Senin, 25 Mei 2026

Polsek Kateman Aktif Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani

Polsek Kateman Aktif Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani





KabarPesisirNews.Com
KATEMAN INHIL RIAU,     -
Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satunya melalui kegiatan pendampingan petani yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tagaraja, AIPDA M. Agung Sapta Putra.


Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Umar di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan petani terkait pengelolaan lahan serta perkembangan tanaman sayur seperti cabai, kangkung, bayam, dan sejumlah tanaman hortikultura lainnya yang dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.


Selain memberikan motivasi kepada petani, AIPDA M. Agung Sapta Putra juga mengajak warga untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada agar dapat meningkatkan hasil pertanian dan mendukung ketersediaan pangan di tingkat kelurahan.


Kapolsek Kateman KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H. mengatakan, keterlibatan personel Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.


“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan pendampingan ini dapat memberi motivasi kepada petani agar lebih produktif dan hasil pertaniannya dapat membantu kebutuhan masyarakat,” ujar Bachtiar.


Sementara itu, Umar selaku pemilik lahan mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan pihak kepolisian kepada para petani di wilayahnya. Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat."****







LIPUTAN INHIL        :      SAD
EDITOR                      :      REDAKSI 
Polsek Enok Dampingi Warga Rawat Pekarangan, Dorong Ketahanan Pangan Mandiri

Polsek Enok Dampingi Warga Rawat Pekarangan, Dorong Ketahanan Pangan Mandiri






KabarPesisirNews.Com
ENOK INHIL RIAU,    -
Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Personel Polsek Enok BRIPDA HADI Y ISTAKIM  melaksanakan kegiatan pengecekan lahan tanaman cabe rawit,kacang panjang,serai dan lengkuas di Jl.Kartika RT 002/004 Kelurahan Enok Kec.Enok  Sabtu  (1
25/05/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, sekaligus memastikan kondisi pertanian masyarakat di wilayah binaan tetap produktif dan terjaga. Dalam pelaksanaannya, Personel Polsek Enok BRIPDA HADI Y ISTAKIM turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman pekarangan milik warga.


Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa kondisi tanaman pekarangan Milik Warga Kelurahan Enok banyak yang terserang Hama ( belum Terpelihara dengan Baik) Belum Sesuai Harapan.  Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran aktif Warga  dalam melakukan perawatan serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pendampingan yang dilakukan oleh Personel Polsek Enok.


Selain melakukan monitoring, Personel Polsek Enok juga memberikan Himbauan kepada para warga agar terus menjaga kualitas tanaman dengan melakukan perawatan secara rutin, seperti pemupukan, pengairan, serta pengendalian hama. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal guna meningkatkan hasil produksi pertanian tanaman pekarangan. 


Kehadiran Personel Polsek Enok di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai penggerak dan pendukung program pemerintah, khususnya dalam sektor pertanian. Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan target swasembada pangan dapat tercapai secara maksimal. Tutup Kapolsek Enok IPTU PARSAULIAN SIMANJUNTAK SH MH."****







LIPUTAN INHIL       :     SAD
EDITOR                     :     REDAKSI 
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Polres Kepulauan Meranti menggelar Sosialisasi Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) terkait penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Senin (25/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Lantai II Polres Kepulauan Meranti tersebut dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, akademisi, serta para PPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam kegiatan itu, sambutan disampaikan oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitongga SH. Ia menegaskan bahwa perubahan dan pembaruan hukum merupakan bagian penting dalam menjawab perkembangan dinamika masyarakat yang terus berubah.


Menurutnya, kehadiran Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem peradilan pidana nasional agar lebih modern, profesional, transparan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.


“Keberadaan PPNS memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ujung tombak penegakan hukum pada sektor-sektor tertentu yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti perhubungan, perikanan, kehutanan, keimigrasian, kepabeanan, karantina hingga penegakan peraturan daerah,” ujar Kompol Detis dalam sambutannya.


Ia juga menekankan pentingnya koordinasi, sinkronisasi, dan pengawasan antara penyidik Polri dengan PPNS agar berjalan harmonis dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Melalui fungsi Korwas PPNS, Polri memiliki tanggung jawab memastikan proses penyidikan yang dilakukan PPNS berjalan sesuai prosedur, akuntabel, dan mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” katanya.


Selain itu, ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut mampu meningkatkan pemahaman seluruh peserta terhadap substansi perubahan dalam KUHAP terbaru, khususnya terkait mekanisme penyidikan dan pengawasan PPNS, administrasi perkara, hingga pola komunikasi antar lembaga dalam sistem peradilan pidana.


Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga mengajak seluruh pihak membangun komitmen bersama guna memperkuat sinergi antara Polri dan PPNS.


“Sinergi antara Polri dan PPNS bukan sekadar hubungan administratif, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.


Kegiatan sosialisasi menghadirkan narasumber dari unsur akademisi dan penegak hukum, di antaranya Ahli Hukum Pidana Universitas Riau, Erdiansyah, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah, seperti KSOP Kelas IV Selatpanjang, Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang, unsur Bea Cukai, Karantina, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Satpol PP, hingga UPT KPH Selatpanjang.


Dalam analisa kegiatan, sosialisasi Korwas PPNS dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan sinkronisasi pelaksanaan tugas penyidikan antara Polri dengan PPNS di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kesamaan persepsi terkait kewenangan penyidikan, administrasi penyidikan, penanganan barang bukti, mekanisme pelimpahan perkara, serta penerapan hak-hak tersangka dan korban sebagaimana diatur dalam KUHAP terbaru."****







SUMBER      :     HUMAS POLRES KEP.MERANTI
EDITOR         :     REDAKSI 
Indawati MS, SE Pimpin Khataman Al-Qur’an dan Pengajian Jemaah Haji Asal Meranti di Tanah Suci

Indawati MS, SE Pimpin Khataman Al-Qur’an dan Pengajian Jemaah Haji Asal Meranti di Tanah Suci






KabarPesisirNews.Com
MEKKAH ARAB SAUDI,    -
Semangat ibadah dan kebersamaan ditunjukkan para jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Di sela-sela pelaksanaan ibadah haji, para jemaah aktif menggelar kegiatan keagamaan berupa pengajian, tahlil bersama, hingga khataman Al-Qur’an.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Indawati, MS, SE, yang juga merupakan Ketua Regu (KARU) 42 kloter jemaah haji. Selain itu, beliau dikenal sebagai Wakil Ketua BKMT Kabupaten Kepulauan Meranti serta pengurus LAM Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan dari Mekkah, Indawati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah antarjemaah sekaligus mengisi waktu di Tanah Suci dengan amalan-amalan bermanfaat.


“Di sini kami membuat kegiatan mengajak ibu-ibu untuk dua hari bersama Al-Qur’an. Alhamdulillah sudah beberapa kali khatam Al-Qur’an. Kami juga membuat tahlil bersama dan kebetulan saya dipercaya memimpin sebagai KARU 42,” ujar Indawati dalam pesan WhatsApp-nya.


Tak hanya diikuti jemaah asal Kepulauan Meranti, kegiatan tersebut juga diikuti para jemaah dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kuantan Singingi.


Sebagai bentuk silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarjemaah, para peserta juga membentuk grup bernama “Mekkah Hajjah Mabrurroh”.


“Karena semuanya berada di Mekkah, InsyaAllah grup tersebut akan terus aktif dengan diisi kegiatan pengajian dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya,” tambahnya.


Kegiatan yang digagas Indawati tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Bimbad, DR Hj Yuliarti, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif yang dilakukan dalam mengajak para jemaah mengisi waktu di Tanah Suci dengan kegiatan amal dan ibadah yang bermanfaat.


“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempererat kebersamaan serta menambah nilai ibadah para jemaah selama berada di Tanah Suci,” ungkapnya.


Dedikasi dan kepemimpinan Indawati sebagai KARU sekaligus tokoh perempuan aktif di organisasi keagamaan dan adat Melayu dinilai menjadi inspirasi bagi para jemaah, khususnya perempuan asal Kabupaten Kepulauan Meranti."****






LIPUTAN          :     RED
EDITOR             :     REDAKSI 
LAN Kab Siak Audiensi ke Rumah Dinas Bupati, Bahas Rencana Strategis dan Sinergitas Lintas Instansi Wujudkan Siak Bersih Narkoba

LAN Kab Siak Audiensi ke Rumah Dinas Bupati, Bahas Rencana Strategis dan Sinergitas Lintas Instansi Wujudkan Siak Bersih Narkoba







KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,      -
Senen    25   MEI   2026.
Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak melakukan pertemuan audiensi yang sangat strategis dan penuh makna di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Siak, yang dikenal juga dengan sebutan Rumah Rakyat, Jalan Raja Kecik, pada hari Senin (25/5). Pertemuan penting ini dilaksanakan untuk menyampaikan rencana kerja ke depan serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) demi menjaga masa depan generasi muda daerah.
 

Rombongan LAN Kabupaten Siak dipimpin langsung oleh Ketua Penasehat LAN sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sujarwo, bersama Ketua LAN Kabupaten Siak, Amrizal, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota lembaga. Kedatangan rombongan tersebut diterima langsung oleh Bupati Siak, Ibu Afni Zulkifli, dalam suasana yang hangat, kekeluargaan, dan penuh semangat kebangsaan.
 

Turut hadir mendampingi pertemuan tersebut sejumlah pimpinan instansi terkait yang memiliki peran vital dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah sosial di daerah, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Romi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Zulfikri, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Saifullah beserta staf terkait.
 

Dalam diskusi yang berlangsung mendalam, pembahasan difokuskan pada pemetaan peran LAN Kabupaten Siak untuk masa mendatang, serta bagaimana sinergi antar lembaga dapat dibangun secara lebih kokoh, terarah, dan berkelanjutan. Kehadiran berbagai instansi ini menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan upaya besar yang harus digerakkan bersama mulai dari sektor pendidikan, pembinaan generasi muda, hingga penyiapan lapangan kerja sebagai benteng pencegahan dini.
 

Ketua Penasehat LAN Kabupaten Siak, Sujarwo, dalam penyampaiannya mengungkapkan bahwa audiensi ini merupakan wujud nyata kepedulian lembaga masyarakat terhadap kemajuan Kabupaten Siak. Ia datang bersama jajarannya untuk memaparkan program kerja sekaligus memohon arahan dan dukungan dari Pemerintah Daerah.
 

"Kami hadir ke hadapan Ibu Bupati Afni Zulkifli untuk melaporkan niat baik kami: ingin berbuat lebih banyak lagi demi Kabupaten Siak. LAN ingin hadir dan bermanfaat di sekolah-sekolah, di lingkungan kerja, hingga di tengah masyarakat luas. Kami sadar, tanpa dukungan pemerintah dan kerja sama erat dengan Dinas Pendidikan, Kesbangpol, maupun Disnaker, langkah kami tidak akan maksimal. Oleh karena itu, arahan Ibu Bupati sangat kami harapkan agar program kami tepat sasaran dan bermanfaat," ujar Sujarwo.
 

Sementara itu, Ketua LAN Kabupaten Siak, Amrizal, menambahkan bahwa rencana kerja ke depan akan lebih banyak menekankan pada aspek pendidikan, pencegahan, dan pembinaan. Ia menegaskan pendekatan yang dilakukan LAN tidak bersifat menghukum, melainkan memberikan pemahaman, penyadaran, serta keterampilan kepada masyarakat agar terhindar dari jeratan narkoba.

 
"Kami ingin merancang program yang mendidik dan membangun karakter. Mulai dari penyuluhan di sekolah agar anak-anak paham bahayanya sejak dini, hingga pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda agar memiliki kesibukan dan masa depan yang cerah, sehingga tidak tergoda untuk mencoba hal-hal yang merusak. Ini butuh dukungan penuh dari semua pihak agar terintegrasi dengan kebijakan Ibu Bupati," jelas Amrizal.

 
Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan kebanggaan atas inisiatif serta kepedulian yang ditunjukkan oleh LAN Kabupaten Siak. Menurutnya, kehadiran lembaga masyarakat seperti LAN adalah mitra strategis terbesar pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial dan kualitas sumber daya manusia Siak.
 

"Saya sangat mengapresiasi langkah dan semangat Bapak-bapak sekalian. Pemerintah daerah sangat mendukung penuh setiap gerakan positif yang bertujuan menyelamatkan generasi muda kita. Narkoba adalah musuh bersama yang harus kita lawan sampai ke akar-akarnya. LAN memiliki peran yang sangat besar sebagai ujung tombak penyuluhan dan pencegahan di masyarakat," tegas Ibu Bupati Afni Zulkifli.
 

Ibu Bupati juga berpesan agar kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kesbangpol, dan Dinas Tenaga Kerja terus diperkuat. Ia mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci utama, dan ketersediaan lapangan kerja serta keterampilan adalah solusi nyata agar generasi muda tetap produktif dan jauh dari bahaya narkotika.

 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Romi, Kepala Kesbangpol Zulfikri, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Saifullah secara bergantian menyatakan kesiapan penuh instansinya untuk berkolaborasi. Mulai dari membuka akses penyuluhan di sekolah, pembinaan organisasi kepemudaan, hingga penyediaan pelatihan kerja, semuanya akan diselaraskan dengan program LAN demi hasil yang maksimal.
 

Pertemuan audiensi ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk mempererat koordinasi, berbagi data, dan menyusun program kerja gabungan yang efektif dan berkelanjutan. Semangat yang dibangun adalah satu tujuan: mewujudkan Kabupaten Siak yang bersih dari narkoba, aman, damai, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya guna bagi nusa dan bangsa."****






LIPUTAN SIAK         :      ANGGA 
EDITOR                     :      REDAKSI 
 

Dukung Ketahanan Pangan, Polisi dan Perangkat Desa Pelangiran Cek Progres Tanaman Jagung

Dukung Ketahanan Pangan, Polisi dan Perangkat Desa Pelangiran Cek Progres Tanaman Jagung






KabarPesisirNews.Com
PELANGIRAN INHIL RIAU,     -
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Kepolisian di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satunya melalui kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran, BRIPKA Sapta Sampurno, Senin (25/5/2025).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian jagung milik masyarakat Desa Catur Karya. Dalam pelaksanaannya, BRIPKA Sapta Sampurno turut didampingi perangkat desa untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar empat minggu setelah masa penanaman.


Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bentuk sinergitas Polri bersama masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.


Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan terhadap kegiatan produktif masyarakat, khususnya di bidang pertanian.


“Polri hadir untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada masyarakat agar sektor pertanian terus berkembang dengan baik. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlu adanya perhatian dan pengawasan secara berkelanjutan,” ujar IPTU Iwan Saputra.


Dalam kegiatan tersebut, BRIPKA Sapta Sampurno bersama perangkat desa melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung, mulai dari tingkat pertumbuhan batang, kondisi daun hingga potensi gangguan hama tanaman.


Selain pemantauan, petugas juga melakukan pemupukan menggunakan pupuk urea guna membantu meningkatkan pertumbuhan batang dan daun agar tanaman dapat berkembang lebih maksimal dan menghasilkan panen yang optimal di masa mendatang.


“Pemantauan dilakukan untuk memastikan bibit jagung tumbuh dengan baik serta mengantisipasi adanya gangguan hama maupun kendala lain yang dapat mempengaruhi hasil panen,” demikian disampaikan dalam laporan kegiatan.


Dari hasil pengecekan di lapangan, perkembangan tanaman jagung di Desa Catur Karya menunjukkan kondisi yang cukup baik. Pertumbuhan tanaman terlihat relatif merata dengan tinggi tanaman yang terus mengalami peningkatan sesuai usia tanam.


Selain itu, kondisi daun jagung tampak hijau segar yang menandakan tanaman memperoleh nutrisi cukup dan belum ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Kegiatan pemupukan yang dilakukan juga menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesuburan tanaman sekaligus memperkuat batang dan mempercepat pertumbuhan daun. Pengawasan rutin akan terus dilakukan guna memastikan tanaman tetap tumbuh optimal hingga memasuki masa panen.


Masyarakat setempat menyambut baik keterlibatan pihak kepolisian dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan dinilai mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Kapolres Inhil sebagai bentuk pelaporan pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polsek Pelangiran."****






LIPUTAN INHIL        :     SAD
EDITOR                      :     REDAKSI 
Pendiri IKOPEB Apresiasi Kajari Meranti Usut Kasus Dugaan Korupsi BBM Rp3 Miliar

Pendiri IKOPEB Apresiasi Kajari Meranti Usut Kasus Dugaan Korupsi BBM Rp3 Miliar





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
Pendiri Ikatan Koordinasi Pemuda Bangkinang (IKOPEB) Kabupaten Kepulauan Meranti, Karim, mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Meranti dalam menangani sejumlah kasus dugaan korupsi yang dilimpahkan Kejaksaan Tinggi Riau.


Hal itu disampaikan Karim saat ditemui wartawan, Senin (25/5/2026). 


Salah satu kasus yang sudah masuk tahap penyidikan adalah dugaan tindak pidana korupsi di bagian umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti terkait pengelolaan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemeliharaan kendaraan dinas pada Tahun Anggaran 2024 dengan nilai kerugian sekitar Rp3 miliar," ujarnya.


Karim mendorong Kajari Meranti untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan mencederai rasa keadilan masyarakat Meranti.


Jangan ada tebang pilih usut sampai keakar akarnya siapa saja yang terlibat.


Masyarakat berharap kasus ini ditangani sebaik-baiknya. Kalau sudah ditemukan bukti kuat, segera limpahkan ke pengadilan. Itulah harapan masyarakat Meranti kepada aparat penegak hukum, khususnya Kajari Meranti," tutupnya."****







LIPUTAN         :     RED
EDITOR            :     REDAKSI 
PT. Timah Serahkan Bantuan 13 Ekor Sapi Kurban Untuk Masyarakat Diwilayah  Operasional Kerjanya

PT. Timah Serahkan Bantuan 13 Ekor Sapi Kurban Untuk Masyarakat Diwilayah Operasional Kerjanya






KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,   -
PT Timah menyerahkan bantuan 
13 ekor sapi kurban untuk disalurkan diwilayah kerja operasionalnya, penyerahan bantuan dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berlangsung di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Pramuka, Minggu (24/5/2026). 


Bantuan hewan kurban itu diterima langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar. 


Dari total 13 ekor sapitersebut, akan disalurkan untuk masyarakat di Kecamatan Rangsang khususnya yang masuk wilayah kerja operasional 
PT. Timah. 


Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Timah atas kepedulian dan kontribusi perusahaan kepada masyarakat Meranti khususnya diwilayah kerjanya menjelang perayaan Iduladha yang memang sangat dibutuhkan warga. 


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang telah memberikan bantuan sapi kurban sebanyak 13 ekor. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Asmar. 


Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT Timah dapat terus terjalin dengan baik ke depannya, terutama dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 


“Mudah-mudahan ke depan PT Timah dapat terus berkembang dan segera beroperasi di wilayah Rangsang. Tentunya kami berharap keberadaan perusahaan juga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui dana bagi hasil,” ungkapnya. 


Sementara itu, Division Head of Kundur Area PT Timah Tbk, Ronanta Tarigan, mengatakan bantuan hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di wilayah operasional. 


“PT Timah Area Kundur pada tahun ini menyerahkan bantuan hewan kurban berupa 13 ekor sapi kepada masyarakat Meranti. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya. 


Ronanta juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada PT Timah. 


“Kami berharap hubungan baik antara PT Timah dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus terjalin harmonis serta memberikan manfaat bersama,” tutupnya."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :    REDAKSI 
Ketua PD IWO Bantaeng Diduga Dibacok Tetangga Sendiri, PW IWO Sulsel Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Ketua PD IWO Bantaeng Diduga Dibacok Tetangga Sendiri, PW IWO Sulsel Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku





BANTAENG SULSEL,     — 
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bantaeng, Dirga, diduga menjadi korban pembacokan oleh seorang pria berinisial WH yang disebut merupakan tetangganya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Bantaeng pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 14.00 WITA dan kini dalam penanganan pihak kepolisian.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat WH diduga mendatangi rumah korban dalam kondisi emosi sambil berteriak dan mengeluarkan makian.


Pihak Bhabinkamtibmas Bonto Rita membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan kasus kini sedang ditangani aparat kepolisian.


Menurut keterangan Sandi, ipar korban, saat itu Dirga tengah beristirahat di rumah ketika WH datang dan membuat keributan di depan rumah korban.


“Saya mendengar teriakan dan makian karena rumah saya berdampingan dengan rumah Dirga, sehingga saya langsung turun melihat situasi,” ujar Sandi.


Sandi mengaku sempat menanyakan kepada korban terkait penyebab keributan tersebut, namun Dirga mengaku tidak mengetahui persoalan yang membuat WH datang dalam keadaan marah.


Beberapa saat kemudian, Sandi bersama Dirga mendatangi WH menggunakan sepeda motor untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut. Namun situasi justru memanas ketika keduanya tiba di sekitar lokasi rumah WH.


Menurut Sandi, saat Dirga turun dari sepeda motor, WH yang juga mengendarai motor diduga menabrak korban hingga terjatuh. Keributan pun tidak dapat dihindari.


Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berupaya melerai. Namun di tengah situasi itu, WH disebut masuk ke rumah dan mengambil parang.


“Saya lihat WH mengayunkan parang ke arah Dirga sebanyak dua kali. Kalau tidak ditangkis, kemungkinan ibunya WH juga bisa terkena,” ungkap Sandi.


Akibat kejadian tersebut, Dirga mengalami luka dan mengeluarkan darah. Tak lama kemudian, personel Polres Bantaeng tiba di lokasi dan membawa kedua pihak ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.


Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap dan motif dari insiden tersebut.


Ketua IWO Sulawesi Selatan, Zulkifl Thahir, mengecam keras dugaan aksi pembacokan terhadap Ketua IWO Bantaeng tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas terhadap pelaku.


“Kami mengecam keras tindakan brutal yang diduga dilakukan terhadap Ketua IWO Bantaeng. Kekerasan dengan menggunakan senjata tajam tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegas Zulkifl Thahir.


Ia juga mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.


“Kami meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus ini secara profesional. Jangan sampai ada pembiaran terhadap tindakan kekerasan seperti ini,” tambahnya.


Zulkifl juga berharap kondisi korban segera membaik dan meminta seluruh pihak menahan diri serta menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian."****






SUMBER     :  RILIS RESMI PW IWO SULSEL
EDITOR       :  REDAKSI 

Minggu, 24 Mei 2026

Kapolsek Sabak Auh Pastikan Tanaman Jagung Pipil Tumbuh Optimal Meski Kontur Tanah Berpasir

Kapolsek Sabak Auh Pastikan Tanaman Jagung Pipil Tumbuh Optimal Meski Kontur Tanah Berpasir






KabarPesisirNews.Com
SIAK RIAU,   – 
Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah, jajaran Polsek Sabak Auh melaksanakan kegiatan pemantauan tanaman jagung pipil di wilayah Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Minggu (24/5/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.10 WIB oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh, Aiptu Syarif Adli, SH, dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan pertanian jagung pipil milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh.


Kapolsek Sabak Auh, Ipda Masri Nalzon, S.E., mengatakan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Sabak Auh.


“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan perawatan secara berkelanjutan,” ujar Kapolsek.


Adapun lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar 1 hektare dengan titik koordinat berada di 1⁰06'51"N 102⁰06'39.9"E. Tanaman jagung pipil tersebut saat ini telah berusia sekitar 63 hari dengan sistem penanaman semai lubang tanam.


Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung pipil secara umum berkembang dengan baik dan masih dalam tahap perawatan berkala. Namun demikian, ditemukan pertumbuhan batang jagung yang tidak merata akibat kondisi kontur tanah mineral dan pasir di lokasi lahan pertanian.


Kapolsek Sabak Auh menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan bersama pihak terkait guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan pemerintah.


“Kami berharap program ini dapat memberikan hasil maksimal dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif,” tutup Ipda Masri Nalzon, S.E."****







LIPUTAN           :     RED
EDITOR              :     REDAKSI 
Perselisihan Oknum Pegawai BRI dan Wartawan di Kepulauan Meranti Dimediasi Perdamaian Dinilai Belum Final Secara Formal dan Kesepakatan Damai

Perselisihan Oknum Pegawai BRI dan Wartawan di Kepulauan Meranti Dimediasi Perdamaian Dinilai Belum Final Secara Formal dan Kesepakatan Damai







KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Perselisihan antara seorang oknum pegawai BRI Cabang Selatpanjang berinisial Jamil dengan Kepala Biro media siber Suararakyat.info.T. L. Sahanry, berakhir damai melalui proses mediasi yang difasilitasi pihak perbankan. 


Mediasi berlangsung di kantor BRI Cabang Selatpanjang, Jalan Diponegoro, Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam suasana kondusif dan terbuka.


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh pimpinan BRI Cabang Selatpanjang, Grasiano Pandu Setiawan, dengan menghadirkan sejumlah pejabat internal bank, unsur media, serta organisasi masyarakat sebagai saksi proses mediasi. 


Kehadiran berbagai pihak dinilai penting guna memastikan penyelesaian dilakukan secara transparan dan mengedepankan komunikasi yang konstruktif.


Turut hadir dalam mediasi tersebut Ari Irawan, Manager Marketing BRI, Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Kota Anjar Wiwit Wiguna, Ketua Organisasi Media AWI Khosir, Pemuda Penggerak Sosial Khairul Soleh, S.Pd, Sekretaris Organisasi Masyarakat Light Independent Bersatu (Team Libas) Rajiono, S.Pd.I, Kabiro Media Lintas Timur Syamsuar, Kabiro Media Topikpublik.com Ade Tian Pratama, Sabri selaku Kabid Humas Team Libas, serta sejumlah insan pers lainnya.


Dalam forum mediasi, Jamil menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada insan pers di Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya kepada T. L. Sahanry. 
 

Permintaan maaf tersebut berkaitan dengan ucapan yang sebelumnya dinilai kurang pantas dan memicu kesalahpahaman saat proses konfirmasi pemberitaan berlangsung.


“Saya tidak ada niat menghina profesi abang sebagai jurnalis. Saat itu kondisi sedang dalam perjalanan dan cuaca panas, sehingga secara manusiawi saya khilaf,” ujar Jamil dalam mediasi tersebut.


Selain menyampaikan klarifikasi terkait komunikasi dengan wartawan, Jamil juga memberikan penjelasan mengenai pemasangan baliho bertuliskan “Jual Cepat” di rumah milik debitur berinisial JM yang sebelumnya menjadi sorotan publik. 


Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan berdasarkan kesepahaman antara pihak bank dan debitur terkait rencana penjualan agunan.


“Terkait pemasangan baliho jual cepat itu, sebelumnya kami pihak bank BRI sudah sepakat dengan debitur untuk menjual agunan milik Ibu JM. Karena itu saya pribadi memasang baliho tersebut,” katanya.


Perselisihan ini bermula dari polemik pemasangan baliho “Jual Cepat” di rumah milik JM di Jalan Perjuangan, Desa Peranggas, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Polemik berkembang setelah muncul pemberitaan mengenai dugaan intimidasi terhadap nasabah serta komunikasi yang dianggap kurang etis antara oknum pegawai bank dengan wartawan yang melakukan konfirmasi.


Kasus tersebut kemudian memunculkan perhatian publik karena menyangkut dua aspek penting, yakni perlindungan hak nasabah dalam proses penagihan kredit dan hubungan profesional antara institusi perbankan dengan insan pers. Sejumlah pihak yang hadir dalam mediasi menilai penyelesaian melalui dialog merupakan langkah yang lebih bijak dibanding memperpanjang konflik di ruang publik.


Dalam hasil mediasi, pihak BRI disebut memberikan kelonggaran kepada nasabah untuk menyelesaikan tunggakan kredit sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pihak bank juga menyatakan akan segera menurunkan baliho yang sebelumnya dipasang di lokasi rumah debitur guna menghindari polemik lanjutan di tengah masyarakat.


Selain itu, pihak bank berencana melakukan komunikasi langsung dengan pemilik rumah, JM, yang saat ini diketahui sedang bekerja di Malaysia. Langkah tersebut dilakukan untuk mencari solusi terbaik terkait penyelesaian kredit dengan tetap mempertimbangkan hak dan kewajiban kedua belah pihak.


Di sisi lain, kalangan pers yang hadir dalam mediasi menegaskan pentingnya menjaga etika komunikasi antara lembaga keuangan dan media. Wartawan memiliki fungsi kontrol sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik, sementara institusi perbankan diharapkan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani persoalan nasabah.


Melalui mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai serta menjaga hubungan harmonis antara institusi perbankan dan insan pers di Kabupaten Kepulauan Meranti. 


Kesepakatan damai itu diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki komunikasi dan mencegah terulangnya polemik serupa di kemudian hari."****








LIPUTAN        :     MP
EDITOR           :     REDAKSI