Rabu, 22 April 2026

AJAK ANAK BERKREASI! LOMBA MEWARNAI SE-SD KECAMATAN TUALANG

AJAK ANAK BERKREASI! LOMBA MEWARNAI SE-SD KECAMATAN TUALANG






KabarPesisirNews.Com
TUALANG SIAK RIAU,    – 
Kegiatan Car Free Day (CFD) Kecamatan Tualang kembali menghadirkan acara seru dan edukatif, yaitu Lomba Mewarnai untuk jenjang SD se-Kecamatan Tualang. Acara ini merupakan kolaborasi antara panitia CFD dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Tualang.
 
 
 
📅 WAKTU DAN TEMPAT
 
- Hari/Tanggal: Minggu, 26 April 2026


- Waktu: Pendaftaran dibuka pukul 07.30 - 08.30 WIB | Durasi lomba 60 menit


- Lokasi: Area Car Free Day Tualang
 
 
 
📝 DETAIL PERLOMBAAN
 

Lomba ini mengusung tema "Hari Kartini" dengan kriteria penilaian meliputi kreativitas, gradasi warna, serta ketepatan waktu penyelesaian.
 

- Peserta: Siswa kelas 1, 2, dan 3 SD


- Ukuran Kertas: Format A3


- Perlengkapan: Peserta membawa alat mewarnai sendiri


- Biaya Pendaftaran: Rp 15.000,-
 

Cara Pendaftaran:
Transfer ke rekening BRI 066601002662503 a.n. Eva Yani.
Paling lambat diterima hari Sabtu, 25 April 2026 pukul 24.00 WIB.
 
 
 
🎁 HADIAH LENGKAP
 
Panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang:
 

- Juara 1, 2, & 3: Piala + Sertifikat + Bingkisan + Voucher Belanja Gratis di UMKM


- Harapan 1, 2, & 3: Sertifikat + Bingkisan + Voucher Belanja Gratis di UMKM


- Bonus: Setiap peserta mendapatkan 1 kotak susu sehat secara gratis.
 
 
 
🤸‍♂️ RANGKAIAN ACARA
 
Selain lomba mewarnai, masyarakat juga dapat menikmati kegiatan lainnya seperti:
 

1. Senam Sehat

2. Wisata Kuliner

3. Dongeng Bersama Kak Jo
 
 
 
📞 KONTAK INFORMASI
 
Untuk pendaftaran dan info lebih lanjut, silakan hubungi:
 
- Bu Eva: 0822-8453-4799

- Bu Liska: 0823-1031-7770
 

Ayo segera daftarkan buah hati Anda dan ikuti keseruannya!





LIPUTAN      :     ANGGA 
EDITOR        :     REDAKSI  

Hadapi Ketidakpastian Global, Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Perkuat Sense of Crisis, Perangi Narkoba dan Mitigasi Karhutla

Hadapi Ketidakpastian Global, Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Perkuat Sense of Crisis, Perangi Narkoba dan Mitigasi Karhutla




KabarPesisirNews Com
SIAK RIAU,   -
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menginstruksikan seluruh jajaran Polda Riau dan Polres Siak untuk memperkuat kewaspadaan dalam menghadapi dinamika ketidakpastian global yang berdampak langsung terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Arahan tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan paparan bertajuk “Sense of Crisis dan Strategi Pemolisian Adaptif dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi dan Dinamika Kamtibmas” di Kabupaten Siak, Senin (21/4/2026), yang turut dihadiri Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Media Rustika Herlambang.


Kapolda menegaskan, saat ini dunia tengah berada dalam situasi penuh disrupsi, baik dari aspek ekonomi global maupun dinamika sosial yang berpotensi mempengaruhi stabilitas dalam negeri.


“Kita sedang berada pada situasi yang tidak pasti. Dalam kondisi seperti ini, Polri harus hadir sebagai penjaga keteraturan sosial dan stabilisator di tengah masyarakat. Karena itu, setiap personel wajib memiliki sense of crisis yang kuat,” ujar Irjen Herry.


Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dipicu fenomena perubahan iklim, termasuk indikasi siklus Super El Nino. 


Ia meminta seluruh jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk memperkuat deteksi dini dan meningkatkan komunikasi langsung dengan masyarakat.


“Potensi karhutla harus kita antisipasi sejak awal. Saya minta seluruh personel aktif turun ke lapangan, memberikan edukasi, dan memastikan tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar. Ini bagian dari komitmen kita menjaga keadilan ekologi,” tegasnya.


Selain itu, Kapolda juga mengingatkan potensi dampak ketegangan geopolitik global terhadap stabilitas ekonomi daerah, terutama terkait fluktuasi harga bahan pokok dan distribusi energi. 


Ia menginstruksikan fungsi intelijen serta Satgas Pangan untuk memperketat pengawasan guna mencegah penimbunan dan gangguan distribusi.


“Kita tidak boleh lengah terhadap potensi keresahan sosial. Pengawasan distribusi bahan pokok dan BBM harus dilakukan secara ketat agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujarnya.


Di bidang pemberantasan narkotika, Kapolda menyampaikan sikap tegas dengan menekankan prinsip zero tolerance, termasuk terhadap anggota Polri sendiri.


“Tidak ada kompromi terhadap narkoba. Saya ingatkan, jangan sampai ada anggota yang terlibat. Penanganan harus dimulai dari hulu melalui langkah pre-emtif dan preventif, termasuk melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari gerakan bersama,” tegasnya.


Kapolda juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi publik, khususnya dalam pengelolaan media sosial. Ia meminta seluruh jajaran lebih responsif terhadap aduan masyarakat serta mampu membangun narasi yang cepat, akurat, dan menenangkan.


“Media sosial menjadi ruang strategis. Kita harus hadir dengan informasi yang jelas, respons yang cepat, serta mampu melakukan kontra narasi terhadap isu yang berpotensi mengganggu stabilitas,” kata Kapolda.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut memperkenalkan pendekatan mikropolis sebagai strategi pemolisian berbasis unit sosial terkecil yang didukung data akurat untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini.


Pendekatan ini dinilai efektif dalam merespons berbagai persoalan sosial seperti potensi gelombang PHK, sengketa lahan, hingga dinamika sosial lainnya melalui pola dialog dan mediasi.


Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.


“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Dengan komunikasi yang baik dan respons yang cepat, kita pastikan Riau tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas Irjen Herry. 


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau





SUMBER    : 
HUMAS BIDHUMAS POLDA RIAU
EDITOR      :    REDAKSI 
SUASANA SERU & RAMAI! KEMPING BERSAMA DI TAMAN BUNGA IMPIAN OKURA

SUASANA SERU & RAMAI! KEMPING BERSAMA DI TAMAN BUNGA IMPIAN OKURA







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
OKURA – Suasana alam yang sejuk dan pemandangan indah menjadi latar belakang kegiatan berkemping yang digelar di Taman Bunga Impian Okura pada tanggal 
25 April  2026.


Acara ini dihadiri oleh berbagai kelompok yang siap menikmati pengalaman berkemah yang tak terlupakan!
 

Berikut adalah daftar peserta yang telah mendaftar:
 

1. UIN Suska Riau – 50 orang dengan 11 tenda


2. PGMI – 100 orang dengan 12 tenda


3. Pramuka Perawang – 16 orang dengan 4 tenda


4. UIN Suska II (Adum) – 100 orang dengan 2 tenda peleton


5. Kapti – 1 tenda paket (Rp150.000)


6. Bang Kincai Perawang – 20 orang dengan paket 2 tenda (Rp170.000) atau 1 tenda (Rp75.000)
 

Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, suasana di lokasi dipastikan akan sangat meriah namun tetap tertib. Selain berkemah, pengunjung juga bisa menikmati keindahan taman, udara segar, dan momen kebersamaan yang hangat di sekitar api unggun.
 

Bagi Anda yang ingin ikut merasakan keseruan atau sekadar berkunjung, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat suasana seru ini!
 
 
 
📍 Lokasi: Taman Bunga Impian Okura
📅 Tanggal: 25 April  1026."****






LIPUTAN      :   ANGGA 
EDITOR         :   REDAKSI 

Selasa, 21 April 2026

Wabup Muzamil: Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Penentu Arah Masa Depan Meranti

Wabup Muzamil: Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Penentu Arah Masa Depan Meranti






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kabupaten Kepulauan Meranti resmi dibuka Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Selasa (21/4/2026), di Gedung Afifa Selatpanjang. 


Muzamil menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial. Ia menyebut forum ini sebagai ruang strategis untuk memastikan arah pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan riil masyarakat.


“Forum ini adalah ruang bersama agar setiap kebijakan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terintegrasi. Perencanaan tahun 2027, tambahnya, harus mampu mengintegrasikan pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, serta pendekatan top-down dan bottom-up. 


"Dengan begitu akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas, terukur, dan tepat sasaran,” tegasnya.


Muzamil juga mengingatkan posisi strategis Kepulauan Meranti dalam pengembangan kawasan Sumatera, khususnya berbasis bioindustri dan kemaritiman, sekaligus sebagai daerah yang masih membutuhkan perhatian afirmatif.


“Dalam konteks yang lebih luas, Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis dalam pengembangan wilayah Sumatera berbasis bioindustri dan kemaritiman, serta sebagai kawasan afirmasi yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.


Ia pun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, kesiapan data dan dokumen perencanaan yang akurat, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” imbuhnya.


“Kepulauan Meranti bukan hanya tentang angka-angka dalam laporan keuangan. Meranti adalah tentang harapan lebih dari 200 ribu jiwa yang menggantungkan masa depannya pada keputusan yang kita ambil hari ini,” ujarnya.


Ia juga mendorong partisipasi aktif seluruh pihak untuk aktif memberikan masukan yang konstruktif, inovatif, dan solutif.


"Sehingga perencanaan pembangunan yang kita susun benar-benar berkualitas dan dapat dilaksanakan secara efektif,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Meranti, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa Musrenbang ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan daerah.


“Musrenbang RKPD tahun 2027 ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran yang berharga dalam penyusunan perencanaan, serta menghimpun usulan untuk penyelarasan rencana pembangunan daerah menjadi RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2027,” jelasnya.


Hadir dalam Musrenbang tersebut, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, dan unsur Forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah Sudandri, pimpinan OPD, perusahaan swasta, pelaku usaha, koperasi, dan kelompok usaha serta undangan lainnya."****





SUMBER     :
HUMAS PEMKAB KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Sasar Hiburan Malam untuk Cegah Peredaran Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Sasar Hiburan Malam untuk Cegah Peredaran Narkoba






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika kembali ditegaskan Polres Kepulauan Meranti melalui razia intensif di sejumlah tempat hiburan malam (THM) dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Senin (20/4/2026) malam.


Razia yang dimulai sekitar pukul 22.30 WIB diawali dengan apel kesiapan di Kantor Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi yang diwakili Kabag Ops Kompol Wan Mantazak, bersama jajaran pejabat utama dan personel gabungan Operasi Antik.


Tim gabungan bergerak cepat menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan, khususnya tempat hiburan malam di wilayah Selatpanjang. Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap identitas pengunjung, karyawan, serta barang bawaan guna mengantisipasi peredaran narkotika dan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan peringatan tegas kepada pengelola dan pengunjung agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta tetap menjaga ketertiban,” ujar Kompol Wan Mantazak.


Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang terlarang maupun indikasi penggunaan narkotika. Seluruh pengunjung juga bersikap kooperatif selama proses razia berlangsung.


Secara umum, situasi di lokasi hiburan malam yang menjadi sasaran terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya keributan maupun potensi gangguan keamanan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan efek kejut (shock therapy) sekaligus efek cegah (deterrent effect) terhadap potensi tindak pidana.


Razia berakhir sekitar pukul 00.15 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Polres Kepulauan Meranti memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan guna menjaga wilayah tetap bersih dari narkoba serta gangguan kamtibmas.


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi penyalahguna narkoba maupun pelaku kriminal di wilayah hukumnya.


“Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan dan penindakan,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila terdapat indikasi peredaran narkoba atau tindak kejahatan lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui call center 110 dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas."****





SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MWRANTI
EDITOR        :   REDAKSI 
Polres Kepulauan Meranti Gencarkan “Police Goes To School”, Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

Polres Kepulauan Meranti Gencarkan “Police Goes To School”, Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar




KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Polres Kepulauan Meranti terus memperkuat langkah preventif dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui program Police Goes To School dalam rangka Operasi Antik LK-26.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di SMP dan SMK Patria Dharma Selatpanjang, Jalan Rumbia, Kecamatan Tebing Tinggi.


Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, KOMPOL Wan Mantazakka, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Paroqi.


Dalam amanatnya, disampaikan bahwa kehadiran Polri melalui program Police Goes To School merupakan bentuk komitmen nyata dalam membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus memberikan edukasi langsung terkait bahaya narkoba.


“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret Polri dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini,” tegasnya.


Kapolres Kepulauan Meranti melalui perwakilannya juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan pelajar maupun masyarakat umum, melalui edukasi, sosialisasi, dan pendekatan persuasif yang berkelanjutan.


Selain itu, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen memperkuat sinergi dengan pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh narkoba.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Kasi Humas IPTU Iskandar Noprianto, jajaran personel Polres Kepulauan Meranti, kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMP dan SMK Patria Dharma Selatpanjang.


Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops juga mengajak para pelajar untuk menjaga lingkungan sejak dini, antara lain dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan sehat sebagai bagian dari konsep green policing.


Isu bahaya narkoba menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini. Ditegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.


“Narkoba adalah musuh bangsa. Sekali mencoba, dampaknya bisa menghancurkan prestasi hingga merenggut masa depan. Jauhi dan berani katakan tidak,” tegasnya di hadapan peserta upacara.


Para pelajar juga diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, perundungan, serta konsumsi minuman keras. Sebaliknya, mereka didorong untuk menyalurkan energi pada kegiatan positif seperti olahraga, seni, organisasi, dan prestasi akademik.


Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, dimulai dari upacara bendera hingga penyerahan simbolis bibit pohon kepada pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba serta upaya penanggulangannya.


Secara umum, kegiatan ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran hukum dan kedisiplinan pelajar sejak dini, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.


Polres Kepulauan Meranti menegaskan akan terus mengintensifkan kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,
 tertib, dan bebas dari pengaruh negatif.


Polres meranti Call center 110 .Kalau ada kejadian yg mendesak atau kriminal  perlu bantuan Polri.Khusus polres meranti.(Gratis bebas pulsa)."**






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI 

Senin, 20 April 2026

Ketua AFKAB Meranti Lisya Kumala Lepas Tim Futsal Meranti ke AFP Gubernur Riau Cup  U 16 2026

Ketua AFKAB Meranti Lisya Kumala Lepas Tim Futsal Meranti ke AFP Gubernur Riau Cup U 16 2026






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Tim futsal Kabupaten Kepulauan Meranti resmi bertolak menuju Pekanbaru untuk mengikuti ajang AFP Gubernur Riau Cup 2026 Senin, (20/04/2026).


Kegiatan yang akan digelar di GOR Tribuana Pekanbaru pada 23–29 April 2026 itu mendapat dukungan penuh dari Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Kepulauan Meranti, Lisya Kumala, yang berharap para pemain mampu menampilkan performa terbaik selama mengikuti turnamen tingkat Provinsi Riau tersebut.


Berdasarkan hasil drawing grup, tim AFK Kepulauan Meranti tergabung di Grup C bersama tim AFK Bengkalis dan AFK Rokan Hulu.
Lisya Kumala mengatakan, keikutsertaan tim Meranti dalam turnamen ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan perkembangan futsal di daerah serta menguji kemampuan para pemain menghadapi tim-tim dari kabupaten lain.


“Kami berharap para pemain dapat bermain dengan maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik Kepulauan Meranti di ajang AFP Gubernur Riau Cup u 16  2026,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan oleh tim, mulai dari latihan hingga strategi permainan guna menghadapi pertandingan di fase grup.


Turnamen AFP Gubernur Riau Cup  u 16  2026 sendiri menjadi salah satu ajang kompetisi futsal tingkat provinsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.


Dengan semangat dan persiapan yang telah dilakukan, tim futsal Kepulauan Meranti diharapkan mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik pada turnamen tersebut."****






LIPUTAN        :     MP
EDITOR          :     REDAKSI 
Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan

Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Selatpanjang Kota, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kasus ini ditangani berdasarkan Laporan Polisi 


Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota. Korban diketahui bernama Suparman (43), yang merupakan pemilik ruko tersebut.


Kapolsek Tebing Tinggi, AKP J. Lubis, SH., MH, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti dan AKBP Aldi menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat jajaran kepolisian terhadap laporan masyarakat.


“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKP J. Lubis.


Adapun tersangka dalam kasus ini adalah AA alias ADHA bin (Alm) Rm (42), warga Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi. Pelaku diduga melakukan aksi pencurian dengan cara masuk ke dalam ruko melalui bagian atas bangunan yang digunakan sebagai akses keluar masuk burung walet.


Berdasarkan kronologis kejadian, pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, korban mendengar suara mencurigakan dari lantai atas rukonya. Korban kemudian meminta bantuan saksi, MAN, untuk melakukan pengecekan. Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi melihat sosok tidak dikenal di area lantai 4 ruko. Selanjutnya, korban juga meminta bantuan saksi lain, TIEN LAI, untuk berjaga.


Sekitar pukul 04.15 WIB, saksi TIEN LAI melihat pelaku turun dari lantai atas. Saat berpapasan, pelaku sempat mengancam saksi menggunakan palu sebelum akhirnya melarikan diri. Atas kejadian tersebut, korban segera melaporkan ke Polsek Tebing Tinggi.


Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah tali, dua buah engsel, serta satu buah patahan sarang burung walet. Selain itu, penyidik juga telah memeriksa para saksi dan melakukan serangkaian tindakan penyelidikan.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara (mindik), berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta akan segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk proses hukum lebih lanjut.


Polsek Tebing Tinggi menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar."****






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI 
Berujung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT

Berujung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Aparat kepolisian dari Polsek Tebing Tinggi, Polres Kepulauan Meranti, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di wilayah Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.


Hal ini Sebagaimana dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH.SIK MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi melalui Kanit Reskrim IPDA Sapta Anwar, SH yang mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Paroqi, SH, SIK, MH, menyampaikan bahwa kasus tersebut dilaporkan pada Senin, 6 April 2026.


"Peristiwa KDRT tersebut terjadi pada Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 11.00 WIB di pinggir Jalan Lingkar Dorak, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Korban, RM (23), diduga menjadi korban penganiayaan oleh suaminya sendiri, SY alias Y (27). Kejadian bermula saat keduanya dalam perjalanan dari rumah orang tua pelaku di Desa Banglas menuju rumah orang tua korban di Selatpanjang Timur,"ujarnya..


Di tengah perjalanan, terjadi cekcok antara korban dan pelaku terkait persoalan pakaian. Pelaku kemudian membawa korban ke Jalan Lingkar Dorak. Setibanya di lokasi, pelaku langsung memukul korban menggunakan tangan kanan ke bagian wajah.


Akibat pukulan tersebut, korban mengalami lukai dari mulut. Meski dalam kondisi terluka, korban kemudian diantar pelaku ke tempat kerjanya di sebuah usaha laundry di Jalan Banglas.


Diketahui, aksi kekerasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejak pernikahan, pelaku disebut telah melakukan kekerasan fisik terhadap korban sebanyak tiga kali.


Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tebing Tinggi guna proses hukum lebih lanjut. Polisi kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya:


Menerima dan membuat laporan polisi
Melakukan visum et repertum terhadap korban, Memeriksa saksi-saksi
Menyita barang bukti Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu helai baju daster berwarna putih dan satu unit sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi BM 2047 TL.


"Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara (mindik) serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 
Pasal 45 Ayat (1) Jo Ayat (4) Undangan - Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang
Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Selain itu, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga akan segera dikirimkan, sebelum memasuki tahap I proses hukum," ucapnya.


Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga secara serius dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengalami atau mengetahui tindakan serupa.


" Kita mengimbau bahwa masyarakat bila menjumpai segala tindakan kejahatan agar menghubungi cal center 110 layanan gratis  Polres Meranti akan dilayani dengan cepat," jelasnya."****





SUMBER      :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR        :     REDAKSI 
Polres Rohil Gelar “Senam Pagi Sehat” Bersama Masyarakat Panipahan, Perkuat Pendekatan Humanis

Polres Rohil Gelar “Senam Pagi Sehat” Bersama Masyarakat Panipahan, Perkuat Pendekatan Humanis




KabarPesisirNews.Com
ROKAN HILIR RIAU,   -
Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polres Rokan Hilir menggelar kegiatan “Senam Pagi Sehat” bersama masyarakat di Pekong Pajak, Jalan Bijaksana, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Minggu (19/04/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ini diinisiasi langsung oleh Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., sebagai bagian dari strategi cooling system guna meredam tensi sosial sekaligus membangun kembali hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Rohil, di antaranya Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, S.H., S.I.K., M.Tr.Mil., para PJU Polres, Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto A Tampubolon, S.H., unsur TNI, serta ratusan masyarakat Panipahan yang tampak antusias mengikuti kegiatan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian kupon kepada peserta, dilanjutkan dengan pelaksanaan senam pagi bersama yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize menarik, seperti sepeda, dispenser, kipas angin, serta puluhan hadiah hiburan lainnya, dan ditutup dengan sesi foto bersama.


Kapolres Rohil dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran, namun juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih humanis antara aparat kepolisian dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.


Pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan seperti ini dapat tercipta hubungan yang harmonis dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Panipahan.


Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel Polres Rohil, Batalyon B Brimob Polda Riau, serta Polsek Panipahan.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


Melalui kegiatan “Senam Pagi Sehat” ini, Polres Rohil menunjukkan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis guna menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian."****





SUMBER       :
HUMAS POLRES ROHIL 
EDITOR         :   REDAKSI 




Minggu, 19 April 2026

SEMANGAT KEBERSAMAAN, PROGRES HARI KE-03 PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH PRESISI TAHAP II DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

SEMANGAT KEBERSAMAAN, PROGRES HARI KE-03 PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH PRESISI TAHAP II DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,  -
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-03 pelaksanaan pada Sabtu (18 April 2026), pekerjaan berlangsung di dua titik strategis dengan capaian yang terus meningkat.


Di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, pembangunan jembatan yang menghubungkan akses menuju lapangan olahraga saat ini difokuskan pada pembersihan sisa material, serta pengecoran tapak dan balok pondasi. Jembatan dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 4 meter tersebut kini telah mencapai progres sekitar 20 persen. Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengecoran balok lantai pondasi serta proses pengerasan hasil cor.


Sementara itu, di Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat menuju pelabuhan menunjukkan progres lebih cepat, yakni telah mencapai 40 persen. Pekerjaan yang sedang berjalan meliputi pembuatan mal (bekisting) dan perakitan rangka besi. Ke depan, pekerjaan akan difokuskan pada penyelesaian rangka besi dan pengecoran lantai jembatan.


Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara personel Polri dan masyarakat setempat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kepulauan Meranti.


Kapolres Kepulauan Meranti dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.


"Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bukti kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memastikan akses masyarakat semakin baik, aman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga. Dengan semangat gotong royong, kami optimis pembangunan ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar jembatan yang dibangun memiliki daya tahan jangka panjang serta aman digunakan.


Dengan progres yang berjalan sesuai rencana, kedua jembatan ini diharapkan segera dapat difungsikan untuk memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti."****






SUMBER       :
HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :    REDAKSI