Selasa, 30 Juni 2026

PT. Rigunas Agri Utama - Asian Agri Grup  Memberikan bantuan CSR  pembangunan Rumah adat kepenghuluan di Batang peranap

PT. Rigunas Agri Utama - Asian Agri Grup Memberikan bantuan CSR pembangunan Rumah adat kepenghuluan di Batang peranap






KabarPesisirNews.Com
BATAMG PERANAP RIAU,    -
 PT. Rigunas Agri Utama  Asian Agri Grup serahkan bantuan semen partisipasi untuk pembangunan Rumah Adat  kepenghuluan Danang lelo, di Desa Selunak kecamatan Batang peranap kabupaten Indra Giri Hulu provinsi Riau ,


Penyerahan bantuan tersebut di laksanakan Pada hari Selasa, tanggal 30 Juni 2026
Bantuan tersebut di serahkan pihak manegemen perusahaan  secara langsung kepada masyarakat Adat Batang  peranap,   bantuan yang di terima Semen partisipasi untuk  pembangunan Rumah Adat Kepenghuluan Danang Lelo di Desa Selunak Kecamatan  Batang Peranap, Kabupaten Indra giri Hulu provinsi Riau,



Yang mana kegiatan ini diadakan oleh PT. Rigunas Agri Utama sebagai salah satu bentuk  dukungan dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat adat serta 


Apresiasi dan ucapan terimakasih  oleh Datuk Kepenghuluan Adat Bapak Asmardi beserta  Bapak Camat Batang Peranap melalui Sekcam oleh PT. Rigunas Agri Utama atas kegiatan CSR ini di Kecamatan  Batang Peranap yang sangat terbantu dalam penyaluran material semen untuk pembangunan rumah adat ini  di mana akan menjadi icon Kecamatan  Batang Peranap nanti nya,


apabila selesai pembangunan ini kami sangat berterimakasih atas bentuk kepedulian PT. Ragunas Agri Utama kepada masyarakat Adat kepenghuluan  Batang peranap yang sudah bekerja sama antara masyarakat dengan perusahaan PT. Ragunas Agri Utama sehingga terjalin hubungan dengan baik tutupnya, (Syahrudin)."****







LIPUTAN      :    REDAKSI 
EDITOR         :    REDAKSI 
Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80

Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada keluarga besar Polri. Salah satunya melalui penyerahan hasil program bedah rumah kepada seorang Warakawuri Polri, Selasa (30/6/2026).


Kegiatan berlangsung di kediaman Ibu Raskem, Warakawuri Polri, di Jalan Durian No. 12, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Esti Aldi Alfa.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ren Polres Kepulauan Meranti Edi Junaidi, S.H., Kabag Log Polres Kepulauan Meranti AKP Herry Juana Putra, Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., serta para pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti.


Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa penyerahan hasil bedah rumah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga besar Polri.


"Kegiatan ini merupakan wujud perhatian kami kepada para Warakawuri dan purnawirawan Polri yang telah memberikan dedikasi, pengorbanan, serta pengabdian terbaiknya bagi institusi. Mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang Polri hingga menjadi seperti sekarang," ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.


Menurutnya, program bedah rumah merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk memberikan manfaat langsung kepada keluarga besar institusi. Ia berharap bantuan tersebut dapat menghadirkan rasa nyaman, aman, serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.


"Meski bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan seluruh pengabdian yang telah diberikan, kami berharap ini menjadi simbol penghormatan, rasa terima kasih, dan kepedulian kami kepada para Warakawuri dan purnawirawan Polri," tambahnya.


Pada kesempatan itu, sambutan mewakili keluarga penerima manfaat disampaikan oleh Iwan, putra dari Ibu Raskem. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Kepulauan Meranti beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.


Usai sambutan, Kapolres Kepulauan Meranti bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti menyerahkan bantuan sosial kepada penerima manfaat dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Selain membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga purnawirawan dan Warakawuri, kegiatan ini juga memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan Polri serta menjadi wujud nyata semangat Polri Presisi yang humanis dan semakin dekat dengan Masyarakat."****







SUMBER    :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :   REDAKSI 
Peringati Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi.

Peringati Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi.






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   – 
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Selasa (30/6/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Esti Aldi Alfa, jajaran Pejabat Utama Polres, pengurus Bhayangkari, personel Polres, serta perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Imigrasi Selatpanjang, TNI AL Pos Selatpanjang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Meranti, KSOP Kelas IV Selatpanjang, dan unsur pengamanan perbankan.


Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.


"Kegiatan donor darah ini bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian Polri melalui aksi kemanusiaan. Setetes darah yang didonorkan hari ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi wujud kepedulian serta semangat kebersamaan dalam membantu sesama," ujar Kapolres.


Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.


"Terima kasih kepada seluruh peserta dan instansi yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang terbangun menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Kepulauan Meranti," tambahnya.


Pelaksanaan donor darah diawali dengan proses registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah oleh tim tenaga kesehatan sesuai standar medis.


Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Kehadiran personel Polri bersama unsur TNI, instansi pemerintah, lembaga vertikal, dan mitra kerja menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.


Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi salah satu bentuk implementasi tema pengabdian Polri kepada masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026."****







SUMBER     :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80

Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80






KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Polsek Sabak Auh, Polres Siak, menggelar pembukaan Turnamen Domino dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Komando (Mako) Polsek Sabak Auh, Kabupaten Siak, Senin (29/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.


Turnamen yang diinisiasi Polsek Sabak Auh itu menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri, pemerintah kecamatan, aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta warga. Selain sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Pembukaan turnamen dihadiri Camat Sabak Auh Sugiati, S.Pi., M.Si., Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon, S.E. beserta istri, perwakilan Danramil Sabak Auh Serka Yuswan, Ketua APDESI Kecamatan Sabak Auh Misbah, para penghulu kampung se-Kecamatan Sabak Auh, personel Polsek Sabak Auh, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para peserta turnamen.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Panitia AIPTU Hendri Noferdi, sambutan Camat Sabak Auh, serta sambutan Kapolsek Sabak Auh sebelum kegiatan resmi dibuka.


Dalam sambutannya, Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon menyampaikan bahwa turnamen domino bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban.


"Momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan komunikasi dan sinergi terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sabak Auh," ujarnya.


Sementara itu, Camat Sabak Auh Sugiati memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen domino menjadi salah satu bentuk kegiatan positif yang mampu menghadirkan kebersamaan lintas elemen masyarakat.


Usai rangkaian seremoni, Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon secara resmi membuka Turnamen Domino sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kompetisi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas.


Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Polsek Sabak Auh berharap rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai."****







LIPUTAN        :     SAD
EDITOR           :     REDAKSI 
Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla






KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,     – 
Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakili Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Desa Bebas Api antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dilaksanakan di Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, PT RAPP, dan pemerintah desa dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Program Desa Bebas Api.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Danramil 06 Merbau Kapten Arh Efri Hardin Nasution, S.Sos., Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., para camat, KPH Selatpanjang, manajemen PT RAPP, serta tamu undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Bupati Kepulauan Meranti, dilanjutkan sambutan dari perwakilan manajemen PT RAPP, Wan Muhammad Jakh Anza.


Dalam sambutannya, PT RAPP menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pencegahan karhutla melalui Program Desa Bebas Api yang mengedepankan pengelolaan lahan tanpa bakar sesuai ketentuan yang berlaku. Program tersebut dijalankan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan melalui kegiatan sosialisasi, patroli terpadu, pemantauan hotspot, pembangunan sarana pendukung, hingga pemberian insentif kepada desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari kebakaran.


Sebagai bentuk apresiasi, desa peserta yang berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari kebakaran lahan memperoleh penghargaan berupa bantuan senilai Rp100 juta untuk mendukung pembangunan desa.


Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api antara PT RAPP dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.


Kapolres Kepulauan Meranti melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya kolaboratif dalam pencegahan karhutla melalui penguatan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.


"Dengan adanya kerja sama ini diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir. Polri akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya."****






SUMBER       :    HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI 
Jagung Usia 99 Hari Siap Dipanen, Polsek Sabak Auh Intensif Awasi Program Ketahanan Pangan

Jagung Usia 99 Hari Siap Dipanen, Polsek Sabak Auh Intensif Awasi Program Ketahanan Pangan







SABAK AUH SIAK
Personel Polsek Sabak Auh melaksanakan pemantauan sekaligus pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan pemerintah dalam mendukung Asta Cita, Senin (29/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dilaksanakan di lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Pengecekan dilakukan oleh Ps. Kanit Samapta Polsek Sabak Auh Aiptu Iwanto bersama Ps. Kanit Binmas Aipda Romi Arief Saputra.


Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengupasan bungkus jagung sebagai salah satu tahapan persiapan menjelang panen. Berdasarkan hasil pemantauan, usia tanaman jagung pipil telah mencapai 99 hari dengan estimasi panen sekitar satu minggu ke depan.


Lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar satu hektare dengan sistem tanam semai lubang tanam. Lokasi lahan berada di titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39.9" BT.


Hasil pengecekan menunjukkan tanaman secara umum telah memasuki fase akhir pertumbuhan dan siap dipanen. Meski demikian, petugas masih menemukan pertumbuhan batang jagung yang belum merata di beberapa bagian lahan sehingga berpotensi memengaruhi produktivitas hasil panen.


Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., mengatakan kegiatan pemantauan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah melalui Asta Cita. Selain memastikan perkembangan tanaman, kegiatan ini juga bertujuan memantau kesiapan lahan sebelum memasuki masa panen.


"Diharapkan proses panen dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal sehingga mampu mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Siak," ujar Kapolsek.


Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala, Polsek Sabak Auh berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi terkait di bidang pertanian."****







LIPUTAN           :         SAD
EDITOR              :         REDAKSI 
Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti

Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,     -
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menandatangani Perjanjian Kerja Sama Program Penghargaan Desa Bebas Api bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Ruang Batam, Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).


Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Pulau Padang yang memiliki karakteristik lahan gambut dan sangat rentan terhadap kebakaran.


Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, SH mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza, Kepala UPT KPH Tebing Tinggi Indra Rosadi, S.Pd.I., M.Si., jajaran Forkopimda, para Asisten, pimpinan OPD, kepala bagian, serta kepala desa.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa persoalan karhutla merupakan tantangan yang terus berulang dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.


"Wilayah Kepulauan Meranti, khususnya Pulau Padang, memiliki karakteristik lahan gambut yang sangat rentan. Kecerobohan kecil maupun ego sektoral dalam pengelolaan lahan dapat menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat," ujarnya.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi kepada PT RAPP yang secara konsisten menjalankan Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.


Menurut Asmar, penghargaan Desa Bebas Api bukan sekadar perlombaan untuk memperoleh insentif, melainkan menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.


"Program ini mendorong lahirnya budaya peduli lingkungan, budaya gotong royong, serta budaya membuka lahan tanpa membakar. Mencegah jauh lebih murah, lebih mudah, dan lebih mulia daripada memadamkan," tegasnya.


Melalui kerja sama tersebut, Bupati Asmar meminta seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat Pulau Padang untuk mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA), terus melakukan edukasi kepada warga, serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tim pemadam kebakaran perusahaan.


Ia juga berharap apabila desa berhasil mempertahankan status zero fire dan memperoleh penghargaan, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur maupun fasilitas publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


"Menjaga kelestarian Pulau Padang adalah investasi bagi masa depan anak cucu kita. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus berjalan bersama. Sinergi tiga pilar inilah yang menjadi kunci keberhasilan mewujudkan Kepulauan Meranti bebas asap," katanya.


Sementara itu, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza menjelaskan Program Desa Bebas Api telah dijalankan perusahaan sejak tahun 2015 dan terus berkembang hingga saat ini.


Di Pulau Padang sendiri terdapat 11 desa yang menjadi perhatian, sementara pada tahap kerja sama kali ini melibatkan dua desa, yakni Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar.


Ia menjelaskan, penentuan desa peserta dilakukan melalui pendekatan landscape dan analisis tingkat risiko kebakaran (fire risk), sehingga tidak semata-mata berdasarkan kedekatan dengan wilayah operasional perusahaan.


"Program ini tidak mungkin berhasil jika hanya dijalankan perusahaan. Dibutuhkan pendekatan yang holistik melalui kolaborasi pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat," ujarnya.


Wan Mohammad Jakh Anza mengatakan, selama musim kemarau berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan, desa yang mampu mempertahankan kondisi tanpa kebakaran akan memperoleh penghargaan berupa program pembangunan senilai Rp100 juta.


Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan diwujudkan dalam program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan berada di luar anggaran Community Development (CD) perusahaan.


Selain itu, PT RAPP juga menjalankan berbagai program pendukung seperti sosialisasi bahaya kebakaran, peningkatan kesadaran masyarakat, pembentukan crew leader dari warga setempat sebagai penghubung antara masyarakat dan perusahaan, hingga bantuan pembukaan lahan tanpa bakar melalui metode mekanis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.


Menurutnya, Program Desa Bebas Api telah menjadi salah satu model pencegahan karhutla yang mendapat perhatian nasional. Bahkan, konsep tersebut pernah dijadikan studi oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam pengembangan kebijakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.


Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT RAPP berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga mampu menjaga Pulau Padang tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta mewujudkan Kepulauan Meranti yang bebas asap."****







LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra Apresiasi Perkembangan Tanaman Warga, Tumbuh Subur dan Merata

Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra Apresiasi Perkembangan Tanaman Warga, Tumbuh Subur dan Merata





KabarPesisirNews.Com
INHIL RIAU,    - 
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran melakukan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman sayuran milik warga di Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Senin (29/6/2026) pagi.


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pendampingan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Pelangiran, khususnya pada sektor pertanian hortikultura milik masyarakat desa.


Kapolsek Pelangiran, IPTU Iwan Saputra, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus memastikan sektor pertanian masyarakat tetap berjalan dengan baik.


Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas BRIPKA HP Siregar mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di kebun sayuran milik warga Desa Tagagiri Tama Jaya. Fokus kegiatan adalah pengecekan langsung kondisi tanaman timun yang saat ini memasuki fase pertumbuhan.


Selain melakukan pemantauan, petugas juga memastikan perawatan tanaman seperti pemupukan dilakukan secara rutin agar pertumbuhan tetap optimal.


Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman timun dilaporkan dalam kondisi baik dengan pertumbuhan yang relatif merata. Perkembangan tanaman juga dinilai sesuai dengan usia bibit yang ditanam.


Pemberian pupuk secara berkala disebut menjadi faktor pendukung utama kesuburan tanaman serta menjaga kualitas hasil pertanian warga.


Menurut IPTU Iwan Saputra, kegiatan ini tidak hanya sebatas monitoring, tetapi juga bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di desa binaan.


“Ini bagian dari upaya Polsek Pelangiran untuk terus mendorong ketahanan pangan di wilayah kami,” ujarnya.


Kegiatan ini kemudian dilaporkan kepada Kapolres Indragiri Hilir sebagai bagian dari laporan rutin satuan kewilayahan. Tembusan laporan juga disampaikan kepada jajaran Polres Inhil terkait.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hasil pertanian warga Desa Tagagiri Tama Jaya semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat."****







LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 

Senin, 29 Juni 2026

Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa

Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,      -
Polsek Tembilahan Hulu melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Dusun Benua Langkar, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Senin (29/6/2026) pagi.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Polsek Tembilahan Hulu dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta percepatan swasembada pangan di Indonesia, yang selaras dengan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.


Panen raya tersebut dilakukan di lahan pertanian milik warga setempat, Yuliati, S.Pd., M.Si, yang juga terintegrasi dengan program ketahanan pangan desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sakinah Kecamatan Tembilahan Hulu.


Kegiatan panen turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bhabinkamtibmas Desa Sialang Panjang Bripka Sonny Pratama, Direktur BUMDes Sakinah Arsyad, S.Si, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI).


Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan adanya sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.


Panen dilakukan di lahan seluas 1 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai sekitar 400 kilogram jagung. Hasil panen ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program ketahanan pangan yang terus dikembangkan di wilayah Tembilahan Hulu.


Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan panen raya ini bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan bagian dari upaya strategis mendukung kemandirian pangan masyarakat di tingkat desa.


Menurutnya, Polsek Tembilahan Hulu berkomitmen untuk terus hadir dan mendampingi masyarakat dalam penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan ekonomi.


“Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebagian akan didistribusikan ke Perum Bulog Tembilahan, sementara sebagian lainnya digunakan sebagai bibit untuk penanaman kembali,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolsek menyebutkan bahwa program ini juga diarahkan untuk memperkuat pembentukan lumbung pangan desa sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.


Langkah ini diharapkan dapat mendorong ketersediaan pangan yang lebih stabil dan berkelanjutan di tingkat lokal, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


Dalam proses budidaya, sempat ditemukan kendala berupa serangan hama tikus dan tupai yang memengaruhi sebagian tanaman jagung sehingga pertumbuhan tidak optimal. Namun demikian, hal tersebut tidak menghambat pelaksanaan panen secara keseluruhan.


Polsek Tembilahan Hulu bersama kelompok tani setempat menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan penguatan edukasi pertanian kepada masyarakat agar produktivitas dapat semakin meningkat ke depannya.


Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif."****








LIPUTAN INHIL        :     SAD
EDITOR                      :     REDAKSI 
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi

Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi






KabarPesisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,    -
Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, Minggu (28/6/2026).


Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., bersama personel Polsek Sabak Auh di lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh.


Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus pengupasan bungkus jagung sebagai tahapan persiapan menjelang masa panen. Berdasarkan hasil pemantauan, usia tanaman jagung pipil telah mencapai sekitar 98 hari dan diperkirakan dapat dipanen dalam waktu satu minggu ke depan.


Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap berjalan sesuai harapan serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.


"Lahan jagung pipil ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Asta Cita di sektor ketahanan pangan. Saat ini tanaman telah memasuki fase persiapan panen sehingga dilakukan pengupasan bungkus jagung sebelum proses pemanenan," ujarnya.


Lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar satu hektare dengan sistem tanam semai lubang tanam. Meski secara umum tanaman telah memasuki masa panen, hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan batang jagung di lahan tersebut belum sepenuhnya merata.


Kondisi tersebut menjadi salah satu catatan dalam evaluasi perkembangan tanaman, sehingga diharapkan dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan hasil budidaya pada musim tanam berikutnya.


Polsek Sabak Auh menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Adapun lokasi lahan berada di area UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh dengan titik koordinat 1°06'51" LU dan 102°06'39,9" BT."****







LIPUTAN        :     SAD
EDITOR           :     REDAKSI
Masyarakat Pesisir Pada Umumnya Bergantung Pada Panglong Arang

Masyarakat Pesisir Pada Umumnya Bergantung Pada Panglong Arang





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Menurut Amir Hasan tokoh masyarakat Meranti, Senin 29/6/2026, tradisi mencari kayu bakau di Selatpanjang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.


Bagi masyarakat pesisir, mencari bakau adalah satu-satunya mata pencaharian yang menghasilkan. Hampir tiap hari dikerjakan, tergantung cuaca dan stamina,” ujar Amir kepada media ini.


Kayu bakau dijual ke pengusaha panglong arang. Sebagian lain dijual sesuai pesanan, untuk cerocok rumah, tiang ruko, sekolah, hingga kayu bakar memasak.


Dengan hasil hutan ini, orang tua zaman dulu bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak-anak mereka,” tuturnya.


Agar pemanfaatan hutan mangrove tetap lestari, para pengusaha panglong arang membentuk Koperasi Silva puluhan tahun lalu, jauh sebelum pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti.


“Dulu Selatpanjang masih ibukota Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Bengkalis. Sekarang sudah menjadi ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelas Amir.


Melalui Koperasi Silva, seluruh kegiatan pengusaha panglong arang diupayakan legal. Mulai dari izin panglong hingga izin bahan baku, semua mengacu pada aturan pemerintah.


Selain berbisnis, para pengusaha juga berkewajiban menanam kembali setelah memanfaatkan hutan mangrove. Itu sudah mereka lakukan puluhan tahun,” kata Amir.


Amir menambahkan, sebagian besar masyarakat pesisir menggantungkan hidup pada panglong arang. Ada yang bekerja di dapur arang, ada juga yang menjadi penebang bakau di areal HTR.


Namun saya punya catatan. Dalam 2-3 tahun terakhir muncul pengusaha kilang arang yang diduga menggunakan bahan baku hasil penebangan hutan mangrove secara ilegal. Itu terbukti dengan penangkapan oleh APH,” ungkapnya.


Akibat kejadian tersebut, 52 panglong arang di bawah naungan Koperasi Silva ikut terdampak dan terpaksa tutup. Ribuan kepala keluarga pun kehilangan pekerjaan.


Sementara menurut UPT KPH Tebing Tinggi, Apidian Suherdianta, yang tercatat mengurus legalitas HTR hanya Koperasi Silva. Tentu ini menimbulkan pertanyaan besar, ada apa?” tutup Amir."****







LIPUTAN         :     REDAKSI
EDITOR            :     REDAKSI