Jumat, 15 Mei 2026

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Tanah Merah Tinjau Perkembangan Jagung di Selat Nama

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Tanah Merah Tinjau Perkembangan Jagung di Selat Nama







KabarPesisirNews.Com
INDRAGIRI HILIR RIAU,    – 
Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Tanah Merah melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di wilayah Desa Selat Nama, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Kamis (14/5/2026) sore.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dilaksanakan di kawasan Parit Melok, Desa Selat Nama, pada lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektare yang saat ini dimanfaatkan masyarakat untuk program hortikultura tanaman jagung guna mendukung swasembada pangan.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Selat Nama, Bripka Andi Roza, sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.


Kapolsek Tanah Merah, AKP Beny Adil Saputra, S.E., melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, petugas juga membangun komunikasi dan memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.


“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung langsung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat,” ujar Bripka Andi Roza di sela kegiatan.


Kapolsek Tanah Merah AKP Beny Adil Saputra, S.E., juga menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk sinergi bersama masyarakat dalam mendukung terciptanya swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan nasional serta mengoptimalkan potensi pertanian lokal yang ada di wilayah Kecamatan Tanah Merah.


Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai."****






LIPUTAN INHIL        :     SAD
EDITOR                      :     REDAKSI 
Dukung ketahanan pangan Nasional Polsek Bonai Darussalam Pantau Pertumbuhan Tanaman Jagung dan Pastikan Sukses hingga Panen

Dukung ketahanan pangan Nasional Polsek Bonai Darussalam Pantau Pertumbuhan Tanaman Jagung dan Pastikan Sukses hingga Panen







Kabarpesisirnews.com
ROKAN HULU RIAU,     -
Polsek Bonai Darussalam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan langsung terhadap kegiatan pertanian masyarakat di wilayah hukumnya.


Pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal, Brigpol Eikin Sembiring, S.E., melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan seluas sekitar satu hektare yang berlokasi di RT 006 RW 004 Dusun II Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengawal program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional melalui pengembangan komoditas pertanian strategis, salah satunya jagung.


Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang ditanam pada 29 April 2026 dan telah berusia 17 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Meski demikian, di beberapa titik pertumbuhan tanaman belum merata akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan sebagian lahan tergenang air.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, Brigpol Eikin Sembiring mengimbau koordinator ketahanan pangan desa agar lebih intensif melakukan perawatan, pemantauan, dan penanganan terhadap kondisi lahan sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal hingga masa panen.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memastikan keberhasilan program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif di sektor pertanian, Polri berharap dapat memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif."****







LIPUTAN ROHUL       :     AC
EDITOR                        :    REDAKSI 
Mahasiswa Goncang DPRD Riau, Tolak MBG, Buruh Menjerit dan Guru Honor Makin Tercekik

Mahasiswa Goncang DPRD Riau, Tolak MBG, Buruh Menjerit dan Guru Honor Makin Tercekik







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     -
Ratusan mahasiswa berbagai kampus di Pekanbaru berunjuk rasa di Gedung DPRD Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Rabu, 13 Mei 2026. Mereka menuntut kesejahteraan guru, buruh, hingga transparansi anggaran daerah. 


Mahasiswa datang memakai almamater kampus masing-masing. Terlihat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, Universitas Hang Tuah, Universitas Diniyah, hingga Universitas Payung Negeri. 


Massa aksi berdiri bergantian menyampaikan orasi sambil membawa spanduk tuntutan terkait pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.


Aliansi mahasiswa tersebut menamai gerakan mereka dengan sebutan G-M13 Mei Melawan dalam aksi demonstrasi besar kali ini. 


Aksi berlangsung cukup panas karena mahasiswa merasa pemerintah daerah belum serius menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat bawah. 


Sorotan paling keras datang dari isu kesejahteraan guru honorer di kawasan Provinsi Riau dalam beberapa tahun terakhir.


Koordinator aksi, Rayhan Divaio, menyebut masih ada guru menerima gaji hanya Rp150 ribu setiap bulan bekerja. Angka tersebut dinilai sangat memprihatinkan karena guru memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi muda Indonesia. 
“Masih ada guru di Riau bergaji Rp150 ribu sebulan. Ini sangat miris,” ujar Rayhan Divaio saat berorasi. 


Mahasiswa menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.


Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan jika kesejahteraan tenaga pengajar masih memprihatinkan sampai sekarang. 


Menurut mahasiswa, guru tidak mungkin bekerja maksimal saat kebutuhan hidup sehari-hari masih sulit terpenuhi layak.


Selain kesejahteraan guru, massa aksi juga menyoroti nasib buruh di kawasan Riau yang masih jauh dari kata sejahtera sekarang. Banyak mahasiswa mengaku berasal dari keluarga buruh sehingga merasakan langsung tekanan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kecil. 


“Tidak layak upah orang tua kami sebagai buruh, jangan sengsarakan rakyat,” kata Rayhan Divaio lantang.


Suasana di depan Gedung DPRD Riau beberapa kali memanas saat mahasiswa mulai menyinggung persoalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menilai pelaksanaan SPPG masih amburadul dan belum sepenuhnya menghadirkan makanan bergizi layak bagi anak-anak sekolah. 


Mahasiswa meminta pemerintah segera menindak pengelola program yang tidak serius menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia.


“Masih banyak makanan yang tidak layak diberikan kepada anak-anak dalam program tersebut,” ujar Rayhan Divaio saat berorasi panjang. 


Sorakan mahasiswa lain langsung menggema sambil mengangkat poster kritik terkait kualitas makanan penerima program nasional tersebut. Massa aksi juga meminta pengawasan ketat agar anggaran program besar tidak berubah menjadi ladang permainan oknum tertentu.


Presiden Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Syahradi Ramatul, menyebut aksi tersebut menjadi suara keresahan masyarakat bawah. 


Menurut Syahradi, mahasiswa hadir bukan sekadar membuat keributan di jalanan atau mencari perhatian di media sosial semata. “Aksi ini merupakan bentuk keresahan masyarakat dan pemerintah harus bekerja lebih optimal,” ujar Syahradi Ramatul.


Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa dua belas tuntutan besar menuju DPRD Provinsi Riau pada Rabu siang kemarin. Tuntutan pertama meminta percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK dengan sistem kerja yang lebih adil serta transparan. 


Massa juga meminta keterbukaan data seluruh guru honorer agar tidak muncul permainan administrasi di belakang meja.


Selanjutnya mendesak pemerintah memprioritaskan anggaran pendidikan terutama di kawasan desa tertinggal, terdepan, dan terluar Provinsi Riau. Mereka menilai akses pendidikan daerah pelosok masih sangat tertinggal dibanding fasilitas pendidikan kawasan perkotaan selama bertahun-tahun berjalan. Infrastruktur sekolah rusak dan keterbatasan akses belajar masih menjadi masalah serius di daerah ping."****







LIPUTAN            :       RUSTAM 
EDITOR               :       REDAKSI 


Dukung Program Presiden Prabowo, Polsek Rambah Samo Tanam Jagung Kuartal II di Marga Mulya

Dukung Program Presiden Prabowo, Polsek Rambah Samo Tanam Jagung Kuartal II di Marga Mulya





KabarPesisirNews.com
ROKAN HULU RIAU,    -
Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, Polsek Rambah Samo melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil kuartal II tahun 2026 di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (15/5/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang berada di RT 06 RW 02 Dusun Bukit Rindang, Desa Marga Mulya. 


Penanaman dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian pangan daerah.


Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, SH, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran personel Polsek, didampingi Kanit Binmas Ipda Zulpendi, S.Pdi, Kepala Desa Marga Mulya Jasmani, SH, Direktur BUMDes Mitra Usaha Mulya Suryana, SE, PPL Desa Marga Mulya Santoso, serta masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut, bibit jagung varietas Pioner 32 Singa ditanam di lahan mineral tanah hitam dengan sumber air tadah hujan. Penanaman ini dijadwalkan panen pada 30 Agustus 2026 mendatang.


Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi melalui Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra SH menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.


“Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahan produktif dapat terus dimanfaatkan secara optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (15/5/26).


Selain menjadi langkah strategis menjaga ketersediaan pangan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kerja sama di sektor pertanian.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi pertanian lokal guna menyukseskan agenda besar swasembada pangan Indonesia."****







LIPUTAN ROHUL        :      AC
EDITOR                         :      REDAKSI 
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tebingtinggi  Perkembangan Jagung Pipil

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tebingtinggi Perkembangan Jagung Pipil






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bhabinkamtibmas Polsek Tebingtinggi melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 bersama Kelompok Tani (Poktan) Brigade Pertanian Desa Teluk Buntal, Jumat (15/05/2026) pagi.


Kegiatan penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare yang berada di Jalan Pertanian Dusun I, Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan titik koordinat 0°43'03.3"N 102°58'33.0"E.


Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Desa Teluk Buntal yang diwakili Kepala Dusun I Suratno, Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru Brigadir Hendri Sudrajat, serta anggota Poktan Brigade Pertanian Desa Teluk Buntal.


Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A.Lubis SH MH menyebutkan kalau Lahan yang digunakan merupakan milik Poktan Brigade Pertanian Desa Teluk Buntal atas nama Suluri, warga Jalan Pertanian Dusun I, Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.


"Penanaman jagung pipil ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional," katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Polri juga berperan aktif melalui penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat serta kelompok tani setempat guna mendukung keberhasilan sektor pertanian di wilayah tersebut.


"Polri mendukung dan mensuport Kegiatan penanaman jagung pipil, dan kami akan tetap memantau serta mengawasi hingga proses panen," terangnya."****







LIPUTAN        :      ALD
EDITOR           :     REDAKSI 
39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat

39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat







KabarPesisirNews.Com
PEKANBARU RIAU,     — 
Komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan terus diwujudkan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.


Program kemanusiaan yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa.


Sejumlah jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi. Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah.


Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K.,M.H., M.Hum. memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Pembangunan Jembatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.


“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau.


Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana namun menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat.


“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.


Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat. Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.


“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.


Tak hanya yang telah selesai, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.


Beberapa proyek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai.


Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan kondisi arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.


Melalui program ini, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan warga di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau








SUMBER     :   BID HUMAS POLDA RIAU
EDITOR       :   REDAKSI 
Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Merbau melaksanakan pengecekan rutin perkembangan tanaman jagung pipil di wilayah binaannya.


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Sisunardi dan BRIGADIR Muchlisin M Akbar, atas arahan Kapolsek Merbau. Pengecekan dilakukan untuk memantau progres pertumbuhan tanaman jagung pipil sekaligus memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan mendapat perawatan optimal.


Kapolsek Merbau menyampaikan bahwa kegiatan monitoring rutin ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian.


Selain melakukan pengecekan, para Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat agar terus semangat dalam mengembangkan pertanian jagung sebagai salah satu komoditas yang dapat membantu meningkatkan perekonomian warga.


Dengan adanya pendampingan dan pengawasan rutin dari pihak kepolisian, diharapkan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Merbau dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."****






SUMBER         :     HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR           :     REDAKSI 
Kapolsek Rangsang Kembali Laksanakan Penanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kapolsek Rangsang Kembali Laksanakan Penanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Kapolsek Rangsang AKP Gunawan S.H kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (12/5/2026), sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan nasional.


Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga bernama Hasannusi yang berada di Jalan Roesman, Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Rangsang didampingi Kanit Binmas Polsek Rangsang Bripka Benny Surya, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Medang Bripka J.M. Panjaitan, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Gemuk Bripka Juni Harianto, Ketua RW Indra, serta masyarakat setempat.


Kapolsek Rangsang AKP Gunawan mengatakan kegiatan penanaman jagung pipil tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi isu penting yang harus mendapat perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.


Ia menilai pemanfaatan lahan produktif yang ada di wilayah pedesaan perlu terus didorong agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun meningkatkan pendapatan warga.


“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Gunawan.


Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih optimal memanfaatkan lahan yang dimiliki. Jika dikelola dengan baik, hasil pertanian tentu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.


Ia juga menegaskan bahwa jajaran Polsek Rangsang akan terus mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Kami ingin membangun semangat kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kecamatan Rangsang,” tambahnya.


Selain melakukan penanaman, personel Polsek Rangsang juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.


Kegiatan berakhir sekira pukul 10.00 WIB dan selama pelaksanaan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif."****






LIPUTAN        :      ALD
EDITOR           :     REDAKSI 
Hendra Datuk: Suhardiman Amby Layak Pimpin PPM Riau, Sosok Peduli dan Mampu Angkat Marwah Organisasi

Hendra Datuk: Suhardiman Amby Layak Pimpin PPM Riau, Sosok Peduli dan Mampu Angkat Marwah Organisasi






KabarPesisirNews.Com
TELUK KUANTAN RIAU,    – 
Dukungan terhadap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, untuk maju dalam bursa pencalonan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari Ketua FKPPI Kuansing, Shanti Evi Dimeti melalui Sekretarisnya, Hendra Riko Purnomo atau yang akrab disapa Hendra Datuk.


Hendra Datuk secara tegas menyatakan dukungan dan doa agar Suhardiman Amby dapat terpilih memimpin organisasi PPM Provinsi Riau ke depan. Menurutnya, Suhardiman merupakan figur yang dinilai memiliki kapasitas, kepedulian, serta jiwa kepemimpinan yang kuat dalam membesarkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.


“Beliau adalah sosok yang mumpuni, peduli dan memiliki kepedulian tinggi terhadap organisasi serta masyarakat. Jika PPM dipimpin oleh H. Suhardiman Amby, kami yakin marwah organisasi akan semakin terangkat dan mampu berkembang lebih maju ke depannya,” ujar Hendra Datuk, Kamis (14/5/2026).


Menurut Hendra Datuk, sosok Suhardiman Amby selama ini dikenal aktif membangun komunikasi lintas organisasi, termasuk dengan keluarga besar TNI dan organisasi perjuangan yang ada di Riau. Hal itu menjadi salah satu alasan kuat dukungan tersebut diberikan.


Ia menilai, organisasi sebesar PPM membutuhkan figur yang tidak hanya memahami struktur organisasi, tetapi juga mampu merangkul seluruh kader hingga ke daerah-daerah.


“PPM membutuhkan pemimpin yang punya visi, jaringan dan kepedulian nyata terhadap kader. Kami melihat itu ada pada diri H. Suhardiman Amby,” tegasnya.


Hendra Datuk juga menegaskan bahwa PPM dan FKPPI memiliki hubungan historis yang sangat dekat. Kedua organisasi tersebut lahir dari semangat perjuangan yang sama dan memiliki keterkaitan erat dengan keluarga besar TNI.


“PPM dan FKPPI ini lahir dari rahim perjuangan yang tidak jauh berbeda. Kita masih bersaudara dalam semangat kebangsaan dan pengabdian. Organisasi ini merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa,” katanya lagi.


Sebagai informasi, Pemuda Panca Marga (PPM) merupakan organisasi kepemudaan yang berhimpun dari putra-putri veteran Republik Indonesia. Organisasi ini memiliki sejarah panjang dalam menjaga semangat nasionalisme, patriotisme serta nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan.


Sementara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) juga dikenal sebagai organisasi keluarga besar TNI-Polri yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, kebangsaan serta pembinaan generasi muda.


Dukungan dari FKPPI Kuansing tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa nama Suhardiman Amby mulai mendapat tempat dan dorongan dari berbagai elemen organisasi di Riau untuk memimpin PPM tingkat provinsi."****







SUMBER    :    PD IWO KUANSING 
EDITOR      :    REDAKSI 

Kamis, 14 Mei 2026

Disperindag dan Satgas Pangan Riau Temukan Pengecer Jual Minyakita di Atas HET, Pengecer Nakal Akan di Beri Sanksi

Disperindag dan Satgas Pangan Riau Temukan Pengecer Jual Minyakita di Atas HET, Pengecer Nakal Akan di Beri Sanksi




 
KABAR PESISIR NEWS.COM
PEKANBARU RIAU,     -
Keluhan masyarakat soal kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Kota Pekanbaru terus bermunculan. Di lapangan, warga mengaku kesulitan mendapatkan Minyakita dengan harga sesuai ketetapan pemerintah.


Padahal, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Namun di pasar, harga minyak goreng subsidi itu justru dijual bervariasi mulai Rp18 ribu hingga Rp21 ribu per liter.


Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop UKM Riau, Suryani Ningsih mengatakan pihaknya bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawasan intensif ke lapangan setiap hari.
Bahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada hari kerja, tetapi juga saat akhir pekan dan hari libur.


“Kami lakukan pengawasan bersama Satgas Pangan ke lapangan setiap hari, jadi bukan hari ini saja, tapi setiap hari. Bahkan saat hari libur, Sabtu Minggu juga turun,” ujar Ningsih, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, tim gabungan rutin mendatangi pasar, distributor hingga pengecer di berbagai titik berbeda untuk mengumpulkan data harga dan distribusi Minyakita.


“Kami turun ke lapangan bersama satgas, kami lakukan pengawasan ke pasar ke pengecer dan distributor di titik-titik berbeda-beda, kita ambil data dari pengecer, kemudian kita tindaklanjuti ke distributor," jelasnya.


Dari hasil pengawasan tersebut, Disperindag Riau bersama tim satgas pangan menemukan masih banyak pengecer yang menjual Minyakita di atas HET. 


Temuan itu langsung ditindaklanjuti dengan rekomendasi kepada distributor agar memberikan teguran kepada pengecer yang melanggar aturan.


“Kami usut mengapa mereka menjual di atas HET. Kalau misalnya barang distributor, kita teruskan ke distributornya,” katanya.


Ningsih menjelaskan, dari sisi pasokan sebenarnya kondisi Minyakita di Riau masih aman dan distribusinya juga berjalan lancar. Namun tingginya permintaan masyarakat membuat banyak pihak mencoba mengambil keuntungan dengan menaikkan harga.


"Kalau dari sisi pasokan sebenarnya aman, distribusinya juga lancar. Tapi Minyakita ini kan banyak peminatnya, akhirnya dijual di atas HET,” ungkapnya.

Ironisnya, lanjut Ningsih, harga Minyakita di sejumlah tempat bahkan lebih mahal dibanding minyak goreng premium seperti Bimoli maupun Sanco.


“Harganya melebihi minyak goreng premium, tapi tetap dibeli juga. Satu liter ada yang jual Rp21 ribu, padahal minyak goreng premium itu ada yang harganya Rp 20 ribu per liternya. Tapi Minyakita juga tetap dibeli, jadi sudah menjadi idola, makanya tinggi harganya,” ujarnya.


Terkait sanksi, Ningsih menyebut pengecer yang melanggar akan diberikan surat teguran melalui distributor atau mitra penyalur resmi pemerintah."****







LIPUTAN             :      RUSTAM
EDITOR               :       REDAKSI
Polsek Tanah Merah Lakukan Pengecekan Persiapan Lahan Penanaman Jagung Kuartal II

Polsek Tanah Merah Lakukan Pengecekan Persiapan Lahan Penanaman Jagung Kuartal II





KabarPesisirNews.Com
TANAH MERAH INHIL RIAU,   - 
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Tanah Merah melaksanakan kegiatan pengecekan persiapan lahan untuk penanaman jagung Kuartal II di Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Rabu (13/5/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Tanah Merah AIPTU Rikson Simanungkalit bersama Bhabinkamtibmas Desa Tanah Merah AIPTU Andi Eka Putra. Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur BUMDes Desa Tanah Merah Jusman dan Ketua Kelompok Tani Sejahtera Tumadji.


Pengecekan dilakukan di lahan pertanian yang telah dipersiapkan masyarakat untuk penanaman jagung pada Kuartal II tahun 2026. Lokasi kegiatan berada di wilayah Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.


Adapun tujuan kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan lahan sebelum dilakukan penanaman jagung, termasuk meninjau kondisi tanah dan tingkat kesuburannya. Selain itu, tim juga melakukan pendataan serta perkiraan kebutuhan bibit, pupuk, dan pestisida guna menunjang keberhasilan program penanaman jagung.


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanah Merah bersama pihak terkait melakukan peninjauan langsung ke area lahan pertanian, berdiskusi dengan kelompok tani, serta mengevaluasi kondisi lahan agar proses penanaman nantinya dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.


Kapolsek Tanah Merah melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah, khususnya di Kecamatan Tanah Merah.


Diharapkan melalui pengecekan dan persiapan yang matang, program penanaman jagung Kuartal II dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif."****







LIPUTAN INHIL      :    SAD
EDITOR                    :    REDAKSI