Selasa, 04 Agustus 2026

Usut Skandal Lahan Ulayat Desa Palas, Sekoci24.co Resmi Layangkan Surat Konfirmasi ke PT Arara Abadi.

Usut Skandal Lahan Ulayat Desa Palas, Sekoci24.co Resmi Layangkan Surat Konfirmasi ke PT Arara Abadi.






Pekanbaru.
PEKANBARU RIAU,      -
Sekoci 24.Co-Tim investigasi wartawan dan media ⁠Sekoci24.co bergerak cepat dalam mengusut tuntas dugaan skandal mafia tanah dan sengketa lahan ulayat seluas 2.090 hektar di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Tepat pada Senin, 3 Agustus 2026, redaksi resmi melayangkan surat konfirmasi dan koordinasi tertulis kepada manajemen PT Arara Abadi.


Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata media dalam mengawal hak adat anak kemenakan Bathin Sengeri. Pemimpin Redaksi Sekoci24.co, Richard Simanjuntak, menegaskan bahwa konfirmasi resmi ini sangat krusial guna mendapatkan kejelasan informasi yang akurat, transparan, dan berimbang dari pihak korporasi.


"Surat resmi sudah kami kirimkan minggu ini agar sengkarut lahan ini terbuka benderang tanpa ada yang ditutup-tutupi," ujar Richard Simanjuntak dengan tegas.


Cari Tahu Dasar Hukum Pemanenan dan Replanting


Fokus utama dari surat konfirmasi yang dilayangkan oleh tim investigasi Sekoci24.co ini adalah untuk mempertanyakan dasar hukum PT Arara Abadi dalam melakukan aktivitas pemanenan kayu serta penanaman kembali (replanting) pohon akasia di atas objek sengketa.


Berdasarkan data yang dihimpun, status hukum lahan 2.090 hektar tersebut sejatinya telah dimenangkan secara kolektif oleh masyarakat adat melalui Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung (PK MA) No. 105 PK/TUN/LH/2023. Secara yuridis, putusan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tersebut otomatis membatalkan izin konsesi PT Arara Abadi di atas lahan ulayat itu.


Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas eksploitasi hutan tanaman industri (HTI) oleh PT Arara Abadi masih melenggang bebas tanpa adanya hambatan maupun tindakan hukum tegas dari otoritas pemerintahan desa setempat. Hal inilah yang memicu kecurigaan besar di tengah masyarakat mengenai adanya dugaan kesepakatan terselubung atau "kongkalikong" antara pihak perusahaan dengan Kepala Desa Palas, H. Samsari.


Larangan Mutlak Pasca-Putusan Pengadilan


Melalui surat konfirmasi tersebut, redaksi Sekoci24.co juga mengingatkan kembali mengenai deretan larangan mutlak yang seharusnya dipatuhi oleh PT Arara Abadi demi hukum, di antaranya:


1. Dilarang memanen hasil hutan, baik berupa penebangan kayu akasia maupun komoditas HTI lainnya.

2. Dilarang melakukan replanting (penanaman ulang), termasuk pembibitan dan pembersihan lahan (land clearing) pasca-panen.


3. Dilarang memobilisasi alat berat maupun menempatkan personel pengamanan di dalam kawasan ulayat tersebut.


Selain meminta klarifikasi mengenai dasar operasional di lapangan, surat konfirmasi ini juga dilayangkan untuk menguji kebenaran isu miring yang berkembang terkait rumor aliran dana panjar (DP) fantasis dan fee miliaran rupiah kepada oknum pejabat desa demi mengamankan kelancaran bisnis korporasi.


Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi Sekoci24.co masih menunggu jawaban resmi dari manajemen PT Arara Abadi. Redaksi berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Polda Riau dan Kejati Riau, guna mengawal kasus ini hingga tuntas secara objektif (cover both sides)."****








LIPUTAN       :     DAVIDSON/TIM RED
EDITOR          :     REDAKSI 
Meranti 2026, 30 Putra-Putri Terbaik Disiapkan Kibarkan Merah Putih

Meranti 2026, 30 Putra-Putri Terbaik Disiapkan Kibarkan Merah Putih





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati, Senin (3/8/2026).


Pembukaan diklat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, para pelatih, serta seluruh peserta Paskibraka.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026.


"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan tahniah dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah berhasil terpilih untuk mengemban tugas mulia sebagai anggota Paskibraka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Asmar.


Menurutnya, terpilih sebagai anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Para peserta dinilai telah memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari kemampuan fisik, postur tubuh, mental, moral, hingga kedisiplinan yang tinggi.


Bupati menjelaskan, proses seleksi Paskibraka dilakukan secara transparan melalui aplikasi resmi di laman paskibraka.go.id. Dari total 225 pendaftar, sebanyak 199 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan, meliputi pemeriksaan kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), parade, kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.


Berdasarkan hasil akhir seleksi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menetapkan 30 putra-putri terbaik sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.


Selain itu, Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengirimkan empat peserta untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Riau yang terdiri atas dua putra dan dua putri. Dari jumlah tersebut, dua peserta putra berhasil lolos sebagai anggota Paskibraka Provinsi Riau, yakni Abdurahman Zahy, siswa MAN 1 Kepulauan Meranti, Kecamatan Tebing Tinggi, dan Ari Rizkiyanto, siswa SMA Negeri 2 Tebing Tinggi.


Keduanya saat ini tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat Provinsi yang berlangsung pada 2 hingga 18 Agustus 2026.


Mengakhiri sambutannya, Bupati Asmar berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin, tanggung jawab, serta menjaga kesehatan dan kekompakan.


"Embanlah amanah dan kepercayaan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih bukanlah tugas yang ringan, namun saya yakin dengan semangat, disiplin, dan kerja sama yang baik, adik-adik akan mampu menjalankannya dengan sukses," pesannya.


Melalui pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap seluruh peserta dapat menjadi generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalisme, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan bagi pelajar dan masyarakat dalam menumbuhkan semangat cinta Tanah Air."****






LIPUTAN       :     NUR
EDITOR          :     REDAKSI 
Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak

Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak






KabarPesisirNews.Com
SUMATERA BARAT,     -
Mobilitas masyarakat Sumatra Barat, khususnya pada jalur Lembah Anai dan Malakak yang sempat terganggu akibat bencana longsor dan banjir, kini berangsur kembali normal. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah merampungkan pekerjaan penanganan bencana di kawasan Lembah Anai dan Malalak sehingga kedua jalur tersebut kembali dapat digunakan oleh masyarakat.


Jalur Lembah Anai resmi dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin (27/7), sementara Jalur Malalak telah lebih dahulu dibuka pada Maret 2026. Pembukaan kembali kedua jalur ini menjadi bagian penting dalam memulihkan konektivitas antardaerah serta mendukung aktivitas masyarakat di Sumatra Barat.


Sekretaris Perusahaan HKI Resnu Aditya Wuladarman menyampaikan bahwa penyelesaian pekerjaan tersebut merupakan bentuk komitmen HKI dalam mendukung pemulihan infrastruktur dan mobilitas masyarakat pascabencana.


“HKI telah menyelesaikan pekerjaan penanganan bencana di Lembah Anai dan Malalak dengan baik dan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kedua jalur ini kembali dapat digunakan oleh masyarakat. Pemulihan akses tersebut sangat penting karena Lembah Anai dan Malalak merupakan jalur vital yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Sumatra Barat,” ujar Resnu.


Dalam pelaksanaannya, HKI menangani sejumlah titik di Lembah Anai dan Malakak yang terdampak longsor dan banjir. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar mutu dan keselamatan, serta menyesuaikan metode kerja dengan kondisi geografis kawasan yang memiliki medan dan tingkat risiko cukup tinggi.


Penyelesaian pekerjaan ini juga tidak terlepas dari dukungan dari Kementerian PU, PT Hutama Karya (Persero) dan pemangku kepentingan terkait. Koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait di tingkat pusat maupun daerah, serta dukungan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan, turut memperlancar pelaksanaan di lapangan mulai dari tahap persiapan hingga penyelesaian. Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat pemulihan akses pada kedua jalur.


Kembali beroperasinya kedua jalur tersebut memberikan kemudahan bagi kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik untuk melintasi sejumlah wilayah di Sumatra Barat. Pemulihan akses ini juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana.
Meskipun jalur telah kembali dibuka seperti sedia kala, pengguna jalan tetap diimbau untuk berhati-hati, mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. 


Pengemudi angkutan barang juga diminta untuk mematuhi ketentuan batas dimensi dan muatan kendaraan guna menjaga keselamatan serta keberlanjutan kondisi jalan.


“Penanganan pascabencana di Jalur Lembah Anai dan Malalak ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas, mendorong pemerataan pembangunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. HKI berharap pembukaan kembali kedua jalur tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan logistik, serta membantu pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Sumatra Barat,” tutup Resnu."****





LIPUTAN       :       RED
EDITOR          :      REDAKSI 
Bupati Asmar Lepas 77 Kontingen Pramuka Meranti Ikuti Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

Bupati Asmar Lepas 77 Kontingen Pramuka Meranti Ikuti Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata (Buperta) Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.


Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (3/8/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti atau perwakilan, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, perwakilan Bank Riau Kepri Syariah, PT Imbang Tata Alam, PT RAPP, para camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka, para pembina, peserta, serta orang tua.


Ketua Kontingen, Syafrizal, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kontingen Kwarcab Kepulauan Meranti berjumlah 77 orang. Rinciannya terdiri dari 2 unsur Pimpinan Cabang, 4 Bindamping, 33 peserta yang terdiri dari 16 putra dan 17 putri, 3 unsur kontingen Kwartir Cabang, 4 sekretariat, 2 tim humas dan pusdatin, 2 tim kesehatan, 8 tim maker, serta 18 peninjau.


Ia menjelaskan, seluruh kontingen dijadwalkan berangkat pada 9 Agustus 2026 melalui Pelabuhan Selatpanjang menuju Pelabuhan Buton menggunakan kapal Roro. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menggunakan dua unit bus menuju Jakarta dan diperkirakan tiba di Buperta Cibubur pada 13 Agustus 2026, sebelum kegiatan Jambore Nasional berlangsung pada 14–21 Agustus 2026.


"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar seluruh kontingen diberikan keselamatan selama perjalanan hingga kembali ke Kepulauan Meranti," ujar Syafrizal.


Mewakili para orang tua peserta, Edi Mashudi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kwarcab Gerakan Pramuka yang telah membina serta memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah mengikuti ajang kepramukaan tingkat nasional tersebut.


Ia juga menitipkan pesan kepada para pembina agar senantiasa menjaga, membimbing, dan mendampingi seluruh peserta selama mengikuti kegiatan di Jakarta.


"Kami para orang tua menyerahkan sepenuhnya anak-anak kami kepada para pembina. Bimbinglah mereka sebagaimana orang tua sendiri. Kami hanya bisa mengiringi dengan doa agar mereka pulang membawa pengalaman dan prestasi yang membanggakan," ucapnya.


Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, mengatakan Jambore Nasional merupakan ajang strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta cinta tanah air.


Menurutnya, keikutsertaan Kontingen Kepulauan Meranti tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti maupun sejumlah mitra, seperti Bank Riau Kepri Syariah, PT Imbang Tata Alam, dan PT RAPP.


Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Meranti selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap pembinaan Gerakan Pramuka di daerah.


"Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, menjaga kesehatan, kekompakan, serta mampu mengharumkan nama Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau di tingkat nasional," katanya.


Dalam sambutannya, Bupati AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi wakil Kepulauan Meranti pada Jambore Nasional XII Tahun 2026.


Ia menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi wadah pembelajaran yang mampu memperluas wawasan, mempererat persaudaraan antardaerah, membangun kepemimpinan, melatih kemandirian, disiplin, serta menanamkan semangat gotong royong dan cinta tanah air.


"Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kepulauan Meranti. Jagalah nama baik daerah, tunjukkan sikap santun, disiplin, serta jadilah duta daerah yang mampu menampilkan karakter generasi muda Melayu yang ramah, berbudaya, dan berprestasi," pesan Bupati.


Bupati juga mengapresiasi dedikasi para pembina dan pendamping yang terus membimbing para peserta hingga siap mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.


Ia berharap seluruh kontingen dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, kembali ke Kepulauan Meranti dalam keadaan sehat, serta membawa pengalaman, ilmu, dan prestasi yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan," tutup Asmar."****






LIPUTAN         :     NUR
EDITOR            :     REDAKSI 
Polres Kepulauan Meranti Gelar Ekspedisi Merah Putih" Jalin Sinergitas dengan Insan  Pers, Komunitas dan Mahasiswa

Polres Kepulauan Meranti Gelar Ekspedisi Merah Putih" Jalin Sinergitas dengan Insan Pers, Komunitas dan Mahasiswa





KabarPesisirNews.Com
SELATPANJANG RIAU,     – 
Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan, Ekspedisi Merah Putih" Presisi Polda Riau dengan menggandeng Insan pers, penggiat media sosial, mahasiswa, komunitas motor dan para influencer. 


Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai itu berlangsung di Cape di Kopi, Jalan Merbau, Selatpanjang, Senin 3/8/2026 malam.


Pada kesempatan ramah tamah Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K, mengajak seluruh elemen untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat . 


Tugas kepolisian menjaga Kamtibmas, tapi tidak akan jalan tanpa dukungan pers, mahasiswa, komunitas dan masyarakat. Mari kita jaga Meranti tetap aman dan kondusif," ujar AKBP Gede.


Dalam dialog, Kapolres menyoroti potensi Selatpanjang sebagai, Kota Sagu,  Ia menginginkan ekonomi masyarakat Meranti naik lewat pemberdayaan UMKM.


Selatpanjang ini terkenal dengan sagu, tentu bisa di olah untuk berbagai pola, seperti di jadikan  kue, mie, kerupuk dan produk turunan lainnya,  Saya ingin masyarakat bahu-membahu meningkatkan ekonomi, imbuhnya.


Menurut Kapolres 
Peran media dan pers sangat vital untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.


Kegiatan ramah tamah yang dimediasi oleh Polres ini mendapat apresiasi dari Ketua IWO Kepulauan Meranti, Rahmat Arifin.


Kami dari IWO Kepulauan Meranti mengapresiasi langkah Polres duduk bersama dengan pers dan komunitas lainnya,  Ini bentuk presisi yang nyata. Sinergitas seperti ini yang kita butuhkan agar informasi sampai ke masyarakat dan Kamtibmas tetap terjaga," ujar Rahmat 
Media punya tugas meluruskan informasi untuk di sampaikan ke masyarakat.


Di akhir pertemuan, Kapolres beserta yang hadir Poto bersama."****






SUMBER     :    PD IWO KEP.MERANTI
EDITOR       :    REDAKSI 

Senin, 03 Agustus 2026

PLN Selat Panjang Minta Maaf, Janji Datangkan Mesin Sewa Atasi Pemadaman di Merbau.

PLN Selat Panjang Minta Maaf, Janji Datangkan Mesin Sewa Atasi Pemadaman di Merbau.






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   -
Kekecewaan warga Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti memuncak.Pasalnya, Pelayanan listrik PLN Pulau Padang dinilai semakin buruk karena sering mati mendadak tanpa pemberitahuan dan adanya pemadaman bergilir.


Keluhan tersebut disampaikan Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung bersama sejumlah warga saat mendatangi Kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Melibur, pada Senin (3/8/2026).


Menanggapi keluhan itu, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Selat Panjang, Rony, melalui sambungan telepon dari Site Coordinator PT Bima Golden Powerindo (BGP) Nizar ST, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak.


"Saat ini saya berada di Pekanbaru untuk mengusahakan percepatan terkait BGP. Untuk kondisi sekarang, ada beberapa opsi yang akan segera kami lakukan," ujar Rony.


*Tunggu Kepastian Mesin Sewa Selasa Besok*


Rony menjelaskan, untuk solusi jangka pendek pihaknya masih menunggu kepastian kedatangan mesin sewa.


"Untuk memastikan kapan datangnya mesin sewa, masih menunggu hari Selasa besok kepastiannya," katanya.


Selain itu, PLN juga mengupayakan mendatangkan mesin dari Tanjungpinang. Namun itu masih dalam pembahasan," jelasnya.


*Jangka Panjang: Usul Tambah 2 MW dan KSUB di Teluk Belitung*


Untuk solusi jangka panjang, Rony menyebut PLN akan mengusulkan penambahan mesin berkapasitas 2 Mega Watt untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Teluk Belitung.


Terkait kompensasi atas kerusakan peralatan warga, Rony menyatakan hal itu akan dibahas di tingkat manajemen. "Bagaimana prosedur dan syarat aturan untuk kompensasi," ujarnya.


Ia juga menambahkan telah mengusulkan agar di Teluk Belitung ditempatkan Kepala Sub Unit (KSUB) PLN agar pelayanan lebih cepat. "Namun sampai saat ini belum ada jawabannya," pungkas Rony.****






LIPUTAN         :      ALI SANIP 
EDITOR            :      REDAKSI
Warga Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu Tuntut PLN: Hentikan Pemadaman dan Beri Kompensasi

Warga Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu Tuntut PLN: Hentikan Pemadaman dan Beri Kompensasi





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,     -  
Masyarakat Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu mendesak PT PLN ULP Selatpanjang segera bertanggung jawab atas pemadaman listrik yang terjadi puluhan kali sehari secara tidak terjadwal.


Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat merugikan warga. 


"Setiap hari puluhan kali mati-hidup. Mediasi dengan Pemkab, DPRD dan pihak PLN Meranti sudah dilakukan, tapi malah semakin parah. Kulkas rusak, usaha terhambat, elektronik warga juga banyak yang rusak," menyikapi keluhan masyarakat, Ketua Lembaga Ikatan Pecinta Kedaulatan Rakyat, Ramli Ishak kepada awak media, Senin 3/8/2026.


Menurut Ramli Ishak, pihak PLN tidak mengacu pada *UU Ketenagalistrikan No. 30/2009* dan *UU Perlindungan Konsumen No. 8/1999* yang mewajibkan pelayanan listrik yang andal dan berkelanjutan.


Untuk itu, Ramli Ishak meminta PLN menuntaskan 3 hal:                     
1. PLN segera mengganti mesin tua di Merbau yang sudah digunakan belasan tahun*         
2. Memberikan kepastian kapan listrik normal*                       
3. Memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai Permen ESDM No. 27/2017*, karena mutu pelayanan tidak terpenuhi.


"Hendaknya pihak PLN mulailah berbenah. Berbagai persoalan muncul dari masyarakat. Ada yang mengatakan NCB milik PLN tidak bagus, cepat panas dan sering membanting. Pemadaman bergilir ini semua aspirasi masyarakat dan harus dijadikan bahan evaluasi," ujarnya.


Ramli menilai listrik adalah kebutuhan dasar. Untuk itu pihak PLN wajib sesegera mungkin menormalkan listrik di wilayah Kecamatan Merbau dan Kecamatan Putri Puyu.


"Masyarakat berhak tahu dan perlu kejelasan dari pihak PLN. Karena semakin lama pemadaman bergilir disertai sebentar hidup dan mati, semakin besar pula akumulasi kerugian yang ditanggung masyarakat. 


Pertanyaannya bukan sekadar mengapa listrik padam, tetapi apakah seluruh sistem pengamanan, pengawasan dan pemeliharaan telah dijalankan sesuai standar. Itulah yang harus dijawab pihak PLN secara terbuka kepada masyarakat," tutupnya."****






SUMBER    :   PD IWO KEP.MERANTI
EDITOR      :   REDAKSI 

FPMP.TB Bersama OPP Teluk Belitung, Dan Perwakilan Masyarakat Desa  Se- Kecamatan Merbau Datangi PLTG Melibur

FPMP.TB Bersama OPP Teluk Belitung, Dan Perwakilan Masyarakat Desa Se- Kecamatan Merbau Datangi PLTG Melibur





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    -
Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung (FPMPTB) bersama Organisasi Pemuda Peduli Kelurahan Teluk Belitung, beserta Perwakilan Masyarakat Desa Se- Kecamatan Merbau, mendatangi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Melibur di kawasan Pedas, Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, pada Senin (3/8/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan keresahan atas pemadaman listrik yang terjadi saat ini semakin parah.


Kedatangan para ormas dan masyarakat tersebut diterima langsung oleh Site Koordinator PT Bima Golden Powerindo (BGP), Nizar ST, bersama jajarannya, dengan mendapat pengamanan dari satuan jajaran personil Polsek Merbau. Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman sekaligus mendesak adanya langkah konkret agar gangguan listrik tidak terus berulang parah.


"Ketua Umum Forum Peduli Masyarakat Pesisir Teluk Belitung Syufri SE menyampaikan, pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dalam satu hari puluhan kali dengan cara mendadak sangat mengganggu dan berdampak sehingga menyebabkan kerusakan berbagai peralatan elektronik, ini menjadi membuat tidak nyamannya masyarakat konsumen pelanggan listrik di Pulau Padang,  ucap Syufri.


"Masyarakat sudah cukup bersabar menghadapi kondisi seperti ini. Aktivitas masyarakat terganggu, usaha ikut terdampak, bahkan banyak peralatan elektronik yang rusak. Kedatangan kami hari ini, kami mintak penjelasan sebenarnya apa penyebab terjadinya padam secara mendadak itu, kalau memang ada gangguan di pembangkit, kami berharap masyarakat diberi informasi. Yang kami inginkan adalah solusi nyata agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," ujar Syufri.


Syufri menegaskan, agar pihak PLN dapat respos tanggap cepat atas kondisi yang terjadi saat ini di  Pulau Padang, khususnya Kecamatan Merbau, masyarakat sudah cukup sabar, kami minta perwakilan PLN UP Selat Panjang itu berkantor di Teluk Belitung, jangan dianggap persoalan ini sepele, tegas Syufri.


Syufri menyampaikan, agar pihak PLN dapat bertanggung jawab atas kerusakan elektronik masyarakat yang rusak diduga akibat dari tidak stabilnya hidup mati aliran jaringan listrik saat ini, pungkas Syufri.


Menanggapi hal itu, Site Koordinator PT Bima Golden Powerindo, Nizar, ST menjelaskan bahwa pemadaman terjadi karena keterbatasan kapasitas pembangkit. Diakuinya, dari 12 unit mesin dimiliki, saat ini tiga unit sedang mengalami kerusakan, katanya, masih dalam proses perbaikan, ucap Nizar.


Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan daya pembangkit belum mampu memenuhi kebutuhan listrik, terutama saat beban puncak. Sehingga sesekali terjadi penurunan tekanan gas (gas drop), tutur Nizar menjelaskan.


Nizar menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia mengatakan pihaknya sejak awal telah mengusulkan penambahan unit mesin baru guna meningkatkan kapasitas pembangkit sehingga pasokan daya ke PLN dapat lebih optimal, janji Nizar.


Meski memahami gangguan akibat faktor alam, masyarakat menilai persoalan utama justru terletak pada keterbatasan kapasitas mesin pembangkit yang dinilai sudah tidak lagi layak dipakai, harus diganti.****






PENULIS         :       ALI SANIP 
EDITOR            :      REDAKSI
Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti

Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Selatpanjang, Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (1/8/2026).


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Meski dikemas secara sederhana, pembahasan difokuskan pada penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pos TNI AL Selatpanjang dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah serta percepatan pembangunan daerah.


Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kepulauan Meranti, Sukri serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim), Afrinal Yusran.


Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang intensif sebagai landasan untuk menciptakan kondisi daerah yang aman, kondusif, dan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.


Danposal Selatpanjang, Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, menyampaikan bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti yang merupakan daerah kepulauan dengan posisi geografis yang strategis.


"Sinergi antara Danposal dan pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


"Alhamdulillah hari ini kita dapat bersilaturahmi dengan Pak Danposal Selatpanjang. Semoga hubungan baik, koordinasi, dan sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Asmar.


Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, terutama dalam menjaga keamanan wilayah, mendukung pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat pelaksanaan program-program prioritas pemerintah daerah.


Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kerja sama dan koordinasi di berbagai bidang. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Danposal Selatpanjang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 

Minggu, 02 Agustus 2026

44 Tim Berlaga di Banglas Barat Cup II, Pemkab Meranti Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

44 Tim Berlaga di Banglas Barat Cup II, Pemkab Meranti Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi






KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,   – 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter. Hal itu ditandai dengan pembukaan Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II yang berlangsung di Lapangan Bola Voli Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (1/8/2026).


Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Saiful Bakhri, ST, secara resmi membuka turnamen yang diikuti sebanyak 44 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Noli Sugiharto, S.Psi., Drs. Jani Pasaribu, MM, Camat Tebing Tinggi, Kepala Desa Banglas Barat Asnawi Nazar, S.Pi., perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia penyelenggara, wasit, official, serta para atlet peserta turnamen.


Ketua Panitia, Ade Irawan, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli di Banglas Barat terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu dibuktikan dengan jumlah peserta yang mencapai 44 tim pada pelaksanaan Banglas Barat Cup II.


Menurutnya, turnamen tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai agenda olahraga yang telah digelar sebelumnya, termasuk kompetisi antar-RW yang menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mendukung program Kampung Tangguh Anti Narkoba.


"Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Desa Banglas Barat, Asnawi Nazar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Banglas Barat Cup II merupakan kelanjutan dari turnamen perdana yang sukses digelar pada 2025.


Ia menjelaskan, sistem pertandingan menerapkan konsep "terbuka tetapi terbatas", di mana setiap tim diperkuat mayoritas pemain dari kecamatannya masing-masing, dengan kesempatan menggunakan satu pemain dari kecamatan lain di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.


Menurut Asnawi, konsep tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet lokal untuk berkembang sekaligus menjaga pemerataan pembinaan olahraga di daerah.


Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet, turnamen ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas pelaku usaha kecil selama berlangsungnya pertandingan.


Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Kepala Dispora Saiful Bakhri menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Desa Banglas Barat, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan turnamen.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II dapat terselenggara dengan baik," katanya.


Ia menegaskan bahwa olahraga bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta membentuk karakter generasi muda yang aktif, disiplin, dan produktif.


Saiful juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.


"Bertandinglah dengan penuh semangat, patuhi seluruh aturan pertandingan, hormati keputusan wasit, dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan serta mempererat persaudaraan," pesannya.


Kepada para penonton dan pendukung, ia mengimbau agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman dan lancar.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap melalui Turnamen Bola Voli Banglas Barat Cup II akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, hingga Kabupaten Kepulauan Meranti pada berbagai kejuaraan olahraga di tingkat regional maupun nasional.


Turnamen yang diikuti 44 tim tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dan menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat yang paling dinantikan di Kecamatan Tebing Tinggi."****






LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI 
HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045





KabarPesisirNews.Com
KEPULAUAN MERANTI RIAU,    – 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 yang digelar di Aula Gedung Afifa, Selatpanjang, Sabtu (1/8/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua dan jajaran Pengurus IBI Cabang Kepulauan Meranti, Ketua PD IBI Provinsi Riau Bdn. Karmina Dewi, SST., M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para ketua organisasi profesi, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.


"Hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh syukur untuk memperingati Hari Ulang Tahun IBI ke-75. Sebuah perjalanan panjang yang membuktikan dedikasi dan pengabdian para bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kualitas generasi bangsa," ujar Asmar.


Menurutnya, selama 75 tahun IBI telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Peran bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga mendampingi keluarga dalam menjaga kesehatan reproduksi, memberikan edukasi, serta memastikan setiap ibu dan anak memperoleh hak atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.


"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan, meski sering menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Semangat pengabdian ini merupakan wujud nyata komitmen IBI dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa," katanya.


Bupati Asmar juga menyoroti tema HUT IBI ke-75 tahun ini, yakni 'Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045'.


Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa bidan bukan sekadar tenaga kesehatan, melainkan pemimpin dalam pelayanan kebidanan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak perempuan dan anak.


"Bidan hadir untuk memastikan setiap ibu mendapatkan pendampingan yang layak, setiap anak lahir dengan selamat, dan setiap keluarga memperoleh edukasi kesehatan yang berkualitas. Dedikasi para bidan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.


Ia berharap IBI terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi serta memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.


Sementara itu, Ketua PD IBI Provinsi Riau, Bdn. Karmina Dewi, SST., M.Kes., mengatakan usia 75 tahun menjadi momentum penting bagi IBI untuk semakin memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia.


Menurutnya, selama lebih dari tujuh dekade, IBI telah menjadi wadah pemersatu, penggerak, sekaligus pelindung profesi bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat.


"Di setiap perjalanan bangsa, bidan selalu hadir mendampingi perempuan sejak masa remaja, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui hingga pelayanan kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan. Bidan bukan sekadar profesi, tetapi merupakan panggilan pengabdian," ungkapnya.


Karmina juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat hingga menjangkau desa-desa dan pulau-pulau terluar.


Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan kepengurusan baru IBI Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Yurnalita, SST., M.K.M. sebagai Ketua. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin profesional, adaptif, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


Peringatan HUT IBI ke-75 berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh bidan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi perempuan, ibu, anak, keluarga, serta masyarakat demi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045."****





LIPUTAN        :     NUR
EDITOR           :     REDAKSI