Senin, 24 Agustus 2026

Meriahkan HUT RI ke-81 dan HUT Demokrat ke-25, DPC Demokrat Kepulauan Meranti Gelar Lomba Rakyat

Meriahkan HUT RI ke-81 dan HUT Demokrat ke-25, DPC Demokrat Kepulauan Meranti Gelar Lomba Rakyat





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus menyambut perayaan 25 tahun Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar kemeriahan Pesta Lomba Rakyat di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Minggu (23/8/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di lapangan desa setempat ini disambut antusias oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga para orang tua. Suasana keakraban dan kebersamaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara yang menyajikan beragam perlombaan tradisional khas Agustusan.


Berbagai cabang perlombaan rakyat digelar untuk memeriahkan suasana, di antaranya lomba panjat pinang, estafet karung, makan kerupuk, tarik tambang antar-dusun, hingga perlombaan pecah balon dan lari kelereng. 


Kemeriahan makin terasa saat panitia membagikan ragam doorprize menarik serta hadiah hiburan bagi seluruh peserta yang berpartisipasi.


Ketua DPC Partai Demokrat Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM MM, didampingi istri, Sriyana, menegaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan bukan sekadar selebrasi tahunan, melainkan wujud nyata komitmen partai untuk terus menjalin silaturahmi dan berada di tengah-tengah masyarakat.


"Momen ganda HUT RI ke-81 dan seperempat abad Partai Demokrat ini adalah momen kebersamaan kita semua. Kami ingin menghadirkan kegembiraan, memupuk semangat gotong royong, serta mempererat tali silaturahmi dengan warga Desa Insit. Demokrat akan terus hadir dan senantiasa berkoalisi dengan rakyat dalam membawa perubahan positif di daerah," ungkap Muzamil di sela-sela acara.


Pemerintah tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi inisiatif DPC Partai Demokrat Kepulauan Meranti atas terselenggaranya kegiatan ini. Selain memberikan hiburan segar, pesta rakyat ini dinilai berhasil mempererat keharmonisan dan solidaritas antarwarga.


Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piala serta hadiah kepada para pemenang lomba, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng syukuran dan sesi foto bersama antara pengurus DPC, anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat, panitia pelaksana, dan masyarakat sekitarnya."****






LIPUTAN        :    ALD
EDITOR           :    REDAKSI 
Batin Sengeri Gelar Aksi Damai Menutup Jalan Akses Perusahaan Karna Selalu Ingkar Janji

Batin Sengeri Gelar Aksi Damai Menutup Jalan Akses Perusahaan Karna Selalu Ingkar Janji





KabarPesisirNews.Com
PELALAWAN RIAU,    -
Sejumlah warga dari Batin Sengeri lakukan aksi damai dengan menutup jalan koridor PT Arara Abadi, aksi ini dipicu karena pihak perusahaan yang selalu mengulur waktu kesepakatan antara Batin Sengeri dengan perusahaan yang memiliki areal HTI di areal Batin Sengeri Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.


Aksi damai warga yang terdiri dari kemenakan dan anak kemenakan batin sengeri pada Senin, (24/8/2026).
Puluhan warga turut hadir meminta solusi baik buat batin sengeri. 
Mereka melakukan pemblokiran jalan dengan cara membangun portal besi untuk menghadang kendaraan perusahaan yang melintas.


Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldy S menyampaikan agar menjalankan perundingan dengan baik, lakukan musyawarah dengan kepala yang dingin untuk mencari solusi. Ia juga menyampaikan bahwa negara menjamin warga untuk menyampaikan pendapat tetapi haruslah dengan baik dan kondusif, sebagai pertimbangan mari kita jaga investasi di desa kita, karna semua untuk kebaikan bersama, terang Kapolsek.


Batin Sengeri H. Samsari AS menuturkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dari pihak Kemenakan, anak kemenekan Batin Sengeri kepada pihak PT Arara Abadi karna selalu ingkar janji dan terkesan ingin mempermainkan pihak batin. Banyak kekecewaan yaitu dalam musyawarah selama ini, bila ada mulai kata kesepakatan, perusahaan sengaja mengganti pengurusnya dan selalu sengaja mengulur waktu hasil kesepakatan.


Menurut Samsari, mereka bukan tak bisa berbuat bila sudah kecewa, dengan akumulasi kekecewaan selama ini makanya jalan akses kami tutup. Dengan adanya janji  perusahaan PT. Arara Abadi yang diwakili Hendri Panjaitan yang berjanji bahwa manajemen akan memberikan solusi pada 3 September 2026. 


Ia juga menuntut tidak agar tanah batin sengeri berjumlah 2.090 hektar dikembalikan dan semua fee kayu panen haruslah berjumlah 2.090 hektar bukan seperti yang disampaikan hanya 700 hektar. Untuk sementara ini portal kita buka akantetapi bukan kita bongkar, menunggu kesepakatan di bulan  September, ujar Batin Sengeri Samsari.


Sosial Cummunity PT. Arara Abadi Hendri Panjaitan menuturkan bahwa semua aspirasi telah diterima perusahaan dari pihak Batin Sengeri. 
Ia berjanji akan melaksanakan musyawarah terbaik di pada waktu kesepakatan yang telah ditentukan yakni 3 September 2026, pungkas Hendri.


Diakhir aksi damai antara pihak Batin Sengeri dengan pihak perusahaan PT. Arara Abadi sepakat akan melakukan musyawarah kembali pada Kamis, 3 September 2026. Lalu dari pihak batin yang dihadiri sekitar ratusan orang bersepakat membubarkan diri dengan sukarela membuka sementara portal."****








LIPUTAN PELALAWAN   :   DAVIDSON
EDITOR                              :   REDAKSI
Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti taja berbagai kegiatan Hiburan sempena  ikut memeriahkan  HUT -  RI 81 Tahun 2026-

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti taja berbagai kegiatan Hiburan sempena ikut memeriahkan HUT - RI 81 Tahun 2026-




Kabar Pesisir News. com 
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti taja berbagai kegiatan Hiburan sempena  ikut memeriahkan  HUT -  RI 81 Tahun 2026-


Memang merupakan suatu Kewajiban bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia termasuk seluruh OPD setiap Kabupaten dan Kota dalam ikut memetiahkan  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada setiap tahunnya sebagai wujud cinta tanah air dan mengenang jasa para pejuang bangsa Indonesia.


Kemeriahan dan semarak Memperingati HUT  _ RI ke 81 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 2026 masih sangat dapat di terlihat antusias dan nyata Bagi masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan nya.


Karena sampai Hari ini Senin,(24/8/2026 ) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Pajar Triasmoko .MT, sampai saat ini masih menggelar beberapa perlombaan yang meriah yang dikhususkan  buat seluruh pegawai, staf karyawan dan karyawati di Lingkup Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti menarik dan sangat  menghibur yang  berlangsung di Halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Jalan Merdeka Kita Selatpanjang.


Di akhir  acara  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti  Fajar Triasmoko, M.,T., mengatakan , "  Merdeka, merdeka, merdeka,  Selamat  81 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia Tahun 2026 Indonesia berdaulat, adil dan makmur ", kata Fajar Triasmoko, M.,T. Dihadapan wartawan yangnikut meliput acara nya.


Ia juga menambahkan, " perlombaan hari ini adalah Puncak Semarak HUT -  RI 81 Tahun 2026 yang dinantikan semua teman teman, seluruh pegawai, staf karyawan dan karyawati di Lingkup Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti. Saya berharap momen 17 - san ini , dapat membangun dan meningkatkan rasa dan semangat saling tolong menolong, bantu membantu yang dapat meningkatkan rasa kekompakkan dan semakin mempererat persatuan ", kata Fajar Triasmoko.


Kepala BPKAD ini juga menyampaikan ucapan terimkasih. " Saya ucapkan terimakasih atas dukungan kawan  - kawan di BPKAD dan semua pihak yang mensponsori  Semarak HUT -  RI 81 Tahun 2026 yang di laksanakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti ini ", ucap Fajar


Acara ini berakhir dengan aman dan damai, penuh keakraban, kebersamaan, rasa  kekeluargaan dan  persatuan sejalan dengan tema 81 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia Tahun 2026 Indonesia berdaulat, adil dan makmur.






Penulis : Zaini Mahadun 
Editor : REDAKSI
Satpol PP Meranti Tegur Pengelola Sri Kos di Jalan Pembangunan 1 Ujung, Pengawasan Diminta Berlanjut

Satpol PP Meranti Tegur Pengelola Sri Kos di Jalan Pembangunan 1 Ujung, Pengawasan Diminta Berlanjut




KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan teguran kepada pengelola Sri Kos di Jalan Pembangunan 1 Ujung, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (24/8/2026).


Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah Satpol PP menerima laporan atau pengaduan masyarakat pada hari Kamis, (20/8/2026), yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan usaha rumah kos.


Berdasarkan laporan Humas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.45 WIB hingga selesai. Dalam pemeriksaan tersebut, Satpol PP menurunkan empat personel.


Keempat personel itu terdiri atas Kepala Bidang Operasi dan Penegakan Perda, Andi Irawan, S.E.; Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Efendi, S.IP.; Syahroni, S.Pd.; serta Sadam Maulana Sanjaya.


Satpol PP menyebut pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah, khususnya dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta memastikan pelaku usaha menjalankan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam laporan kegiatan, Satpol PP mencantumkan Peraturan Bupati Kepulauan Meranti Nomor 47 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu, kegiatan tersebut juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum.


Kegiatan pemeriksaan dan pemberian teguran dilaporkan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif.


Pemberian teguran merupakan salah satu tahapan dalam proses pengawasan dan penegakan aturan. Namun, teguran semestinya tidak menjadi akhir dari proses pengawasan apabila masih terdapat kewajiban yang belum dipenuhi oleh pengelola usaha.


Publik berkepentingan mengetahui tindak lanjut setelah pemeriksaan, termasuk apakah pengelola Sri Kos telah memenuhi ketentuan administrasi dan perizinan yang diwajibkan.


Selain itu, perlu ada kejelasan mengenai hasil pemeriksaan dan apakah ditemukan persoalan lain yang membutuhkan tindak lanjut dari instansi teknis terkait.


Pengawasan lanjutan menjadi penting agar penegakan peraturan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan dan pemberian teguran secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kepastian mengenai kepatuhan pelaku usaha.


Apabila masih ditemukan ketidakpatuhan, Satpol PP bersama instansi yang memiliki kewenangan dapat mengambil langkah sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Di sisi lain, pengelola usaha juga berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai bentuk ketidakpatuhan yang ditemukan, dasar hukum yang digunakan, serta batas waktu dan mekanisme untuk memenuhi kewajibannya.


Pemeriksaan usaha rumah kos merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketertiban sekaligus memberikan kepastian hukum, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.


Karena itu, hasil pengawasan idealnya ditindaklanjuti secara terukur dan transparan. Jika seluruh persyaratan telah dipenuhi oleh pengelola, informasi tersebut juga penting disampaikan agar tidak muncul persepsi bahwa suatu usaha terus berada dalam status pelanggaran.


Sebaliknya, apabila masih terdapat kewajiban yang belum dipenuhi, pengawasan perlu dilakukan secara konsisten sesuai prosedur dan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.


Dengan demikian, teguran terhadap pengelola Sri Kos di Jalan Pembangunan 1 Ujung tidak sekadar menjadi catatan administratif, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pengawasan berkelanjutan terhadap kepatuhan usaha rumah kos di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Catatan Redaksi 
Sampai berita ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai rincian ketidakpatuhan atau dokumen perizinan apa saja yang menjadi dasar pemberian teguran. 


Konfirmasi lanjutan kepada Satpol PP dan pengelola Sri Kos penting dilakukan untuk memastikan informasi tetap berimbang dan memenuhi prinsip cover both sides dalam jurnalistik."****






LIPUTAN        :     MISWAN 
EDITOR           :     REDAKSI 

Badan Pengelola Keuangan Asep Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti taja berbagai kegiatan Hiburan sempena  ikut memeriahkan  HUT -  RI 81 Tahun 2026-

Badan Pengelola Keuangan Asep Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti taja berbagai kegiatan Hiburan sempena ikut memeriahkan HUT - RI 81 Tahun 2026-






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Memang merupakan suatu Kewajiban bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia termasuk seluruh OPD setiap Kabupaten dan Kota dalam ikut memetiahkan  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada setiap tahunnya sebagai wujud cinta tanah air dan mengenang jasa para pejuang bangsa Indonesia.


Kemeriahan dan semarak Memperingati HUT  _ RI ke 81 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 2026 masih sangat dapat di terlihat antusias dan nyata Bagi masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan nya.


Karena sampai Hari ini Senin,(24/8/2026 ) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Pajar Triasmoko .MT, sampai saat ini masih menggelar beberapa perlombaan yang meriah yang dikhususkan  buat seluruh pegawai, staf karyawan dan karyawati di Lingkup Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti menarik dan sangat  menghibur yang  berlangsung di Halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Jalan Merdeka Selatpanjang.


Di akhir  acara  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti  Fajar Triasmoko, M.,T., mengatakan , "  Merdeka, merdeka, merdeka,  Selamat  81 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia Tahun 2026 Indonesia berdaulat, adil dan makmur ", kata Fajar Triasmoko, M.,T. Dihadapan wartawan yangnikut meliput acara nya.


Ia juga menambahkan, " perlombaan hari ini adalah Puncak Semarak HUT -  RI 81 Tahun 2026 yang dinantikan semua teman teman, seluruh pegawai, staf karyawan dan karyawati di Lingkup Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti. Saya berharap momen 17 - san ini , dapat membangun dan meningkatkan rasa dan semangat saling tolong menolong, bantu membantu yang dapat meningkatkan rasa kekompakkan dan semakin mempererat persatuan ", kata Fajar Triasmoko.


Kepala BPKAD ini juga menyampaikan 
" Saya ucapkan terimakasih atas dukungan kawan  - kawan di BPKAD dan semua pihak yang mensponsori  Semarak HUT -  RI 81 Tahun 2026 yang di laksanakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Kepulauan Meranti ini ", ucap Fajar


Acara ini berakhir dengan aman dan damai, penuh keakraban, kebersamaan, rasa  kekeluargaan dan  persatuan sejalan dengan tema 81 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia Tahun 2026 Indonesia berdaulat, adil dan makmur."****






LIPUTAN      :     RED
EDITOR         :     REDAKSI
Polsek Merbau Gelar Apel Pagi Bersama Sejumlah Guru Dan Siswa Siswi SDN 1 Teluk Belitung.

Polsek Merbau Gelar Apel Pagi Bersama Sejumlah Guru Dan Siswa Siswi SDN 1 Teluk Belitung.





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Kepolisian Resor Polsek Merbau Polres Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, melaksanakan kegiatan apel pagi bersama Guru dan siswa siswi SD Negeri 1 Teluk Belitung pada Senin (24/8/2026). Apel yang berlangsung di halaman Sekolah SDN 1 Teluk Belitung Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti kali ini dipimpin langsung oleh Brigader Muchlisin serta diikuti para sejumlah guru dan siswa-siswi  SD Negeri 1 Teluk Belitung.


Dalam arahannya Kapolsek Merbau IPTU Ahmad Fauzi Menara S.Pd yang disampaikan Babinkantibmas Teluk Belitung Brikadir Muchlisin menyampaikan, adik-adik yang berbahagia andaikan ingin menjadi orang berhasil rajin belajar harus disiplin, ucapnya.


Muchlisin mengingatkan, adik adik harus saling menghargai satu sama lain, jangan saling menyejek terhadap teman sejawat kita, karena nanti akan bisa berakibat patal, nanti bisa teman kita menjadi murung, ingat itu, imbuhnya.


Disarankannya, andaikan adik-adik berminat atau ingin jadi Polisi gapai lah cita cita kalian, mulai dari sekarang jaga akhlak dengan baik, belajar dengan sungguh sungguh, ingat Muchlisin.


Kami berharap, agar adik adik bisa mencapai cita cita sesuai harapan orang tua kalian. Menurutnya, pentingnya menjaga disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab diri dalam semangat menuntut ilmu pengetahuan, ujar Babinkantibmas Teluk Belitung Polsek Merbau Muchlisin.


Dijelaskannya, apel pagi merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan arahan, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antar Polri dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Teluk Belitung, khususnya di Kecamatan Merbau, umumnya, Kabupaten Kepulauan Meranti, pungkas Muchlisin.


Sementara Kepala Sekolah SD Negeri 1 Merbau Wan Sendek S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Merbau yang mengikuti apel pagi di sekolah kami. Kami dari seluruh majlis guru mengucapkan terimakasih kepada Babinkantibmas, Alhamdulillah hari ini mengikuti apel pagi bersama kami di sekolah ini, ucapnya.


Dalam kesempatan itu, Wan Sendik mengingatkan kepada siswa siswi agar siap diri dalam menghadapi masa ujian semester satu, insya Allah yang akan dilaksanakan sekolah kita, ujarnya lagi. Harapan kasi agar anak anak dapat fokus, dan disiplin saat mengikuti ujian nanti, pungkas Wan Sendek."****







LIPUTAN        :     ALI SANIP 
EDITOR           :     REDAKSI
Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing

Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing





KabarPesisirNews.Com
KAMPAR RIAU,     – 
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama Guru Besar IPB sekaligus ahli kebakaran hutan dan lahan, Bambang Hero Saharjo melakukan pengecekan langsung tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).


Pengecekan tersebut didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama jajaran dan sejumlah unsur terkait. 


Rombongan turun langsung ke areal terdampak untuk melihat kondisi lahan, karakteristik kebakaran serta langkah penanganan yang telah dilakukan di lapangan.


Kehadiran Bambang Hero menjadi bagian penting dalam melihat peristiwa karhutla melalui pendekatan ilmiah. Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk mengetahui karakteristik kebakaran, dampak ekologis yang ditimbulkan hingga memperoleh gambaran mengenai penyebab terjadinya kebakaran.


Menteri Jumhur menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan penyebab kebakaran dapat diketahui, penegakan hukum berjalan dan kawasan terdampak dapat dipulihkan.


“Penanganan karhutla harus kita lakukan dari hulu sampai hilir. Pencegahan, pemadaman, penegakan hukum hingga pemulihan lingkungan harus berjalan bersama. Karena itu kita melihat langsung kondisi di lapangan agar setiap langkah yang diambil berbasis pada data dan fakta,” ujar Jumhur.


Di sela pengecekan tersebut, Jumhurndan dan Bambang juga mendapatkan paparan mengenai Dashboard Green Policing Polda Riau yang mengintegrasikan data perlindungan lingkungan dalam satu sistem pemantauan.


Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjelaskan, dashboard tersebut dikembangkan untuk membuat kerja-kerja perlindungan lingkungan semakin terukur. 


Sistem tidak hanya dapat digunakan untuk melihat kerawanan dan kejadian karhutla, tetapi juga merekam berbagai capaian Green Policing yang dilakukan secara berkelanjutan.


Berdasarkan data Dashboard Green Policing per 22 Agustus 2026,!sebanyak 226.301 pohon telah tercatat dalam sistem. Jumlah tersebut memiliki estimasi kemampuan penyerapan karbon mencapai 4.978,6 ton CO₂ per tahun.


Dashboard juga telah merekam 7.349 titik terdata yang tersebar di berbagai wilayah. Selain data lingkungan, sistem tersebut turut mengintegrasikan 110 Jembatan Presisi sebagai bagian dari pemetaan program yang dilaksanakan Polda Riau dan jajaran.


“Semua kita dorong berbasis data. Berapa pohon yang ditanam, di mana lokasinya, bagaimana sebarannya, sampai berapa besar estimasi karbon yang dapat diserap. Begitu juga dengan karhutla. Kita ingin memiliki sistem yang membantu kita membaca persoalan lebih awal sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat,” kata Herry.


Menurut Kapolda, pemanfaatan teknologi tersebut merupakan bagian dari pengembangan Green Policing sebagai paradigma kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum setelah kerusakan lingkungan terjadi.


Pendekatan itu menempatkan pencegahan, edukasi, kolaborasi, penegakan hukum hingga pemulihan lingkungan dalam satu rangkaian yang saling terhubung.


“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa perkara yang ditangani atau berapa pelaku yang ditangkap. Kita juga harus mampu mengukur apa yang sudah dikembalikan kepada alam. Berapa pohon yang tumbuh, berapa karbon yang dapat diserap dan bagaimana kawasan yang rusak bisa dipulihkan,” ujarnya.


Kapolda menambahkan, kompleksitas persoalan lingkungan di Riau membuat penyelesaiannya tidak mungkin dilakukan oleh satu institusi. 


Pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat harus berada dalam satu ekosistem kerja yang sama.


“Karhutla bukan hanya persoalan ketika api muncul. Yang harus kita bangun adalah bagaimana api itu tidak muncul kembali. Di situlah pentingnya data, ilmu pengetahuan, penegakan hukum dan kolaborasi,” kata Herry."****







LIPUTAN        :     SANDI 
EDITOR           :     REDAKSI 
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi

Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi





KabarPesisirNews.Com
KAMPAR RIAU,    -
Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipastikan merupakan asap kiriman dari wilayah Provinsi Jambi yang terbawa oleh pergerakan angin menuju Riau.


Berdasarkan analisis Dasbor Green Policing Polda Riau (DGPP), arah angin dominan pada lapisan rendah hingga sekitar 800 meter bergerak dari Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan rata-rata mencapai 41,3 kilometer per jam. Kondisi atmosfer tersebut menyebabkan massa asap dari wilayah Jambi bergerak menuju wilayah Riau, termasuk Kabupaten Kampar.


Analisis DGPP juga mencatat terdapat 98 hotspot di wilayah Provinsi Jambi yang terpantau dalam data pemantauan. Keberadaan hotspot tersebut, ditambah dengan pola pergerakan angin dari arah Jambi menuju Riau, memperkuat indikasi bahwa asap yang saat ini terpantau di Kabupaten Kampar merupakan asap kiriman dari wilayah Jambi.


Pergerakan massa asap tersebut dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan berpotensi memengaruhi kualitas udara di wilayah yang dilaluinya. Masyarakat di Kabupaten Kampar diimbau tetap waspada, terutama apabila konsentrasi asap mengalami peningkatan.


Polda Riau melalui pemantauan DGPP terus melakukan monitoring terhadap perkembangan hotspot, arah dan kecepatan angin, serta pergerakan massa asap. Pemantauan juga dilakukan dengan mengkorelasikan data satelit dan kondisi meteorologis guna memastikan perkembangan situasi secara akurat.


Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang. Apabila kondisi udara semakin berkabut atau konsentrasi asap meningkat, masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.

Dengan melihat arah pergerakan angin, keberadaan hotspot di Jambi, serta pola pergerakan massa udara, asap yang terpantau di Kabupaten Kampar saat ini merupakan asap kiriman dari wilayah Provinsi Jambi yang terbawa angin menuju Provinsi Riau."****






LIPUTAN       :    SANDI 
EDITOR          :    REDAKSI 

Minggu, 23 Agustus 2026

Penetapan Nomor Urut  dan Calon Kepala Desa Alah air berjalan lancar

Penetapan Nomor Urut dan Calon Kepala Desa Alah air berjalan lancar




KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,    -
Pemerintah Kecamatan Tebing tinggi mengawal langsung proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Alah air, Kabupaten Kepulauan Meranti. agar berjalan transparan dan demokratis.


Hal itu terlihat saat , Camat Tebing tinggi 
Juwita Ratna Sari, S.Farm, Apt dan Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Kepulauan Meranti, Ardath, S.IP,  menghadiri  acara Penetapan dan Pengumuman Nomor Urut Calon Kepala Desa Alah air, Sabtu (22/8/2026).


“3 Calon Resmi Bertarung”
Berdasarkan pengumuman Panitia Pilkades Desa Alah air Tahun 2026, sebanyak 3 calon resmi mendapatkan nomor urut, yaitu:
No Urut  – Nama Calon.

1 Muhammad Yasir, M.Si
2 Amri
3 Muhammad ismun


Penetapan nomor urut ini dilakukan melalui pengundian yang disaksikan langsung oleh Kabid Pemdes Dinas PMD, Ardath, S.IP, Camat Tebing tinggi,
Juwita Ratna Sari, S.Farm, Apt,
Wakapolsek Tebing tinggi Ipda Yosep,SH, Pj.Kepala Desa. Alah air  Tauhid Yusro, Ketua Panitia Pilkades Alah air Suhadi, S.Pdi, Kasih PMD Kecamatan Tebing tinggi Ketua BPD Alah air  Marsodek, Ketua LPM Desa Alah air Rahmat Arifin, tokoh masyarakat, serta seluruh calon kepala desa beserta tim pendukung.


“Kawal Transparansi dan Luber Jurdil”
Camat Tebing tinggi Juwita Ratna Sari, S.Farm, Apt dalam sambutannya menyampaikan agar seluruh tahapan Pilkades dilaksanakan sesuai aturan dan mengedepankan asas .Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber Jurdil) .


Kami hadir untuk memastikan proses Pilkades Alah air berjalan aman, tertib dan transparan. Mari kita jaga kondusivitas, perbedaan pilihan itu biasa, tapi kekompakan warga harus tetap dijaga,” tegas Camat Tebing tinggi 
Juwita Ratna Sari, S.Farm, Apt.


Kabid Pemdes Dinas PMD, Ardath, S.IP,  juga menekankan pentingnya peran panitia dan masyarakat dalam menyukseskan Pilkades. Ia mengingatkan agar tidak ada politik uang dan kampanye hitam.


“Pilkades ini milik kita bersama. Siapapun yang terpilih nanti adalah pemimpin untuk seluruh masyarakat Alah air Jaga sportivitas,” ujarnya.


Dengan telah ditetapkannya nomor urut, para calon diharapkan dapat segera melakukan sosialisasi visi misi kepada masyarakat. Pilkades Alah air diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan dan kemajuan desa ke depan.


Hingga kegiatan selesai, suasana berlangsung aman, tertib dan penuh kekeluargaan."****





LIPUTAN       :    RED
EDITOR          :    REDAKSI 
Pemkab Meranti Gesa Jalan Akses RoRo Lukit, Pembangunan Pelabuhan Ditargetkan Didukung Kemenhub

Pemkab Meranti Gesa Jalan Akses RoRo Lukit, Pembangunan Pelabuhan Ditargetkan Didukung Kemenhub






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   — 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus menggesa pembangunan infrastruktur strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.


Salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian adalah pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah, Kecamatan Merbau. Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut diproyeksikan menjadi akses utama menuju rencana pembangunan Pelabuhan Roll On-Roll Off (RoRo) Lukit.


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar yang diwakili Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., turun langsung meninjau pembangunan jalan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.


Pembangunan jalan akses tersebut menjadi salah satu langkah penting Pemkab Meranti untuk memenuhi prasyarat pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit yang direncanakan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.


Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Meranti memilih memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Salah satunya melalui kerja sama dengan PT Imbang Tata Alam (ITA) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).


Melalui kesepakatan tersebut, PT ITA memberikan dukungan pembiayaan sekitar Rp3,5 miliar untuk pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah.


Sekda Kepulauan Meranti Sudandri menyampaikan apresiasi kepada PT ITA atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasionalnya.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT ITA atas kontribusinya dalam pembangunan desa di wilayah operasionalnya. Melalui program CSR ini, apa yang diamanatkan oleh undang-undang dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sudandri.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan, khususnya ketika kemampuan fiskal daerah menghadapi keterbatasan.


Pemkab Meranti menargetkan pembangunan jalan akses tersebut dapat diselesaikan pada 2026. Setelah akses jalan dituntaskan, pemerintah daerah akan mendorong tahapan pembangunan fasilitas Pelabuhan RoRo Lukit.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti menjelaskan, penyelesaian jalan akses menjadi salah satu persyaratan penting untuk memperoleh dukungan pembangunan pelabuhan dari pemerintah pusat.


“Sebagai prasyarat untuk mendapatkan bantuan pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jalan akses menuju pelabuhan harus dituntaskan terlebih dahulu,” jelasnya.


Pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit direncanakan akan mendapat pendanaan dari Kementerian Perhubungan RI. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang sebelumnya dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta.


Jika terealisasi, Pelabuhan RoRo Lukit diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kepulauan Meranti. Selain meningkatkan akses transportasi, keberadaan pelabuhan juga diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa serta pengangkutan hasil produksi masyarakat.


Dampak lanjutannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang baru bagi masyarakat di Kecamatan Merbau dan wilayah sekitarnya.


Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H. Khalid Ali turut mengapresiasi sinergi Pemkab Meranti dan PT ITA dalam pembangunan jalan tersebut.


Ia berharap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat itu dapat diselesaikan sebelum akhir 2026.


“Pembangunan jalan ini bukan pekerjaan yang ringan. Namun berkat perjuangan, doa dan dukungan masyarakat setempat, serta sinergi antara Pemkab Meranti dan PT ITA, pembangunan ini dapat terus berjalan,” kata Khalid Ali.


Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan serta bersama-sama mendukung proses pembangunan di Desa Lukit.


Kepala Desa Lukit, Jumilan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kepulauan Meranti atas upaya yang terus dilakukan untuk memperjuangkan pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah.


Menurutnya, akses jalan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus memperlancar mobilitas dan konektivitas antarwilayah.


“Mewakili masyarakat dan pemerintah desa, kami berharap pembangunan jalan ini dapat segera diselesaikan agar aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.


Dari pihak perusahaan, perwakilan PT ITA, Arif, mengatakan pembangunan jalan tersebut telah menjadi salah satu perhatian dan prioritas perusahaan melalui program CSR.


Namun, ia menegaskan pembangunan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak agar dapat berjalan optimal.


“Ini sudah menjadi prioritas kami. Namun kami tidak bisa melakukannya sendiri, untuk itu kami juga memohon dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Arif.


Dengan dukungan CSR sekitar Rp3,5 miliar tersebut, pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah diharapkan dapat menjadi bagian penting dari upaya membuka akses menuju rencana Pelabuhan RoRo Lukit.


Pemkab Kepulauan Meranti memastikan akan terus mengawal dan menggesa seluruh tahapan pembangunan, sehingga jalan akses maupun rencana pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Peninjauan tersebut turut didampingi Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Asisten II Sekretariat Daerah Tengku Arifin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perhubungan Fahri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri, Camat Merbau Jumiati, Kepala Desa Lukit Jumilan, jajaran PT ITA serta sejumlah pejabat lainnya."****





LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan




KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,   -
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo dan Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal melakukan patroli udara untuk memantau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Riau, Kamis (20/8/2026).


Patroli udara dimulai dari Helipad Mapolda Riau menuju sejumlah titik panas yang terpantau di Kabupaten Pelalawan. 


Rombongan kemudian menuju Kecamatan Kerumutan, salah satu wilayah yang saat ini menjadi fokus penanganan Karhutla.


Tak hanya melakukan pemantauan dari udara, Kapolda dan Pangdam turun langsung ke lokasi terdampak untuk melihat proses penanganan sekaligus bergabung bersama personel gabungan melakukan upaya pemadaman.


Di lapangan, penanganan Karhutla melibatkan personel Polres Pelalawan, Kodim, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya yang bekerja bersama melakukan pemadaman dan pendinginan pada areal terdampak.


Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, patroli udara dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi Karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi.


“Dari udara kita bisa melihat secara langsung kondisi dan sebaran wilayah yang terdampak. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana informasi itu segera diterjemahkan menjadi tindakan di lapangan. Karena itu, kami turun langsung ke Kerumutan untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak bersama,” kata Herry.


Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons dan kolaborasi seluruh unsur. Setiap titik api harus ditangani sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, terutama pada kawasan dengan karakteristik lahan yang rentan terbakar.


“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan dan masyarakat harus berada dalam satu gerak. Prinsipnya, begitu terdeteksi ada titik api, kita harus cepat datang, cepat memadamkan dan memastikan tidak terjadi kebakaran ulang,” ujarnya.


Herry menegaskan upaya penanggulangan tidak hanya dilakukan melalui pemadaman. Polda Riau juga terus memperkuat langkah pencegahan, patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat hingga penegakan hukum terhadap pembakaran lahan.


“Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keselamatan masyarakat. Semangat Green Policing yang kami dorong bukan hanya bicara penegakan hukum, tetapi bagaimana kepolisian ikut membangun kesadaran dan menggerakkan seluruh elemen untuk menjaga alam Riau,” tegasnya.


Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo mengatakan jajaran TNI terus memperkuat dukungan personel dalam penanganan Karhutla bersama Polri dan pemerintah daerah.


“Kami memastikan personel di lapangan tetap bekerja bersama dan saling mendukung. Kondisi seperti ini membutuhkan kekuatan terpadu. Tidak ada sekat TNI, Polri maupun instansi lainnya ketika yang kita hadapi adalah ancaman terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.


Ia juga mengapresiasi personel gabungan yang tetap bekerja di tengah medan dan kondisi lapangan yang tidak mudah.


“Yang berada di garis depan adalah personel kita di lapangan. Mereka menghadapi panas, asap dan medan yang berat. Karena itu kami hadir untuk memastikan mereka mendapat dukungan dan penanganan dilakukan secara maksimal sampai api benar-benar padam,” ujarnya.


Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal mengatakan patroli udara membantu tim menentukan kondisi aktual serta kebutuhan penanganan pada wilayah terdampak.


“Pemantauan udara memberikan gambaran yang lebih luas sehingga penanganan bisa diarahkan secara tepat. Setelah titik terdampak teridentifikasi, tim darat bergerak melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul,” kata Edy.


Menurut Edy, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengoptimalkan personel, peralatan dan sumber daya yang tersedia, terutama pada wilayah yang membutuhkan penanganan intensif.


Menurutnya, patroli udara dan pemadaman langsung di Kerumutan menjadi bagian dari langkah terpadu Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam mengendalikan Karhutla. 



"Pemantauan dan operasi darat akan terus dilakukan pada wilayah rawan untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan," demikian Edy."****





LIPUTAN      :     SANDI 
EDITOR         :     REDAKSI