Sabtu, 09 Mei 2026

Pemkab Meranti dan Pemprov Kepri Teken MoU Strategis, Perkuat Pelayanan Publik hingga Hilirisasi Kelapa dan Sagu

Pemkab Meranti dan Pemprov Kepri Teken MoU Strategis, Perkuat Pelayanan Publik hingga Hilirisasi Kelapa dan Sagu







KabarPesisirNews.Com
TANJUNG PINANG KEPRI,    -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama strategis guna memperkuat sinergi pembangunan daerah, pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi kawasan perbatasan.


Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, Ibu Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun, S.E., bersama Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026).


Kerja sama tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, di antaranya perhubungan, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), dan kesehatan. Penandatanganan juga dilanjutkan oleh masing-masing kepala OPD terkait dari kedua daerah dan disaksikan langsung oleh kedua kepala daerah.


Kegiatan yang dikemas dalam suasana silaturahmi itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri Jauzar SH, jajaran pejabat tinggi pratama, staf ahli, asisten, serta kepala OPD dari kedua pemerintahan.


Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kepri terhadap rombongan Pemkab Meranti.


Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergitas antardaerah dalam mendorong percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat.


“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam optimalisasi potensi masing-masing daerah, baik di bidang sumber daya manusia, sumber daya alam, teknologi, hingga sektor perkebunan,” ujar Asmar.


Ia menambahkan, Kepulauan Meranti memiliki potensi besar di sektor perkebunan, terutama komoditas sagu, kelapa, dan kopi, yang dinilai perlu dikelola secara maksimal melalui kolaborasi lintas daerah dan dukungan berbagai pihak.


Bupati Asmar juga berharap hubungan kerja sama dan silaturahmi antara Pemkab Meranti dan Pemprov Kepri dapat terus terjalin semakin solid di masa mendatang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam berbagai sektor.


Menurut Ansar, Kepri dan Kepulauan Meranti memiliki keterkaitan geografis dan geoekonomi yang kuat karena sama-sama berada di kawasan strategis Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.


Ia menyebutkan, setiap tahun sekitar 80 ribu kapal melintasi Selat Malaka dengan aktivitas perdagangan mencapai sekitar 70 juta kontainer.


“Potensi besar ini sayang jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Karena itu dibutuhkan kerja sama antardaerah hingga pemerintah pusat agar manfaat ekonominya dapat dirasakan bersama,” kata Ansar.


Ia juga menilai kerja sama antardaerah menjadi sangat penting di tengah kondisi fiskal dan fluktuasi APBD saat ini, sehingga pemerintah daerah dituntut lebih inovatif dalam membangun ekonomi.


Salah satu sektor potensial yang disoroti adalah pengolahan sagu dan kelapa. Ansar mengungkapkan bahwa industri hilir kelapa di Kepri saat ini membutuhkan sekitar 200 ribu butir kelapa per hari, sementara pasokan yang tersedia baru sekitar 100 ribu butir.


Dengan besarnya potensi kelapa yang dimiliki Kepulauan Meranti, ia optimistis kebutuhan bahan baku industri di Kepri dapat dipenuhi dari daerah tersebut.


“Ini menjadi peluang besar bagi petani kelapa Meranti. Pasokan ke industri dalam negeri tentu akan memberikan nilai ekonomi lebih baik dan meningkatkan daya saing dibanding hanya diekspor mentah,” jelasnya.


Selain itu, Pemprov Kepri juga berencana mendorong pengoperasian jalur RoRo Meranti–Kepri guna memperkuat konektivitas dan memperlancar arus barang maupun mobilitas masyarakat.


Ansar turut memaparkan capaian ekonomi Kepri yang dinilai cukup impresif. Berdasarkan data BPS tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 7,48 persen atau menempati peringkat ketiga nasional. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) telah menembus angka 80 dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai lebih dari Rp381 triliun.


“Semoga Kepri dan Meranti dapat terus melaju bersama dan saling menguatkan dalam pembangunan kawasan,” tutup Ansar Ahmad."*****






LIPUTAN         :     NURHADI 
EDITOR            :     REDAKSI 
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Dalam rangka mendukung program Green Policing serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, Personel Polsek Rangsang Barat, Polres Kep Meranti melaksanakan kegiatan sosialisasi Green Policing dan penyerahan bibit pohon pada hari Jumat (18/5/2026) pagi.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Lemang Aiptu Joni Hendra, Bhabinkamtibmas Desa Sialang Pasung Bripka Fl. Gultom, Bhabinkamtibmas Desa Melai Bripka Benny Dwi Nugroho (Pelatihan SPN) Bhabinkamtibmas Ds Telaga Baru Brigpol Harianto dan Bhabinkamtibmas Desa Bantar Brigpol Niko Manurung dengan melakukan penanaman bibit pohon durian sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penghijauan.


Kapolres kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, “Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk nyata kita menabung oksigen untuk anak cucu kita. Menanam pohon berarti menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan bumi. Kami siap terus bersinergi dengan mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.”


Melalui kegiatan Green Policing ini, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hijau.


Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat terhadap Polri sekaligus meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih dan asri.


Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan lima (5) bibit Pohon Program ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini bagi generasi penerus"****






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
Mahasiswa Unilak Gelar Aksi Damai, GAMPU Desak Transparansi dan Jaga Marwah Kampus

Mahasiswa Unilak Gelar Aksi Damai, GAMPU Desak Transparansi dan Jaga Marwah Kampus






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Gerakan Aliansi Mahasiswa Pecinta Unilak (GAMPU) menggelar aksi penyampaian aspirasi di lingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, yang berlangsung damai, tertib, dan penuh semangat intelektual. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi dan masa depan kampus tercinta.


Dalam keterangannya, GAMPU menegaskan bahwa aksi ini lahir dari tanggung jawab moral mahasiswa untuk menyampaikan berbagai keresahan yang berkembang di lingkungan kampus, mulai dari persoalan pembangunan, biaya pendidikan, hingga transparansi kebijakan kampus.


Mahasiswa menekankan bahwa aksi dilakukan dengan mengedepankan dialog yang santun dan komunikasi terbuka, bukan untuk memperkeruh suasana.


Sampaikan Sejumlah Tuntutan


Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah poin aspirasi kepada pihak rektorat, di antaranya meminta penjelasan terbuka terkait pembangunan kampus, biaya wisuda, kebijakan SPP, serta transparansi penggunaan anggaran.


Selain itu, mahasiswa juga mendorong agar setiap persoalan yang berkembang dapat diselesaikan secara objektif, tepat, dan sesuai aturan yang berlaku.


Tak hanya itu, mahasiswa berharap pihak kampus mengambil langkah nyata dalam menjaga nama baik Universitas Lancang Kuning dari berbagai isu liar yang berkembang di tengah masyarakat maupun media sosial.


Munawar Harahap: Aksi Berjalan Damai dan Bermartabat


Jendral Lapangan GAMPU, Munawar Harahap, menyampaikan rasa syukur atas jalannya aksi yang berlangsung kondusif serta mendapat sambutan baik dari pihak kampus.


“Alhamdulillah, aksi hari ini berjalan dengan damai, tertib, dan penuh rasa hormat. Kami mengapresiasi sambutan baik dari pihak rektorat yang diwakili langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. Hardi, SE., MM., yang telah menerima aspirasi mahasiswa dengan terbuka,” ujarnya.


Munawar menegaskan bahwa aksi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa dan pihak kampus masih dapat membangun ruang dialog yang sehat demi kebaikan bersama.


“Kami hadir bukan untuk menekan, tetapi untuk menyampaikan aspirasi. Dan hari ini kami melihat adanya respons yang baik dari pihak kampus, sehingga harapan kami persoalan yang berkembang dapat segera menemukan penyelesaian yang jelas,” tambahnya.


Rektorat Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa


Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Lancang Kuning, Dr. Hardi, yang hadir mewakili pihak rektorat, menyampaikan klarifikasi secara terbuka di hadapan mahasiswa.


Ia menegaskan bahwa pihak kampus berkomitmen untuk segera menindaklanjuti berbagai persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa.


Selain itu, pihak rektorat juga menyatakan komitmennya untuk menjaga dan membersihkan nama baik Universitas Lancang Kuning dari berbagai isu liar yang berkembang di ruang publik.


Pernyataan tersebut disambut positif oleh mahasiswa sebagai langkah awal dalam membangun keterbukaan dan kepercayaan antara mahasiswa dengan pihak kampus.


Tegaskan Gerakan Murni dari Mahasiswa


Dalam kesempatan itu, Munawar Harahap juga memberikan penegasan terkait berbagai narasi yang beredar di sejumlah media dan platform lain.


Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan resmi dirinya hanya disampaikan melalui forum resmi aksi maupun rilis resmi GAMPU. Menurutnya, apabila terdapat pernyataan lain yang mengatasnamakan dirinya di luar jalur resmi, maka hal tersebut bukan bagian dari sikap resmi gerakan.


Munawar juga menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan gerakan murni mahasiswa dan menjadi aksi jilid pertama GAMPU.


“Aksi ini adalah langkah awal, aksi jilid pertama dari Gerakan Aliansi Mahasiswa Pecinta Unilak. Ini lahir dari kepedulian bersama, bukan titipan pihak mana pun dan bukan gerakan yang ditunggangi kepentingan tertentu,” tegasnya.

Ia menambahkan, gerakan mahasiswa harus dipandang sebagai gerakan moral yang bertujuan menjaga marwah kampus, bukan gerakan yang dibangun atas provokasi maupun asumsi yang tidak utuh.

Harapan untuk Kampus yang Lebih Baik

GAMPU menilai aksi damai tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus dalam membangun Universitas Lancang Kuning yang lebih baik ke depan.


Mahasiswa berharap komitmen yang telah disampaikan pihak rektorat dapat diwujudkan melalui langkah nyata, sehingga seluruh persoalan yang berkembang dapat diselesaikan dengan baik dan nama besar Universitas Lancang Kuning tetap terjaga di tengah masyarakat."****






LIPUTAN          :     NURHADI 
EDITOR             :     REDAKSI
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat disebut punya tujuan mulia.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat disebut punya tujuan mulia.







KabarPesirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU,    -
Pemerintah memastikan anak-anak sekolah mendapat asupan gizi seimbang setiap hari.


Namun, di Kabupaten Siak, Riau pelaksanaan program ini justru menimbulkan polemik. Salah satu SPPG Al Faza 2, yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Al Ikhlas Siak, di Kecamatan Tualang dari yayasan pendidikan Al ikhlas Siak beralamat di jalan M.Yamin kilometer 6 Perawang diketahui menempati bangunan diduga bekas sarang burung walet dan bersebelahan dengan bangunan sarang walet yang masih aktif beroperasi.


Berdasarkan informasi yang di terima, pihak SPPG mengklaim bahwa menjadi harga mati menjalankan standar operasional prosedur (SOP) Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah di tetapkan.


“Sebelum beroperasi, kami tentu sudah memastikan tempat ini sesuai dengan aturan. Tidak mungkin kami asal-asalan. Apalagi modal yang dikeluarkan untuk membangun tempat ini tidak sedikit. Kami sangat menjaga halnya kualitas karena ini membawa nama besar program Presiden,” ujar Lila seperti yang dikutip, Kamis 7 mei 2026


Di sisi lain Ade, pengamat publik heran bagaimana bangunan bekas sarang walet dan Bersebelahan dengan Sarang Burung Walet Aktif bisa lolos verifikasi untuk dijadikan dapur MBG, 


Menurut Ade, Yang seharusnya menurut Ade, pihak terkait menyewa atau membangun bangunan baru agar kualitas makanan benar-benar terjamin.


Ade menilai Badan Gizi Nasional (BGN) kurang cermat dalam memberikan persetujuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kecamatan Tualang, kabupaten Siak. sebelum memberi izin semestinya sudah mengetahui bahwa lokasi SPPG itu dekat peternakan sarang burung walet.


"Seharusnya lokasi tersebut tidak perlu disetujui dan diminta mencari lokasi lain yang lebih aman. Ini bukti BGN kurang cermat dan tidak hati-hati dalam memberikan persetujuan lokasi," ujarnya


Menurut dia, BGN kecolongan dalam memberikan persetujuan lokasi. Dia mempertanyakan kredibilitas tim survei BGN dalam melihat pendirian lokasi SPPG.


Dia meminta BGN mengevaluasi kembali pemberian persetujuan lokasi SPPG tersebut. Bila perlu, memberikan sanksi kepada tim survei.


Menurut dia, kondisi tersebut telah mengangkangi Juknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yg telah di tetapkan dan ketentuan Kementerian Kesehatan.


Dia menyebutkan mitra pengelola diduga tidak menampilkan keberadaan bangunan burung walet bersebelahan dengan SPPG
sebagai syarat perizinan dan seolah-olah  berada di lingkungan terbuka tanpa aktivitas peternakan di sekitarnya.


“Ini pelanggaran fatal. SOP BGN melarang dapur SPPG berada dekat tempat pembuangan akhir ataupun kandang ternak, apalagi bekas sarang burung walet dan bersebelahan dengan bangunan sarang walet yang masih aktif beroperasi. Karena itu, tidak ada opsi kompensasi, hanya relokasi,” Pungkasnya."****






LIPUTAN SIAK       :      ANGGA 
EDITOR                   :      REDAKSI 
Datuk Seri Afrizal Cik Sampaikan Nasihat Adat Kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Selatpanjang

Datuk Seri Afrizal Cik Sampaikan Nasihat Adat Kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Selatpanjang





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menyampaikan nasihat adat kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kelas IIB Selatpanjang. Hal ini dilaksanakan sempena Konferensi Pers dan Pelaksanaan Apel dan Ikrar Bersama,  Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal,  Narkoba,  dan Penipuan.   Bertempat di Lapas Kelas IIB Selatpanjang, Jum'at (8/5/2026).


Dalam nasihat adatnya,  Datuk Seri Afrizal Cik menyampaikan kepada seluruh warga binaan untuk terus berbuat baik mulai saat ini. 


"Kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Selatpanjang, yang merupakan anak kemanakan kami secara adat,  teman kami,  tetangga kami, handai tolan dan kenalan kami,  saya berharap teruslah untuk berbuat baik.  Masa lalu kita semua,  yang telah berakibat kita berada di sini menjalani hukuman, mari kita tinggalkan.  Ingat pesan orang-orang tua kita dahulu, "Berbuat baik berpada-pada,  berbuat jahat jangan sekali". Karena itu,  jangan ulangi kesilafan yang telah terjadi walau tak ada manusia yang luput dari salah dan silaf. Mari kita tatap masa depan dan berniat dalam hati untuk menjalankan hidup baru dengan adab yang baik, menghindari sekuat tenaga segala ajakan untuk melanggar hukum dan norma adat.  Saat ini sanak keluarga,  tetangga,  dan teman-teman kita merindukan kehadiran kita yang sekian lama terpisah. Mari atur lagi hidup baru  dengan segala kebaikan, masa depan masih cerah menunggu kita" ungkap Datuk Seri Afrizal Cik yang didampingi Kepala Lapas Kelas II Selatpanjang Yopi Febrianda dan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alda Faroqi,  S.H., S.IK., M.U, yang diwakili KBO Sat Narkoba, Plh  Kasat Pol PP dan Damkar, Danramil 02 TT yang diwakili Babinsa,  di hadapan empat ratusan warga binaan. 


Selain menyampaikan sikap hidup yang harus ditempuh pasca menjadi warga binaan,  Datuk Seri Afrizal Cik juga menyampaikan bahaya narkoba. 


Ditanya tentang pelaksanaan apel dan ikrar Bersama,  Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal,  Narkoba,  dan Penipuan,   Datuk Seri Afrizal Cik mengungkapkan bahwa ini merupakan langkah serius yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Selatpanjang.  
"Kepala Lapas Kelas IIB Selatpanjang,  tidak mentolerir adanya handphone ilegal,  narkoba dan penipuan di Lapas ini.  Upaya penegakan hukum dan disiplin akan ditegakkan secara tegas bagi yang melanggar. Saya juga menyaksikan sendiri adanya tes urine bagi warga binaan demi untuk mengantisipasi segala hal buruk yang mungkin saja bisa terjadi", kata Datuk Seri Afrizal Cik. 


Lanjutnya lagi,  "LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan, yang diikrarkan pada hari ini, yang dilakukan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Selatpanjang, Yopi Febrianda beserta jajarannya. Kemudian atas nama diri pribadi dan LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih atas perlakuan baik dan humanis Kepala Lapas dan jajarannya dalam membina warga binaan",   tutup Datuk Seri Afrizal Cik."****
 






SUMBER         :
HUMAS LAMR KEP.MERANTI
Bhabinkamtibmas Alah air Cek Ternak Warga, Kapolsek : Kita Ingin Masyarakat Ikut Mendukung Program Presiden

Bhabinkamtibmas Alah air Cek Ternak Warga, Kapolsek : Kita Ingin Masyarakat Ikut Mendukung Program Presiden








KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Bhabinkamtibmas Polsek Tebingtinggi melakukan pengecekan peternakan kambing milik warga di Jalan Rambutan RT 04/RW 01, Desa Alah Air Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (8/5/2026) sore.


Kegiatan tersebut dilakukan di lahan peternakan berukuran 3 x 6 meter dengan jumlah ternak sebanyak 14 ekor kambing. Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Alah Air, BRIPKA Mukhtar Rosidi, bersama pemilik peternakan, Purwati.


Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi peternakan, meliputi kesehatan kambing, kebersihan kandang, serta ketersediaan pakan ternak.


Selain itu, dilakukan pula pemantauan terhadap jumlah ternak dan perkembangan pertumbuhan kambing yang dipelihara warga.


Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebingtebing AKP J.A.Lubis SH MH  menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.


“Kita ingin masyarakat ikut mendukung program Presiden, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui peternakan,” ujarnya.


Hasil pengecekan menunjukkan kondisi peternakan dalam keadaan baik dan terpantau.


Kegiatan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan perhatian peternak terhadap kebersihan kandang dan kesehatan hewan ternak.


Selain itu, melalui kegiatan tersebut terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara peternak dengan pihak pendamping maupun petugas terkait.


Masyarakat diharapkan terus mengembangkan usaha peternakan kambing sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga."****






EDITOR          :     REDAKSI 

Jumat, 08 Mei 2026

Gerak Cepat Polsek Merbau Tiga Pencuri Serang Walet Dibekuk Hanya Dalam Hitungan Jam.

Gerak Cepat Polsek Merbau Tiga Pencuri Serang Walet Dibekuk Hanya Dalam Hitungan Jam.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Jajaran Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sarang burung walet yang terjadi di Jalan Kuala Melibur, Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (7/5/2026).


Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku hanya beberapa jam setelah laporan diterima. Ketiganya masing-masing berinisial KG (45), AB alias HK (51), dan PL (34).


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan korban bernama Heria, yang mengetahui bangunan sarang burung walet milik keluarganya telah dibobol pencuri.


“Pelapor mendapatkan informasi dari adiknya terkait adanya pencurian di bangunan sarang burung walet milik orang tuanya. Dari rekaman CCTV terlihat tiga orang mencurigakan sedang mengambil barang di lokasi,” ujar AKP Jimmy Andre.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Merbau langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Efrianto bersama Unit Reskrim Polsek Merbau untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.


Sekitar pukul 18.00 WIB, polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku, yakni KG dan AB alias HK, saat melintas di Jalan Lintas Melibur, Desa Mayang Sari, Kecamatan Tasik Putri Puyu, menggunakan sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi.


Dari hasil klarifikasi serta pencocokan dengan rekaman CCTV, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan kembali mengamankan satu pelaku lainnya, PL, di Jalan A. Yani, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.


“Ketiga terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mako Polsek Merbau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, tas sandang, sisa sarang burung walet, beberapa senter kepala, linggis, gergaji, dua unit sepeda motor, uang tunai hasil penjualan sarang burung walet sebesar Rp1.981.000, serta satu unit kapal kayu pompong.


Polisi juga telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan pelaku, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, hingga membuat laporan resmi untuk proses hukum lebih lanjut.


Polres Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan adanya tindak kriminal maupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


“Layanan 110 Polres Kepulauan Meranti merupakan pusat panggilan darurat 24 jam gratis yang siap merespons cepat gangguan keamanan, tindak kriminal, kecelakaan lalu lintas, dan kebutuhan bantuan kepolisian lainnya,” tutup AKP Jimmy Andre."****








SUMBER        :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Polsek Tebingtinggi Dampingi dan Cek Perkembangan Jagung

Bhabinkamtibmas Polsek Tebingtinggi Dampingi dan Cek Perkembangan Jagung





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Polsek Tebingtinggi terus menunjukkan dukungannya terhadap program swasembada pangan tahun 2026 melalui kegiatan pendampingan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Sesap. 


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Bripka Ilham Edi, dengan melaksanakan pendampingan sejak awal penanaman hingga pengecekan pertumbuhan tanaman jagung di lahan milik Bumdes Sesap seluas kurang lebih satu hektare. 


Turut hadir dalam kegiatan itu pihak Bumdes Sesap bersama anggota kelompok tani yang terlibat langsung dalam proses penanaman dan perawatan tanaman jagung. 


Kapolres Polres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP J.A. Lubis menyampaikan bahwa jajaran Polsek Tebingtinggi akan terus mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, sebagai bentuk kontribusi nyata Polri di tengah masyarakat. 


"Pendampingan ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta memperkuat sinergi dengan masyarakat,"ujarnya. 


Selain pendampingan tanaman jagung, Kapolsek juga menjelaskan bahwa para Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi saat ini aktif turun langsung ke desa binaan untuk meninjau perkembangan sektor budidaya ikan, udang, serta pertanian masyarakat."****








EDITOR         :     REDAKSI 
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Dalam rangka mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Muchlisin M. Akbar melaksanakan pengecekan lahan jagung pipil Quartal I Tahun 2026 di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan pada lahan jagung seluas 0,5 hektare sebagai bentuk monitoring dan pendampingan terhadap program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah.


Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain melakukan pengecekan lahan, personel Polsek Merbau juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian, khususnya budidaya jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung kebutuhan pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat."****







SUMBER          :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR            :     REDAKSI 
Okura FC Wakili Pekanbaru di Belantik Cup III 2026, Siak: 64 Tim Bersaing, Aturan Ikuti Standar PSSI

Okura FC Wakili Pekanbaru di Belantik Cup III 2026, Siak: 64 Tim Bersaing, Aturan Ikuti Standar PSSI






KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,      – 
Ajang Open Tournament Sepak Bola Belantik Cup III tahun 2026 resmi digelar di Dusun III Belantik, Kampung Langkai, Kecamatan Siak, dengan partisipasi yang sangat besar. Sebanyak 64 tim dari berbagai wilayah turun bertanding, menjadikan turnamen ini salah satu kompetisi sepak bola paling bergengsi di daerah tersebut.
 

Yang menjadi sorotan, tim Okura FC hadir sebagai satu-satunya perwakilan dari Kota Pekanbaru. Kehadiran mereka tidak hanya menambah warna persaingan, tetapi juga menjadi bukti jangkauan turnamen yang mampu menarik minat klub dari ibu kota provinsi.
 

Turnamen ini diinisiasi dan diselenggarakan langsung oleh pemuda setempat, yang menunjukkan semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat lokal terhadap olahraga sepak bola. 


Meski digagas oleh komunitas, kualitas kompetisi tetap terjaga dengan baik karena seluruh regulasi dan aturan pertandingan sepenuhnya mengikuti standar yang ditetapkan oleh PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia). Hal ini menjamin jalannya pertandingan yang fair, profesional, dan sesuai kaidah olahraga yang berlaku.
 

Dengan jumlah peserta yang banyak dan standar aturan yang jelas, Belantik Cup III 2026 diprediksi akan menyajikan pertandingan-pertandingan seru dan berkualitas."****







LIPUTAN SIAK       :      ANGGA 
EDITOR                   :      REDAKSI 
Buka Program Desa Cantik 2026, Wabup Muzamil: Pembangunan Harus Berbasis Data

Buka Program Desa Cantik 2026, Wabup Muzamil: Pembangunan Harus Berbasis Data




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin membuka kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026, yang digelar di Aula Kantor Bupati, Kamis (7/5/2025).


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menegaskan pentingnya data sebagai dasar utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, data yang akurat, mutakhir dan komprehensif menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan agar pembangunan tepat sasaran.


“Di era digital saat ini, data menjadi tulang punggung pembangunan. Saya pribadi sangat percaya dengan data. Tanpa data yang baik, pembangunan akan berjalan tanpa arah,” ujar Muzamil.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan terhadap data statistik. Menurutnya, masih ada sebagian pihak yang meragukan validitas data, termasuk data penurunan angka kemiskinan dan stunting di Kepulauan Meranti.


“Kita harus sadar dan percaya terhadap data. Jangan sampai ego dan opini mengalahkan fakta di lapangan. Data yang baik akan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Muzamil menilai, perubahan dan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting di tengah perkembangan zaman. Ia mengibaratkan pentingnya adaptasi seperti perkembangan teknologi digital yang kini telah menjangkau hingga pelosok desa.


“Persoalannya hari ini bukan bisa atau tidak bisa, tapi mau atau tidak mau berubah. Semua bisa dilakukan jika ada kemauan,” katanya.


Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya data dalam penanganan stunting dan berbagai persoalan sosial lainnya.


“Kalau kita ingin menurunkan angka stunting, kita harus tahu di mana titik masalahnya, apa penyebabnya, bagaimana kondisi lingkungannya. Tanpa data, kita seperti berlayar tanpa peta,” ujarnya.


Sebelumnya, Kepala BPS Kepulauan Meranti, Desi Ratnasari menjelaskan bahwa program Desa Cantik merupakan program pembinaan berkelanjutan dari BPS guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data statistik.


Menurutnya, melalui pembinaan tersebut diharapkan desa mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan di tingkat desa.


“Dengan data yang berkualitas, pembangunan desa dapat lebih optimal sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.


Ia menambahkan, program Desa Cantik juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong pembangunan dari desa dan penguatan ekonomi masyarakat.


Sementara itu, Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Riau, Prayudho Bagus Jatmiko yang mewakili Kepala BPS Provinsi Riau menyebutkan bahwa Desa Cantik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun peradaban berbasis data.


Ia menjelaskan bahwa konsep utama Desa Cantik adalah membangun kemandirian data di tingkat desa melalui sistem yang terintegrasi.


“Semua data yang masuk ke desa nantinya dapat terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pemerintah desa maupun pemerintah daerah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat dan berbasis data real time,” jelasnya.


Prayudho juga mendorong agar program Desa Cantik dapat diterapkan secara masif di seluruh desa di Provinsi Riau, karena diyakini mampu meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan dan mempercepat pengentasan kemiskinan.


Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan sosialisasi pentingnya sensus ekonomi dan penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pembangunan berbasis data di Kabupaten Kepulauan Meranti."****






SUMBER        :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR          :    REDAKSI