Rabu, 22 Juli 2026

Kapolsek Tembilahan Hulu Hadiri Sosialisasi Pengolahan Limbah dan Budidaya Azolla Bersama Mahasiswa KKN UNRI

Kapolsek Tembilahan Hulu Hadiri Sosialisasi Pengolahan Limbah dan Budidaya Azolla Bersama Mahasiswa KKN UNRI







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,  – 
Kapolsek Tembilahan Hulu 
IPTU Andrianto, S.H., M.H. menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi dan workshop yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 di Kantor Lurah Tembilahan Hulu, Jalan Baharuddin Yusuf, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (22/7/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu mengusung dua tema, yakni "Pemanfaatan Limbah Hijau: Pelatihan Pembuatan POC Sabut Kelapa" serta "Ketahanan Pakan Mandiri: Pengenalan dan Pelatihan Budidaya Azolla". Program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik dan pengembangan pakan ternak alternatif yang ramah lingkungan.


Selain Kapolsek Tembilahan Hulu, kegiatan juga dihadiri Lurah Tembilahan Hulu Drs. H. Abdurroni R, Babinsa Kelurahan Tembilahan Hulu Serda Ronald Manalu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tembilahan Hulu Aipda Rusdin, para kepala seksi Kelurahan Tembilahan Hulu, pengurus TP PKK, kelompok tani, serta mahasiswa peserta KKN dari Universitas Riau (UNRI), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), dan Universitas Islam Indragiri (UNISI).


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Ketua Kukerta UNRI, sambutan Lurah Tembilahan Hulu, serta sambutan Kapolsek Tembilahan Hulu. Selanjutnya peserta mengikuti pemaparan materi mengenai budidaya azolla sebagai pakan mandiri dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan sabut kelapa.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik dan diskusi interaktif yang melibatkan peserta, sebelum ditutup dengan foto bersama.


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan limbah berbasis lingkungan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif."****





LIPUTAN INHIL        :    SANDI 
EDITOR                      :    REDAKSI 
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Polres Inhil Dorong Produktivitas Jagung Petani Pekan Arba

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Polres Inhil Dorong Produktivitas Jagung Petani Pekan Arba





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,    -
Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, jajaran Polsek Kawasan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan komitmennya melalui pendampingan kepada masyarakat.


Kali ini, personel Polsek KSKP Polres Inhil melakukan peninjauan perkembangan tanaman jagung sekaligus memberikan bantuan pupuk NPK kepada petani di Jalan Pekan Arba, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Rabu (22/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek KSKP Polres Inhil, BRIGPOL EFRIWANDY bersama BRIGPOL MAULANA SEHVY, dengan menyambangi lahan pertanian jagung milik Rahman seluas kurang lebih 0,5 hektare.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek KSKP melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung pipil serta memberikan pupuk NPK sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.


Kapolsek Kawasan Pelabuhan IPDA Parna Bonar T. Simarmata, S.H menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan pertanian tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.


“Polri akan terus hadir bersama masyarakat, memberikan dukungan dan pendampingan kepada para petani agar produktivitas pertanian meningkat. Melalui sinergi yang baik, diharapkan program swasembada pangan dapat terwujud serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan pertanian secara optimal menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Kami berharap pendampingan ini dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian, sehingga hasil produksi meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tambahnya.


Sementara itu, Rahman selaku pemilik lahan mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran Polsek KSKP Polres Inhil. Menurutnya, kehadiran Polri memberikan semangat dan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek KSKP Polres Inhil berharap sinergi antara Polri, petani, dan seluruh pihak terkait semakin kuat dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI menuju terwujudnya swasembada pangan 2026.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif."****





LIPUTAN INHIL      :    SANDI 
EDITOR                    :    REDAKSI 
Taufik Akbar Budak Meranti Perkuat Tim SMANOR SKO Riau pada Liga Top Skor National Championship 2026

Taufik Akbar Budak Meranti Perkuat Tim SMANOR SKO Riau pada Liga Top Skor National Championship 2026






KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    -
Helat Liga Top Skor seri Nasional sebentar lagi akan bergulir di Kota Bogor,  persiapan Juara  Liga Top Skor Riau zona Kampar 2026 Kategori  U-16 SMANOR SKO Riau semakin matang. Team Asuhan Head Coach Yulnedi SP akan berangkat dengan beranggotakan 29 Atlet Sepakbola dan ditemani 1 orang Asisten Coach Erik Kurniawan. 


Keberhasilan SMANOR SKO Riau mewakili Provinsi Riau pada putaran nasional Liga Top Skor ini, setelah pertandingan Final berhasil keluar sebagai juara dengan kemenangan 1-0 ketika berhadapan dengan team kuat Kampar junior FA pada partai final yang berlangsung di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang Kota beberapa waktu lalu.


Head Coach Yulnedi SP Ketika ditemui awak media pada sesi Latihan di stadion rumbai mengatakan bahwa Team Asuhannya SMANOR SKO Riau siap tempur dalam menghadapi Liga Top Skor seri Nasional ini di Kota Bogor, dan Para pemain juga dalam kondisi percaya diri untuk menghadapi event besar ini. 


Tentu saja event ini sangat penting bagi kami khususnya Pemain Muda SMANOR SKO Riau untuk menunjukkan kemampuan terbaik pemain muda hasil pembinaan dari provinsi riau Ujar Coach Buya Yul yang akrab disapa.


Salah satu pemain SMANOR SKO Riau yang diwawancarai di sela latihan  Taufik Akbar berasal dari Kota Sagu Kepulauan Meranti mengatakan Mohon doa Restu kepada seluruh Masyarakat Riau, doakan kami agar team ini dapat memberikan kemampuan terbaik dan bersaing dengan klub papan atas Kategori U-16 seluruh Indonesia.


Ketika awak media menyinggung lawan yang bakal dihadapi, anak muda yang sering di sapa Abai Meranti ini mengatakan bahwa Team SMANOR SKO Riau berada di Grup H Bersama Binna Banua Cilacap dari Jawa Tengah, Kinantan FC dari Sumatera Barat, dan Akademi Persib Tasikmalaya dari Jawa Barat, dan inshaAllah team kami yakin bisa lolos dari grup neraka ini dan masuk ke babak selanjutnya ujar Putra Cak Gono ini dengan optimis


Pengiat sepakbola meranti Coach Dwi Cahyono yang juga Pelatih Lokal ini Ketika mendapat kabar Abai mendapat kesempatan mengikuti event ini merasa terkejut dan bersyukur serta mengucapkan terimakasih kepada manajemen SMANOR SKO Riau, ada kesempatan anak meranti menunjukkan kemampuan mewakili Provinsi Riau, Terimakasih Kepada Coach Yul yang telah mengikutsertakan anak kami, dan kami segenap pengiat Bola Kepulaun meranti mendoakan club Asuhan Coach Buya Yul ini keluar sebagai yang Terbaik pada Liga ini ujar Coach Dwi dengan Perasaan Haru."****







LIPUTAN         :      MP
EDITOR            :      REDAKSI 
Jagung Pipil Terus Dirawat, Polsek Sabak Auh Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal

Jagung Pipil Terus Dirawat, Polsek Sabak Auh Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal






KabarPeisirNews.Com
SABAK AUH SIAK RIAU,   -
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian jagung pipil sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui program Asta Cita.


Kegiatan pengecekan dilakukan pada Rabu (22/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di lahan ketahanan pangan milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman jagung pipil yang menjadi salah satu komoditas dalam program ketahanan pangan pemerintah.


Kapolsek Sabak Auh melalui personel yang melaksanakan kegiatan menyampaikan bahwa tanaman jagung pipil saat ini masih dalam tahap pertumbuhan dan perawatan secara berkala serta berkelanjutan.


Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung pipil ditanam dengan sistem semai lubang tanam pada lahan dengan luas sekitar 1 hektare. Kondisi tanaman secara umum berkembang dengan baik, meskipun pertumbuhan batang belum merata akibat pengaruh kontur tanah mineral dan pasir di lokasi tersebut.


Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta memastikan pengelolaan lahan pertanian berjalan secara optimal.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sabak Auh berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus terjalin dalam mendukung peningkatan produksi pertanian serta menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Siak."****






LIPUTAN        :      SANDI 
EDITOR           :      REDAKSI 
Blackout Lumpuhkan Karimun, LMB Kepri Karimun Desak PLN Segera Beri Klarifikasi

Blackout Lumpuhkan Karimun, LMB Kepri Karimun Desak PLN Segera Beri Klarifikasi





KabarPesisirNews.Com
KARIMUN KEPRI,   -
Kabupaten Karimun mengalami pemadaman listrik total atau blackout, Padamnya listrik secara menyeluruh ini melumpuhkan hampir seluruh aktivitas masyarakat dan mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan.


Khadir Dato Panglima Sulung, Rabu 22/7/2026 kepada media ini menyebutkan  pemadaman ini sangat merugikan. Dampaknya dirasakan hingga ke pelayanan pemerintahan, rumah sakit, sekolah, pasar, hingga dunia usaha.


“Dengan matinya listrik, semua lumpuh. Pelayanan di kantor pemerintahan terhenti, pasien di rumah sakit terganggu, anak-anak sekolah tidak bisa belajar, dan para pelaku usaha merugi. Ini bukan masalah kecil,” ujar Khaidir.


Lebih lanjut ia menilai kejadian ini akibat kurangnya langkah antisipasi dari pihak PLN.  


“Seharusnya PLN bekerja profesional. Kalau ada tanda-tanda kerusakan, segera cek dan perbaiki. Jangan tunggu sampai rusak parah baru sibuk. Itu namanya kelalaian, dan perbaikannya pasti memakan waktu lama,” tegasnya.


Khaidir juga meminta PLN Karimun segera memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat terkait penyebab pemadaman dan kapan listrik bisa kembali normal.


“Kami minta transparansi. Masyarakat berhak tahu apa yang terjadi dan berapa lama akan padam. Jangan dibiarkan masyarakat bertanya-tanya dalam kondisi gelap seperti ini,” tutupnya."****







EDITOR          :      REDAKSI 

AKBP Gede Adi Pimpin Apel Perdana, Titip Tiga Pesan untuk Seluruh Personel

AKBP Gede Adi Pimpin Apel Perdana, Titip Tiga Pesan untuk Seluruh Personel






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    - 
Mengawali tugas sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K memimpin apel perdana bersama seluruh personel di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Gogok. Momen tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Kapolres menyampaikan arah kebijakan sekaligus pesan penting kepada seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam amanatnya, AKBP Gede Adi menegaskan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan institusi melalui sikap, perilaku, dan kinerja di lapangan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui slogan, melainkan melalui tindakan nyata yang konsisten dan profesional.


Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan pengabdian kepada negara sebagai bentuk tanggung jawab yang turut membawa nama baik keluarga. Setiap tindakan anggota, kata dia, akan menjadi cerminan institusi sekaligus keluarga yang berada di belakang mereka.


"Saya berpesan ada tiga hal yang harus menjadi pedoman seluruh personel. Pertama, selalu berbuat yang terbaik untuk institusi sekaligus menjaga nama baik keluarga. Kedua, hadir dan selalu berada di hati masyarakat melalui pelayanan yang humanis serta profesional. Ketiga, jauhi narkoba maupun segala bentuk pelanggaran disiplin yang dapat merusak citra Polri di mata masyarakat," tegas AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.


Ia menekankan bahwa tantangan tugas kepolisian saat ini menuntut setiap personel tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga integritas dan kedisiplinan yang tinggi. Pelanggaran sekecil apa pun, menurutnya, dapat mengurangi tingkat kepercayaan publik terhadap institusi.


Selain itu, Kapolres mengajak seluruh anggota untuk memperkuat soliditas internal dan menjaga kekompakan dalam melaksanakan setiap tugas. Sinergi antarpersonel dinilai menjadi modal utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif di wilayah Kepulauan Meranti.


Melalui apel perdana tersebut, AKBP Gede berharap seluruh jajaran memiliki semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga marwah institusi Polri, serta membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


"Saya ingin kita bekerja dengan hati, bekerja secara ikhlas, dan saling mengingatkan apabila ada rekan yang mulai keluar dari jalur. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Mari bersama-sama menjaga nama baik Polres Kepulauan Meranti dengan memberikan pelayanan terbaik serta menjadi anggota Polri yang dapat dibanggakan oleh masyarakat," tutup AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita."****






SUMBER     :   HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR       :   REDAKSI 
Kapolres Inhil Dukung Green Policing Lewat Penanaman Pohon

Kapolres Inhil Dukung Green Policing Lewat Penanaman Pohon






KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,    -
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peresmian Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir yang dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap Program Green Policing Polda Riau, Rabu (22/7/2026) pagi.


Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir, Jalan Prof. M. Yamin, Tembilahan, dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si., perwakilan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Ketua KNPI, anggota Fraksi Partai Golkar, perwakilan organisasi kemahasiswaan, tokoh masyarakat, pengurus DPD Partai Golkar, serta tamu undangan lainnya.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan panitia, sambutan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir yang disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, penyerahan simbolis penanaman pohon, doa peresmian sekretariat, hingga penutupan.


Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta berharap peresmian kantor sekretariat menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan mempererat komunikasi dengan seluruh elemen bangsa.


Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan merupakan bentuk dukungan terhadap Program Green Policing Polda Riau sebagai upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, gerakan menanam pohon merupakan investasi jangka panjang demi mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.


Melalui kegiatan tersebut juga diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Partai Golkar, Pemerintah Daerah, Polri, Forkopimda, dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Indragiri Hilir yang aman, maju, dan sejahtera.


Kegiatan ini bertujuan meresmikan penggunaan Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir sebagai pusat koordinasi organisasi, mempererat silaturahmi lintas sektor, mendukung Program Green Policing Polda Riau melalui penanaman pohon, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan."****






LIPUTAN INHIL     :    SANDI 
EDITOR                   :    REDAKSI 
Perkuat Antisipasi Karhutla, PT PSG Serahkan Mesin Pemadam untuk Polsek Kateman

Perkuat Antisipasi Karhutla, PT PSG Serahkan Mesin Pemadam untuk Polsek Kateman






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,     -
PT Pulau Sambu Guntung (PT PSG) menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin pemadam kebakaran kepada Polsek Kateman sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (22/7/2026).


Serah terima bantuan berlangsung di Markas Polsek Kateman sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H. beserta jajaran personel, serta perwakilan PT PSG yang diwakili Humas Kahar MZ bersama staf perusahaan.


Dalam hibah tersebut, PT PSG menyerahkan satu unit mesin pemadam kebakaran merek Honda, enam gulung selang pemadam, satu selang hisap, dan satu nozzle. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel Polsek Kateman dalam merespons potensi kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau.


Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT PSG. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan kepolisian dalam menjaga wilayah Kateman dari ancaman karhutla.


"Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan perusahaan. Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT PSG dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kecamatan Kateman. Bantuan ini tentu akan meningkatkan kesiapsiagaan personel saat menghadapi situasi darurat," ujar Bachtiar.


Sementara itu, Humas PT PSG, Kahar MZ, mengatakan penyerahan bantuan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah dan kepolisian dalam menjaga lingkungan serta meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional perusahaan maupun masyarakat sekitar.


"Melalui bantuan ini kami berharap koordinasi dan kerja sama dengan Polsek Kateman semakin kuat, sehingga langkah-langkah pencegahan karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif," kata Kahar.


Selain serah terima bantuan, kedua pihak juga membahas penguatan koordinasi dalam pelaksanaan patroli terpadu, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, serta langkah-langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara Polsek Kateman dan PT PSG diharapkan terus berlanjut guna mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di Kecamatan Kateman."****





LIPUTAN INHIL        :     SANDI 
EDITOR                      :     REDAKSI 
Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan





KabarPesisirNews.Com
TEMBILAHAN RIAU,    -
Personel Polres Indragiri Hilir menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/2026) sore.


Laporan diterima setelah seorang nelayan yang sedang dalam perjalanan pulang dari mencari ikan melihat sesosok pria tergantung pada batang pohon pidada di tepi sungai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pos Polair Polda Riau di Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, dan diteruskan kepada Satpolair Polres Indragiri Hilir.


Mendapat informasi tersebut, personel Satpolair Polres Indragiri Hilir berkoordinasi dengan Unit Samapta, Satreskrim, dan Polsek Tembilahan untuk mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna dilakukan Visum et Repertum (VER).


Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Puri Husada, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak terdapat indikasi keracunan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi.


Dari hasil olah TKP, petugas mendapati korban masih dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada batang pohon pidada. Selain itu, tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan di lokasi kejadian.


Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan, sebuah kalung berbahan stainless, serta seutas tali berwarna hijau yang digunakan di lokasi kejadian.


Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah beserta barang bukti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim mengatakan telah melakukan olah TKP  dan evakuasi korban. 


Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari olah TKP, evakuasi korban, hingga pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum bersama tim RSUD Puri Husada Tembilahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya tindak pidana."


Meskipun demikian, kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Kami juga menghormati keputusan pihak keluarga yang menolak dilakukannya autopsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menghormati privasi keluarga yang sedang berduka. Ujarnya."****





LIPUTAN INHIL      :     SANDI
EDITOR                    :     REDAKSI 
PD IWO Inhu Akan Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan dan Aktivitas PETI di Semelinang Tebing ke Polisi

PD IWO Inhu Akan Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan dan Aktivitas PETI di Semelinang Tebing ke Polisi






KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HULU RIAU,   -
Tim Investigasi Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyatakan akan menempuh langkah hukum dengan melaporkan seorang pria berinisial AS, yang disebut sebagai Ketua Pemuda Desa Semelinang Tebing, Kecamatan Peranap, ke Polres Indragiri Hulu.


Rencana pelaporan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya keterkaitan AS dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga masih berlangsung di kawasan Bukit Asam, Desa Semelinang Tebing.


IWO menegaskan, laporan tersebut nantinya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam dugaan tersebut.


Selain persoalan dugaan aktivitas PETI, Tim Investigasi IWO juga menyoroti adanya percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang diduga berisi pernyataan bernada ancaman terhadap wartawan yang sedang melakukan penelusuran informasi terkait aktivitas tambang di wilayah tersebut.


Berdasarkan rekaman percakapan yang diterima tim investigasi, seseorang yang diduga berinisial AS menyampaikan sejumlah pernyataan yang dinilai dapat menghambat kegiatan peliputan. Dalam percakapan tersebut, disebutkan adanya sejumlah pemuda yang akan menunggu apabila wartawan kembali mendatangi lokasi.


Selain itu, terdapat pula pernyataan mengenai keamanan kendaraan wartawan apabila tetap melakukan peliputan di wilayah tersebut. IWO menilai pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan rasa khawatir serta mengganggu kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Perwakilan Tim Investigasi IWO Inhu mengatakan pihaknya menghormati setiap pihak yang ingin memberikan tanggapan atau keberatan terhadap pemberitaan. Namun, menurutnya, penyampaian keberatan tidak boleh dilakukan dengan cara yang diduga mengarah pada intimidasi terhadap kerja jurnalistik.


"Kami menghargai hak setiap pihak untuk memberikan klarifikasi maupun keberatan. Namun apabila terdapat dugaan tindakan yang menghambat tugas jurnalistik, kami akan menempuh jalur sesuai aturan hukum yang berlaku," ujar perwakilan Tim Investigasi IWO, Selasa (21/07/2026).


IWO menyebut sejumlah barang bukti seperti rekaman percakapan, tangkapan layar komunikasi, serta hasil penelusuran lapangan akan diserahkan kepada penyidik Polres Indragiri Hulu sebagai bahan laporan dan pendalaman.


Selain dugaan intimidasi terhadap wartawan, IWO juga meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran terhadap dugaan aktivitas PETI di kawasan Bukit Asam. Aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut dinilai berpotensi berdampak terhadap lingkungan apabila terbukti terjadi.


Sementara itu, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengatur bahwa setiap pihak dilarang melakukan tindakan yang secara melawan hukum menghambat atau menghalangi kemerdekaan pers.


Di sisi lain, aktivitas pertambangan tanpa izin juga merupakan perbuatan yang dilarang dalam regulasi pertambangan mineral dan batubara, dengan ketentuan sanksi yang berlaku apabila unsur pelanggaran terbukti melalui proses hukum.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut berinisial AS belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers."****
( Rilis Tim)





SUMBER      :     PD IWO INHU
EDITOR        :     REDAKSI 
Bupati Meranti Perjuangkan Status Jalan Nasional, Usulkan Ruas Strategis dan Jembatan Penghubung ke Kementerian PU

Bupati Meranti Perjuangkan Status Jalan Nasional, Usulkan Ruas Strategis dan Jembatan Penghubung ke Kementerian PU





KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,    – 
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan audiensi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, di Kantor BPJN Riau, Pekanbaru, Selasa (21/7/2026). Audiensi tersebut difokuskan pada upaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan.


Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar didampingi Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, S.E., anggota DPRD Al Amin, S.Pd., M.M. dan Drs. Jani Pasaribu. Hadir juga Staf Ahli Bupati Randolph W.H., Kepala Bappedalitbang, Dr. Abu Hanifah, Kepala Dinas PUPR Rahmat Kurnia, S.T., Plt. Kepala Dinas Kominfo Sukri, S.E., serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Afrinal Yusran, MM. 


Rombongan diterima langsung oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, M.T., beserta jajaran.


Dalam pemaparannya, Bupati Asmar menjelaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan daerah kepulauan yang berada di jalur strategis Selat Malaka dan termasuk kawasan Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT). Namun, potensi tersebut belum mampu dimanfaatkan secara maksimal akibat masih terbatasnya infrastruktur dasar, terutama jalan, jembatan, dan konektivitas antarwilayah.


"Meranti merupakan kabupaten kepulauan dengan kondisi geografis yang cukup menantang. Keterbatasan akses transportasi menyebabkan biaya logistik tinggi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Asmar.


Ia mengungkapkan, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2026 baru mencapai 23,29 persen dari total panjang jalan sekitar 505 kilometer. Artinya, sebagian besar ruas jalan di daerah itu masih memerlukan peningkatan kualitas agar mampu mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.


Bupati Asmar juga menyoroti ambruknya Jembatan Panglima Sampul di Kecamatan Tebing Tinggi Barat dan Jembatan Selat Akar di Kecamatan Tasik Putri Puyu pada 2024. Kerusakan kedua jembatan tersebut dinilai telah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.


"Sejak rubuhnya kedua jembatan tersebut kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat. Kami berharap Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU dapat memberikan dukungan percepatan pembangunan kembali kedua jembatan tersebut melalui berbagai skema pendanaan yang tersedia," kata Asmar.


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengajukan sejumlah usulan strategis kepada Kementerian PU.


Usulan pertama adalah peningkatan status tiga ruas jalan menjadi jalan nasional, yakni Ruas Jalan Dorak–Alai–Kundur sepanjang 25,85 kilometer, Ruas Jalan Kampung Balak–Kundur sepanjang 13,38 kilometer, dan Ruas Jalan Tanjung Harapan–Lingkar Dorak sepanjang 4,93 kilometer.


Menurut Asmar, peningkatan status tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan kembali Jembatan Panglima Sampul yang menjadi akses vital masyarakat.


Selain itu, Pemkab Meranti juga mengusulkan lanjutan pembangunan sejumlah ruas jalan di Pulau Rangsang sebagai Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) serta pembangunan Jalan Lingkar Topang melalui APBN Tahun Anggaran 2027.


Ruas jalan yang diusulkan meliputi Pelabuhan Peranggas–Pelabuhan Pecah Buyung, Pelabuhan Peranggas–Sungai Kayu Ara, Kayu Ara–Telesung, Telesung–Tanjung Kedabu, Tanjung Samak–Tanjung Kedabu, Tanjung Samak–Repan, serta Jalan Lingkar Topang.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengajukan pembangunan Jembatan Bokor dan Jembatan Galang (Beting–Sokop) untuk mengurangi keterisolasian antarwilayah di Pulau Rangsang.


Tak hanya itu, Bupati Asmar turut menyampaikan harapan agar pembangunan Jembatan Tanjung Buton–Lukit dan Jembatan Pulau Sumatera–Tebing Tinggi yang telah masuk dalam rancangan perubahan RTRW Provinsi Riau dapat segera direalisasikan sebagai proyek strategis yang mampu membuka akses langsung antara Pulau Sumatera dengan Kepulauan Meranti.


Ia juga meminta dukungan pemerintah pusat agar Kota Selatpanjang ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW). Menurutnya, status tersebut akan memperkuat posisi Selatpanjang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan, mempercepat pembangunan pelabuhan, transportasi terpadu, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan minat investasi di Kepulauan Meranti.


Sementara itu, Kepala BPJN Riau, Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, M.T., menjelaskan bahwa perubahan status jalan menjadi jalan nasional harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis dan administratif.


Di antaranya, jalan harus memiliki fungsi strategis sebagai penghubung kawasan, memenuhi standar lebar jalan sekitar enam meter, memiliki ruang milik jalan (ROW) minimal 15 meter, kondisi jalan minimal berada pada kategori sedang, sesuai dengan tata ruang, serta memenuhi persyaratan lainnya yang akan diverifikasi oleh pemerintah pusat.


Ia menegaskan BPJN Riau siap mendampingi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.


"Kami siap membantu pemerintah daerah menyiapkan seluruh data teknis sesuai kriteria yang ditetapkan. Nantinya seluruh usulan akan diverifikasi dan dinilai oleh pemerintah pusat. Namun perlu dipahami bahwa seluruh pembahasan hari ini masih berupa usulan, sehingga belum dapat dipastikan nilai anggarannya," jelas Yohanis.


Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, S.E., menyampaikan apresiasi kepada BPJN Riau yang telah menerima audiensi tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan mengingat kondisi infrastruktur jalan di Kepulauan Meranti masih jauh dari memadai.


"Kami berharap usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menjadi perhatian serius pemerintah pusat, sehingga pembangunan jalan dan jembatan di daerah kami dapat dipercepat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Senada dengan itu, anggota DPRD Kepulauan Meranti, Al Amin, S.Pd., M.M., berharap usulan pembangunan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dapat kembali diakomodasi pada tahun anggaran berikutnya.


Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan BPJN Riau untuk terus memperkuat koordinasi serta melengkapi seluruh persyaratan teknis sebagai langkah awal mewujudkan pembangunan infrastruktur yang lebih merata di wilayah Kepulauan tersebut."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI