Senin, 06 April 2026

Bupati Asmar Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH di Meranti

Bupati Asmar Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH di Meranti




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Program Pendidikan Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Gedung Kuning Kantor Bupati, Senin (6/4/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pascasarjana UMRAH, Prof Dr. Rumzi Samin, MSi beserta jajaran, para asisten, staf ahli, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, peserta sosialisasi dari kalangan ASN, unsur akademisi STKIP Meranti, tokoh adat, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk perwakilan Polres Kepulauan Meranti.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan UMRAH dalam menghadirkan program pendidikan pascasarjana di daerah.


“Ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan. Kami menyambut baik kehadiran program ini sebagai bagian dari pembangunan yang berfokus pada peningkatan kapasitas manusia,” ujar Asmar.


Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, terutama di tengah era disrupsi dan persaingan global.


Menurutnya, pendidikan pascasarjana bukan lagi sekadar prestise, melainkan kebutuhan strategis bagi aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga profesional untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kinerja.


“Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 adalah investasi jangka panjang. Ini penting untuk meningkatkan kemampuan analisis dalam menyelesaikan persoalan publik, melahirkan inovasi daerah, serta mendukung pengembangan karier ASN ke posisi strategis,” jelasnya.


Program pascasarjana ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Meranti dan menjadi tonggak awal dalam sejarah pengembangan pendidikan tinggi di daerah tersebut. Menariknya, seluruh proses perkuliahan akan dilaksanakan di Meranti, sehingga peserta tidak perlu lagi menempuh pendidikan ke Tanjungpinang.


Direktur Pascasarjana UMRAH dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kapasitas SDM di daerah, khususnya dalam mengisi struktur organisasi pemerintahan yang membutuhkan tenaga profesional berkualifikasi tinggi.


Sementara itu, tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, turut memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan peluang pendidikan ini.


“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Pendidikan tinggi adalah kunci kemajuan daerah. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa dampak besar bagi masa depan Meranti,” ujarnya.


Ia juga menilai sinergi antara STKIP Meranti dan UMRAH berpotensi membuka jalan menuju berdirinya universitas besar di Kepulauan Meranti di masa mendatang.


Bupati Asmar menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmen dalam mendukung sektor pendidikan melalui alokasi anggaran beasiswa. Pada tahun 2025, pemerintah daerah menganggarkan sekitar Rp1,5 miliar untuk beasiswa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,2 miliar.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemberian beasiswa tetap mengacu pada persyaratan yang berlaku.


“Kami berharap program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan publik, serta mewujudkan masyarakat Meranti yang cerdas, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya."****






LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Kepulauan MerantiAgendakan Pembahasan ke DPR RI

Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Kepulauan MerantiAgendakan Pembahasan ke DPR RI





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memimpin rapat internal penegasan batas daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4/2026) di Ruang Rapat Wakil Bupati Kepulauan Meranti.


Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Wakil Bupati bersama Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu di Pekanbaru. Dalam arahannya, Wabup Muzamil menegaskan agar seluruh perangkat daerah segera menginventarisir berbagai persoalan batas wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang berimplikasi terhadap kebijakan fiskal daerah.

“Persoalan batas wilayah  berdampak pada kebijakan fiskal daerah, mulai dari dasar hukum pembentukan daerah hingga pengaturan porsi bagi hasil ke daerah,” tegas Wabup Muzamil.


Ia melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan audiensi bersama DPR RI guna membahas persoalan tersebut secara komprehensif dengan kementerian terkait.

“Perlu langkah konkret melalui audiensi dengan DPR RI dan kementerian terkait agar persoalan ini mendapat kejelasan dan tidak merugikan hak fiskal daerah,” tambahnya.


Melalui rapat ini diharapkan terbangun koordinasi yang solid, kesamaan persepsi, serta langkah terpadu dalam percepatan penyelesaian batas wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Turut hadir Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, para kepala OPD, serta kepala bagian di lingkungan Setda."****
(Rls).-





EDITOR        :   REDAKSI 
Dapur MBG di Mantiasa Diresmikan, 43 Ribu Warga Sudah Terima Manfaat

Dapur MBG di Mantiasa Diresmikan, 43 Ribu Warga Sudah Terima Manfaat





KabbarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus diperluas. Terbaru, satu dapur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mantiasa Agro Mulya mulai beroperasi di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Senin (6/4/2025).


Perluasan ini menambah jumlah dapur SPPG yang telah beroperasi menjadi 22 unit di seluruh kecamatan, dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 43 ribu orang.

Sekretaris Satgas MBG Kepulauan Meranti, Ifwandi, menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi sejak dini.


“Ke depan, akan ditambah 36 dapur lagi, terutama di wilayah terpencil. Targetnya penerima manfaat bisa mencapai 60 ribu orang,” ujarnya saat peresmian dapur tersebut.

Selain menyasar pemenuhan gizi, program ini juga berdampak pada sektor ekonomi lokal. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 tenaga kerja telah terserap dari operasional dapur-dapur SPPG.


Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kepulauan Meranti, Suryani, menegaskan pentingnya pengawasan dalam distribusi makanan agar tetap memenuhi standar kesehatan.


“Kami berharap dukungan semua pihak untuk memastikan makanan yang didistribusikan sehat, layak, dan sesuai standar,” katanya.


Di tingkat lokal, kehadiran dapur MBG dinilai mulai memberi dampak langsung, terutama dalam upaya menekan angka stunting. Camat Tebing Tinggi Barat, M. Nazir, mengatakan program ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak.


“Kami berharap ini bisa berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di wilayah kami,” ujarnya.


Pemerintah desa juga menekankan pentingnya komunikasi dalam pelaksanaan program. Kepala Desa Mantiasa, Muhajir, mengingatkan agar setiap persoalan di lapangan disampaikan melalui jalur yang tepat.


“Jika ada temuan, sebaiknya dikomunikasikan lebih dulu agar bisa ditangani tanpa menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.


Sementara itu, pihak pengelola dari Yayasan PPSDI Al-Fityah Pekanbaru menyatakan akan mengoptimalkan potensi lokal dalam operasional dapur, termasuk melibatkan tenaga kerja setempat dan memanfaatkan hasil pertanian desa.


"Sehingga selain meningkatkan gizi, juga mendorong perputaran ekonomi desa,” ujarnya.


Dapur MBG Desa Mantiasa ini memiliki kapasitas produksi untuk 719 penerima manfaat. Untuk Kecamatan Tebingtinggi Barat sendiri telah beroperasi dua dapur MBG, yakni di Desa Insit dan Desa Mantiasa."****





EDITOR         :    REDAKSI 
Bupati Asmar Buka Manasik Haji Nasabah BRK Syariah, Tekankan Bekal Ilmu dan Kesehatan Menuju Tanah Suci

Bupati Asmar Buka Manasik Haji Nasabah BRK Syariah, Tekankan Bekal Ilmu dan Kesehatan Menuju Tanah Suci




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, secara resmi membuka kegiatan praktik manasik haji dan silaturahmi calon jemaah haji bersama PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), yang digelar di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4/2026).


Kegiatan ini diikuti para calon jemaah haji nasabah BRK Syariah sebagai bagian dari pembekalan sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.


Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan manasik haji merupakan bentuk komitmen pihak perbankan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga spiritual.


“Manasik haji ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelatihan dan pelayanan agar para calon jemaah benar-benar siap, baik secara rohani maupun jasmani. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder, dan Kementerian Agama agar kegiatan ini terus berjalan dengan baik,” ujar Wiwin.


Sementara itu, Bupati H. Asmar memberikan apresiasi atas inisiatif BRK Syariah yang dinilai turut berkontribusi dalam pembinaan calon jemaah haji di daerah.


Menurutnya, sinergi antara sektor perbankan dan lembaga keagamaan menjadi langkah strategis dalam memastikan calon jemaah haji asal Kepulauan Meranti memperoleh edukasi yang merata dan berkualitas.


“Ibadah haji bukan hanya soal niat, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan ilmu. Manasik ini adalah bekal paling berharga sebelum berangkat ke Tanah Suci,” kata Asmar.


Ia menambahkan, melalui kegiatan manasik, para calon jemaah akan memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan fikih haji, mengenal alur perjalanan ibadah dari tanah air hingga ke Arab Saudi, serta melatih kesabaran dalam menghadapi kondisi padatnya jemaah.


Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung ekstrem. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah.


“Jemaah adalah duta daerah. Tunjukkan akhlakul karimah, saling tolong-menolong, dan luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya.


Di akhir sambutan, Asmar berharap seluruh calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pemerintah daerah, pihak perbankan, dan para calon jemaah haji."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR         :     REDAKSI 

Halalbihalal Alumni SPG Bengkalis di Meranti: Muzamil Ajak Pererat Kebersamaan

Halalbihalal Alumni SPG Bengkalis di Meranti: Muzamil Ajak Pererat Kebersamaan






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Suasana penuh kehangatan mewarnai kegiatan Halalbihalal Alumni SPG 197–KPG Bengkalis yang digelar di Gedung Pertemuan Ucok, Jalan Rintis, Minggu (5/4/2026) malam. 


Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, yang juga Ketua Umum Alumni SPG 197 dan KPG Bengkalis, mengajak seluruh alumni untuk lebih menghargai setiap kesempatan berkumpul.


“Setiap tahun jumlah kita ini berkurang. Karena itu, selagi masih diberi umur dan kesehatan, mari kita jaga silaturahmi dan persaudaraan ini,” ujarnya.


Menurut Muzamil, nilai kebersamaan antaralumni menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Ia juga mengingatkan agar hubungan yang telah terjalin sejak masa pendidikan tidak rusak hanya karena perbedaan pandangan, termasuk dalam urusan politik.


“Kita boleh berbeda pilihan, tapi jangan sampai merusak persaudaraan. Kalau tidak bisa membantu, jangan menjatuhkan,” pesannya.


Tak hanya itu, ia mengajak seluruh alumni untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan bersama, termasuk rencana reuni akbar yang akan digelar di Kabupaten Siak. Ia berharap kehadiran alumni nantinya bisa lebih banyak sebagai bentuk kekompakan yang tetap terjaga.


Muzamil turut menyampaikan ucapan selamat IdulFitri sekaligus permohonan maaf lahir dan batin, seraya berharap kebersamaan ini dapat terus terjaga.


“Semoga kita dipertemukan kembali pada Halalbihalal tahun berikutnya,” tutupnya.


Sementara itu, Ketua Panitia, Sunaji, menjelaskan bahwa kegiatan halalbihalal ini merupakan agenda rutin tahunan yang lahir dari semangat Idulfitri sebagai momentum saling memaafkan.


“Tidak semua alumni bisa saling berkunjung saat lebaran. Melalui kegiatan ini, kita bisa berkumpul dan saling bermaafan,” katanya.


Ia menambahkan, selain menjadi ajang temu lintas angkatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan para alumni yang mayoritas berprofesi sebagai tenaga pendidik, khususnya di wilayah Selatpanjang.


Lebih dari sekadar tradisi, halalbihalal ini juga menjadi bagian dari pemanasan menuju reuni akbar SPG-KPG Bengkalis yang direncanakan berlangsung di Siak Sri Indrapura pada pertengahan 2026."****





SUMBER       :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI 
EVP Bantuan Hukum PLN 'Double Job', Apa Kabar Kasus Penganiayaan Bersajam Terhadap Jukir di Depok?

EVP Bantuan Hukum PLN 'Double Job', Apa Kabar Kasus Penganiayaan Bersajam Terhadap Jukir di Depok?





KabarPesisirNews.Com
JAKARTA,     -
Lama tak terdengar pasca kasus penganiayaan dan penggunaan senjata tajam (Sajam) yang diduga kuat melibatkannya, secara tiba-tiba pejabat Executive Vice President (EVP) PT PLN (Persero), Chorinus Eric Nerokou alias CEN kembali muncul dengan kabar mengagetkan.


Kabarnya, sebagai bentuk perhatian dan sayangnya Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan Direktur Legal & Human Capital (LHC) PLN Yusuf Didi Setiarto selaku atasannya, sang pejabat kembali ketiban rejeki nomplok.


Buktinya, selain jabatan EVP Bantuan Hukum yang saat ini diembannya, Eric kini diberikan jabatan bergengsi lainnya di anak perusahaan sub holding PLN. Tidak main-main, ia dipercaya menduduki jabatan Komisaris Utama PT Artha Daya Coalindo. 


Dari data yang dihimpun wartawan, perusahaan tersebut merupakan perusahaan subsidairy of PT Indonesia Power.


Sekadar informasi, PT Artha Daya Coalindo (ADC) adalah perusahaan logistik energi terkemuka yang didirikan pada 21 Oktober 1997, berfokus pada penyediaan, transportasi batu bara, serta biomassa untuk pembangkit listrik (PLTU). 


Sebagai anak perusahaan PT PLN Indonesia Power, ADC beroperasi di bawah naungan Arthindo Group, menyediakan layanan pengelolaan pelabuhan dan pengerukan.


Artinya, 'Double Job' itu dipastikan akan membuat penghasilan dan pundi-pundi pemasukannya akan turut meningkat.


Namun bukan itu yang jadi pertanyaan. Namun pengangkatan pemilik harta kekayaan sebesar Rp3,6 miliar berdasarkan LHKPN tahun 2025 itu, jelas telah melanggar etika mengingat kasusnya sangat fatal.


Sekadar mengingatkan, pada tanggal 26 Oktober 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, CEN diduga kuat terlibat dalam peristiwa tindak kekerasan bersenjata tajam rerhadap 2 juru parkir di Komplek Pertokoan Jalan Raya Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu, 


Kedua korban yakni, Komarudin alias Jaun,  warga sekitar. Akibat amukan CEN, pria 47 tahun menderura retak tulang tangan di tiga bagian setelah dipukul dengan menggunakan bambu besar. Maskur alias Japes, juga warga sekitar. Pria 54 tahun itu diketahui mengalami memar di leher dan wajah akibat pukulan.


Berdasarkan hasil investigasi dan keterangan korban Maskur alias Japes yang ditemui pada Senin, 10 November 2025 di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi ketika rekannya Komarudin alias Jaun beraktivitas memundurkan kendaraan konsumen toko, sehingga terpaksa menghentikan laju kendaraan yang tengah melintas di depan Komplek Pertokoan Jalan Raya Cinere.


Ketika itu, seorang pria berbadan gemuk yang sedang mengendarai mobil (belakangan diketahui putra CEN) tidak terima kendaraannya dihentikan. Karena tidak senang, pria tersebut lantas melontarkan makian kepada Komarudin alias Jaun. Merasa kaget, juru parkir itu membalas makian tersebut.


Situasi semakin memanas. Karena tidak terima balasan itu, pria gemuk itu kemudian memarkirkan kendaraannya di seberang jalan dan mendatangi jukir tersebut. Perdebatan pun tak terhindarkan.


Berselang 15 menit kemudian, sebuah mobil jenis SUV Ford bernopol B 1444 ZJD, tiba dan langsung parkir di halaman toko dan pengemudinya yang diketahui Chorinus Eric Nerokou alias CEN sesaat kemudian turun bersama seorang wanita (istrinya). 


Situasi semakin tak terkendali. Menurut Japes, keduanya langsung mengamuk dan menyerang orang-orang yang dianggap berkonflik dengan anaknya. Bahkan istri terduga pelaku sempat memukul Maskur alias Japes hingga tak sadarkan diri.


Sedangkan pelaku, usai ikut memukul bagian wajah Maskur alias Japes, ia juga memukul tangan Komarudin alias Jaun dengan bambu sampai menderita keretakan di 3 bagian. Bahkan putra terduga pelaku juga memiting leher korban ini sampai dia nyaris tak bernafas.


Tidak sampai disitu, terduga pelaku CEN yang sudah membabibuta juga menuju ke mobilnya dan langsung mengambil dua bilah pedang panjang dan berupaya mengejar orang-orang yang berupaya melakukan perlawanan sampai membuat heboh pengendara yang tengah melintas di kawasan padat tersebut.


Peristiwa itu sempat dilerai ketua ormas setempat, tapi bukannya mereda, terduga pelaku CEN malah semakin berang dan bahkan mengayunkan parangnya. Situasi mereda setelah pihak Polsek setempat turun ke TKP.


Selanjutnya, pelaku pun meninggalkan lokasi. Sedangkan korban, dalam kondisi babak belur langsung melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya itu ke Polres Metro Depok. Hanya dalam waktu singkat, dua orang pelaku yakni CEN dan putranya diamankan tim Satreskrim Polres.


Namun dalam waktu singkat pula, perkara ini termasuk menyangkut penggunaan Sajam, dihentikan setelah terjadi perdamaian antara pelaku dan korban. Korban Maskur alias Japes mengaku menerima uang damai sebesar Rp5 juta dan perdamaian itu ditandatanganinya di depan Kanitreskrim.


Tapi yang sangat disayangkan adalah, apakah kasus senjata tajam yang diatur dalam UU Darurat, kenapa bisa berakhir RJ? Apalagi senjata tajam itu digunakan pelaku di ruang publik hingga membuat masyarakat resah. Karena itu, kami memohon Bidpropam Polda Metro Jaya untuk meninjau ulang RJ atas pelaku CEN yang kami nilai sangat prematur. Terima kasih."****






LIPUTAN        :     RED
EDITOR          :      REDAKSI 
64 Tim Bertanding dalam Open Turnamen Sepak Bola Tanjung Sari Cup

64 Tim Bertanding dalam Open Turnamen Sepak Bola Tanjung Sari Cup




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Sebanyak 64 tim sepak bola dari berbagai daerah ambil bagian dalam Open Turnamen Sepak Bola Tanjung Sari Cup yang resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Minggu (5/4/2026).


Turnamen tersebut dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kepulauan Meranti, Saiful Bakhri.


Dalam sambutannya, Saiful Bakhri menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda dalam mengembangkan potensi diri serta mempererat kebersamaan dan persaudaraan.


“Turnamen ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga sepak bola di Kepulauan Meranti. Kami berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola yang berprestasi,” ujarnya.


Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pemuda sebagai tulang punggung bangsa, yang pada akhirnya dapat mendorong semangat pembangunan daerah.


“Semoga turnamen ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Kepada para peserta, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.


Turnamen Tanjung Sari Cup direncanakan berlangsung selama 40 hari, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai puluhan juta rupiah. Juara pertama akan menerima hadiah sebesar Rp20 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp7 juta, dan juara keempat Rp4 juta.


Ketua pelaksana turnamen, Darismi, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah desa dan masyarakat sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.


“Terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat Desa Tanjung Sari yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Sari, Zulkarnain, menyebut turnamen ini merupakan hasil kerja sama masyarakat serta dukungan para donatur.


“Semoga turnamen ini dapat berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak atas kontribusinya,” ujarnya.


Pembukaan turnamen ditandai dengan penyerahan simbolis piala bergilir oleh Kepala Desa Tanjung Sari kepada Ketua Pelaksana, serta tendangan pertama oleh Kadis Disporapar Kepulauan Meranti.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kepulauan Meranti dari Fraksi Golkar H. Hatta dan Fraksi PDI Perjuangan Atan Ismail, Camat Tebingtinggi Timur Mazlin, Unsur Pimpinan Kecamatan, serta undangan lainnya."****





SUMBER      :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR        :    REDAKSI 

Minggu, 05 April 2026

Profil Mayor Zulmi, Prajurit Terbaik Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia

Profil Mayor Zulmi, Prajurit Terbaik Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia






KabarPesisirNews.Com
KOTA BANDUNG,    –
Gugurnya Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar menyita perhatian tak hanya dalam negeri, bahkan internasional.

Mayor Zulmi gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Dalam tugasnya tersebut, ia tergabung dalam UNIFIL (United Nation Interim Force in Lebanon).

Prajurit yang saat menjalankan tugas berpangkat Kapten itu dinyatakan gugur pada Senin (30/3/2025), pukul 10.45 waktu Lebanon, atau pukul 15.45 WIB.

Pemakaman prajurit yang berasal dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat itu, dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di TMP Cikutra, Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).

Zulmi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 2015. Namun pria kelahiran Cirebon 10 Maret 1993 juga mengikuti sejumlah pendidikan militer lainnya seperti Para Dasar, Kombat Intel,  Komando, dan Perwira Sandhy Yudha.

Anak dari pasangan Iskandarudin dan Susilo Hutami itu gugur dalam misi perdamaian dunia, meninggalkan istri dan dua anak tercinta.

Sebagai prajurit terbaik yang dimiliki TNI, Zulmi telah meraih tanda kehormatan serta sejumlah tanda jasa. Diantaranya tanda kehormatan Veteran Perdamaian RI

Sementara beberapa tanda jasa yang diraih diantaranya Satya Lencana Wiradharma, Satya Lencana Ksatria Yudha, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun, dan Satya Lencana Santi Dharma.

Atas sejumlah prestasi membanggakan itu pula menurut Panglima TNI, membuat almarhum dikirim untuk tugas mulia ke Lebanon dalam Satgas Konga 23S UNIFIL.

Tak hanya keluarga yang merasa berduka atas kematian Mayor Zulmi, TNI menurut Panglima juga mengaku kehilangan prajurit terbaiknya."****
(Rls).-



EDITOR        :     REDAKSI 

Diduga Tebar Konten Hoax, Akun Tiktok Diksipolitik.id Bisa Langsung dipidanakan.

Diduga Tebar Konten Hoax, Akun Tiktok Diksipolitik.id Bisa Langsung dipidanakan.





KabarPesisirNews.Com
MEDAN SUMUT,   - 
Postingan akun tiktok diksipolitik.id terkait dugaan beroperasinya peredaran narkoba di dalam Lapas I Tanjung Gusta, Medan, belakangan menjadi sorotan.


Terlebih di dalam judul konten tersebut menyebutkan detail kamar sel dan adanya aliran dana ke Kalapas secara jelas.


Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) M Fajeri Siregar mengatakan, konten yang diposting diksipolitik.id tersebut terbilang cukup berani, walaupun jika dipandang dari kacamata jurnalistik, jelas sangat fatal.


"Mungkin ini sekalian menjadi edukasi bagi kita biar sama-sama paham, bahwa media sosial tidak sama dengan media online yang jelas badan hukumnya. Kecuali Medan sosial yang memang terafiliasi dengan media online ya, itu beda lagi. Karena rata-rata atau kebanyakan media sosial sifatnya pribadi tapi seolah-olah itu media mainstream yang berhak menyampaikan informasi tanpa aturan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).


Kata Fajeri, postingan konten diksipolitik.id itu sangat persis dengan cara kerja jurnalistik dari ciri narasi. Hanya saja, apa yang dimuat tersebut justifikasi, diskriminasi, tanpa melakukan konfirmasi dan cenderung hoax.


"Bagi media online berbadan hukum yang terikat dengan kode etik dan UU Pers, ini jelas sangat fatal dan jelas pelanggaran. Namun jika itu dilakukan oleh media online, jelas ada kanal pelaporan lembaga yang menjadi korban pemberitaan, yakni Dewan Pers. Lalu kalau media sosial, seseorang atau lembaga yang keberatan sangat bisa melaporkannya atas pelanggaran UU ITE ke pihak kepolisian," tegasnya.


Apalagi informasi yang disebar itu jelas fitnah hingga akhirnya ditelan mentah-mentah oleh masyarakat yang pada akhirnya terbangun opini publik bahwa apa yang diposting itu adalah fakta.


"Jadi saya rasa wacana yang disampaikan Kalapas untuk melaporkan akun tiktok diksipolitik itu sudah tepat dan harus dilakukan agar pemilik akun bisa lebih berhati-hati dalam menerbitkan sebuah konten. Dan apa yang saya sampaikan ini hendaknya jadi pemahaman bagi mahasiswa yang katanya akan melakukan aksi terkait intimidasi Kalapas akan melaporkan akun itu. 


Pahami dulu, bukan langsung mau demo. Saya sudah baca beritanya. Karena akun itu memang bukan bagian dari media online sebagai produk pers dan tidak terafiliasi dengan media online," tandas Fajeri.


*Respons Ahli Pers dari Dewan Pers*


Senada juga disampaikan Nurhalim Tanjung, ahli pers yang ditetapkan Dewan Pers. Menurutnya, media online sebagai bagian pers dikelola secara lembaga, sebagaimana media pers lainnya, sedangkan media sosial yg merupakan akun pribadi dikelola secara pribadi pula. 


"Maka pertanggunganjawab hukumnya juga berbeda jika terjadi delik, media online (pers) diproses dgn UU Nomor 40/1999 tentang Pers, sedangkan media sosial menggunakan hukum di luar UU Pers mungkin UU ITE atau KUHP dan hukum umum lainnya. Tapi apabila media sosial itu terafiliasi atau merupakan bagian dari media online (pers) maka perlakuannya jika terjadi delik tetap menggunakan UU No.40/1999 ttg Pers, sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/X/2022 tentang Pedoman Pengelolaan Akun Media Sosial Perusahaan Pers," urainya.


Kemudian, lanjut Nurhalim, media pers dilarang menyebarkan hoax, karena sejatinya dia merupakan _clearing house_ utk informasi yg disampaikan ke masyarakat.


"Makanya jika mengetahui pertama kali berita yang disiarkannya adalah hoax mesti segera dicabut disertai permintaan maaf. Tapi kalau terbukti sering menyebarkannya (berita hoax) dan menjadi tentu melanggar KEJ dan bisa diproses menggunakan aturan hukum umum diluar UU No40/1999 ttg Pers. Dewan Pers mengenal sistem Kuadran Pers utk melihat dan menilali media seperti ini. Sementara kalau media sosial pribadi yg bukan terafiliasi pers menyebarkan hoax tentu prosesnya menggunakan hukum di luar UU Pers, seperti UU ITE, KUHP dan sebagainya," ujar dia.


Pria berlatar belakang jurnalis dan akademisi ini juga mengatakan, berita subjektif dan fitnah jelas tidak sesuai Kode Etik Jurnalistik. Sedangkan UU Pers menyebutkan wartawan Indonesia mempunyai dan menaati KEJ. 


"Jadi kalau pers terbukti menayangkan berita subjektif dan fitnah yg disengaja serta tanpa permintaan maaf setelah diketahui, pun bisa direkomendasikan Dewan Pers untuk diproses menggunakan hukum di luar UU Pers. Kalau media pers saja bisa diperlakukan demikian, tentu media sosial juga bisa menghadapi sanksi serupa atau lebih berat lagi sesuai hukum berlaku," pungkasnya."****





LIPUTAN        :     RED
EDITOR           :    REDAKSI
Menanti Realisasi Janji: Nestapa Warga Tiga Desa di Bangun Purba Saat Musim Hujan

Menanti Realisasi Janji: Nestapa Warga Tiga Desa di Bangun Purba Saat Musim Hujan





KabarPesisirNews.Com
​ROKAN HULU RIAU,    – 
Harapan masyarakat di tiga Desa—Desa Pasir Intan, Desa Rambah Jaya, dan Desa Pasir Agung (DK1)—untuk menikmati akses jalan yang layak hingga kini masih tertahan oleh janji manis pengaspalan. 


Jalur yang membentang dari Kubu Manggis menuju pusat Kota Pasir Pengaraian tersebut kini menjadi potret buram infrastruktur di Kecamatan Bangun Purba.
​Akses Vital yang Terhambat
​Jalur ini sejatinya merupakan urat nadi perekonomian dan pendidikan. 


Jika pengaspalan terealisasi, jarak tempuh warga menuju ibu kota kabupaten akan terpangkas signifikan. 


Namun, realita di lapangan berbicara lain. Pantauan langsung Tim Media Online KabarPesisirNews.Com saat melintasi jalur tersebut menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, terutama saat intensitas hujan meningkat.


​Permukaan jalan berubah menjadi medan lumpur yang licin dan dipenuhi kerikil tajam. Kondisi ini memaksa para petani kelapa sawit kesulitan mengeluarkan hasil panen, yang secara langsung berdampak pada stabilitas ekonomi keluarga mereka.


​Dampak Bagi Pendidikan dan Aktivitas Harian
​Bukan hanya sektor ekonomi, dunia pendidikan pun turut terdampak. Anak-anak sekolah yang setiap hari harus menuju Kota Pasir Pengaraian terpaksa bertaruh dengan keselamatan. 


Jalan yang licin dan berlumpur menjadi penghalang utama bagi mereka dalam menuntut ilmu.


​Keluhan serupa datang dari para pekerja yang rutin melintasi jalur tersebut. Salah seorang pengguna jalan mengungkapkan bahwa saat hujan turun, mereka terpaksa mengambil rute memutar melalui Kumu Deli atau Simpang Garuda (DU C).


​"Kalau hujan, kami tidak punya pilihan selain memutar jauh. Selain memakan waktu, biaya operasional pun bertambah. Kami hanya ingin janji pemerintah segera ditepati," ungkap salah satu warga Kepada Media Online KabarPesisiraNews.Com


​Harapan Besar kepada Pemerintah Daerah
​Melalui laporan ini, masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Bangun Purba menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. 


Mereka mendesak instansi terkait untuk segera memberikan perhatian serius, setidaknya dengan melanjutkan tahap pengerasan jalan sebagai solusi jangka pendek.


​Pembangunan infrastruktur yang merata bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kehadiran negara dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan rakyatnya di wilayah pelosok. 


Masyarakat kini menanti, apakah janji pengaspalan tersebut akan segera mewujud nyata, atau tetap menjadi sekadar wacana yang hanyut terbawa air hujan."****





LIPUTAN       :     RED/IWANTO
EDITOR         :     REDAKSI 

Sabtu, 04 April 2026

Kapolres Meranti Tinjau Pengamanan Ibadah Gereja Hari Paskah

Kapolres Meranti Tinjau Pengamanan Ibadah Gereja Hari Paskah





KabarPesisirNews.Com
3  -  April  -  2026.
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti memastikan pelaksanaan ibadah Jumat Agung yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Paskah berjalan aman dan kondusif. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung meninjau pengamanan di sejumlah gereja di Kota Selatpanjang, Jumat (3/4/2026).


Peninjauan dilakukan di Gereja HKBP di Jalan Tengku Umar serta Gereja GPDI di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tebing Tinggi, sekitar pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres, di antaranya Kabag Ops, Kabag SDM, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas. Kehadiran jajaran kepolisian ini sekaligus untuk memastikan kesiapan personel di lapangan.


Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sekitar lokasi gereja. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama momentum keagamaan.

“Peninjauan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan jaminan keamanan kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah peringatan wafat Isa Al-Masih atau Jumat Agung sebagai bagian dari rangkaian Hari Paskah,” ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.


Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan ibadah di kedua gereja berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Situasi kamtibmas di sekitar lokasi juga terpantau kondusif tanpa adanya gangguan berarti.


Kapolres turut mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama, khususnya di wilayah Kota Selatpanjang, guna menciptakan suasana yang damai dan harmonis."****





SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :   REDAKSI