Kamis, 05 Februari 2026

Subbid Provos Polda Riau Gelar Gaktiblin Polres Meranti Ini Hasilnya.

Subbid Provos Polda Riau Gelar Gaktiblin Polres Meranti Ini Hasilnya.




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau melalui Subbid Provos melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap seluruh personel Polres Kepulauan Meranti, Kamis (5/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut digelar di halaman Mapolres Kepulauan Meranti dan dipimpin langsung oleh tim Subbid Provos Bid Propam Polda Riau sebagai upaya memastikan profesionalisme, kedisiplinan, serta kepatuhan anggota Polri terhadap aturan dan kode etik.


Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum melalui Ps Kanit Hartib 3 Subbid Provos Bid Propam Polda Riau IPTU Tri Gunawan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Gaktiblin merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga integritas institusi Polri.


“Gaktiblin ini untuk memastikan seluruh personel Polri melaksanakan tugas sesuai ketentuan, disiplin, dan menjunjung tinggi kode etik profesi,” ujar IPTU Tri Gunawan.


Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel Polres Kepulauan Meranti dinyatakan lengkap secara administrasi dan membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) sesuai ketentuan.


 Selain itu, hasil tes urine terhadap personel juga menunjukkan seluruhnya negatif narkotika.


Rombongan Bid Propam Polda Riau dipimpin oleh IPTU Tri Gunawan, S.H., bersama sejumlah pejabat dan personel Provos lainnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaur Wasbin RS Bhayangkara Polda Riau, Penda TK I Nurasia, S.K.M.


Kegiatan Gaktiblin ini juga dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., M.H., para pejabat utama (PJU), perwira, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti.


Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti, dilanjutkan dengan pengarahan terkait teknis pelaksanaan Gaktiblin. Selanjutnya, tim Subbid Provos melakukan pemeriksaan menyeluruh meliputi sikap tampang, kelengkapan identitas diri, tes urine, serta pengecekan senjata api (senpi).


Dalam pemeriksaan tersebut, personel yang ditemukan memiliki rambut panjang atau penampilan tidak sesuai ketentuan langsung diberikan tindakan disiplin di tempat serta perintah penyesuaian sesuai aturan Polri.


Pemeriksaan senjata api tidak menemukan adanya pelanggaran. Seluruh senpi dinyatakan dalam kondisi aman, lengkap, terawat dengan baik, serta sesuai prosedur penyimpanan dan penggunaan.


Di tempat yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa kegiatan Gaktiblin merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan integritas institusi.


“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, penampilan, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan dan citra Polri di tengah masyarakat,” tegas AKBP Aldi.


Ia menambahkan, meskipun tingkat kepatuhan personel Polres Kepulauan Meranti tergolong baik, pembinaan terhadap disiplin dan kerapian akan terus dilakukan secara berkelanjutan."****





SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :     REDAKSI 
Empat Pejabat Kejari Meranti Pindah Tugas Digantikan Empat Pejabat Di Lantik Hari Ini

Empat Pejabat Kejari Meranti Pindah Tugas Digantikan Empat Pejabat Di Lantik Hari Ini





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Kembali mengelar pengantian Pejabat di Lingkungan kejari Kepulauan Meranti adapun Rotasi dan pergantian Sejumlah Pejabat yang bergeser.


"Adapun sejumlah Pejabat Kejari Kepulauan yang bergeser yakni Kepala Sub Bagian Pembinaan,Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha NegaraKepala Seksi Tindak Pidana Umum juga Kepala Seksi Pemulihan Arset dan Pengelolaan Barang Bukti," kata Kajari Kepulauan Meranti yakni Ricky Makado, SH MH Kepada Wartawan Via Salulernya.


Kata Kejari, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Kejari Kepulauan Meranti, Pegantian Pejabat Kejari Kepulauan adapun penyegeran Kerja di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.


Sebagaimana diketaui, Sebelumnya Kepala Sub Bagian Pembinaan yang sebelumnya di jabat oleh Doli Novaisal SH MH di gantikan Pejabat Baru Oleh Jenti Siburian SH MH.


Selanjutnya, Ada Juga Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara yang sebelum D.r Mega Tri Agustis Z SH MH di gantikan Pejabat Baru yakni Agustina Notarisma SH MH.


Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Sebelumnya di jabat Acep Viki Rosdinar SH MH digantikan Aldo Taufiq Pratama SH MH dan juga  Kepala Seksi Pemulihan Arset dan Pengelolaan Barang Bukti yang sebelumnya Yuridho Fadlin SH MH di gantikan Endang Marintan SH."****





LIPUTAN     :     T.HARZUIN
EDITOR       :      REDAKSI 

 
Pemkab Kepulauan Meranti–PN Bengkalis Teken MoU Sidang Keliling

Pemkab Kepulauan Meranti–PN Bengkalis Teken MoU Sidang Keliling




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis terkait pelaksanaan pelayanan sidang di luar gedung pengadilan atau sidang keliling, Kamis (5/2/2026). 


Penandatanganan berlangsung di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti.


MoU tersebut ditandatangani oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Ketua PN Bengkalis Lenny Lasminar Singitonga, SH, MH. Kesepakatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan peradilan bagi masyarakat Kepulauan Meranti.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Panitera PN Bengkalis Barita Janson Manihuruk beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bidang Hukum, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.


Ketua PN Bengkalis Lenny Lasminar Singitonga dalam sambutannya menyampaikan bahwa sidang keliling merupakan program Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh PN Bengkalis untuk melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan, nota kesepakatan tersebut diperbarui setiap tahun.


“Untuk tahun 2026, hari ini kita kembali menandatangani nota kesepakatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas sambutan yang luar biasa,” ujarnya.


Menurut Lenny, melalui sidang keliling, masyarakat Kepulauan Meranti tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Bengkalis untuk mendapatkan layanan pengadilan. “Kini bukan masyarakat Meranti yang datang ke Bengkalis, tetapi Pengadilan Negeri Bengkalis yang hadir langsung di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ini untuk mempermudah masyarakat mencari keadilan, sekaligus menghemat biaya, waktu, dan tenaga,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Ketua PN Bengkalis juga menyoroti ancaman serius kejahatan narkotika yang dinilainya membahayakan masa depan generasi bangsa. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap tindak pidana narkotika dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memeranginya melalui edukasi hingga ke tingkat paling dasar.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah strategis dan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang penegakan hukum dan keadilan.


“Kondisi geografis Kepulauan Meranti yang merupakan wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam mengakses layanan peradilan. Jarak, biaya transportasi, dan keterbatasan sarana kerap menjadi kendala,” ujar Bupati.


Ia menambahkan, kerja sama dengan PN Bengkalis melalui pelaksanaan sidang keliling menjadi solusi konkret agar layanan hukum lebih dekat, mudah dijangkau, serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.


“Nota kesepakatan ini bukan sekadar dokumen formal, tetapi menjadi dasar kuat dalam mewujudkan proses peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan,” katanya.


Bupati Asmar juga berharap, dengan dukungan Ketua PN Bengkalis, kehadiran Pengadilan Negeri di Kabupaten Kepulauan Meranti yang selama ini diharapkan dapat segera terwujud. 


“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum demi terwujudnya pelayanan publik yang prima dan berkeadilan,” tutupnya."****






LIPUTAN          :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Bupati Asmar Pimpin Rakor Kepala Sekolah, Tegaskan Implementasi Aturan Baru Penugasan Kepsek

Bupati Asmar Pimpin Rakor Kepala Sekolah, Tegaskan Implementasi Aturan Baru Penugasan Kepsek






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (5/2/2026). Rakor tersebut membahas implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 serta Kepmendikdasmen Nomor 129/P/2025 terkait penugasan dan manajemen kepala sekolah.


Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Meranti itu turut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Meranti atau yang mewakili, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, para narasumber, serta seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, menyampaikan bahwa rakor ini memiliki peran strategis sebagai forum penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, sekaligus evaluasi pelaksanaan kebijakan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.


“Keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh sinergi antara Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah. Kami mengapresiasi rakor yang diselenggarakan oleh forum MKKS, IKKS, dan IGTK se-Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.


Tunjiarto menjelaskan, secara umum kondisi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan perkembangan yang positif. Proses pembelajaran di PAUD, SD, dan SMP berlangsung tertib dan kondusif, dengan tingkat partisipasi peserta didik yang relatif stabil serta dukungan masyarakat yang terus meningkat.


Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan telah melaksanakan sejumlah program, di antaranya penguatan implementasi kurikulum berbasis literasi, numerasi, dan karakter, pembinaan serta pendampingan kepala sekolah dan guru melalui pengawas sekolah, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan.


“Dari hasil monitoring, kualitas pembelajaran di sejumlah sekolah mengalami peningkatan, meski masih diperlukan pendampingan lanjutan pada beberapa satuan pendidikan,” jelasnya.


Di bidang sarana dan prasarana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan perbaikan melalui APBD serta dukungan APBN melalui Program Revitalisasi Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. 


Pada tahun 2025, revitalisasi telah dilaksanakan pada 17 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp22.086.153.424 dan seluruhnya telah selesai dengan baik.


Sementara untuk tahun 2026, target revitalisasi mencakup 84 sekolah dari jenjang PAUD, SD, dan SMP, yang saat ini sebagian masih dalam proses verifikasi dan validasi di tingkat kementerian.


Meski demikian, Dinas Pendidikan juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain rendahnya gaji ASN paruh waktu, kedisiplinan guru dan tenaga kependidikan, guru yang berdomisili jauh dari tempat tugas, guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1, status kepegawaian dan penggajian guru honorer, pembaruan data Dapodik yang belum optimal, serta berakhirnya masa penugasan kepala sekolah sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025.


Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan melakukan pengangkatan kepala sekolah pelaksana tugas menjadi definitif, melaksanakan pelatihan calon kepala sekolah (Cakep), melakukan pemetaan kepala sekolah yang telah menjabat dua periode, serta menjaring calon kepala sekolah melalui sistem SIM KSPSTK.


Perwakilan kepala sekolah, Bambang Irawan, S.Pd., S.T., Kepala SD Negeri 2 Selatpanjang Kota, menyampaikan bahwa rakor ini digelar sebagai respons atas keresahan kepala sekolah terkait penerapan aturan baru.


“Kami meminta kejelasan agar tidak terjadi salah persepsi. Alhamdulillah, kehadiran langsung Bupati dan para pemangku kebijakan memberikan harapan dan titik terang atas regulasi baru ini,” ujarnya.


Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan urusan strategis dan menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan.


“Saya minta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, memberikan kejelasan mekanisme pengangkatan kepala sekolah, serta solusi bagi kepala sekolah yang masa penugasannya telah berakhir,” tegas Bupati.


Bupati juga mengingatkan pentingnya disiplin ASN, peningkatan mutu pembelajaran, transparansi pengelolaan anggaran, pencegahan pungutan liar dan kekerasan di sekolah, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi pendidikan.


“Melalui sinergi dan komitmen bersama, saya berharap kita dapat mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, dan berdaya saing di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya."****





LIPUTAN          :    NUR
EDITOR            :    REDAKSI 
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DJP Riau Teken MoU Pelayanan Perpajakan di Mal Pelayanan Publik

Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DJP Riau Teken MoU Pelayanan Perpajakan di Mal Pelayanan Publik





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menandatangani Nota Kesepakatan Bersama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau terkait Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (4/2/2026).


Penandatanganan berlangsung di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti dan ditandatangani langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Riau Ardiyanto Basuki.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KPP Pratama Bengkalis Teguh Hadi Wardoyo, para Kepala Bidang di lingkungan Kanwil DJP Riau, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala KP2KP Selatpanjang, serta para Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sinergi Pusat dan Daerah Hadirkan Layanan Terintegrasi


Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Riau Ardiyanto Basuki menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan kelembagaan yang kuat, tetapi juga kesamaan visi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terintegrasi.


“Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat melalui integrasi layanan pusat dan daerah dalam satu lokasi Mal Pelayanan Publik,” ujarnya.


Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan layanan perpajakan di MPP, penyediaan dan pemanfaatan sarana prasarana, penugasan dan pengelolaan sumber daya manusia, dukungan sistem dan teknologi informasi, pelaksanaan operasional layanan sesuai standar pelayanan publik, hingga sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi layanan.


Kanwil DJP Riau, lanjut Ardiyanto, siap memberikan layanan prima di MPP Kepulauan Meranti dengan menugaskan pegawai yang kompeten serta memastikan seluruh layanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.


Kepatuhan Pajak Capai 54,89 Persen
Pada kesempatan itu, Ardiyanto juga memaparkan kondisi kepatuhan perpajakan di Kabupaten Kepulauan Meranti. 


Hingga saat ini, tercatat 7.559 wajib pajak atau sekitar 54,89 persen dari total 13.771 wajib pajak aktif telah menyampaikan SPT Tahunan.


“Khusus untuk wajib pajak Aparatur Sipil Negara, tingkat kepatuhan telah mencapai 86,70 persen. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama dalam pertukaran data dan pengawasan bersama,” jelasnya.


Selain itu, Kabupaten Kepulauan Meranti dinilai aktif dalam pelaksanaan Daftar Sasaran Pengawasan Bersama (DSPB), penghimpunan data ILAP, serta implementasi Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) pada sejumlah layanan perizinan daerah.
Bupati: Dorong Peningkatan Pendapatan dan Pelayanan Modern


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kanwil DJP Riau dan seluruh pihak terkait atas terwujudnya kerja sama tersebut.


Ia berharap penandatanganan nota kesepakatan ini dapat menjadi pemicu peningkatan pendapatan dari sektor pajak, yang berdampak langsung pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.


“Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik membutuhkan sinergi yang kuat. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan instansi vertikal dan seluruh perangkat daerah sangat menentukan keberhasilan MPP ini,” tegas Bupati.


Bupati Asmar juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan penyederhanaan prosedur layanan, memperkuat digitalisasi, serta memastikan standar pelayanan publik semakin mudah dipahami oleh masyarakat.


“Keberadaan MPP harus mampu menghadirkan birokrasi yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tambahnya.


Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Melalui nota kesepahaman ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kualitas pelayanan publik yang terintegrasi, modern, dan berbasis digital dapat terus meningkat, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah.


“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah strategis untuk memperkuat basis data perpajakan, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Bupati Asmar."****






LIPUTAN        :    NUR
EDITOR          :    REDAKSI 
Jembatan Merah Putih Presisi Polres Meranti Hampir Rampung

Jembatan Merah Putih Presisi Polres Meranti Hampir Rampung






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, memasuki tahap akhir dan menunjukkan progres signifikan. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam meningkatkan keselamatan, aksesibilitas, serta pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat pedesaan, khususnya anak-anak sekolah di wilayah terpencil.


Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan kayu lama yang dinilai kurang aman dan selama ini menjadi satu-satunya akses masyarakat, termasuk pelajar, menuju sekolah. 


Pembangunan melibatkan personel Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Presisi Polri bersama masyarakat setempat di beberapa titik strategis.


Adapun lokasi pembangunan meliputi SDN 018 Semulut Dusun Semulut, Kecamatan Tebing Tinggi; MTS Al-Anshor Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau; serta Jalan Poros Dusun III Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang. 


Jembatan-jembatan tersebut dilengkapi pagar pengaman di sisi kiri dan kanan guna meningkatkan keselamatan pejalan kaki.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin keselamatan masyarakat sekaligus mendukung masa depan generasi penerus bangsa.


“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol perlindungan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat pedesaan, khususnya anak-anak sekolah agar mereka dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.


Ia menambahkan, pembangunan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia H. 


Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempercepat pemerataan akses dan memperkuat social inclusion di daerah terpencil.


Progres Hari Ketujuh Capai Hingga 80 Persen
Berdasarkan laporan resmi Kapolres Kepulauan Meranti kepada Kapolda Riau, pada Rabu, 4 Februari 2026, progres pembangunan hari ke-7 menunjukkan capaian yang menggembirakan.


Di SDN 018 Semulut, jembatan kayu dengan dimensi panjang 40 meter dan lebar 2,5 meter telah mencapai progres 70 persen. Seluruh lantai dan jalan kayu telah terpasang serta dilapisi cat minyak hitam (creosote). Pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan pagar besi dan pembangunan tugu prasasti Merah Putih, meski sempat terkendala faktor pasang surut air laut dan keterlambatan logistik.


Sementara itu, di MTS Al-Anshor Desa Kuala Merbau, kegiatan hari ketujuh difokuskan pada perakitan dan pemasangan besi sayap jembatan, pembuatan mal, serta pengecoran sayap jembatan. 


Seluruh kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga sore hari.


Adapun di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, progres pembangunan jembatan telah mencapai 80 persen. Kegiatan hari ketujuh diisi dengan gotong royong personel Polsek Rangsang bersama pemerintah desa dan masyarakat sambil menunggu pengerasan pengecoran lantai. Pekerjaan selanjutnya meliputi pengecoran tiang pagar, pengecatan jembatan, dan pemasangan prasasti.


Sinergi Polri dan Masyarakat


Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi melibatkan personel dari Satuan Brimob Polda Riau, Ditpolairud, Ditsamapta, jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. 


Sinergi ini menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan.


Dengan hampir rampungnya proyek ini, diharapkan akses menuju sekolah dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih aman, lancar, dan berkelanjutan. 


Polres Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah tertinggal."****





SUMBER         :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :     REDAKSI 
LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Bekerja Sama dalam Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Bekerja Sama dalam Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) melaksanakan kerja sama dalam penulisan dan penerjemahan cerita anak dwibahasa. 


Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH)  LAMR,  Datuk Seri Afrizal Cik,  S.Sos., M.Si., bahwa dalam menjalankan peran dan fungsinya,  LAMR sangat berkepentingan menjaga bahasa Melayu.  Di sinilah letak kepentingan  dan peran LAMR dengan program yang dibuat oleh BBPR yaitu Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu). 


Hal ini disampaikan oleh  Datuk Seri Afrizal Cik dalam sambutannya pada kegiatan Syarahan Sastra Budaya,  Pengenalan Tradisi Lisan Cerita Rakyat,  Pantun,  dan Penerjemahan Berbahasa Melayu,  yang diselenggarakan di Balai Adat LAMR,  Jalan Dorak,  Selatpanjang (4/2/2026).


"Jadi ada semacam kolaborasi mutual antara LAMR Kepulauan Meranti dengan kegiatan BBPR. Karena itu, kami menyambut baik,  bahkan menjemput kegiatan ini,  agar anak kemanakan atau masyarakat kami dapat mengikuti kegiatan Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa yang diprogramkan oleh BBPR", ungkap Datuk Seri Afrizal Cik. 


Di dalam kegiatan Syarahan Sastra Budaya ini,  juga disampaikan audiensi dan koordinasi kegiatan Penulisan  dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu) oleh Penerjemah Ahli Muda BBPR,  Raja Saleh,  M.Pd., dan Yalta Jalinus,  M.Pd.


Raja Saleh, M.Pd., yang  hadir mewakili BBPR pada acara ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. 


"Balai Bahasa Provinsi Riau mengucapkan banyak terima kasih kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah memfasilitasi kegiatan audiensi dan koordinasi kegiatan Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa (Indonesia-Melayu Meranti)", ungkap Raja Saleh. 


Selanjutnya,  Raja Saleh juga menyampaikan bahwa, kegiatan Bimtek Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak tersebut insyallah akan dilaksanakan pada 30 dan 31 Maret 2026 di  Balai Adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. Peserta yang hadir pada audiensi ini diharapkan mendaftar sebagai peserta dengan mengunggah sinopsis dalam dua bahasa, Indonesia dan Melayu Kepulauan Meranti. Setelah itu, akan dipilih 30 sinopsis terbaik untuk dijadikan peserta bimtek. 30 orang peserta bintek menulis sekaligus menerjemahkan cerita anak dwibahasa yang akan dibimbing oleh narasumber  (sastrawan) yang sudah berpengalaman menulis cerita anak. Di samping itu, Balai Bahasa juga melibatkan LAMR Kepulauan Meranti sebagai narasumber bahasa daerah. 
Dari 30 cerita yg dihasilkan, akan dipilih 13 cerita anak terbaik yg akan dicetak dan diurus ISBN-nya.


Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Ketua DPH LAMR  Datuk Misdar Efendi, Sekretaris Umum DPH LAMR  Datuk Zaini Mahadun dan sejumlah pengurus DPH LAMR Kepulauan Meranti. Selanjutnya hadir juga para guru,  pengiat sastra,  utusan sanggar dan komunitas penulis,  pelajar,  serta calon peserta yang akan mengikuti kegiatan penulisan dan penerjemahan cerita anak dwibahasa."****





SUMBER          :
HUMAS LAMR KEP.MERANTI
EDITOR            :     REDAKSI 

Rabu, 04 Februari 2026

Bupati Asmar  Meranti Panen Raya di Mekar baru ,  Targetkan 3 Tahun Panen dengan Swasembada 19 000 Ton.

Bupati Asmar Meranti Panen Raya di Mekar baru , Targetkan 3 Tahun Panen dengan Swasembada 19 000 Ton.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus Penanaman Padi di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) yang berlokasi di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/2/2026). 


Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan Program Strategis Nasional (PSN) Swasembada Pangan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kepala Satgas Swasembada Pangan Provinsi Riau, perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Perum Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, TNI–Polri, para kepala OPD, camat, kepala desa, Brigade Pangan, kelompok tani (Poktan/Gapoktan), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).


Produksi Padi Meningkat Signifikan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi, S.P, dalam laporannya menyampaikan bahwa hasil panen padi tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.


“Peningkatan produksi padi tahun ini mencapai lebih dari 3.000 ton. Ini adalah capaian yang sangat menggembirakan dan menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan beras masyarakat Kepulauan Meranti mencapai sekitar 19 ribu ton per tahun, sementara produksi lokal baru berkisar 6.000 ton per tahun. Namun dengan optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman (IP) menjadi dua hingga tiga kali tanam per tahun, pemerintah optimistis ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat ditekan.


Optimalisasi Lahan dan Modernisasi Pertanian
Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta peralihan dari sistem manual ke mekanisasi pertanian. Pemerintah daerah juga telah membentuk Brigade Pangan yang dilengkapi alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung percepatan tanam dan panen.


Namun demikian, sejumlah kebutuhan masih menjadi perhatian, terutama keterbatasan combine harvester dan gudang penyimpanan alsintan agar peralatan pertanian dapat terawat dengan baik dan tidak rusak akibat cuaca.
Bulog Siap Serap Gabah Petani


Untuk menjamin kepastian pasar, Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan kesiapan menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong semangat bertanam.
Bupati: Geografis Bukan Hambatan, Tapi Peluang


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa kondisi geografis Meranti sebagai daerah kepulauan dengan lahan gambut dan pengaruh pasang surut laut bukanlah penghalang bagi pertanian pangan.


“Kita berada di bibir Selat Malaka dengan tantangan alam yang besar. Namun hari ini kita buktikan, melalui program Optimasi Lahan, wilayah marginal bisa menjadi hamparan hijau yang produktif. Petani Meranti adalah petarung tangguh,” tegasnya.


Menurut Asmar, kegiatan panen raya ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kontribusi nyata Kepulauan Meranti terhadap kedaulatan pangan nasional.


“Sebagai wilayah terluar, kemandirian pangan Meranti adalah bagian dari kedaulatan negara. Setiap bulir padi yang kita panen hari ini adalah pesan kepada pusat: dari pesisir Riau, kami siap memberi makan negeri,” ujarnya.


Dorongan Teknologi dan Benih Tahan Salinitas
Bupati juga mengajak para petani dan kelompok tani untuk terus meningkatkan kapasitas dengan memanfaatkan teknologi pertanian serta menggunakan varietas benih yang tahan terhadap kadar salinitas.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjutnya, akan terus berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat dalam mencari solusi terbaik demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada pangan.


Di akhir sambutan, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Satgas Swasembada Pangan, BBPOPT, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah melakukan pendampingan, monitoring, dan koordinasi sehingga program ini berjalan dengan baik."****






LIPUTAN         :    NUR
EDITOR           :    REDAKSI 
Tak Sekadar Dilantik, Pramuka Tebingtinggi Timur Diminta Melek Digital

Tak Sekadar Dilantik, Pramuka Tebingtinggi Timur Diminta Melek Digital





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tebingtinggi Timur masa bakti 2025–2028 tidak dimaknai sebagai agenda seremonial belaka. Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, justru menegaskannya sebagai titik awal kebangkitan organisasi di tingkat ranting.


Pelantikan yang digelar di Pondopo Sanggar Seni Linau Kuning, Desa Sungai Tohor, Rabu pagi (4/2/2026), meliputi Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), dan Dewan Kerja Ranting (DKR).


“Saya melihat energi baru. Ini harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kejayaan Gerakan Pramuka di Tebing Tinggi Timur, bukan sekadar formalitas pelantikan,” tegas Ismiatun dalam sambutannya.


Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pengurus adalah amanah organisasi, bukan simbol status. Karena itu, seluruh kebijakan dan program kerja wajib berjalan dalam koridor Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.


“Tidak dibenarkan adanya kebijakan atau tindakan organisasi yang keluar dari ruh dan nilai Gerakan Pramuka. Semua harus taat aturan,” ujarnya.


Ismiatun juga menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas agar roda organisasi berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.


“Setiap pengurus harus paham tugas pokok dan fungsinya. Bekerjalah secara kolektif kolegial, bukan saling tumpang tindih,” katanya.


Dalam arahannya, Ismiatun menegaskan bahwa fokus utama Gerakan Pramuka tetap pada pembinaan peserta didik, bukan sekadar kegiatan administratif.


“Gunakan SKU, SKK, dan Pramuka Garuda sebagai instrumen utama pembentukan karakter, akhlak, dan budi pekerti generasi muda,” tuturnya.


Menariknya, Ismiatun juga mendorong transformasi digital di tubuh Gerakan Pramuka. Ia menyebutkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka berbasis aplikasi Ayo Pramuka akan segera didistribusikan.


“Pramuka Tebingtinggi Timur tidak boleh gagap teknologi. Manfaatkan media sosial dan teknologi informasi dengan motto Setiap Pramuka Adalah Pewarta,” tambahnya.


Sementara itu, Camat Tebingtinggi Timur, Mazlin, selaku Ketua Mabiran, menaruh harapan besar pada kepengurusan baru agar menghadirkan program inovatif dan bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama di lingkungan sekolah.


Mazlin juga memberi penegasan soal akuntabilitas kegiatan Pramuka, khususnya yang bersumber dari Dana BOS.


“Jangan sampai laporan kegiatan ada, tapi kegiatannya tidak ada. Pramuka harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” tegasnya.


Pelantikan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Tunjiarto, unsur Kwartir Cabang, Forkopimcam, para pembina gugus depan, serta tamu undangan lainnya."****





SUMBER        :
PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR          :   REDAKSI 
Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati Di Desa Mekar Baru Rangsang Barat

Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati Di Desa Mekar Baru Rangsang Barat






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  - 
Panen Raya Sekaligus Penanaman Padi di Lahan Oplah bersama Bupati AKBP (Purn) H.Asmar di Desa Mekar Baru Tahun 2026 Rabu (4/2/2026) Pagi Hari ini.


Selain itu, Penanaman Padi di Lahan Oplah bersama Bupati Meranti di Desa Mekar Baru Tahun 2026 di hadiri oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) Asmar
bersama Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali perwakilan Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi diwakili oleh Kabag SDM Kompol Ali Zar S.Sos, Kasi Intel Kejari Meranti dan bersama jajaran Forkopimda Kepulauan Meranti


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kabag SDM Polres Meranti Kompol Alizar menyampaikan Kegiatan ini Polres Kepulauan Meranti mendukung penuh, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjadikan sektor pertanian, khususnya padi, sebagai pilar ekonomi dan ketahanan pangan utama di tahun 2026. 


"Fokus pada penanaman padi di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) merupakan salah satu solusi konkret dan strategis Pemerintah Indonesia untuk mendongkrak luas tanam dan meningkatkan hasil panen secara signifikan," kata Kompol Alizar.


Program ini bertujuan mengubah lahan kurang produktif atau rawa menjadi lahan usaha tani yang lebih produktif. 


Adapun Langka- langka yang di lakukan oleh Polres Kepulauan Meranti
Melakukan monitoring juga melakukan Pengamanan Tertutup dan Kegiatan berakhir sekira pukul 11.00 Wib selama pelaksanaan kegiatan situasi terdapat dalam keadaan aman 
dan terkendali."****





SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI
Modus Gudang BBM, Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Peredaran Narkoba di Bengkalis

Modus Gudang BBM, Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Peredaran Narkoba di Bengkalis




KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Personel Detasemen Intelijen Daerah Militer (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu-sabu dengan modus gudang penampungan BBM solar di Kabupaten Bengkalis, Senin (2/2/2026) malam.


Pengungkapan tersebut dilakukan di sebuah gudang penampungan BBM solar milik Ya yang berlokasi di Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Mandau, Kelurahan Air Jamban, Kota Duri, Kabupaten Bengkalis.


Dibawa Pimpinan Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak, menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan narkotika jenis sabu-sabu di lokasi tersebut.


Menindaklanjuti informasi itu, tim Deninteldam XIX/TT bergerak dari Dumai menuju lokasi pada pukul 23.30 WIB. Setibanya di gudang, personel langsung melakukan pemeriksaan dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 3,16 gram.


Selain sabu-sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, antara lain enam paket sabu dalam plastik kecil, 50 plastik kecil kosong, satu unit timbangan digital aktif, satu kartu tanda anggota (KTA) TNI Kodim 0317/TBK atas nama Sertu Zulkarnaen, satu KTP atas nama Zulkarnaen, uang tunai sebesar Rp8.050.000, uang asing berupa 1 Ringgit Malaysia dan 2 Dolar Singapura, alat hisap sabu, tiga pipet, tiga dompet, satu matras, satu kunci mobil, serta satu saringan hawa udara.


Pada pukul 00.48 WIB, tim Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai menyerahkan barang bukti beserta dua orang yang diduga terlibat, yakni Ya dan IH, kepada Polsek Mandau di bawah pimpinan Aiptu Iyance untuk proses hukum lebih lanjut.


Selanjutnya, pada pukul 01.01 WIB, tim bersama Polsek Mandau tiba di Mapolsek Mandau. Kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke RS Permata Hati Duri untuk menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan Ya dinyatakan negatif, sementara IH dinyatakan positif narkotika.


Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak menambahkan bahwa berdasarkan hasil pendalaman awal, aktivitas penjualan narkotika jenis sabu-sabu dengan modus gudang penampungan BBM solar tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu tahun dan dilakukan pada malam hari, sementara 1 dari mereka kabur saat dilakukan Penangkapan.


Kasus ini selanjutnya ditangani oleh Polsek Mandau untuk proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut."****





EDITOR         :    REDAKSI