Kapolres jajaran. Prosesi sertijab diawali dengan penanggalan dan pemasangan tanda jabatan, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, serta penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, Pakta Integritas, dan Berita Acara Pengambilan Sumpah.


Dalam mutasi kali ini, Polda Riau melakukan pergantian sejumlah pejabat strategis, yaitu:


- Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Riau dari Kombes Pol. Wimboko kepada Kombes Pol. Dwi Mulyanto.
- Kabid Humas Polda Riau dari Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad kepada Kombes Pol. Akmadi.
- Kapolres Dumai dari AKBP Angga Herlambang kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan.
- Kapolres Rokan Hilir dari AKBP Isa Imam Syahroni kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi.
- Kapolres Kepulauan Meranti dari AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K
- Kapolres Indragiri Hilir dari AKBP Farouk Oktora kepada AKBP Donny Eko Listianto.



Khusus di Polres Kepulauan Meranti, tongkat komando kini resmi diemban oleh AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita,S.I.K.  menggantikan AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Rokan Hilir.


Mutasi jabatan di lingkungan Polda riau merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran, pembinaan karier personel, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, dan penegakan hukum.


Keluarga besar Polres Kepulauan Meranti mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Diharapkan kepemimpinan beliau dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, TNI, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.


Polres Kepulauan Meranti juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polres Kepulauan Meranti. Semoga sukses mengemban amanah baru sebagai Kapolres Rokan Hilir.


Dengan semangat Polri Presisi, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti."****





SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :   REDAKSI 

Bupati Asmar Lantik 144 Anggota BPD dari 28 Desa di Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Sinergi Bangun Desa

Bupati Asmar Lantik 144 Anggota BPD dari 28 Desa di Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Sinergi Bangun Desa





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, resmi melantik 144 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 28 desa untuk masa jabatan 2026–2034. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Afifa, Selatpanjang, Senin (13/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus meningkatkan peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Sebanyak 144 anggota BPD yang berasal dari 28 desa tersebut diharapkan mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara optimal guna mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang lebih efektif dan akuntabel.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar mengucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian.


"Bangun kemitraan yang harmonis dengan kepala desa dan seluruh perangkat desa. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah demi kemajuan desa. Jaga etika, junjung tinggi kejujuran, dan jadilah teladan di tengah masyarakat," tegas Asmar.


Menurutnya, Badan Permusyawaratan Desa memiliki posisi yang sangat penting sebagai representasi masyarakat desa. Selain menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, BPD juga berperan menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.


Bupati Asmar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk terus memperkuat kapasitas pemerintahan desa melalui peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPD.


Ia menilai kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Laksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jalin komunikasi yang baik dan dengarkan aspirasi masyarakat guna menyukseskan pembangunan desa yang berkelanjutan," ujarnya.


Lebih lanjut, Asmar berharap seluruh anggota BPD yang baru dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga independensi, serta menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.


Ia optimistis sinergi yang terbangun antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah akan mempercepat terwujudnya desa-desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara oleh Bupati H. Asmar, perwakilan camat, dan perwakilan anggota BPD yang dilantik.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah, S.H., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) H. Asroruddin, perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Wakapolres Kepulauan Meranti, para camat, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya."****







LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Bupati Asmar Lepas 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Dorong Pengabdian Berdampak bagi Desa di Meranti

Bupati Asmar Lepas 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Dorong Pengabdian Berdampak bagi Desa di Meranti






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi melepas 450 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Meranti selama 40 hari.


Prosesi pelepasan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (13/7/2026), turut dihadiri Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M., para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.


Sebanyak 450 mahasiswa akan ditempatkan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Merbau, dan Pulau Merbau. Selama masa pengabdian, mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.


Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., mengatakan program KKN Bina Desa Berkelanjutan telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Program tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.


"Melalui KKN ini, kami memohon izin untuk mengabdi dan belajar di tengah masyarakat selama 40 hari. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sikap, serta menjadi teladan di tengah masyarakat desa," ujar Wira.


Sementara itu, Bupati H. Asmar mengapresiasi komitmen IAIN Datuk Laksamana Bengkalis yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah melalui kegiatan pengabdian masyarakat.


Menurutnya, KKN bukan sekadar sarana menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kepedulian sosial sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.


"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata. Bangun komunikasi yang baik, bersikap santun, mampu beradaptasi, dan hormati budaya lokal yang ada di Kepulauan Meranti," tegas Asmar.


Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjalankan program-program yang memberikan dampak positif, khususnya di bidang keagamaan, literasi digital, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ekonomi desa.


Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh peserta KKN agar senantiasa menjaga etika, disiplin, dan keselamatan selama menjalankan pengabdian sehingga mampu menjaga nama baik almamater.


Kepada para camat, kepala desa, serta dosen pembimbing lapangan, Asmar meminta agar memberikan pendampingan secara optimal dan memastikan kebutuhan mahasiswa selama menjalankan KKN dapat terpenuhi dengan baik.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha guna mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


"Semoga kegiatan ini dapat membentuk mahasiswa yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.


Pelepasan mahasiswa KKN ditandai dengan prosesi penyematan secara simbolis, dilanjutkan salam-salaman antara mahasiswa dengan Bupati beserta jajaran pemerintah daerah, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa di desa-desa wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti."****







LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Aklamasi, Rahman Nahkodai DPD PJS Riau Lewat Musdalub III

Aklamasi, Rahman Nahkodai DPD PJS Riau Lewat Musdalub III





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Rahman resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis media Siber (PJS) Provinsi Riau periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III yang digelar di Ruang Medium DPRD Riau, Sabtu (11/7/2026).


Mengusung tema: "Memperkuat Konsolidasi, Membangun Kepemimpinan untuk Profesional, Independen dan Berintegritas".


Musdalub ini dihadiri Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Anggota Komisi III DPRD Riau H. Abdullah, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Pembina PJS Kota Pekanbaru H. Mansyur, serta pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah di Riau.


Ketua Panitia Musdalub, Franseda Simanjuntak, SH mengatakan, Musdalub merupakan tindak lanjut dari amanat DPP PJS menyusul Ketua DPD PJS Riau sebelumnya, Yanto Budiman, yang berhalangan tetap karena kondisi kesehatan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua sebelumnya yang telah meletakkan pondasi organisasi PJS di Riau. Mari kita doakan semoga beliau segera diberikan kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menjelaskan bahwa Musdalub merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.


"Musdalub ini harus dilaksanakan karena Ketua DPD sebelumnya mengundurkan diri akibat sakit. Ketika pimpinan berhalangan tetap, AD/ART mengamanatkan agar segera dilakukan Musdalub," kata Mahmud.


Ia menegaskan, Riau memiliki posisi strategis dalam perjalanan organisasi karena menjadi salah satu daerah embrio berdirinya PJS. 


Saat ini PJS telah berkembang di 25 provinsi dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 wartawan.


Mahmud juga menyampaikan bahwa fokus utama PJS adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). 


Selain itu, PJS juga berkomitmen memberikan pendampingan dan perlindungan kepada wartawan yang menghadapi berbagai bentuk intimidasi maupun diskriminasi saat menjalankan tugas jurnalistik.


"PJS ingin melahirkan wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu bekerja secara independen tanpa intervensi dari pihak mana pun," tegasnya.


Mahmud menambahkan, dalam waktu dekat PJS akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta. Ia berharap kepengurusan baru PJS Riau dapat segera bekerja menjalankan seluruh program organisasi.


Musdalub secara resmi dibuka oleh Anggota Komisi III DPRD Riau, H. Abdullah. 


Dalam sambutannya, ia menilai Musdalub menjadi momentum penting bagi perkembangan organisasi pers di Provinsi Riau.


Menurutnya, di tengah tantangan politik dan ekonomi nasional, media memiliki tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial untuk mengawal kebijakan pemerintah, terutama dalam upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan menjaga tata kelola pemerintahan yang baik.


"Media tidak hanya hadir ketika situasi aman, tetapi juga harus menjadi pengawas ketika kondisi daerah sedang menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, PJS harus terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik," ujarnya.


Usai pembukaan, Musdalub dilanjutkan dengan sidang yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba. 


Agenda sidang meliputi pembahasan tata tertib, pencalonan, penyampaian visi dan misi calon ketua, penetapan hasil Musdalub, hingga penandatanganan berita acara.


Calon Tunggal


Berdasarkan tata tertib, Musdalub dinyatakan memenuhi kuorum karena dihadiri lebih dari 50 persen ditambah satu dari DPC yang dinyatakan sah. Dalam proses pencalonan, hanya Rahman yang menyatakan kesediaannya maju sebagai calon Ketua DPD PJS Riau.


Karena hanya terdapat satu calon, mekanisme pemungutan suara tidak dilakukan dan Rahman ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Riau.


Dalam penyampaian visi dan misinya, Rahman menegaskan komitmennya menjadikan PJS Riau sebagai organisasi pers yang profesional, independen, berintegritas, serta memberi manfaat bagi masyarakat.


Ia memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya memperkuat solidaritas organisasi."****






LIPUTAN        :     DAVIDSON
EDITOR           :     REDAKSI 
Aksi Humanis Polisi di Inhil, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang Bantu Petani Jemur Padi Dukung Ketahanan Pangan

Aksi Humanis Polisi di Inhil, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang Bantu Petani Jemur Padi Dukung Ketahanan Pangan






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,      - 
Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat Aipda Rudi Susanto, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Polda Riau, untuk berada di tengah-tengah masyarakat. Dengan penuh semangat, ia ikut menjemur padi hasil panen bersama para petani di Desa Benteng Utara, Kecamatan Sungai Batang, Sabtu (11/7/2027).


Di hamparan gabah yang dijemur, Aipda Rudi tak sekadar hadir sebagai aparat kepolisian. Ia membaur, bergotong royong, dan membantu para petani mengeringkan hasil panen agar kualitas padi tetap terjaga. Kebersamaan itu menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.


Bagi para petani, proses penjemuran merupakan tahapan penting sebelum gabah disimpan atau digiling. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang ikut bekerja bersama warga menjadi penyemangat tersendiri sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


Kapolsek Sungai Batang, IPTU Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.


"Kami ingin anggota Polri benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung para petani melalui kegiatan nyata yang dapat mempererat kebersamaan serta mendorong terwujudnya ketahanan pangan," ujar IPTU Bambang.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sungai Batang berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Polri dan petani diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Batang."****





LIPUTAN INHIL     :    SAD
EDITOR                   :    REDAKSI 
Bupati Asmar Sambut 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Tekankan Pengabdian dan Keselamatan di Kepulauan Meranti

Bupati Asmar Sambut 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Tekankan Pengabdian dan Keselamatan di Kepulauan Meranti







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus permohonan izin pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis di kediamannya, Minggu (12/7/2026).


Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta jajaran pembina dan dosen pendamping KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.


Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun ketiga kampus tersebut menempatkan mahasiswa KKN di Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai bentuk keberlanjutan kerja sama dengan pemerintah daerah.


Ia menjelaskan, mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama 40 hari di lima kecamatan, yakni Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Merbau, dan Pulau Merbau.


"Untuk wilayah Tebing Tinggi Timur, Rangsang, dan Rangsang Pesisir, mahasiswa sudah berada di Selatpanjang. Sementara peserta yang ditempatkan di Merbau dan Pulau Merbau telah langsung menuju lokasi masing-masing," ujar Wira.


Secara keseluruhan, kata dia, sebanyak 450 mahasiswa diterjunkan pada lima kecamatan tersebut, terdiri dari 118 mahasiswa laki-laki dan 332 mahasiswa perempuan.


Rinciannya, Kecamatan Rangsang Pesisir menerima 135 mahasiswa, terdiri dari 34 laki-laki dan 101 perempuan. Kecamatan Rangsang sebanyak 101 mahasiswa, terdiri dari 25 laki-laki dan 76 perempuan, sedangkan Kecamatan Tebing Tinggi Timur menerima 81 mahasiswa yang terdiri dari 21 laki-laki dan 60 perempuan.


Dalam kesempatan itu, pihak kampus juga memohon dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya terkait bantuan transportasi mahasiswa dan barang menuju lokasi KKN, serta pengangkutan kembali setelah program berakhir.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar menyatakan pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar pelaksanaan KKN berjalan lancar.


Ia meminta Dinas Perhubungan bersama camat di wilayah tujuan untuk membantu kebutuhan transportasi mahasiswa menuju lokasi penempatan masing-masing.


Selain itu, Asmar menginstruksikan seluruh camat agar memberikan pendampingan penuh selama mahasiswa melaksanakan KKN.


"Saya minta para camat membantu pembina dan mahasiswa agar seluruh kegiatan berjalan lancar. Pantau kondisi mereka dengan baik. Jika ada yang perlu diingatkan, silakan ditegur dengan cara yang baik demi menjaga nama baik kampus maupun daerah," tegasnya.


Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keamanan dan kesehatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.


Ia meminta aparat kecamatan, puskesmas, TNI, dan Polri untuk aktif melakukan pemantauan terhadap lokasi tempat tinggal mahasiswa serta memberikan pelayanan kesehatan secara cepat apabila diperlukan.


"Kalau ada mahasiswa yang sakit atau membutuhkan bantuan, segera ditangani. Koordinasikan dengan puskesmas dan pemerintah kecamatan. Keselamatan dan kesehatan mereka harus menjadi prioritas," katanya.


Lebih lanjut, Asmar berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa KKN untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan desa.


Ia mendorong mahasiswa terlibat dalam kegiatan gotong royong, membantu proses belajar mengajar di sekolah, memberikan edukasi kepada masyarakat, hingga berpartisipasi dalam program pembangunan desa.


"Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dengan warga, ikut bergotong royong, membantu sekolah, dan berikan kontribusi positif sesuai kemampuan masing-masing," ujarnya.


Asmar juga mengingatkan agar penempatan mahasiswa di desa tetap memperhatikan ketentuan dan etika, termasuk pemisahan tempat tinggal antara mahasiswa laki-laki dan perempuan demi menjaga kenyamanan dan keamanan selama pelaksanaan KKN.


Rencananya, Bupati Kepulauan Meranti akan memberikan arahan sekaligus melepas secara resmi peserta KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis sebelum mereka diberangkatkan menuju lokasi pengabdian di seluruh wilayah penempatan."****








LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI